kultum iqbal.docx

Click here to load reader

  • date post

    28-Feb-2018
  • Category

    Documents

  • view

    217
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of kultum iqbal.docx

  • 7/25/2019 kultum iqbal.docx

    1/18

    1. Konsep Manusia di dalam al-Quran.

    Konsep Manusia merupakan salah satu di antara tema sentral yang dibicarakandi dalam al-Quran. Hal ini terindikasi dari beberapa kata yang terdapat di dalamal-Quran yang itu semua berpulang pada makna dan tema yang satu, yaitumembicarakan manusia. Setidaknya ada empat kata di dalam al-Quran yangmewakili makna manusia pertama, al-basyar, kedua an-nas, ketiga al-ins dankeempat al-insan.

    Meskipun memiliki makna yang sama, bukan berarti keempat kata tersebut tidakmemiliki unsur-unsur yang berbeda. Sebab, dalam kaidah dasar ulum al-Quranmenetapkan bahwa ayat al-Quran terlepas dari pemaknaan berulang-ulangsecara sia-sia.

    Kaidah dasar ini meniscayakan di dalam al-Quran, gambaran konsep manusiayang komperhensi! akan didapatkan dengan mengka"i keempat key wordtersebut. #erdasarkan itu, maka tulisan ini mencoba untuk men"elaskan secarasederhana konsep manusia di dalam al-Quran dengan menggunakan metodemun$sabah $yahbil$yah.

    Metode munasabah adalah metode yang digunakan untuk menangkap maknaterdalam pada satu tema %maudhui&'1( dengan cara mengkomparasikan danmenghubungkan satu ayat dengan ayat lain yang memiliki kesamaan tema.')(*alam hal ini, maka ayat yang di dalamnya terdapat kata al-basyar akandihubungkan dengan ayat lain yang "uga menggunakan kata al-basyar. #egitupun dengan kata-kata lainnya. Hal ini bertu"uan +sebagaimana yang telahdi"elaskan di atas- untuk mengungkap pemaknaan manusia secara komperhensi!yang dibicarakan di dalam al-Quran.

    Ka"ian eramah gama slam /erbaru

    eramah gama slam %0oto Suaranews.com

    Konsep l-#asyar

    Secara #ahasa, kata al-basyar berasal dari kata basyara-basyran. *i antaramakna dari kata tersebut adalah mengupas. emaknaan kata mengupastersebut, -"ika kita meru"uk kepada makna yang diberikan oleh al-sh!ahani didalam mu!radat al-al0a2hal-Quran-dikarenakan kata basyar bisa men"adi al-bisyrah atau al-basyarah yang artinya kulit yang tampak. #eberapa ahli bahasakemudian men"elaskan kenapa manusia disebut dengan kata basyar, karenasecara 3sik kulit manusia lebih tampak dari pada rambut4bulu-bulunya. #erbedadengan hewan yang lebat bulunya atau sama sekali tidak memiliki bulu.'5(

    Makna al-Quran #erangkat dari makna bahasa ini, maka secara umum ayatyang menggunakan kata al-basyar menun"ukkan manusia secara 3sik. Seperti

  • 7/25/2019 kultum iqbal.docx

    2/18

    pada 3rman llah surat al-0ur6an 78 dan Shaad 91. Hal ini diperkuat pada ayat-ayat lain yang memberikan de3nisi bahwa al-basyar adalah wadah 3sik yangbersi!at materil, membutuhkan makan dan minum dan menun"ukkan siapa sa"a,baik nabi maupun orang ka3r. %al-nbiya 1-:&

    %&)%432)*+,-!./01!&)'!&%$#"!!&1% ".(6-$#?!/.:;91&%978526 @6A3#&5%B)*%BCD1E*FG"1"&8%;+H6IJ6;0;

  • 7/25/2019 kultum iqbal.docx

    3/18

    Mereka %penduduknegeri& men"awab, Dkamuinihanyalahmanusiaseperti kami,dan %llah& Eang Mahaengasihtidakmenurunkansesuatuapa punFkauhanyalahpendustabelakaG %Easin 17&

    Selain dari pemaknaan tersebut, terdapat pula ayat perlu diperhatikan bahwa,kekhususan dan keistimewan nabi yang hanya seorang basyar itu didapatkandari wahyu yang diberikan kepadanya

    J41K-4")*;1%DCW'R>,/W

  • 7/25/2019 kultum iqbal.docx

    4/18

    ahaimanusia> Sungguh Kami telahmenciptakankamudariseoranglaki-lakidanseorangperempuan, kemudian Kami "adikankamuberbangsa-bangsadanbersuku-suku agar kamusalingmengenal. Sungguh, yang paling muliadi antarakamu di sisi llah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, llahMahaMengetahui, Maha/eliti. % l-Hu"urat 15&

    engertian ini diperkuat pada pemaknaan an-as sebagai ummat yang satu dan"enis yang dise"a"arkan dengan malaikat pada 3rman llah al-#a6arah 1;1-1;)dan )15.

