Lakip Ptsp Kab. Sidrap 2012

download Lakip Ptsp Kab. Sidrap 2012

of 22

  • date post

    26-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    185
  • download

    0

Embed Size (px)

description

Lakip PTSP Sidrap

Transcript of Lakip Ptsp Kab. Sidrap 2012

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJM-D) Tahun 2009 -2013 telah ditetapkan dengan Peraturan Daerah Sidenreng Rappang No.1 Tahun 2009 dimana ditetapkan arah pembangunan di Kabupaten Sidenreng Rappang untuk mewujudkan visi Kabupaten Sidenreng Rappang menjadi pusat agribisnis modern dan lima terbaik di Sulawesi Selatan dalam pembangunan manusia.

Untuk mewujudkan visi tersebut dibutuhkan Rencana Strategis yang akan menjadi acuan setiap SKPD dalam melaksanakan tugas dan fungsi. Rencana Strategis (Renstra) merupakan suatu proses secara sistematis dan berkesinambungan yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) tahun dengan memperhitungkan potensi, peluang dan kendala yang akan timbul dalam pelaksanaan kegiatan. Proses ini menghasilkan suatu rencana strategis instansi pemerintah yang memuat visi, misi, tujuan, saran, strategi, kebijakan dan program serta ukuran keberhasilan dan kegagalan dalam pelaksanaannya.

Salah satu tugas pemerintah yang sekaligus menjadi hak warga negara adalah terselenggaranya pelayanan publik yang meliputi tiga aspek, yakni : administrasi, pengadaan infrastruktur, dan pemenuhan kebutuhan dasar. Perizinan adalah suatu manifestasi yang melintasi aspek-aspek tersebut, dengan demikian perizinan merupakan wujud pelayanan publik yang sangat menonjol dalam tata pemerintahan. Dalam relasi antara pemerintah dengan warganya seringkali perizinan menjadi indikator untuk menilai apakah sebuah tata pemerintahan sudah mencapai kondisi good governance atau belum.

Masyarakat menganggap bahwa salah satu penghambat dalam memulai dan mengembangkan usaha adalah faktor perizinan. Ada tiga hal yang diinginkan masyarakat, investor dan pengusaha, yaitu : penyederhanaan system prosedur perizinan, penurunan berbagai pungutan yang tumpang tindih dan transparansi biaya perizinan. Olehnya itu, maka pada tanggal 14 Mei 2012 dibentuklah Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau disingkat Kantor PTSP, sebagai upaya untuk memberikan pelayanan perizinan secara transparan, akuntabel, cepat, mudah, biaya murah dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

A. Struktur Organisasi

Struktur Organisasi Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu ditetapkan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Sidenreng Rappang Nomor 03 Tahun 2010 Tanggal 21 Juni 2010. Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu dipimpin oleh seorang Kepala Kantor. Dalam menjalankan tugasnya Kepala Kantor dibantu oleh satu orang Kepala Sub Bagian Tata Usaha dan tiga orang Kepala Seksi, yaitu Kepala Seksi Pelayanan, Kepala Seksi Pengolahan Data dan Pemeriksaan serta Kepala Seksi Pemprosesan.

Struktur Organisasi Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu dapat dilihat pada gambar berikut :

B. Maksud dan Tujuan

Maksud dan tujuan penyusunan LAKIP Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu tahun 2012 adalah :

1. Untuk mengimplementasikan tujuan dan sasaran Pemerintah Kabupaten sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu;

2. Menjadi landasan penentuan program dan kegiatan tahunan secara kronologis dan berkelanjutan;

3. Menjamin komitmen terhadap kesepakatan program, mulai saat penyusunan, penuangan ke dalam dokumen Renstra hingga penjabarannya ke dalam Rencana Kerja Tahunan dan RAPBD.

B. Sistematika PenulisanPada dasarnya Laporan Akuntabilitas Kinerja ini memberikan penjelasan mengenai pencapaian kinerja Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu selama Tahun 2012. Capaian kinerja (performance results) Tahun 2012 tersebut diperbandingkan dengan Penetapan Kinerja (performance agreement) Tahun 2011 sebagai tolok ukur keberhasilan Tahunan organisasi. Analisis atas capaian kinerja terhadap rencana kinerja ini akan memungkinkan diidentifikasikannya sejumlah celah kinerja (performance gap) bagi perbaikan kinerja di masa datang. Sistematika penyajian Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu Tahun 2012 disusun sebagai berikut :BAB IPENDAHULUAN, menjelaskan secara singkat latar belakang, struktur organisasi, maksud dan tujuan serta sistematika penulisanBAB IIRENCANA STRATEGIS, menjelaskan secara singkat tentang Rencana Strategis Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu tahun 2012.BAB IIIAKUNTABILITAS KINERJA, menjelaskan analisis kinerja Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu untuk tahun 2012BAB IVPENUTUP, menjelaskan simpulan menyeluruh dari Laporan Akuntabilitas Kinerja Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan menguraikan rekomendasi bagi perbaikan kinerja di masa mendatang.BAB IIPERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Sidenreng Rappang Nomor 03 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Lain Kabupaten Sidenreng Rappang, Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu mempunyai tugas pokok melaksanakan pemberian pelayanan perizinan secara terpadu sesuai dengan kewenangannya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Untuk menyelenggarakan tugas pokok tersebut, Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sidenreng Rappang menyelenggarakan fungsi :

