Lapkas Mioma Frans

download Lapkas Mioma Frans

of 29

  • date post

    13-Aug-2015
  • Category

    Documents

  • view

    23
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Lapkas Mioma Frans

[LAPORAN KASUS MYOMA UTERI]

FRANS BARNA 06310069

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT atas rahmat dan karunianya, sehingga pada akhirnya saya dapat menyelesaikan tugas lapkas ini yang berjudul Myoma uteri. Tujuan penulisan lapkas ini adalah sebagai salah satu syarat dalam kegiatan kepaniteraan klinik senior dibagian Ilmu Kebidanan & kandungan RSUD Dr.RM.Djoelham Binjai. Saya menyadari bahwa penulisan tugas ini masih jauh dari sempurna oleh karena itu kami sangat mengharapkan bantuan dan partisipasi teman sejawat untuk memberikan masukan dan saran guna menyempurnakan tugas Lapkas ini di masa mendatang.

Tidak lupa saya mengucapkan terimakasih kepada Pembimbing saya Dr. Sugianto,Sp.OG. dan semua pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan tugas ini sejak awal hingga selesainya tugas ini.

Akhir kata saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan dukungan nya, semoga lapkas ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Binjai, february 2013

Penulis

KKS Ilmu Obstetri dan Gynekologi RSUD Dr.Djoelham

1

Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung.

[LAPORAN KASUS MYOMA UTERI]

FRANS BARNA 06310069

DAFTAR ISI

Kata pengantar Daftar isi Myoma Uteri Pendahuluan Definisi Etiologi Pembagian Myoma uteri Gejala klinis Diagnosis Komplikasi Diagnosa banding Penanganan Kesimpulan Daftar pustaka Laporan kasus

i ii 1 2 3 4 6 7 7 8 8 8 14 15 16

KKS Ilmu Obstetri dan Gynekologi RSUD Dr.Djoelham

2

Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung.

[LAPORAN KASUS MYOMA UTERI]

FRANS BARNA 06310069

BAB 1 PENDAHULUANMioma uteri dikenal juga dengan sebutan fibromioma, fibroid ataupun leiomioma merupakan neoplasma jinak yang berasal dari otot uterus dan jaringan ikat yang menumpanginya. Sering ditemukan pada wanita usia reproduksi (20-25%), dimana prevalensi mioma uteri meningkat lebih dari 70 % dengan pemeriksaan patologi anatomi uterus, membuktikan banyak wanita yang menderita mioma uteri asimptomatik. Walaupun jarang terjadi mioma uteri biasa berubah menjadi malignansi ( 40 tahun dan tidak menghendaki anak lagi atau uterus lebih besar dari kehamilan 10 12 minggu disertai adanya gangguan penekanan atau mioma yang berkembang cepat. Histerektomi dapat dilakukan secara abdominal atau pervaginam. d.Miolisis Mengalirkan gelombang elektromagnetik untuk menghancurkan mioma dan jaringan pembuluh yang mendukung mioma.

KKS Ilmu Obstetri dan Gynekologi RSUD Dr.Djoelham

12

Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung.

[LAPORAN KASUS MYOMA UTERI]

FRANS BARNA 06310069

e. MRI ultrasound ablation Penghancuran mioma dengan gelombang suara panas hingga memusnahkan pula jaringan mioma di sekitarnya. f. Ablasi endometri Penghancuran mioma oleh laser, gelombang elektro, ataupun balon yang dimasukkan ke dalam rahim. g. Embolisasi arteri uterina ( Uterine Artery Embolization / UAE) Disebut sebagai cara terbaru dalam mengatasi mioma. Cara kerjanya, memberi suntikan untuk menghentikan suplai makanan ke jaringan mioma agar mengecil. Caranya dengan menyumbat pembuluh darah menggunakan selang kateter. Tujuan tindakan embolisasi ini untuk menghentikan suplai darah terhadap mioma sehingga pertumbuhan mioma akan terhenti. Efek sampingnya bisa berupa demam atau rasa sakit beberapa jam setelah terapi. MIOMA DAN KEHAMILAN Efek kehamilan pada mioma Meningkatnya vaskularisasi uterus ditambah dengan meningkatnya kadar estrogen sirkulasi sering menyebabkan pembesaran dan pelunakan mioma. Mioma tumbuh lebih cepat dalam kehamilan akibat hipertrofi dan edema, terutama dalam bulan-bulan pertama, mungkin karena pengaruh hormonal. Setelah kehamilan 4 bulan mioma tidak bertambah besar lagi. Jika pertumbuhan mioma terlalu cepat, akan melebihi suplai darahnya sehingga terjadi perubahan degeneratif pada tumor ini. Hasil yang paling serius adalah nekrobiosis (degenerasi merah). Perubahan ini menyebabkan rasa nyeri di perut yang disertai gejalaKKS Ilmu Obstetri dan Gynekologi RSUD Dr.Djoelham

13

Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung.