    Kedua makna an-as bisa "uga berarti adalah manusia dari aspek kelebihannya.Hal ini bagi l-s!hani disebabkan wu"udnya akal, d2ikir dan akhlak baik dalamdiri manusia. seperti pada surat al-#a6arah 115

    5&[email protected]'&!OD!O1'&!O";/) ^[email protected]/D5 &>NAB.1%

    *an apabiladikatakankepadamereka, D#erimanlahkamusebagaimana orang laintelahberiman>G Merekamen"awab, Dpakah kami akanberimanseperti orang-orang yang kurangakalsehatberiman=G ngatlah, sesungguhnyamerekaitulahorang-orang yang kurangakal, tetapimerekatidaktahu. %l-#a6arah 115&

    Makna ayat ini tidak menun"ukkan pada mengikuti manusia sebagai sebuahmakhluk atau entitas, tetapi lebih pada si!at-si!at luhur kemanusiaan yangdimilikinya.

    dapun makna ketiga berkaitan erat dengan makna pertama dan kedua. Eaitubahwa an-nas menun"ukkan perbedaan dan kelebihan manusia di bandingmakhluk lainnya. erbedaannya adalah bahwa manusia tidaklah sama dengansetan yang hanya didominasi oleh na!su. /idak sama pula dengan malaikat yangtidak memiliki na!su sama sekali. erbedaan itu kemudian men"adi kelebihan

    "enis manusia dibanding kedua makhluk tersebut.

    Selain itu, an-nas dengan makna ketiga ini memberi arti bahwa manusia bisalebih condong kepada keimanan atau sebaliknya, kepada keku!uran. "ika an-nasbermakna baik maka ia akan disandingkan dengan malaikat %) 1;1, 5 :9, dan)) 97&. amun "ika an-nas bermakna "elek, maka ia disandikan dengan "in %lihat11 11O, 5) 15, dan 118 ;&.

    Konsep l-ns

  • 7/25/2019 kultum iqbal.docx

    5/18

    l-s!ahani di dalam kitabnya menyebutkan kata al-ns memiliki akar kata yangsama dengan al-nsan. Meski demikian, bagi al-sh!ahani al-ns dan al-nsan

    memberikan penekanan yang sama sekali berbeda. Secara bahasa keduanyamemang berasal dari ali! nun dan sin, tetapi "ika di lihat pada penggunaankatanya di dalam konteks ayat-ayat maka al-ns, oleh beliau diartikan khila!ul

    "inni %makhluk yang berbeda dari "in&.';(

    danya makna tersebut merupakan hasil dari adanya kenyataan bahwa kata al-ns selalu disandingkan dengan al-Pinn tetapi tidak menun"ukkan kesamaanmelainkan "ustru perbedaan. Seperti pada Surah l-namayat 1):

    I%=-%4 "1R%=!&) 8,#?>2&[email protected]

    @_!&6a"B

    R6d9Hc3b21*GNR6B*'?!&%,T"./!DL]/Q* Kamu telah banyak menyesatkan manusia.G *ankawan-kawan mereka dari golongan manusia berkata, DEa/uhan, kami telahsalingmendapatkan kesenangan dan sekarang waktu yang telah Ingkau tentukan buatkami telah dating. Dllah ber3rman, Derakalah tempat kamu selama-lamanya,kecuali "ika llah berkehendak lain. DSungguh, /uhanmu Maha #i"aksana, Maha

    Mengetahui.

    yat di atas, menun"ukkan perbedaan antara "in dan manusia. sebab "in padapengertiannya adalah makhluk yang menyesatkan al-ins %manusia&. hal inikemudian men"adi dasar bintu Syati di dalam ta!sirnya at-ta!sir al-bayan li al-Quran al-Karim mena!sirkan bahwa si!at manusia harusnya berbeda dengansi!at "in yang dalam hal ini telah membangkang oleh llah sehingga mempunyaipeker"aan menyesatkan. Pika ditarik makna ini lebih "auh, maka manusia yangtelah disesatkan oleh "in pada hakikatnya telah "auh dari 3trah kemanusiaanya.'9(

