LAPORAN HASIL PENELITIAN DISERTASI DOKTOR TAHUN Di Beberapa negara, seperti Pakistan, Indonesia,...

download LAPORAN HASIL PENELITIAN DISERTASI DOKTOR TAHUN Di Beberapa negara, seperti Pakistan, Indonesia, Malaysia,

of 17

  • date post

    21-Oct-2019
  • Category

    Documents

  • view

    0
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of LAPORAN HASIL PENELITIAN DISERTASI DOKTOR TAHUN Di Beberapa negara, seperti Pakistan, Indonesia,...

  • LAPORAN HASIL PENELITIAN DISERTASI DOKTOR

    TAHUN ANGGARAN 2010

    Judul : ASAS KEADILAN DALAM PERJANJIAN BERDASAR AKAD MUSYARAKAH PADA PEMBENTUKAN PERUSAHAAN

    Peneliti : DYAH OCHTORINA SUSANTI, SH., MHum

    Dibiayai Oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Nasional sesuai dengan Surat Perjanjian Penugasan Dalam Rangka Pelaksanaan Penugasan

    Penelitian Disertasi Doktor Tahun Anggaran 2010 Nomor : 492/SP2H/PP/DP2M/VI/2010, tanggal 11 Juni 2010.

    Universitas Brawijaya Malang 2010

    BIDANG ILMU HUKUM

  • RINGKASAN

    Dyah Ochtorina Susanti, Program Doktor Ilmu Hukum Brawijaya, November 2010. Asas Keadilan dalam Perjanjian Berdasar Akad Musyarakah pada Pembentukan Perusahaan. Promotor : Thohir Luth, Ko-Promotor : Sihabuddin, Dewi Astuty Mochtar. Musyarakah sebagai salah satu produk berdasarkan kemitraan, jika ingin berhasil, maka implementasinya harus bertumpu kepada persaingan sehat dan mencegah terjadinya penyalagunaan posisi dominan dalam kemitraan usaha, dan yang paling penting adalah mengatasi setiap problem yang terkait dengan perjanjian berdasar akad Musyarakah yang berlandaskan asas keadilan. Disinilah asas keadilan berperan penting, terutama dalam kontrak baku yang dibuat oleh pihak-pihak di dalamnya. Keadilan ini merupakan nilai yang paling utama yang harus tercermin dalam akad. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan, menganalisa, menjelaskan serta mengembangkan konsep perjanjian pembentukan perusahaan berdasar akad Musyarakah yang mengandung asas keadilan. Teori yang dipergunakan untuk menganalisis dalam penelitian ini adalah Maqshit Al-Syari’ah dan teori keadilan sebagai grand theory, dan di dukung oleh teori penormaan hukum Islam dan Stuffenbau theory sebagai middle range theory serta pendapat Paul H. Rubin tentang hukum dan ekonomi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif (normative legal research) untuk menganalisis asas keadilan dalam perjanjian berdasar akad Musyarakah pada pembentukan perusahaan dengan menggunakan paradigma hermeneutik dengan pendekatan pelengkap dan pendukungnya, yaitu pendekatan filsafat hukum (legal philosophy approach), pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan konseptual, serta pendekatan komparatif. Hasil penelitian, ditemukan akad Musyarakah banyak dipergunakan di berbagai kegiatan perbankan. Di Beberapa negara, seperti Pakistan, Indonesia, Malaysia, Sudan akad Musyarakah dimodifikasi sedemikian rupa untuk memudahkan para mitra melakukan akad Musyarakah. Terkait dengan modifikasi akad Musyarakah, terdapat tiga tujuan yang ingin dilaksanakan, yaitu pertama, apapun bentuk modifikasi dan pelaksanaannya, asalkan tidak ada nash yang mengharamkannya, maka kegiatan bisnis berdasar akad Musyarakah boleh dilakukan. Kedua, perlu dipahami bahwa apapun bentuk modifikasi mengenai akad Musyarakah ini tujuannya adalah memasyarakatkan kegiatan ekonomi yang berlandaskan syari’ah yang bertujuan memelihara hifzh al-mal (perlindungan terhadap harta), yang berkelanjutan dengan menghindarkan dari hal-hal yang dapat merusak atau membahayakan. Inilah yang dikenal dengan mashlahah. Ketiga, modifikasi dalam implementasi akad Musyarakah ini, menurut peneliti juga merupakan bentuk pembenahan bertahap dari suatu tatanan perekonomian konvensional yang mengandung riba, dan adanya upaya untuk menghilangkan ketimpangan dalam berusaha, serta upaya menghapus ketidakadilan yang selama ini banyak terjadi di dunia bisnis. Wujud dari asas keadilan dalam akad Musyarakah dapat ditemukan pada sifat Modal dalam akad Musyarakah, penentuan proporsi keuntungan dan proporsi kerugian dalam akad musyarakah, manajemen dan berakhirnya kerjasama dengan akad Musyarakah. Sampai saat ini, akad Musyarakah telah yang diakomodasi dalam peraturan perundang-undangan dari aturan yang paling tinggi sampai kepada aturan yang terendah. Baik secara eksplisit maupun secara implisit peraturan perundang-undangan tersebut telah memuat nilai-nilai Islami yang seharusnya bisa digunakan dalam mengadakan kerjasama untuk membentuk suatu usaha. Hal ini merupakan suatu keunggulan dan merupakan peluang yang bisa dimanfaatkan bagi para pelaku bisnis di Indonesia. Ada keunggulan pasti ada kelemahan, dan menurut peneliti, salah satu kelemahan hukum yang mengakomodasi akad Musyarakah, adalah belum adanya peraturan perundang-undangan yang mengakomodasi akad Musyarakah dalam frame hukum bisnis syari’ah, walaupun di

