Laporan Hasil Penilaian (Self Assessment) Atas .Laporan Hasil Penilaian (Self Assessment) Atas...

download Laporan Hasil Penilaian (Self Assessment) Atas .Laporan Hasil Penilaian (Self Assessment) Atas Pelaksanaan

of 22

  • date post

    30-Jul-2018
  • Category

    Documents

  • view

    218
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Laporan Hasil Penilaian (Self Assessment) Atas .Laporan Hasil Penilaian (Self Assessment) Atas...

  • Laporan Hasil Penilaian (Self Assessment) Atas Pelaksanaan

    Good Corporate Governance (GCG) Tahun 2011 PT. Bank Ina Perdana

    Bank Ina Perdana Hal 1/22

  • Laporan Hasil Penilaian (Self Assessment) Atas Pelaksanaan GCG Tahun 2011

    Daftar Isi

    Halaman Daftar Isi i BAB I PENDAHULUAN 1BAB II PELAKSANAAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DEWAN

    KOMISARIS2

    2.1.Jumlah, Komposisi, Kriteria Dan Independensi Anggota Dewan

    Komisaris2

    2.2. Tugas Dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris 3i. Komite Audit 3ii. Komite Pemantau Risiko 4iii. Komite Remunerasi Dan Nominasi 6

    BAB III PELAKSANAAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DIREKSI 73.1. Jumlah, Komposisi, Kriteria Dan Independensi Direksi 73.2. Tugas Dan Tanggung Jawab Direksi 8

    BAB IV ASPEK TRANSPARANSI DALAM PELAKSANAAN GCG 114.1. Kepemilikan Saham Anggota Dewan Komisaris Dan Direksi 114.2. Hubungan Keuangan Dan Hubungan Keluarga Anggota Dewan

    Komisaris Dan Direksi11

    4.3. Paket/Kebijakan Remunerasi Dan Fasilitas Lain Bagi Dewan Komisaris Dan Direksi

    12

    4.4. Share Option 124.5. Ratio Gaji Tertinggi Dan Terendah 134.6. Jumlah Penyimpangan Internal (Internal Fraud) 134.7. Permasalahan Hukum 144.8. Transaksi Yang Mengandung Benturan Kepentingan 144.9. Buy Back Shares Dan Buy Back Obilgasi Bank 15

    4.10. Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait (Related Party) Dan Penyediaan Dana Besar (Large Exposure)

    15

    4.11. Pemberian Dana Untuk Kegiatan Sosial Dan Politik 15BAB V PENERAPAN FUNGSI KEPATUHAN, FUNGSI AUDIT INTERN DAN

    EKSTERN16

    5.1. Fungsi Kepatuhan 165.2. Fungsi Audit Intern 175.3. Fungsi Audit Ekstern 17

    Bank Ina Perdana Hal 2/22

  • Laporan Hasil Penilaian (Self Assessment) Atas Pelaksanaan GCG Tahun 2011

    BAB IV KESIMPULAN UMUM HASIL SELF ASSESMENT POSISI AKHIR DESEMBER 2011

    18

    Lampiran 1. Ringkasan Perhitungan Nilai Komposit Self Assessment 192. Kertas Kerja Self Assessment --

    Bank Ina Perdana Hal 3/22

  • Laporan Hasil Penilaian (Self Assessment) Atas Pelaksanaan GCG Tahun 2011

    LAPORAN HASIL PENILAIAN (SELF ASSESSMENT) ATAS PELAKSANAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE ( GCG ) TAHUN 2011

    PT. BANK INA PERDANA

    BAB I

    PENDAHULUAN

    Good Corporate Governance adalah suatu tata kelola Bank yang menerapkan prinsip-prinsip keterbukaan (transparency), akuntabilitas (accountability), pertanggungjawaban (responsibility), independensi (independency), dan kewajaran (fairness). PBI No.8/4/PBI/2006 sebagaimana telah diubah dengan PBI No. 8/14/PBI/2006 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank Umum menyatakan, bahwa Bank wajib melaksanakan prinsip-prinsip Good Corporate Governance dalam setiap kegiatan usahanya pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi. Adapun yang dimaksud dengan seluruh tingkatan atau jenjang organisasi adalah seluruh pengurus dan karyawan Bank mulai dari Dewan Komisaris dan Direksi sampai dengan pegawai. Dengan melaksanakan prinsip-prinsip GCG tersebut, Bank diharapkan dapat menjalankan usahanya secara terarah dan terkontrol, dapat meningkatkan kinerja, mampu melindungi kepentingan stakeholders dan dapat meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku serta nilai-nilai etika yang berlaku umum pada industri perbankan, secara terus menerus dan berkesinambungan.

    PBI tersebut menyatakan juga, bahwa Bank wajib secara berkala melakukan self assessment secara komprehensif terhadap kecukupan pelaksanaan Good Corporate Governance, sehingga apabila masih terdapat kekurangan dalam pengimplementasiannya, Bank dapat segera menetapkan rencana tindak (action plan) yang meliputi tindakan korektif (corrective action) yang diperlukan.