    Konsep l-insan

    Sementara kata al-nsan, meskipun bukan kata yang paling banyak tersebutkandalam al-Quran, tetapi memiliki porsi yang cukup luas dalam men"elaskankonsep manusia menurut al-Quran. Secara bahasa, al-nsan +sebagaimana yangdikutip oleh al-s!hani adalah

    c3bW./[email protected]@Fe12Q9

  • 7/25/2019 kultum iqbal.docx

    6/18

    %*ikatakan %al-insan& karena dia adalah makhluk yang diciptakan yang tidak bisahidup kecuali bersama dengan manusia lainnya&.':(

    *apat di"elaskan bahwa kata al-nsan mewakili manusia sebagai makhluk yangtidak bisa mempertahankan eksistensinya sendiri. dalam arti semen"ak prosespenciptaan, proses keberlangsungan hidup hingga nanti proses setelahkematian, manusia adalah makhluk yang menggantungkan dirinya danmemerlukan lainnya.

    Makna al-Quran Makna bahasa ini, bagi penulis kemudian menemukanperwu"udannya dalam tiga pemakanaan yang terdapat dalam al-Quran. ertamaal-nsan itu menun"ukkan bahwa manusia itu diciptakan dengan bergantung

    kepada llah. Kedua manusia itu diciptakan dengan membutuhkan pengetahuandan manusia diciptakan dengan berbagai macam kekurangan.

    Makna pertama bisa ditarik dari 3rman llah

    6

    2Q)*d9eT&1%[email protected]

    K&!e

    yat yang pertama kali diturunkan llah ini mengindikasikan dengan "elas bahwamanusia itu pada mulanya diciptakan llah berupa sesuatu yang bergantung.Secara 3loso3s bisa diartikan eksistensi manusia tidak akan bisa terwu"ud tanpaada llah dan manusia sendiri di dalam proses kehidupannya akan selalubergantung pada kekuasaan tuhannya.

    *engan adanya kesadaran tersebut, maka kata al-nsan yang disebutkan dalamayat yang men"elaskan proses penciptaan manusia pada hakikatnya tidak hanyabertu"uan menun"ukkan manusia dari segi 3siknya belaka, melainkan lebihkepada bagaimana manusia itu menyadari kekuasaan llah atas dirinyaa

    sehingga manusia itu mengakui bahwa dia bergantung pada at yangmenciptakannya

    @"g

    %:&KWR**

  • 7/25/2019 kultum iqbal.docx

    7/18

    #erhubungan dengan pemaknaan pertama, maka makna kedua bisa di"elaskanbahwa untuk menyadari ketergantungan manusia kepada penciptanya, maka al-nsan itu diberikan anugrah llah berupa ilmu pengetahuan. Sehingga harusnyapengetahuan itu men"adi kebutuhan, di mana kebutuhan pokok dari keilmuan ituadalah untuk mengenal llah dan menyadari kebutuhan kita akanya

    6

    2Q)*d9eT&1%[email protected]

    K&5%d9'FI*5QK&)%6&!e

    @K&8%C

    &%!7%

    dapun perwu"udan makna al-nsan yang ketiga di dalam al-Quran adalahbahwa manusia itu makhluk yang bergantung disebabkan manusia memilikipotensi merugi.

    /@

    T

    Kerugian tersebut bisa ter"adi lantaran di dalam diri manusia +sebagaimanapemaknaan al-as- memiliki si!at-si!at tidak terpu"i dan bisa membawa kepadapenyesalan dan keburukan. *i antara si!at tersebut adalah sukamembantah%yasin 99-9O, an-nahl 8&, lemah%an-nisa ):&, tergesa-gesa%al-sra11&, tidak pandai bersyukur%al-sra ;9&, mudah berputus asa%al-sra :5&, suka

    bangga dan sombong%Hud O-11&, suka mengeluh dan kikir%al-MaRari" 1O-)1&,suka membantah%1: 78&, kebanyakan tidak mau tahu%55 9)&, 2halim dan sukaberbuat bodoh%a2-umar 8O&, suka beralasan%al-Qiyamah 18&, senantiasadalam keadaan susah payah %al-#alad 8&

    Kekurangan-kekurangan inilah yang se"atinya bisa men"adikan manusia beradapada kerugian. Sementara kerugian itu disebutkan dalam al-Quran denganistilah as!ala as-Sa3lin. dapun "ika manusia memahami ketergantungannyakepada llah, kepada pengetahuan akan llah dan segala tindakan yang bisamen"urumuskannya dalam potensi-potensi buruk, maka manusia itu bisa kembali

    pada penciptaannya yang 3trah dan unggul, atau yang diistilahkan al-Quranahsanita6wim.