1. Perumusan kebijakan teknis di bidang pelayanan perizinan;

2. Pemberi pelayanan perizinan sesuai dengan kewenangannya;

3. Pelaksanaan pelayanan, pengolahan data dan pemeriksaan sampai pemprosesannya sesuai dengan kewenangannya;

4. Penanganan pengaduan masyarakat berkaitan dengan penyelenggaraan pelayanan publik;

5. Pengembangan sistem pelayanan publik.

A. Rencana StrategisRenstra Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Kantor PTSP) mengacu pada RPJMD Kabupaten Sidenreng Rappang tahun 2009 s.d 2013. Kantor PTSP adalah sebuah lembaga baru di Kabupaten Sidenreng Rappang sehingga Renstra yang disusun ini untuk jangka waktu 2012 s.d 2013. Renstra Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu berfungsi sebagai dokumen perencanaan taktis-strategis untuk mengimplementasikan sasaran-sasaran daerah yang telah dituangkan dalam RPJMD, sekaligus menjabarkan potret permasalahan pembangunan daerah yang menjadi tantangan satuan kerja yang bersangkutan. Renstra ini memuat daftar program yang akan dilaksanakan untuk memecahkan permasalahan dimaksud secara terencana dan bertahap melalui sumber pembiayaan, dengan mengacu pada tugas pokok dan fungsi sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah Kabupaten Sidenreng Rappang Nomor 03 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Lain Kabupaten Sidenreng Rappang.

Renstra Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu merupakan penjabaran teknis dan dokumen teknis operasional dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sidenreng Rappang Tahun 2009 s.d 2013, yang memuat visi, misi, tujuan sasaran strategi, kebijakan, dan rencana program.

Renstra merupakan dokumen perencanaan induk bagi Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu yang akan menjadi pedoman dalam penyusunan Rencana Kerja Tahunan (Renja), Kebijakan Umum Anggaran (KUA), Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS), serta Rencana Kerja Anggaran (RKA).

Renstra Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu berisikan program-program kerja yang akan dilaksanakan dalam kurun waktu tertentu. Program kerja tersebut merupakan penjabaran dari program yang ada dalam RPJMD Kabupaten Sidenreng Rappang. Program ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan sasaran dan tujuan yang sudah ditetapkan dalam Renstra Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Tercapainya sasaran dan tujuan Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu beserta sasaran satuan kerja yang lain, secara simultan diharapkan mampu mewujudkan pencapaian sasaran Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang. Ini berarti bahwa tercapainya sasaran Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu harus memberikan kontribusi positif terhadap pencapaian sasaran bahkan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang.

1. Visi

Visi adalah suatu gambaran jauh ke depan, kemana instansi hendak dibawa. Gambaran ke depan tersebut dibangun melalui proses refleksi dan proyeksi yang digali dari nilai-nilai luhur yang dianut oleh seluruh stakeholder.

Visi Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu adalah :

Terwujudnya jasa pelayanan yang prima, transparan, berkualitas dan profesional

2. Misi

Misi adalah sesuatu yang harus diemban atau dilaksanakan oleh instansi sebagai penjabaran visi yang telah ditetapkan. Misi merupakan kristalisasi dari keinginan menyatukan langkah dan gerak untuk mewujudkan visi yang telah ditetapkan.

Dalam mewujudkan visi tersebut Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu memiliki misi sebagai berikut:

a. Misi Pertama :

Meningkatkan penataan kelembagaan, sistem dan prosedur perizinan

Tujuan :

1) Memberikan teknis pelayanan perijinan yang transparan serta memberikan kepastian waktu dan biaya pengurusan;2) Penyederhanaan prosedur perijinan guna mendukung iklim investasi yang kondusif dan memudahkan masyarakat untuk mengakses layanan perizinan; 3) Meningkatkan pelayanan perizinan dengan berbasis teknologi informasi.

b. Misi Kedua

Meningkatkan kualitas sumber daya aparatur dan pelayanan publikTujuan :

1) Meningkatkan profesionalitas sumber daya aparatur2) Menumbuhkan citra pelayanan yang baik di masyarakat dengan memberikan pelayanan yang cepat dan tepat. B. Cara Mencapai Tujuan1. Tujuan

Tujuan adalah sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu satu sampai lima tahun ke depan. Tujuan merupakan penjabaran atau implementasi dari pernyataan misi. Tujuan ditetapkan dengan mengacu kepada pernyataan visi dan misi sehingga rumusannya harus dapat menunjukkan suatu kondisi yang ingin dicapai di masa mendatang. Untuk itu tujuan disusun guna memperjelas pencapaian sasaran yang ingin diraih dari masing-masing misi.

Tujuan yang akan dicapai Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bangka Tengah adalah sebagai berikut: