Laporan Kasus BPH

download Laporan Kasus BPH

of 28

  • date post

    01-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    318
  • download

    31

Embed Size (px)

description

bedah

Transcript of Laporan Kasus BPH

Laporan Kasus

Laporan kasusBENIGN PROSTAT HIPERPLASIPembimbing : Dr. H. Yarie Hendarman Hudly, Sp.B FInaCS

Disusun oleh : Tama NataliaPROGRAM PENDIDIKAN PROFESI DOKTERFAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATIRUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR.SOEKARDJO TASIKMALAYA2015IDENTITASNama: Tn. SUsia : 61 tahunJenis Kelamin: Laki - lakiAlamat : Kp. Cimuncang Desa KarangnunggalAgama : IslamTanggal pemeriksaan: 16 maret 2015No CM: 15186962

ANAMNESISKeluhan UtamaSusah buang air kecil

Riwayat penyakit sekarang : Os mengeluh tidak bisa buang air kecil sejak 1 minggu yang lalu. Awalnya os mengalami susah buang air kecil sejak 3 bulan yang lalu, BAK harus mengedan, menunggu lama dan BAK terputus putus. Pancaran bercabang (-), nyeri saat BAK (-). Os sering merasa BAK tidak puas dan sering. Os juga sering kencing saat malam hari. Air kencing berwarna kuning, terkadang berwarna kemerahan. Kencing bernanah (-), kencing batu (-). Nyeri pinggang disangkal. Mual muntah (-), demam (-) penurunan berat badan secara drastis (-). BAB normal.Seminggu setelah keluhan, os mengeluh tidak bisa BAK samasekali, lalu os dilakukan pemasangan kateter. Kateter diganti tiap 10 hari sekali.

Riwayat Penyakit Dahulu dan KronisPasien merasa tidak memiliki penyakit kronis selain keluhannya saat ini.Riwayat PengobatanPasien pernah berobat ke dokter spesialis urologi dan diperiksa menggunakan USG. Pasien kemudian dianjurkan untuk operasi tetapi menolak. Pasien juga diberi resep 2 obat yang diminum pada pagi hari dan malam hari selama 10 hari tapi keluhan hanya hilang sementara.Riwayat Penyakit KeluargaTidak ada anggota keluarga yang memiliki keluhan yang sama.PEMERIKSAAN FISIKStatus GeneralisataKesadaran: Compos mentisVital sign: Tekanan darah: 140/90 mmHg Heart rate : 94 x/menit Respiratory rate : 23 x/menit Suhu : 36,8 0CKepala dan LeherMata: dalam batas normalHidung: dalam batas normalMulut: dalam batas normalTelinga: dalam batas normalLeher: dalam batas normalThoraks : dalam batas normalAbdomen: dalam batas normalEkstremitas Superior: dalam batas normalInferior: dalam batas normalGenitalia: dalam batas normalStatus Localis ad Regio SuprapubicInspeksi: datar, distensi (-), massa (-), skar (-)Palpasi : nyeri tekan (-)Perkusi : pekak (+)Status Localis ad Regio FlankBalotemen(-/-)NyeriketokCVA(-/-)Rectal ToucherTonus sfingter ani: kuatMukosa rectum: licin Ampula recti: tidak kolapsTeraba massapada arah jam 11 sampai jam 1permukaan licinkonsistensi kenyallobus kanan dan kiri simetrispole atas tidak terabanodul (-)Handscoon: darah (-), feses (+)

PEMERIKSAAN PENUNJANGDarah rutinUSG urologi

-Prostat menonjol 4 5 cm- volume 34 cm3USG

DIAGNOSISRetensia urin e/c sp. Benign prostate Hyperplasia.Usulan TindakanTURPPROGNOSISQuo ad vitam: ad bonamQuo ad functionam: ad bonamTINJAUAN PUSTAKADefinisiBPH merupakan pembesaran kelenjar prostat yang bersifat jinak yang hanya timbul pada laki-laki yang biasanya pada usia pertengahan atau lanjut.Etiologi BPHHingga sekarang masih belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya hiperplasia prostat; tetapi beberapa hipotesis menyebutkan bahwa hiperplasia prostat erat kaitannya dengan peningkatan kadar dihidrotestosteron (DHT) dan proses aging (menjadi tua).Beberapa hipotesis yang diduga sebagai penyebab timbulnya hiperplasia prostat jinak adalah:Teori DihidrotestosteronAdanya ketidakseimbangan antara estrogen-testosteronInteraksi antara sel stroma dan sel epitel prostatBerkurangnya kematian sel (apoptosis)Teori Stem selPatofisiologiSebagian besar hiperplasia prostat terdapat pada zona transisional, sedangkan pertumbuhan karsinoma prostat berasal dari zona perifer. Pertumbuhan kelenjar ini sangat bergantung pada hormon testosteron, yang di dalam sel-sel kelenjar prostat hormon akan dirubah menjadi metabolit aktif dihidrotestosteron (DHT) dengan bantuan enzim 5 reduktase. Dihidrotestosteron inilah yang secara langsung memacu m-RNA di dalam sel- sel kelenjar prostat untuk mensintesis protein growth factor yang memacu pertumbuhan kelenjar prostat.

Hiperplasia ProstatPenyempitan lumen uretra posteriorTekanan intravesika meningkat Buli-buli:Hipertrofi otot detrusorTrabekulasiSelulaDivertikel buli-buliGinjal dan ureter:Refluks vesicoureterHidroureterHidronefrosisPionefrosisGagal ginjal

Gambaran klinisObstruksi Iritasi HesitansiPancaran miksi lemahIntermitensiMiksi tidak puasMenetes setelah miksiFrekuensiNokturiUrgensiDisuria Pemeriksaan fisikBuli-buli yang terisi penuh dan teraba massa kistus di daerah supra simfisis akibat retensi urine. Kadang-kadang didapatkan urine yang selalu menetes yang merupakan pertanda dari inkontinensia paradoksa.Pada colok dubur BPH menunjukan konsistensi prostat kenyal, seperti meraba ujung hidung, lobus kanan dan kiri simetris dan tidak didapatkan nodul.

Pemeriksaan penunjangLaboratoriumFoto polosUltrasonografi transrektal (TRUS)SistoskopiUSG trans-abdominalSistografi buliUroflometriTerapiWatchful waitingMedikamentosa-blockerInhibitor 5-reduktaseFitofarmakaPembedahanIndikasi pembedahanGagal medikamentosaRetensio urine berulangInfeksi saluran kemihVesicolitiasisHidronefrosis bilateralDivertikulum buli-buliGross hematuriJenis pembedahanOpen prostatectomyTURPTUIPElektrovaporasi prostatLaser prostatectomyTERIMAKASIH