    #erdasarkan keterangan tersebut dapat disimpulkan bahwa Manusia di dalamal-Quran diwakili dengan empat kata al-#asyar, al-as, al-ns dan al-nsan

    l-#asyr menggambarkan manusia sebagai manusia secara 3sik, wadah materilyang butuh makan dan minum dan menun"ukkan manusia "enis apa sa"a, baikabi maupun ka3r

  • 7/25/2019 kultum iqbal.docx

    8/18

    l-as memiliki tiga pemaknaan. ertama menun"ukkan "enis makhluk yangbernama manusia. kedua manusia tidak sebagai entitas secara 3sik tetapi si!at-si!at. Ketiga manusia makhluk yang berbeda karena memiliki potensi men"adibaik dan men"adi buruk

    Makna al-ns meru"uk pada makna berbeda dari Pinn dalam arti negati!

    Makna al-nsan yang meru"uk pada hakikat manusia sebagai makhluk yangdiciptakan llah, bergantung pada llah, membutuhkan ilmu pengetahuan untukmematuhi llah dan men"auhkan diri dari potensi-potensi kerugian

    Pika hendak diambil benang merah dari semua kata tersebut maka dapat

    disimpulkan bahwa manusia di dalam al-Quran tidak hanya bersi!at basyar sa"a.tetapi an-nas yang memiliki potensi baik dan buruk. Hakikatnya manusia harusmen"adi al-ns yang tidak tersesat oleh al-Pinn. ntuk itu maka manusia harusmenghayati dirinya sebagai al-nsan di mana potensi keburukan dan kerugiannyadi"auhi dengan cara menyadari ketergantungannya kepada llah melaluipengetahuannya kepada llah dan mengaplikasikan pada tindakan untukmenghindari segala potensi keburukan dalam diri. Ketika manusia tidak bisaseperti itu, maka berarti manusia tersebut tidak terbimibing oleh wahyu.kibatnya manusia hanya men"adi basyar secara 3sik yang tidak berbeda darimakhluk lainnya bahkan "atuh pada dera"at as!alas as-sa3lin. amun ketikamanusia mampu melakukan proses tersebut, berarti ia merupakan basyar yang

    istimewa karena mengikutiwahyu, dengan begitu ia berada pada dera"at ahsanita6wim.

    ). engertian man dan Hadis /entang Kebersihan dalam Kehidupan Sehari-hari

    /ongkronganislami.net,- llah adalah pencipta langit dan bumi seisinya,termasuk hal-hal eskatologi %tidak tampak& yang diciptakan, pemberi beberapa

    nikmat yang tidak mampu direalisasikan dalam hitungan "umlah, serta *2at yangwa"ib disembah. Sudahlah kewa"iban bagi makhluk ya untuk mensyukurinikmatnya, yaitu selain mengucapkan dengan lisan "uga mesti harusmeman!aatkan nikmat tersebut dengan sebaik-sebaiknya. Seorang Muslimmempunyai kewa"iban men"aga beberapa nikmat yang telah diberikan, sepertimen"aga kelestarian, kebersihan dan keindahan alam agar tetap bisa memenuhikebutuhan sehari-hari secara terus menerus. llah ber3rman dalam Q.S r Tuum81 bahwa sebenarnya kerusakan- kerusakan baik di daratan maupun di lautantidak lain hanyalah kesalahan atau campur tangan manusia itu sendiri.

    danya alam ini mengindikasikan adanya pencipta yang perlu diimanieUsistensinya, meski pencipta tersebut tidak tampak di mata kita. Pustru yang

  • 7/25/2019 kultum iqbal.docx

    9/18

    demikian, llah memberi pahala terhadap yang mengimaninya. #agaimanatidak, secara realita tidak mungkin seseorang akan tumbuh rasa cinta kepadayang lainnya kalau tidak pernah bertemu, begitu "uga iman kepada llah. kantetapi dengan mau"ud bumi ini sudah cukup sebagai buku besar atau bukti bagiorang-orang yang melihatnya, membaca !enomena-!enomena alam atas dasar

    buku induk llah %l Quran&. *emikian, man kepada llah memberi contoh relasiyang paling mulia antara manusia dan pencipta.

    Hadis man dan Kebersihan dalam Kehidupan Sehari-hari

    enciptaan llah yang paling mulia di bumi adalah manusia karena dalam dirimanusia, llah menciptakan hati, di mana hati adalah wadah keimananseseorang. Hati itu perlu di"aga dan dirawat melalui kebersihan lahir dan batin,agar mampu terealisasikan dalam bentuk si!at-si!at yang terpu"i, sebagai bentuksalah satu si!at seorang muslim.

  • 7/25/2019 kultum iqbal.docx

    10/18

    terhadap surga, akan tetapi iman adalah akidah yang memenuhi hati danmemunculkan pengaruh. *iantara pengaruh iman, llah dan Tasul ya haruslebih dicintai daripada yang lainnya dan harus dibuktikan secara konkret, baikdalam ucapan, perbuatan, maupun pelaksanaan. Pika kegiatan tersebut tidakber"alan sebagaimana mestinya, maka akan memungkinkan ter"adinya dikotomi

    keimanan dan akidah akan goncang. llah mengindikasikan dalam Q.S t /aubah)8 dengan pemahaman bahwa siapa sa"a yang lebih mencintai suatu yang kalianmiliki daripada llah, Tasul ya, dan per"uangan di "alan ya. Maka llah akanmendatangkan perintah %siksaan& ya.

    man mendapat apresiasi yang sempurna "ika iman didasarkan hanya pada cintahakiki, yaitu cinta kepada llah, Tasul ya, syariat yang telah diwahyukan. *idalam hadits terdapat keterangan

    l,,1-!&V?1Bl,,3K5 C?Bl,%56&K6J&[email protected]&Q!*]WK&K) 3VX]W"K2B+< Jl&!&'W",RZJ1%

    .1j-%D266W"/1!1j*W2[%%6[%>1'0>%6r9C%*(8'

    D /erdapat tiga orang yang akan memperoleh kenikmatan iman yaitu ertamallah dan Tasul ya lebih dicintai oleh seseorang daripada yang lain. Kedua,orang yang tidak mencintai orang lain karena hanya llah. Ketiga, orang yangtidak ingin kembali kepada keka3ran sebagaiman dia tidak ingin terlempar kedalam neraka.

    man merupakan bentuk hubungan yang Variabel, ia akan menghubungkanorang-orang mukmin dengan llah dilandaskan rasa cinta, ia akan tetapmengatur hubungan orang-orang mukmin dengan yang lainnya atas dasar kasihsaying, ia "uga akan mampu menetapkan orang-orang mukmin dengan paramusuh atas dasar kekerasan.'7(

    *i samping itu, iman memberi pengaruh besar berupa segala perbuatan yangmahmudah %baca baik& yang membersihkan "iwa, menyucikan hati, danmeramaikan kehidupan. man men"adi unsur terpenting dalam rangkamembantu pertumbuhan dan perkembangan kepribadian manusia.

  • 7/25/2019 kultum iqbal.docx

    11/18

    adanya kesadaran yang tumbuh dalam hati nurani seseorang. l hasil, imantersebut "uga akan menghasilkan tsamrah %buah atau hasil&.

    Hubungan iman dengan kebersihan

    Setelah menguraikan iman dengan sedikit pemaparan yang dapat ditangkappenulis, penulis berusaha mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, baikhubungan terhadap sesama manusia maupun manusia dengan lingkungannya.

    Studi ka"ian terpenting dalam makalah ini, yaitu Keimanan dan Kebersihan.*alam hal ini, terdapat keterkaitan yang !undamental mengenai wilayahkebersihan. Kebersihan merupakan salah satu hal baik sebagai cerminan rasa

    iman. kan tetapi dalam ranah kebersihan, Suci dan bersih itu berbeda.

  • 7/25/2019 kultum iqbal.docx

    12/18

    l,&

  • 7/25/2019 kultum iqbal.docx

    13/18

    Membersihkan tu"uan,- Seseorang "ika ingin mendapat pertolongan llah, makaharus membersihkan atau memurnikan niat semata-mata karena llah. Karenaitu, ia tidak berani "ika melakukan suatu perintah kecuali telah mantab terlebihdahulu keikhlasan niatnya karena llah S/.

    rtinya Katakanlah Sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku danmatiku hanyalah untuk llah, /uhan semesta alam.