[LAPORAN KASUS MYOMA UTERI]

FRANS BARNA 06310069

gejala rangsangan peritoneum dan gejala-gejala peradangan, walaupun dalam hal ini peradangan bersifat suci hama. Pasien dapat mengeluh nyeri dan demam derajat rendah, biasanya pada kehamilan 10 minggu kedua. Palpasi menunjukkan bahwa mioma sangat lunak. Terapinya adalah memberikan analgetika. Nyeri akan hilang dalam beberapa hari dan kehamilan berlanjut. Mioma uteri subserosum yang bertangkai dapat mengalami torsi akibat desakan uterus yang makin lama makin membesar. Torsi menyebabkan gangguan sirkulasi yang nekrosis dan menimbulkan gambaran klinik acute abdomen. Pengaruh mioma pada kehamilan dan persalinan Efeknya tergantung pada besar dan posisi mioma. Jika mioma menyebabkan distorsi rongga uterus, resiko abortus spontan menjadi dua kali lipat dan kemungkinan persalinan prematur meningkat. Tumor besar pada miometrium juga dapat mengakibatkan distorsi rongga uterus sehingga menyebabkan malposisi atau malpresentasi janin. Tumor di bawah uterus dapat menimbulkan obstruksi jalan lahir, sehingga menghambat persalinan pervaginam. Tumor besar dapat menyebabkan gejala penekanan pada kandung kemih atau rektum. Terdapatnya mioma uteri mungkin mengakibatkan hal-hal sebagai berikut : Mengurangi wanita menjadi hamil, terutama pada mioma submukosum. Kemungkinan abortus bertambah karena distorsi rongga uterus. Kelainan letak janin dalam rahim, pada mioma yang besar dan subserosus. Menghalangi jalan lahir bayi, terutama pada mioma yang letaknya di servix. Inersi uteri dan atonia uteri, terutama pada mioma yang letaknya di dalam dinding rahim atau apabila terdapat banyak mioma. Mempersulit lepasnya plasenta, terutama pada mioma submukosum dan intramural.

KKS Ilmu Obstetri dan Gynekologi RSUD Dr.Djoelham

14

Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung.

[LAPORAN KASUS MYOMA UTERI]

FRANS BARNA 06310069

Penatalaksanaan Selama kehamilan, terapi awal yang memadai adalah tirah baring, analgesia dan observasi terhadap mioma. Penatalaksanaan konservatif selalu lebih disukai apabila janin imatur. Namun, padatorsi akut atau perdarahan intra abdomen memerlukan

interfensi pembedahan. Seksio sesarea merupakan indikasi untuk kelahiran apabila mioma uteri menimbulkan kelainan letak janin, inersia uteriatau obstruksi mekanik Kebanyakan tumor terletak pada uterus bagian atas, pada kebanyakan pasien memungkinkan persalinan pervaginam. Sedikit wanita dengan mioma letak rendah yang menimbulkan obstruksi jalan lahir memerlukan Seksio Caesaria. Miomektomi tidak boleh dilakukan pada operasi yang sama karena bahaya hemostasis dan infeksi. Sedapat-dapatnya diambil sikap konservatif karena enukleasi mioma dalam kehamilan sangat berbahaya karena menimbulkan perdarahan hebat dan menimbulkan abortus. Operasi dilakukan jika ada penyulit-penyulit yang dapat menimbulkan gejala-gejala akut atau karena mioma sangat besar.

KKS Ilmu Obstetri dan Gynekologi RSUD Dr.Djoelham

15

Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung.

[LAPORAN KASUS MYOMA UTERI]

FRANS BARNA 06310069

BAB III KESIMPULANTidak ada cara terbaik untuk mengatasi mioma uteri. Setiap jenis terapi memiliki keuntungan dan kerugian. Faktor-faktor yang memengaruhi jenis pengobatan antara lain: Gejala yang dialami oleh penderita. Berat atau ringan gejala yang dialami. Apakah penderita berencana untuk memiliki keturunan. Faktor usia penderita. Seberapa dekat penderita dengan masa menopause. Rasa percaya penderita terhadap jenis terapi yang dipilih.

KKS Ilmu Obstetri dan Gynekologi RSUD Dr.Djoelham

16

Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung.

[LAPORAN KASUS MYOMA UTERI]

FRANS BARNA 06310069

DAFTAR PUSTAKA

1. http://en.wikipedia.org/wiki/Uterine_leiomyomata 2. http://women.webmd.com/uterine-fibroids/uterine-fibroid-embolization-ufe 3. http://www.uterine-fibroids.org/uae.html 4. http://www.laparoskopiginekologi.com/maps/102-mioma-uteri.html 5. http://anajem.blogspot.com/2010/05/makalah-mioma-uteri.html 6. http://www.scribd.com/doc/56567861/Makalah-Mioma-Uteri

KKS Ilmu Obstetri dan Gynekologi RSUD Dr.Djoelham

17

Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung.

[LAPORAN KASUS MYOMA UTERI]

FRANS BARNA 06310069

LAPORAN KASUS

STATUS PASIEN

I.ANAMNESE PASIEN Pasien Nama Umur Agama Suku Pendidikan Pekerjaan Alamat Masuk RS No. RM : : : : : : : : : Erlianti 43 tahun Islam karo SI PNS Dusun Pasar IV Namutrasi 24-01-2013 079767 Suami Suriadi 36 Tahun Islam karo SI PNS Dusun Pasar IV Namutrasi

KKS Ilmu Obstetri dan Gynekologi RSUD Dr.Djoelham

18

Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung.

[LAPORAN KASUS MYOMA UTERI]

FRANS BARNA 06310069

II. Anamnesa PenyakitKeluhan Utama Telaah

:: : - Hal ini sudah dialami oleh Os sudah 2 hari yang lalu,disertai rasa nyeri. - Darah berwarna merah segar dan tidak berbau. - Volume darah sebanyak 1doek(per hari). - Os juga mengeluhkan sering terasa nyeri didaerah perut bagian bawah. -Os pernah mengalami perdaraha sebelumnya -Riwayat haid Os selama ini tidak teratur tiap bulan nya & sering terasa nyeri Dengan lama haid lebih dari 1 minggu ( 1 doek perhari). Perdarahan pervaginam

RPO RPT

: Tidak ada : Myoma uteri 6 tahun yang lalu

III. Riwayat HaidSiklus Haid Lama haid Menarche Dismenorhe

:: : : : 28 hari 7 hari 14 tahun -

KKS Ilmu Obstetri dan Gynekologi RSUD Dr.Djoelham

19

Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar L