Laporan Biokimia ( Uji Karbohidrat [Bennedict] Dan Lemak )

download Laporan Biokimia ( Uji Karbohidrat [Bennedict] Dan Lemak )

of 27

  • date post

    08-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    113
  • download

    6

Embed Size (px)

description

Uji Karbohidrat dan Protein pada Krbohidrat

Transcript of Laporan Biokimia ( Uji Karbohidrat [Bennedict] Dan Lemak )

Biokimia

BiokimiaLaporan Kegiatan Praktikum

Oleh : Pandu Dian Wicaksono (1510211031)UJI KARBOHIDRAT DAN LEMAKTahun Ajaran 2015/ 2016Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta

Kata Pengantar

Dengan memanjatkan puji serta syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan Karunia, Taufik, Hidayah, Rahmat dan Ridlo-Nya, sehingga Laporan Kegiatan Praktikum Biokimia Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta Tahun Ajaran 2015/ 2016 telah selesai dikerjakan dan dilaksanakan.Laporan ini dibuat guna memenuhi kewajiban setiap mahasiswa yang telah mengikuti kegiatan Praktikum Biokimia Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta yang telah selesai dilaksanakan. Laporan ini merupakan rangkuman data yang telah didapatkan dan diteliti selama melakukan kegiatan praktikum dan diharapkan dapat menambah pengetahuan pembaca.Kami ucapkan terima kasih serta apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang telah membantu dalam pembuatan laporan ini. Semoga laporan ini dapat memberikan umpan balik yang baik dan berguna bagi masyarakat pada umumnya.

Jakarta, 31 Agustus 2015

Pandu Dian Wicaksono

Daftar Isi

Kata Pengantar1Daftar Isi2Bab I Pendahuluan3A. Latar Belakang3B. Tujuan3C. Landasan Teori4- Praktikum Karbohidrat4- Praktikum Lemak (lipid) 7Bab II Pembahasan11A. Prosedur 11- Praktikum Karbohidrat11- Praktikum Lipid11B. Pengamatan14- Praktikum Karbohidrat14- Praktikum Lipid14C. Pembahasan16- Praktikum Karbohidrat16- Praktikum Lipid16Bab III Penutup19A. Kesimpulan19B. Saran19C. Lampiran20Daftar Pustaka23

BAB IPENDAHULUANA. Latar BelakangKarbohidrat tersebar luas dalam tumbuhan dan hewan, senyawa ini memiliki peran structural dan metabolic yang penting. Pada tumbuhan, glukosa disintesis dari karbondioksida dan air melalui proses fotosintesis dan disimpan sebagai pati atau digunakan untuk menyintesis selulosa dinding sel tumbuhan. Hewan dapat menyintesis karbohidrat dari asam amino, tetapi sebagian besar karbohidrat hewan terutama berasal dari tumbuhan. Glukosa adalah karbohidrat terpenting yang kebanyakan diserap kedalam aliran darah. Glukosa adalah precursor untuk sintesis semua karbohidrat lain di dalam tubuh, termasuk glikogen untuk penyimpanan ribose dan deoksiribosa dalam asam nukleat dan yang lainnya.Sementara itu lemak (lipid) merupakan zat yang bertanggung jawab untuk menyintesis palmitate dari Asetil-KoA di sitosol. Pada sebagian besar mammalia,, glukosa merupakan substrat utama untuk proses lipogenesis, tetapi pada hewan pemamah biak substrat tersebut adalah asetat. Lemak juga merupakan komponen penyusun membrane sel makhluk hidup yang sangat berfungsi untuk mengatur jalannya zat yang keluar dan masuk sel.

B. TUJUANPRAKTIKUM KARBOHIDRAT (TES BENEDICT)1. Memperlihatkan sifat mereduksi dari beberapa karbohidrat.

PRAKTIKUM LIPID1. Uji Daya Larut LemakTujuan : Memperlihatkan bahwa lemak tidak larut dalam air dan hanya larut dalam pelarut organik.2. Uji Kejenuhan LemakTujuan: Memperlihatkan bahwa minyak ada yang jenuh (tidak mempunyai ikatan rangkap) dan yang tidak jenuh (mempunyai ikatan rangkap).