    Memurnikan tauhid,- /auhid mengesakan llah, tiada lain *2at yang wa"ibdisembah, membersihkan dari ketergantunganhati selain kepada llah. Pikater"adi yang sebaliknya berarti men"adi bentuk kemusyrikan, yaitumenyekutukan atau menyamakan llah dengan yang lainnya.

    Memurnikan ittiba %mengikuti sunnah abi&,- Seseorang dituntut memurnikantu"uan %niat&, maka "uga dituntut membersihkan perbuatan. Padi, ia tidak akanmelaksanakan suatu perbuatan melainkan perbuatan itu sesuai syariat slamdan benar-benar ittiba kepada petun"uk Tasulullah.'1J(

    *ari ketiga term tersebut, penulis memberi contoh seperti sholat. Sholat tersebutharus didasarkan pada "iwa yang bersih, baik lahir yang meliputi bersih darikotoran %na"is& dan "uga batin yang meliputi bersih dari niat "elek.

    l hasil, bahwa kebersihan itu terbagi men"adi ) bagian Kebersihan lahir, yaitubersih dari hadats dan kotoran serta Kebersihan batin, yaitu bersih dari si!attercela, si!at yang menodai hati, dll.

    Keimanan dan Kebersihan dalam /in"auan /eologis dan Sosiologis

    man dan kebersihan dapat memberikan dorongan semangat dalam kegiatan

    ibadah kepada llah S/, yakni

    man dan perbuatan seseorang tidak bergantung kepada iman dan perbuatanorang lain, dan kebersihan sangat memberikan dampak positi! kepadalainnya,yaitu memberi kenyamanan.

    man menuntut legitimasi atas eUsistensi llah dengan si!at-si!at ya bahwallah Maha Menghidupkan, dll, dan kebersihan dituntut adanya "iwa kesadaran,peka terhadap lingkungannya.

  • 7/25/2019 kultum iqbal.docx

    14/18

    man akan selalu mengingatkan dan mengetuk hati seseorang "ika sedikit lalaiakan tugasnya, dan menumbuhkan kesemangatan "iwa untuk mencapai hal-halyang diridhoi llah dan Tasul ya. #egitu "uga kebersihan, baik lahir maupunbatin.

    man sebagai pengendali sikap, ucapan, dan perbuatan. Pika seseorangmenghadapi masalah yang rumit atau kegagalan, maka ia akan menghadapisemua itu dengan tenang dan sabar, bahkan ia akan mensyukurinya. nilahbentuk mani!estasi dari iman.'11(

    Kesimpulan

    man men"adi bagian yang utama dan paling utama dalam pembentukan "iwayang kuat, dan merupakan cara awal menu"u pendekatan kepada llah S/.Seseorang yang iman yaitu percaya kepada llah dan Tasul ya, akan selalumen"alankan segala perintah ya dan men"auhi segala larangan ya, denganharapan semata-mata mencari ridho llah S/.

    Kebersihan lahir dan batin men"adi karakter seorang muslim yang beriman.Sesuai dengan hadits abi yang berbunyi bahwa DKebersihan adalah sebagiandari imanG. #entuk kebersihan diantaranya, yaitu Membersihkan tu"uan,Memurnikan tauhid %llah&, Memurnikan ittiba kepada Tasulullah %sunnah abi&

    man dan kebersihan dapat memotiVasi seseorang untuk melaksanakan ibadah,yakni man seseorang tidak bergantung kepada yang lainnya, sedangkankebersihan member dampak positi! terhadap lingkungan sekitar, manmempercayai adanya llah dan kebersihan sebagian dari iman, man dankebersihan %hati& sebagai pengendali sikap dan ucapan, karena seorang muslimyang memiliki keduanya akan berpikir sebelum melakukannya.

  • 7/25/2019 kultum iqbal.docx

    15/18

    Memaknai yat-yat uasa - Hai orang-orang yang beriman, diwa"ibkan ataskamu berpuasa sebagaimana diwa"ibkan atas orang-orang sebelum kamu agarkamu berta6wa. %Eaitu& dalam beberapa hari yang teutentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam per"alanan %lalu ia berbuka& maka%wa"iblah baginya berpuasa& sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari

    yang lain. *an wa"ib bagi orang-orang yang berat men"alankannya %"ika merekatidak beupuasa& membayar 3dyah, %yaitu& memberi makan seorang miskin.#arangsiapa yang dengan kerelaan hati menger"akan keba"ikan, maka itulahyang lebih baik baginya. *an berpuasa lebih baik bagimu, "ika kamumengetahui. %l-#a6arah 1:5-1:8&.

    llah S/ ber3rman yang ditu"ukan kepada orang-orang beriman dari umat ini,seraya menyuruh mereka agar berpuasa. Eaitu menahan dari makan, minum danbersenggama dengan niat ikhlas karena llah S/. Karena di dalamnya terdapatpenyucian dan pembersihan "iwa, "uga men"ernihkannya dari pikiran-pikiran yang

    buruk dan akhlak yang rendah.

