Langkah demi langkah memasuki dunia usaha bengkel

of 24 /24
LANGKAH DEMI LANGKAH WIRAUSAHA [email protected] – 0812.2014.8841

Embed Size (px)

Transcript of Langkah demi langkah memasuki dunia usaha bengkel

Slide 1

LANGKAH DEMI LANGKAH

WIRAUSAHABengkel

[email protected] 0812.2014.8841PENINGKATAN JUMLAH KENDARAAN

2Analisa kebutuhan bengkelJumlah motor yang beredar 40.000.000 unit

Motor yang memerlukan layanan per hari 663.000 unit setiap motor service setiap 2 bulan

Jumlah mekanik yang diperlukan 133.000 orang kemampuan setiap montir service 5 unit per hari

Jumlah bengkel yang diperlukan 45.000 unit Seiap bengkel rata-rata 3 orang mekanik

Jumlah bengkel resmi sekitar 10.000 unit, diperlukan bengkel umum 35.000 unitDiperlukan 35.000 unit bengkel umum

Lupakan saja ! ....Data umum populasi sepeda motor di seluruh Indonesia , bukan merupakan fokus utama potensi pasar bengkel kita ....

Jangan terjebak

Yang terpenting adalah .......Menghitung potensi pasar pada TITIK dimana bengkel berdiri

BAGAIMANA MENGHITUNG POTENSI PASARPada titik dimana bengkel berdiri .......

Perkirakan jumlah kendaraan yang lewat di depan bengkel pada hari Minggu dan KamisPerhatikan juga type kendaraan

BengkelPASARKANTORPERUMAHANPABRIKPerhatikan dan perkirakan lokasi sekitar bengkelPerkirakan jumlah kendaraan dari seluruh potensi tersebut, termasuk type kendaraan

Diagram perencanaan untuk mengetahui potensi pasar bengkel Populasi Kendaraan Data perkiraan Perkiraan jarak tempuh kendaraan Pribadi km operasi per hari

Kebutuhan Km perawatan Unit/hari = Pop x (Km operasi x Pop/ Km P Perawatan Hari kerja bengkel Hari kerja bengkel

Target masuk Jumlah Bengkel yg ada Unit per hari = % x Kebutuhan tn Bengkel ? % yang akan diambil

Jenis Pekerjaan Ganti Oli, Tune Up dll Unit per hari = % X Target masuk B

Lay Out bengkel Man Power

Contoh : Perhitungan potensi pasar bengkelTotal populasi kendaraan = 500 unitJarak tempuh rata-rata per hari = 40 Km

Potensi pasar dihitung sesuai dengan kemampuan bengkel :1. Perawatan Ganti Oli 2. Engine Tune Up3. Perawatan Rem 4. Balancing Ban

Kebutuhan Perawatan :1. Ganti Oli mesin Km2. Engine Tune UpKm3. Perawatan rem10.000 Km4. Balancing Ban10.000 KmHari kerja bengkel300 hari per tahunJumlah bengkel yang ada2 Buah (radius 3 Km)Target unit masuk yang diambil30 % dari potensi pasar!

Potensi pasar yang ada/unit masuk per hariGanti Oli Mesin = 500 X ( 40 X 500 / 5000 ) = 6,67 300

Engine Tune Up = 500 X ( 40 X 500 / 5000 ) = 6,67 300

Perawatan Rem = 500 X ( 40 X 500 / 10000 ) = 3,33 300

Balancing Ban = 500 X ( 40 X 500 / 10000 ) = 3,33 300PopulasiHari kerja bengkelJarak tempuhKm perawatan

Potensi Pasar sesuai dengan kemampuan bengkel Target yang akan diambil oleh bengkel 30 %

Unit masuk kendaraan per hari : 20 X 30 % = 6 unit

1. Ganti Oli mesin6,67 unit2. Engine Tune Up6,67 unit3. Perawatan Rem3,33 unit4. Balancing ban3,33 unit Jumlah20,00 unit

Setelah diketahui jumlah unit entry per hari maka dapat dihitung : Perkiraan jumlah mekanik dan TK lainnya Perkiraan peralatan dan perlengkapan yang diperlukan Perkiraan luas ruangan yang diperlukan Perkiraan jumlah stock awal yang harus disiapkan Dari seluruh perkiraan tersebut dapat diperkirakan ......Besarnya INVESTASI awal