  • KUHPerdata pasal 1619, telah menjelaskan tentang persekutuan. Pada perumusan penyusunan pasal-pasal dalam kontrak berdasarkan hukum Islam, secara umum dapat dibagi menjadi 2 (dua) macam, yaitu: pertama, perumusan pasal-pasal hukum yang berkaitan langsung dengan ketentuan syara’ (hukum at-tasyri’). Termasuk dalam kategori ini adalah pasal-pasal yang memberlakukan rukun dan syarat akad ke dalam perumusan materi kontrak. Kedua, perumusan pasal-pasal yang berkaitan dengan peraturan prosedural. Pada penyusunan kontrak, pasal prosedural menurut tentang ketentuan hasil kesepakatan yang menerangkan bagaimana cara untuk menjalankan suatu akad. Kata kunci : Asas keadilan, perjanjian, Musyarakah

  • DAFTAR PUSTAKA

    Buku-Buku Abdul, Saad Satar Al-Haran. Islamic Finance, Patnership Financing. Tanpa Kota

    Terbit: Pelanduk Publication. 1993. Abu Zahra, Muhammad. Ushul Al-Fiqh. Cairo: Dar al-Fikr Al Farabi. 1958. Abidin Ahmad, Zainal . Dasar-Dasar Ekonomi Islam. Jakarta: Bulan BIntang, 1979. Ad-Din, Izz bin Abdul Salam. ‘Qawaid al Ahkam fi Masalaih al Anam. Juz I. Cairo:

    Maktabah Al Kulliyat Al-Azharriyah, 1994. Ata, Andre Ujan. Keadilan dan Demokrasi (Telaah Filsafat John Rawls).

    Yogyakarta: Kanisius. 1999. Ali, Achmad. Menguak Tabir Hukum. Jakarta: Gunung Agung. 2002. Ali, Chidir. Badan Hukum. Bandung: Alumni, tt. Al-Hajjaj, Muslim. Sahih Muslim. Mesir: Matbaa’ah Misriyyah wa Maktabuha. Tanpa

    Tahun Al-‘Aridl, Ali Hasan. Sejarah dan Metodologi Tafsir. Jakarta: Rajawali Press. 1994. Ahsan Khan Nyazee, Imran. The Concept of Riba and Islamic Banking. Islamabad:

    Niazi Publishing House. 1995 Al-Sayis, Ali. Nasy’ah Al-Fiqh Al-Ijtihadi wa Atwaruh. Masriyyah: Al-Qahirah. 1970. Al-Omar, Fuad dan Mohammed Abdel-Haq. Islamic Banking Theory, Practice and

    Challenges. New Jersey: Oxford University Press Karachi and Zed Books. 1996.