    Memaknai yat-yat uasa

    llah S/ menyebutkan, di samping mewa"ibkan atas umat ini, hai yang sama"uga telah diwa"ibkan atas orang-orang terdahulu sebelum mereka. *ari sanalahmereka mendapat teladan. Maka, hendaknya mereka berusaha men"alankankewa"iban ini secara lebih sempurna dibanding dengan apa yang telah mereka

    ker"akan. %/a!sir bn Katsir, 11515.&

    ?alu, *ia memberikan alasan diwa"ibkannya puasa tersebut dengan men"elaskanman!aatnya yang besar dan hikmahnya yang tinggi. Eaitu agar orang yangberpuasa mempersiapkan diri untuk berta6wa kepada llah S/. Eakni denganmeninggalkan na!su dan kesenangan yang dibolehkan, semata-mata untukmentaati perintah llah S/ dan mengharapkan pahala di sisi-ya. gar orangberiman termasuk mereka yang berta6wa kepada llah S/, taat kepada semuaperintah-ya serta men"auhi larangan-larangan dan segala yang diharamkan-ya. %/a!sir yaatul hkaam, oleh sh Shabuni, 41O).&

    Ketika llah S/ menyebutkan bahwa *ia mewa"ibkan puasa atas mereka, maka*ia memberitahukan bahwa puasa tersebut pada hari-hari tertentu atau dalam

    "umlah yang relati! sedikit dan mudah. *i antara kemudahannya yaitu puasatersebut pada bulan tertentu, di mana seluruh umat slam melakukannya.

    ?alu llah S/ memberi kemudahan lain, seperti disebutkan dalam 3rman-ya

  • 7/25/2019 kultum iqbal.docx

    16/18

    Maka barangsiapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam per"alanan %lalu iaberbuka&, maka %wa"iblah baginya berpuasa& sebanyak hari yang ditinggalkan itupada hari-hari yang lain. %l-#a6arah 1:8&.

    Karena biasanya berat, maka llah S/ memberikan keringanan kepada merekaberdua untuk tidak berpuasa. *an agar hamba mendapatkan kemaslahatanpuasa, maka llah S/ memerintahkan mereka berdua agar menggantinya padahari-hari lain. Eakni ketika ia sembuh dari sakit atau tak iagi melakukanper"alanan, dan sedang dalam keadaan luang. %?ihat kitab /a!siirul ?atRni3lMannaan 3 Khulaashati /a!siiril QurRan, oleh bnu SaRdi, hlm. 7;&.

    *an 3rman llah S/ Maka barangsiapa di antara kamu ada yang sakit ataudalam per"alanan %lalu ia berbuka&, maka %wa"iblah baginya berpuasa& sebanyakhari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari lain. %l-#a6arah 1:8&.

    Maksudnya, seseorang boleh tidak berpuasa ketika sedang sakit atau dalamkeadaan bepergian, karena hal itu berat baginya. Maka ia dibolehkan berbukadan meng6adhaRnya sesuai dengan bilangan hari yang ditinggalkannya, padahari-hari lain.

    dapun orang sehat dan mukim %tidak bepergian& tetapi berat %tidak kuat&men"alankan puasa, maka ia boleh memilih antara berpuasa atau memberi

    makan orang miskin. a boleh berpuasa, boleh pula berbuka dengan syaratmemberi makan kepada satu orang miskin untuk setiap hari yangditinggalkannya. Pika ia memberi makan lebih dari seorang miskin untuk setiapharinya, tentu akan lebih baik. *an bila ia berpuasa, maka puasa lebih utamadaripada memberi makanan. bnu MasRud dan bnu bbas berkata Karena itulahllah S/ ber3rman *an berpuasa lebih baik bagimu, "ika kamu mengetahui.%/a!sir bnu KatsirF 14)18&.