CARA MENGHITUNGINVESTASI AWAL Perkirakan gaji mekanik ( senior dan yunior ) selama 6 bulan Perkirakan gaji TK lainnya selama 6 bulan Stock spare part awal untuk operasional 1 bulan Stock asesoris awal Peralatan utama bengkel : kunci, mesin bor, dan lain-lain Perlengkapan pendukung opersional : meja, etalase, bon Kas cadangan untuk operasional 3 hari

JUMLAH SELURUH PERKIRAAN TERSEBUT SEBAGAI INVESTASI AWAL YANG DIPERLUKAN

TENTUKAN SIAPA PENJAGA LACI BENGKEL

Penentuan penjaga laci ini sebenarnya adalah hal terpenting dari seluruh persiapan diatas, terutama bagi pengusaha yang tidak dapat langsung menunggu usahanya secara penuh setiap hari pada tahun pertama usahanya, karena fakta nyaris tidak mungkin ditemukan manusia yang jujur total.PENJAGA LACI = MANAJEMEN KEUANGAN

MEKANIK SENIOR

SIAPKAN ...... minimal 1 orang

Memang di lapangan mencari mekanik senior ini bukan barang mudah, anda bisa bekerja sama dengan pihak lain, misalnya mekanik dari bengkel lain yang bisa dipanggil saat diperlukan, atau mekanik senior datang pada hari atau jam tertentu, dsb

Jalin hubungan dengan sekitar bengkel masyarakat perusahaan ( Koperasi Karyawan ) dan potensi lainnya

Jalin hubungan dengan Toko spare part terdekat Toko peralatan Sesama bengkel terdekat Komunitas bengkel dan club sepeda motor

PersiapanSEBELUM MELANGKAH

PERSIAPKANMENTALWIRAUSAHA

Setiap usaha pasti mempunyai resiko, dalam wirausaha hanya ada 2 resiko : berhasil atau gagalSetiap usaha pasti melalui tahapan-tahapan,Tidak ada usaha yang instan langsung jadi

Perhitungkan kesiapan untuk menghadapi resiko terburuk, misalnya bagaimana cadangan biaya hidup, membayar hutang dsbBelajar tentang teknik kendaranAnda akan memasuki dunia teknik kendaraan sehingga mau tidak mau harus mengenalnya ( tidak harus menjadi ahli ).

Hal ini untuk menghindari anda menjadi tamu di rumah sendiri.

Belajar disini adalah tentang teori teknik sepeda motor / mobil dan manajemen bengkel HAL NEGATIF YANG DIAKIBATKAN KALAU PERANAN MEKANIK MENJADI DOMINANBengkel jadi sangat tergantung pada keberadaan mekanik tersebut, sehingga kebijakan dan perjalanan usaha bengkel ikut ditentukan oleh keberadaan mekanik tersebut.

Pelanggan jadi lebih dekat dengan mekanik, sehingga apabila pada suatu saat mekanik sudah tidak bekerja di bengkel kita lagi, maka hal ini akan mempengaruhi jumlah pelanggan yang datang.

Pengusaha menjadi kurang leluasa dalam menjalankan usaha, menentukan kebijakan, melakukan pengawasan dan sebagainya.

DOA Hanya DIA lah yang Maha menentukan segalanya, tanpa izin dari NYA tak akan berarti apapun usaha andaAjaklah orang terdekat untuk ikut memohon, karena memang DIA sangat sayang kepada hambanya

Upaya terakhir dari usaha kita adalah doa, sehebat apapun kita, sesiap apapun usaha kita, sematang apapun perhitungan kita, penentuan terakhir ada di tangan NYABerusahalah ....Yakinlah .....Tidak ada pengorbanan yang sia - sia

[email protected] 0812.2014.8841