KURIKULUM PELATIHAN PELATIH (TOT) SURVEIOR AKREDITASI ... · PDF filePermenkes 71 tahun 2013...

of 118 /118
KURIKULUM PELATIHAN PELATIH (TOT) SURVEIOR AKREDITASI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN TINGKAT PERTAMA DIREKTORAT JENDERAL BINA UPAYA KESEHATAN DIREKTORAT BINA UPAYA KESEHATAN DASAR TAHUN 2014

Embed Size (px)

Transcript of KURIKULUM PELATIHAN PELATIH (TOT) SURVEIOR AKREDITASI ... · PDF filePermenkes 71 tahun 2013...

  • KURIKULUM PELATIHAN PELATIH (TOT)SURVEIOR AKREDITASI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN TINGKAT PERTAMA

    DIREKTORAT JENDERAL BINA UPAYA KESEHATANDIREKTORAT BINA UPAYA KESEHATAN DASAR

    TAHUN 2014

  • KURIKULUM PELATIHAN PELATIH (TOT) a

  • KURIKULUM PELATIHAN PELATIH (TOT)b

  • KURIKULUM PELATIHAN PELATIH (TOT) i

    DAFTAR ISI

    I. PENDAHULUAN ....................................................... 1

    A. Latar Belakang ................................................... 1

    B. Filosofi Pelatihan ................................................. 3

    II. PERAN, FUNGSI, DAN KOMPETENSI ..................... 4

    A. Peran .................................................................. 4

    B. Fungsi ................................................................. 4

    C. Kompetensi ......................................................... 4

    III. TUJUAN PELATIHAN ................................................. 5

    IV. STRUKTUR PROGRAM ............................................ 6

    V. GARIS GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN 7

    A. Materi Dasar ....................................................... 7

    B. Materi Inti ........................................................... 12

    C. Materi Penunjang ................................................ 22

    VI. DIAGRAM PROSES PEMBELAJARAN ..................... 27

    VII. PESERTA DAN PELATIH .......................................... 27

    VIII. PENYELENGGARA DAN TEMPAT PENYELENGGARAAN 28

    IX. EVALUASI .................................................................. 29

    X. SERTIFIKAT .............................................................. 30

    MATERI INTI 6 TEKNIK MELATIH .................................... 31

  • KURIKULUM PELATIHAN PELATIH (TOT)ii

  • KURIKULUM PELATIHAN PELATIH (TOT) 1

    KURIKULUM PELATIHAN PELATIH (TOT)

    SURVEIOR AKREDITASI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN TINGKAT PERTAMA

    I. PENDAHULUANA. Latar Belakang

    Pembangunan kesehatan merupakan bagian integral dan terpenting dari pembangunan nasional, tujuan diselenggarakannya pembangunan kesehatan adalah meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal. Keberhasilan pembangunan kesehatan berperan penting dalam meningkatkan mutu dan daya saing sumber daya manusia Indonesia.

    Untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan nasional diselenggarakan berbagai upaya kesehatan secara menyeluruh, berjenjang dan terpadu. Puskesmas merupakan garda depan dalam penyelenggara upaya kesehatan dasar. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 tentang Puskesmas merupakan landasan hukum dalam penyelenggaraan Puskesmas, yang merupakan unit pelaksana teknis Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota yang bertanggung jawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatu wilayah kerja.

    Pelayanan kesehatan perorangan kepada masyarakat juga dilaksanakan oleh Klinik, yang merupakan fasilitas pelayanan kesehatan perorangan yang menyediakan pelayanan medis dasar dan/atau spesialistik, sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 09 tahun 2014.

  • KURIKULUM PELATIHAN PELATIH (TOT)2

    Agar fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama dalam hal ini Puskesmas dan Klinik dapat menjalankan fungsinya secara optimal perlu dikelola dengan baik; baik kinerja pelayanan, proses pelayanan, maupun sumber daya yang digunakan. Masyarakat menghendaki pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu, serta dapat menjawab kebutuhan mereka, oleh karena itu upaya peningkatan mutu, manajemen risiko dan keselamatan pasien perlu diterapkan dalam pengelolaan fasilitas kesehatan tingkat pertama dalam memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif kepada masyarakat melalui upaya pemberdayaan masyarakat dan swasta.

    Untuk menjamin bahwa perbaikan mutu, peningkatan kinerja dan penerapan manajemen risiko dilaksanakan secara berkesinambungan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama, maka perlu dilakukan penilaian oleh pihak eksternal dengan menggunakan standar yang ditetapkan yaitu melalui mekanisme akreditasi.

    Akreditasi merupakan upaya untuk meningkatkan mutu pelayanan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama. Untuk melakukan penilaian secara objektif dengan menggunakan standar akreditasi perlu disediakan Surveior yang handal yang mampu melakukan penilaian akreditasi secara objektif berdasarkan standar dan instrumen yang ditetapkan.

    Agar tersedia Surveior Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama, perlu dilakukan pelatihan bagi para calon surveior yang telah memenuhi persyaratan administrasi sebagaimana disebutkan dalam Pedoman Survei Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama.

    Untuk dapat melaksanakan kegiatan penilaian akreditasi diperlukan banyak surveior yang tersebar di semua provinsi di Indonesia, oleh karena itu

  • KURIKULUM PELATIHAN PELATIH (TOT) 3

    perlu dilakukan pelatihan pelatih surveior yang akan menghasilkan tenaga pelatih calon surveior yang mampu merencanakan, menyelenggarakan, dan mengevaluasi pelatihan Surveior Akreditasi Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama.

    B. Filosofi PelatihanPelatihan Pelatih (TOT) Surveior Akreditasi Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama menggunakan nilai-nilai dan keyakinan yang menjiwai, mendasari dan memberikan identitas pada sistem pelatihan sebagai berikut:

    1. Pelatihan menerapkan prinsip pembelajaran orang dewasa, dengan karakteristik:

    a) Pembelajaran pada orang dewasa adalah belajar pada waktu, tempat, dan kecepatan yang sesuai untuk dirinya.

    b) Setiap orang dewasa memiliki cara dan gaya belajar tersendiri dalam upaya belajar secara efektif.

    c) Kebutuhan orang untuk belajar adalah karena adanya tuntutan untuk mengembangkan diri secara professional.

    d) Proses pembelajaran melalui pelatihan diarahkan kepada upaya perubahan perilaku dalam diri manusia sebagai diri pribadi dan anggota masyarakat.

    e) Proses pembelajaran orang dewasa melalui pelatihan perlu memperhatikan penggunaan metode dan teknik yang dapat menciptakan suasana partisipatif.

    2. Proses pelatihan memanfaatkan pengalaman peserta dalam melaksanakan pelatihan,

  • KURIKULUM PELATIHAN PELATIH (TOT)4

    dan digunakan pada setiap tahap proses pembelajaran.

    3. Proses pembelajaran lebih banyak memberi pengalaman melakukan sendiri secara aktif tahap-tahap penyelenggaraan pelatihan, atau menggunakan metode learning by doing.

    II. PERAN, FUNGSI, DAN KOMPETENSIA. Peran

    Setelah mengikuti pelatihan, peserta berperan sebagai pelatih pada pelatihan Surveior Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama.

    B. Fungsi Dalam melaksanakan perannya peserta mempunyai fungsi sebagai pelaksana pelatihan surveyor akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama.

    C. KompetensiUntuk menjalankan fungsinya maka peserta memiliki kompetensi:

    1. Melakukan penilaian dengan menggunakan standar dan instrumen akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama .

    2. Melakukan identifi kasi Dokumen akreditasi

    3. Menjelaskan Tata Laksana dan Metode Survei Akreditasi FKTP.

    4. Melaksanakan survei akreditasi FKTP

    5. Menyusun laporan survei akreditasi

    6. Menjelaskan kurikulum pelatihan surveior

  • KURIKULUM PELATIHAN PELATIH (TOT) 5

    7. Melatih pada pelatihan surveior akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama.

    III. TUJUAN PELATIHAN1) Tujuan Umum

    Setelah mengikuti pelatihan ini peserta mampu melatih pada pelatihan surveior akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama.

    2) Tujuan KhususSetelah proses pelatihan, peserta latih mampu:

    a. Melakukan penilaian dengan menggunakan standar dan instrumen akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama

    b. Melakukan identifi kasi Dokumen akreditasi

    c. Menjelaskan Tata Laksana dan Metode survei Akreditasi FKTP.

    d. Melaksanakan survei akreditasi FKTP

    e. Menyusun laporan survei akreditasi

    f. Menjelaskan kurikulum pelatihan surveior

    g. Melatih pada pelatihan surveior akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama

  • KURIKULUM PELATIHAN PELATIH (TOT)6

    IV. STRUKTUR PROGRAMUntuk mencapai tujuan yang ditetapkan, maka disusun materi yang akan diberikan secara rinci pada tabel berikut :

    Ket : 1 jpl = 45 menitMateri Standar dan instrumen Akreditasi FKTP dibagi 3 kelas @ 12 jplMateri praktek teknik melatih dibagi 3 kelas @ 7 Jpl

    No Materi Jam Pelajaran T P PL JML

    A. Materi Dasar 1. Kebijakan akreditasi Fasilitas

    Kesehatan Tingkat Pertama 2 2

    2. Tugas dan Fungsi Surveior 1 1 2

    3. Kode etik Surveior Akreditasi FKTP 2 2

    4 Organisasi Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama.

    2 2

    5 Konsep Mutu 2 2 Jumlah 9 1 10 B. Materi Inti

    1. Standar dan instrument akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama.

    6 6 12

    2. Identifikasi Dokumen akreditasi FKTP

    2 2 4

    3 Tata Laksana dan Metode Survei Akreditasi FKTP

    2 3 5

    4. Pelaksanaan Survei Akreditasi 5 9 21 35 5. Penyusunan Laporan Survei

    Akreditasi FKTP 1 6 7

    6. Tehnik Melatih 15 8 23 Jumlah 31 34 21 86 C. Materi Penunjang 1 Anti korupsi 3 3 2 Pengenalan Kurikulum Pelatihan

    Surveior Akreditasi FKTP 2 2

    3 BLC 3 3 4 RTL 1 2 3 Jumlah 6 5 11 Jumlah (A+B+C) 46 40 21 107

  • KURIKULUM PELATIHAN PELATIH (TOT) 7

    V.

    GA

    RIS

    GA

    RIS

    BES

    AR

    PR

    OG

    RA

    M P

    EMB

    ELA

    JAR

    AN

    A.

    MAT

    ERI

    DA

    SAR

    M

    ater

    i Das

    ar 1

    :

    Keb

    ijaka

    n A

    kred

    itasi

    FK

    TP

    Wak

    tu