    0irman llah S/ %#eberapa hari yang ditentukan itu adalah& bulan Tamadhan,bulan yang di dalamnya diturunkan l-QurRan sebagai petun"uk bagi manusiadan pen"elasan-pen"elasan mengenai petuniuk itu dan pembeda %antara yanghak dan yang bathil&. Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir %di negeritempat tinggalnya& di bulan itu maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu. *anbarangsiapa sakit atau dalam per"alanan lalu ia berbuka& maka %wa"iblah baginyaberpuasa&, sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain.llah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaranbagimu. *an hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamumengagungkan llah atas petun"uk-ya yang diberikan kepadamu, supaya kamubersyukur. %l-#a6arah 1:7&.

  • 7/25/2019 kultum iqbal.docx

    17/18

    llah S/ memberitahukan bahwa bulan yang di dalamnya diwa"ibkan puasabagi mereka itu adalah bulan Tamadhan. #ulan di mana l-QurRan +yangdengannya llah S/ memuliakan umat Muhammad- diturunkan untuk pertamakalinya. llah S/ men"adikan l-QurRan sebagai undang-undang sertaperaturan yang mereka pegang teguh dalam kehidupan. *i dalamnya terdapat

    cahaya dan petun"uk. *an itulah "alan kebahagiaan bagi orang yang inginmenitinya. *i dalamnya terdapat pembeda antara yang hak dengan yang batil,antara petun"uk dengan kesesatan dan antara yang halal dengan yang haram.

    llah S/ menekankan puasa pada bulan Tamadhan karena bulan itu adalahbulan diturunkannya rahmat kepada segenap hamba. *an llah S/ tidakmenghendaki kepada segenap hamba-ya kecuaii kemudahan. Karena itu *iamembolehkan orang sakit dan musa3r berbuka puasa pada hari-hari bulanTamadhan %/a!sir yarul hkam oleh sh Shabuni, 41O)&, dan memerintahkanmereka menggantinya, sehingga sempurna bilangan satu bulan. Selain itu, *ia

    "uga memerintahkan memperbanyak d2ikir dan takbir ketika selesaimelaksanakan ibadah puasa, yakni pada saat sempurnanyaR bulan Tamadhan.Karena itu llah S/ ber3rman

    llah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaranbagimu. *an hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamumengagungkan llah atas petun"uk-ya yang diberikan kepadamu, agar kamubersyukur. %l-#a6arah 1:7&.

    Maksudnya, bila nda telah menunaikan apa yang diperintahkan llah S/, taatkepada-ya dengan men"alankan hal-hal yang diwa"ibkan dan meninggalkansegala yang diharamkan serta men"aga batasan-batasan %hukum&-ya, makahendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur karenanya. %/a!sir bnuKarsir, 14)1:&.

    ?ain llah S/ ber3rman *an apabila para hamba-Ku bertanya kepadamutentang ku maka %"awablah& bahwasanya ku adalah dekat. ku mengabulkanpermohonan orang yang berdo Ra apabila ia memohon Kepada-Ku maka

    hendaklah mereka itu memenuhi %segala perintah&-Ku, dan hendaklah merekaberiman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. %l-#a6arah1:;&.

    Sebab /urunnya ayat tentang uasa

    *iriwayatkan bahwa seorang rab badui bertanya ahai Tasulullah, apakah/uhan kita dekat sehingga kita berbisik atau "auh sehingga kita berteriak

    %memanggil-ya ketika berdoRa&= abi r hanya terdiam, sampai llah S/menurunkan ayat di atas. %/a!sir bnu KatsirF 4)1O&.

  • 7/25/2019 kultum iqbal.docx

    18/18

    /a!siran ayat llah S/ men"elaskan bahwa *iri-ya adalah dekat. amengabulkan doRa orang-orang yang memohon, serta memenuhi kebutuhanorang-orang yang meminta. /idak ada tirai pembatas antara *iri-ya dengansarah seorang hamba-ya. Karena itu, seyogyanya mereka menghadap hanyakepada-ya dalam berdoRa dan merendahkan diri, lurus dan memurnikanketaatan pada-ya semata. %/a!sir bnu Katsir, 4)1:.&

    dapun hikmah penyebutan llah S/ akan ayat ini yang memotiVasimemperbanyak doRa berangkaian dengan hukum-hukum puasa adalahbimbingan kepada kesungguhan dalam berdoRa, ketika bilangan puasa telahsempurna, bahkan setiap kali berbuka.