3. Pengukuran Kuantitatif Trigliserida Darah Tujuan : menentukan konsentrasi trigliserida dalam serum menggunakan Accutrend GCT meter.

C. LANDASAN TEORILemak dan karbohidrat merupakan zat yang sangat dibutuhkan dan berguna bagi tubuh dalam hal produksi energy. Meskipun sama-sama dibutuhkan untuk menghasilkan energy, namun lemak dan karbohidrat merupakan dua zat yang sangat berbeda, baik secara struktur maupun jumlah energy yang dihasilkan dalam proses oksidasi tubuh. Karbohidrat sendiri tersebar luas dalam tumbuhan dan hewan, senyawa ini memiliki peran structural dan metabolic yang penting. Pada tumbuhan, glukosa disintesis dari karbondioksida dan air melalui proses fotosintesis dan disimpan sebagai pati atau digunakan untuk menyintesis selulosa dinding sel tumbuhan. Hewan dapat menyintesis karbohidrat dari asam amino, tetapi sebagian besar karbohidrat hewan terutama berasal dari tumbuhan. Glukosa merupakan karbohidrat terpenting yang dibutuhkan organisme, kebanyakan karbhidrat dalam makanan diserap ke dalam aliran darah sebagai glukosa. Glukosa adalah bahan bakar utama untuk proses metabolisme pada mammalia (kecuali pemamah biak) dan bahan bakar universal bagi janin.Sementara itu lemak atau lipida tersusun oleh C, H, dan O, dan kadang-kadang fosforus (P) serta nitrogen (N). Lemak merupakan ester dari asam lemak dengan gliserin yang membentuk trigliserida, yaitu zat yang tersusun oleh satu senyawa gliserol dan tiga senyawa asam lemak. Berdasr komposisi kimianya, lemak dibedakan menjadi tiga macam yaitu lemak sederhana, lemak campuran, dan derivat lemak. Berdasarkan ikatan kimianya, asam lemak dibedakan menjadi dua, yaitu asam lemak jenuh dan asam lemak tidak jenuh.PRAKTIKUM KARBOHIDRAT (TES BENEDICT)Dasar :Karbohidrat merupakan senyawa karbon, hidrogen dan oksigen yang terdapat dalarn alam. Banyak karbohidrat mempunyai rumus empiris CH2O; misalnya, rumus molekul glukosa. ialah C6H12O6 (enam kali CH2O). Senyawa ini pemah disangka "hidrat dari karbon," sehingga disebut karbohidrat. Dalam tahun 1880-an disadari bahwa gagasan "hidrat dari karbon" merupakan gagasan yang salah dan karbohidrat sebenarnya adalah polihidroksi aldehida dan keton atau turunan mereka. Karbohidrat sangat beranekaragam sifatnya. Misalnya, sukrosa (gula pasir) dan kapas, keduanya adalah karbohidrat. Salah satu perbedaan. utama antara pelbagai tipe karbohidrat ialah ukuran molekulnya. Monosakarida (sering disebut gula sederhana) adalah satuan karbohidrat Yang tersederhana; mereka tidak dapat dihidrolisis menjadi molekul karbohidrat yang lebih kecil. Sukrosa adalah disakarida yang dapat dihidrolisis menjadi satu satuan glukosa dan satu satuan fruktosa. Monosakarida dan disakarida larut dalam air dan umumnya terasa manis. Karbohidrat yang tersusun dua sampai delapan satuan monosakarida dirujuk sebagai oligosakarida. Jika lebih dari delapan satuan monosakarida diperoleh dari hidrolisis, maka karbohidrat tersebut disebut polisakarida. Contoh polisakarida adalah pati yang dijumpai dalam gandum, tepung jagung dan selulosa, penyusun yang bersifat serat dari tumbuhan dan komponen utama dari kapas.Karbohidrat adalah polimer aldehid atau polihidroksi keton dan meliputi kondensat polimer-polimernya yang terbentuk. Nama karbohidrat digunakan pada senyawa-senyawa tersebut mengingat rumus empirisnya yang berupa CnH2nOn yaitu mendekati Cn(H2O)n yaitu karbon yang mengalami hidroksi. Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi tubuh manusia, yang menyediakan 4 kalori (kilojoule) energi pangan per gram. Karbohidrat juga mempunyai peranan penting dalam menentukan karakteristik bahan makanan, misalnya rasa, warna, tekstur dan lain-lain. Sedangkan dalam tubuh, karbohidrat berguna untuk mencegah timbulnya pemecahan tubuh protein yang berlebihan, kehilangan mineral dan berguna untuk membantu metabolisme lemak dan protein. Karbohidrat adalah sumber kalori terbesar dalam makanan sehari-hari dan biasanya merupakan 40-45% dari asupan kalori kita. (Dawn B, 2000). Selain menjadi sumber energi utama makhluk hidup, karbohidrat juga menjadi komponen struktur penting pada makhluk hidup dalam serat (fiber), seperti selulosa, pektin serta lignin (William, 1994). Ada dua macam karbohidrat yaitu karbohidrat kompleks dan karbohidrat simpleks. Karbohidrat kompleks misalnya nasi, biji-bijian, kentang, dan jagung, sedangkan contoh Karbohidrat simpleks adalah gula dan pemanis lainnya. Nama lain dari karbohidrat adalah sakarida, berasal dari bahasa Arab "sakkar" yang artinya gula. Melihat struktur molekulnya, karbohidrat lebih tepat didefenisikan sebagai polihidroksialdehid atau polihidroksiketon (Ramsden, 1994). Alam tubuh manusia karbohidrat dapat dibentuk dari beberapa asam amino dan sebagian lemak. Tetapi sebagian besar karbohidrat diperoleh dari bahan makanan--yang dimakan sehari-hari, terutama bahan makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Pada tanaman karbohidrat dibentuk dari reaksi CO2 dan H2O dengan bantuan sinar matahari melalui proses fotosintesis dalam sel tanaman yang berklorofil (Winarno FG, 2004). Uji Benedict adalah untuk membuktikan adanya gula pereduksi. Gula pereduksi adalah gula yang mengalami reaksi hidrolisis dan bisa diurai menjadi sedikitnya dua buah monosakarida. Karateristiknya tidak bisa larut atau bereaksi secara langsung dengan Benedict, contohnya semua golongan monosakarida, sedangkan gula non-pereduksi struktur gulanya berbentuk siklik yang berarti bahwa hemiasetal dan hemiketalnya tidak berada dalam kesetimbangannya, contohnya fruktosa dan sukrosa. Dengan prinsip berdasarkan reduksi Cu2+ menjadi Cu+ yang mengendap sebagai Cu2O berwarna merah bata. Untuk menghindari pengendapan CuCO3 pada larutan natrium karbonat (reagen Benedict), maka ditambahkan asam sitrat. Larutan tembaga alkalis dapat direduksi oleh karbohidrat yang mempunyai gugus aldehid atau monoketon bebas, sehingga sukrosa yang tidak mengandung aldehid atau keton bebas tidak dapat mereduksi larutan Benedict (Zulfikar, A. 2010).Pada Fruktosa, hasil uji benedict bersifat positif (+) menimbulkan warna hijau-kuning dan kupro oksida yang diendapkan berwarna merah bata, memiliki endapan yang halus dan jumlahnya lebih banyak. Pada Sukrosa, hasil uji benedict bersifat positif (+), menimbulkan warna biru, tetapi kupro oksida yang diendapkan berwarna merah bata dan memiliki endapan yang halus dan jumlahnya banyak. Pada Glukosa, hasil uji benedict bersifat positif (+) menimbulkan warna hijau-kuning, kupro yang diendapkan berwarna merah bata dan memiliki endapan yang kasar dan jumlahnya lebih sedikit dibandingkan dengan fruktosa dan sukrosa. Pada Aquades, hasil uji benedict bersifat negative (-), tidak menimbulkan warna (tetap) dan kupro oksida yang di endapkan tidak ada karena aquades tidak ada zat yang mereduksinya.Karbohidrat sangat beranekaragam sifatnya. Misalnya, sukrosa (gula pasir) d