    Sesuai dengan ketentuan tersebut, maka Laporan ini dibuat dan merupakan gambaran Pelaksanaan Tentang Good Corporate Governance ( GCG ) Tahun 2011 pada PT. Bank Ina Perdana dengan berlandaskan pada 5 (lima) prinsip dasar, sebagai berikut :

    1. Transparansi (transparency), yaitu keterbukaan dalam mengemukakan informasi yang material dan relevan serta keterbukaan dalam melaksanakan proses pengambilan keputusan;

    2. Akuntabilitas (accountability), yaitu kejelasan fungsi dan pelaksanaan pertanggungjawaban organ Bank sehingga pengelolaannya berjalan secara efektif;

    3. Pertanggungjawaban (responsbility), yaitu kesesuaian pengelolaan Bank dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip pengelolaan Bank yang sehat;

    4. Independensi (independency), yaitu pengelolaan bank secara profesional tanpa pengaruh/tekanan dari pihak manapun;

    5. Kewajaran (fairness), yaitu keadilan dan kesetaraan dalam memenuhi hak-hak stakeholders yang timbul berdasarkan perjanjian dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    Bank Ina Perdana Hal 4/22

  • Laporan Hasil Penilaian (Self Assessment) Atas Pelaksanaan GCG Tahun 2011

    BAB II

    PELAKSANAAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DEWAN KOMISARIS

    2.1. Jumlah, Komposisi, Kriteria Dan Independensi Anggota Dewan KomisarisDalam rangka pelaksanaan Good Corporate Governance diperlukan keberadaan Komisaris Independen, dimana dengan adanya pihak independen tersebut diharapkan dapat menciptakan check and balance, menghindari benturan kepentingan (conflict of interest) dalam pelaksanaan tugasnya serta melindungi kepentingan stakeholders. Komisaris pada PT. Bank Ina Perdana berjumlah 3 (tiga) orang dan seluruhnya merupakan pihak independen, sehingga dengan demikian persyaratan akan Komisaris yaitu berupa Jumlah, Komposisi, Kriteria dan Independensi Dewan Komisaris seperti ketentuan Bank Indonesia, telah dipenuhi oleh Bank.

    Susunan Dewan Komisaris :

    Nama Jabatan

    Birawa Natapradja, S.H. Komisaris Utama (Independen)

    Hari Sugiharto, S.H., M.Sc Komisaris (Independen)

    Denny Susilo, S.E., M,M Komisaris (Independen)

    Komposisi dan keanggotaan Dewan Komisaris telah sesuai dengan ketentuan GCG dengan gambaran sebagai berikut: :

    a. Seluruh Komisaris merupakan Komisaris Independen, memenuhi ketentuan Bank Indonesia yang mensyaratkan bahwa Komisaris Independen harus berjumlah lebih dari 50% dari jumlah anggota Dewan Komisaris secara keseluruhan.

    b. Seluruh anggota Dewan Komisaris memiliki kompetensi yang dipersyaratkan.

    c. Semua anggota Dewan Komisaris telah memenuhi persyaratan lulus Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) sesuai ketentuan Bank Indonesia tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test).

    d. Anggota Dewan Komisaris tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham, dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan lainnya, Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali, sehingga tidak mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen.

    e. Seluruh Komisaris tidak memiliki hubungan dengan Bank yang dapat mempengaruhi untuk bertindak tidak independen yakni :

    1.) Tidak memiliki saham Bank.

    2.) Tidak terafiliasi dengan pihak yang memberikan jasanya kepada Bank.

    3.) Bukan merupakan Debitur Inti dan/atau Deposan Inti Bank.

    Dalam tahun 2011 telah diadakan 6 (enam) kali rapat, dengan rincian sebagai berikut :

    Bank Ina Perdana Hal 5/22

  • Laporan Hasil Penilaian (Self Assessment) Atas Pelaksanaan GCG Tahun 2011

    2.2. Tugas Dan Tanggung Jawab Dewan Komisarisa. Dewan Komisaris merupakan bagian dari pengelola Bank yang diangkat oleh Rapat

    Umum Pemegang Saham sebagai organ perusahaan secara kolektif bertugas melakukan pengawasan secara umum terhadap kebijakan perusahaan yang dilakukan oleh Direksi serta memberikan nasehat kepada Direksi, termasuk pengawasan terhadap pelaksanaan Rencana Bisnis Bank, Anggaran Dasar, Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku, untuk kepentingan perseroan dan sesuai maksud dan tujuan perseroan.

    b. Dewan Komisaris berwenang meminta penjelaan dari Direksi dan/atau pejabat lainnya mengenai segala persoalan berkenaan dengan pengelolaan perseroan.

    Dalam rangka mendukung efektifitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya dalam melakukan pengawasan, Dewan Komisaris telah membentuk 3 (tiga) komite :

    i. Komite AuditKomite ini berfungsi melakukan pemantauan dan evaluasi atas perencanaan dan pelaksanaan audit serta pemantauan atas tindak lanjut hasil audit dalam rangka menilai kecukupan pengendalian intern termasuk kecukupan proses pelaporan keuangan.

    Dalam rangka melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud diatas, Komite Audit telah melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap :

    - Pelaksanaan tugas Satuan Kerja Audit Intern .

    Bank Ina Perdana Hal 6/22

    No. Nama Jumlah RapatTidak Hadir % Hadir

    1 Birawa Natapradja, S.H. 6 0 100

    2 Hari Sugiharto