    Al-Madani, Muhammad. Al-Mutjama’ Al Mitsali Kama Tunazhzhimuhu. Terjemahan

    Kamaludin Sa’diyati Haramin dengan judul Masyarakat Ideal dalam Perspektif Surat An-Nisa. Jakarta: Pustaka Azzam. 2000.

    Ali Hasan, M. Berbagai Macam Transaksi dalam Islam (Fiqih Muamalat). Jakarta:

    Rajagrafindo Persada. 2003. Ali, Zainuddin. Hukum Ekonomi Syari’ah. Jakarta: Sinar Grafika. 2008. Alkotsar, Artidjo. Identitas Hukum Nasional. Yogyakarta: FH-UII. 1997. Alqaoud, M dan Mervyn K.Lewis. Perbankan Syari’ah, Praktek dan Prospek.

    Terjemahan Burhan Wirasubrata. Jakarta: Serambi. 2003. An-Nabhani, Taqiyuddin. An-Nizam Al-Iqtishadi Fil Al-Islam. Beirut: Darul Ummah.

    1990. Anwar, Syamsul, et all. Mazhab Yogya: Menggagas Paradigma Ushul Fiqh

    Kontemporer. Tanpa Kota: Ar-Ruzz Press. Tanpa Tahun.

  • --------------------. Hukum Perjanjian Syari’ah: Studi Tentang Teori Akad dalam Fikih

    Mu’amalat. Jakarta: Rajawali Press. 2007 Anonim. Ensiklopedi Hukum Islam. Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve. 1996. Ascarya. Akad dan Produk Bank Syari’ah. Jakarta: RajaGrafindo Persada. 2008. Asser. C. Pengajian Hukum Perdata Belanda. Jakarta: Dian Rakyat. 1991. Asy-Shiddiedy, Hasby. Filsafat Hukum Islam. Semarang: Pustaka Rizki Putra. 2001. ------------------- Pengantar Fiqih Mu’amalah. Semarang: Pustaka Rizki Putra, 1997. Azra, Azyumardi. Jaringan Ulama: Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad

    XVII dan XVIII. Bandung: Mizan.1994. ----------------------- Perspektif Islam di Asia Tenggara. Jakarta: Yayasan Obor

    Indonesia.1989. Badrulzaman, Mariam Darus. Perjanjian Baku (Standart), Perkembangannya di

    Indonesia. Bandung: Alumni. 1980. ------------------- Kompilasi Hukum Perikatan : Hukum Perjanjian Syari’ah Bandung :

    Citra Aditya Bakti, 2001. ----------------------- Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Buku III Tentang Hukum

    Perikatan dengan Penjelasan. Bandung: Alumni. 1996. Bagus, Lorens. Kamus Filsafat. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. 1996. Bakri, Aspari Jaya. Konsep Maqashid Syari’ah Menurut Al-Syatibi. Jakarta:

    RajaGrafindo. 1996. Baloch, N.A. The Advent of Islam in Indonesia. (Islamabad National Institute Of

    Historical Islamization of The Malay Archipelago, dalam The Muslim World). 1985.

    Baron, L. Margareth. Fundamental Of Business Law. Sydney: Megraw Hill-Book

    Company. 1997. Basri, Yusmar. Sejarah Nasional Indonesia V. Jakarta: Balai Pustaka. 1984. Basya. Mursyid Al-Hairan ila Ma’rifah Ahwal Al-Insan. Kairo: Dar al-Furjani.

    1403/1983. Basyir, Ahmad Azhar. Pokok-Pokok Persoalan tentang Filsafat Hukum Islam.

    Yogyakarta: Fakultas Hukum UII. 1984. ------------------ Hukum Islam tentang Riba, HUtang Piutang dan Gadai. Bandung: Al-

    Ma’arif. 1977. ------------------ Asas-asas Hukum Muamalah (Hukum Perdata Islam). Yogyakarta: UII

    Press. 2000 Bertens, K. Pengantar Etika Bisnis. Yogyakarta. 2000.

  • Benda, Harry. J. Bulan Sabit dan Matahari Terbit. Jakarta: Pustaka Jaya. 1980. Bruggink, J.J.H (Alih Bahasa: Arief Sidharta). Refleksi tentang Hukum. Bandung:

    Citra Aditya Bakti. 1996.