Kulit dan cara kerjanya

download Kulit dan cara kerjanya

of 23

  • date post

    23-Jan-2018
  • Category

    Education

  • view

    5.166
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Kulit dan cara kerjanya

  1. 1. BIOPSIKOLOGI KULIT
  2. 2. Kelompok 5 IE Psychology DWI MISSELY AULIA (11561204161) FAKHRUL ARIF BUDIANTO (11561102690) NAJLA LATHIFAH ARYANUR (11561202733) NOSY RAHMATIKA (11561202033) RISKI EKA PUTRI (11561204091) SUCI DESYA SAFIRA (11561202729) TAUFIK AKBAR (11561104373)
  3. 3. APA ITU KULIT? Kulit adalah suatu organ pembungkus seluruh permukaan luar tubuh, merupakan organ terberat dan terbesar dari tubuh. Seluruh kulit beratnya sekitar 16% berat tubuh, pada orang dewasa sekitar 2,7-3,6 kg dan luasnya sekitar 1,5- 1,9 meter persegi, tebalnya kulit bervariasi mulai 0,5 mm sampai 6 mm bergantung pada letak, umur, dan jenis kelamin. Kulit merupakan indera untuk stimulus mekanik (raba dan tekan), panas, dingin, dan nyeri
  4. 4. FUNGSI KULIT 1. Melindungi tubuh dari ancaman Dengan adanya kulit yang menjadi bagian terluar tubuh, maka tubuh kita dapat terlindung dari berbagai macam ancaman seperti mikroorganisme yang berbahaya, sinar matahari, mengurangi kerusakan akibat terbentur, serta melindungi kontak langsung dengan zat kimia. 2. Sebagai indra peraba Pada kulit terdapat banyak ujung ujung persarafan tubuh, oleh karena itu ketika mendapat rangsangan, kita dapat merasakannya melalui tubuh 3. Sebagai alat eksresi Kulit merupakan tempat keluarnya keringat, keringat ini merupakan sisa metabolisme yang terdiri atas berbagai unsur yang tidak dibutuhkan lagi oleh tubuh
  5. 5. 4. Sebagai pengatur suhu tubuh Kulit akan terus menjaga agar suhu tubuh tidak dipengaruhi oleh suhu lingkungan, artinya tetap diusahakan suhu tubuh tidak berubah meskipun terjadi perubahan suhu lingkungan. 5. Sebagai penyimpanan lemak Bagian bawah lapisan dermis kulit berperan sebagai tempat penyimpanan lemak. Lemak disimpan dalam bentuk tetes-tetes lemak, dan lemak itu akan digunakan apabila diperlukan 6. Sebagai tempat pembuatan vitamin D Pada Kulit terdapat provitamin D yang berasal dari makanan, dengan bantuan sinar ultraviolet dari matahari, vitamin D tersebut akan diubah menjadi vitamin D.
  6. 6. BAGIAN-BAGIAN KULIT 1. Lapisan Epidermis ( Lapisan Luar atau Kulit Ari ) memiliki tebal kurang lebih 0,1 mm dan terdiri atas empat lapisan jaringan epitel, yaitu : a. Lapisan Tanduk (Stratum Korneum) Merupakan lapisan kulit paling luar dari tubuh, lapisan ini terus mengalami deskuamasi (pengelupasan lapisan paling luar) secara terus menerus. b. Lapisan Malphigi (Stratum Granulosum) Merupakan lapisan kulit yang disusun oleh sel sel hidup yang mendapatkan nutrisi dari pembuluh kapiler pada lapisan dermis juga merupakan lapisan yang berperan dalam memberikan warna pada kulit manusia.
  7. 7. c. Lapisan Spinosum (Stratus Spinosum) Merupakan lapisan kulit yang disusun oleh berbagai sel yang tidak beraturan bentuknya. Sel sel pada lapisan ini memiliki kemampuan untuk membelah diri. d. Lapisan Basal (Stratum Germinativum) Lapisan Ini merupakan lapisan paling bawah dari bagian epidermis. Lapisan Basal Selalu membentuk kulit yang baru sehingga kulit terjaga secara periodik.
  8. 8. 2. Lapisan Dermis (Kulit Jangat) Lapisan Dermis (Kulit Jangat) adalah lapisan kulit yang terdiri atas pembuluh darah, ujung ujung saraf indra, kelenjar minyak, kantung rambut, dan kelenjar keringat. a. Pembuluh Darah Merupakan pembuluh darah kapiler yang berfungsi sebagai pemberi nutrisi dan juga oksigen kepada sel sel kulit serta rambut agar tidak mati dan rusak. b. Ujung Saraf Indra Bagian ujung saraf perasa ini dapat merasakan rangsangan berupa sentuhan, tekanan, nyeri, dingin, dan panas. Sedangkan ujung saraf peraba dapat merasakan kasar atau halusnya sesuatu.
  9. 9. c. Kelenjar Keringat Merupakan kelenjar yang berfungsi untuk sistem eksresi keringat yang terdiri atas air dan mineral lain. Keringat merupakan zat zat sisa metabolisme terutama garam dapur. d. Katung Rambut Merupakan bagian rambut yang berisi akar dan batang rambut. Rambut dapat tumbuh karena mendapat suplai nutrisi dari pembuluh kapiler ke akar rambut. e. Kelenjar Minyak Merupakan kelenjar yang terletak disekitar batang rambut. Kelenjar minyak berfungsi untuk menghasilkan minyak yang menjaga rambut tetap sehat dan agar rambut tidak kering.
  10. 10. 4. Hipodermis ( Jaringan ikat Bawah Kulit) merupakan jaringan ikat yang terletak di bawah lapisan dermis, namun batas pemisah antara bagian Hipodermis dengan bagian dermis ini tidak jelas. Lapisan ini merupakan tempat penyimpanan lemak dalam tubuh, sehingga sering juga dikenal dengan Lapisan Lemak Bawah Tubuh. Lemak tersebut berfungsi untuk melindungi dari benturan benda keras, sebagai penjaga suhu tubuh karena lemak dapat menyimpan panas, dan sebagai sumber energi cadangan.
  11. 11. RESEPTOR KHUSUS UNTUK MERASAKAN: 1. Sentuhan: Reseptornya adalah Korpus Meissner, terletak di ujung saraf yang melingkari akar rambut di dekat permukaan kulit (Epidermis). 2. Nyeri: Ujung saraf bebas diseluruh jaringan luar dan dalam kulit. 3. Panas/ Dingin: Korpus Ruffini/ Korpus Krause 4. Tekanan: Korpus Paccini, Korpus Ruffini & Korpus Krause. terletak agak dalam pada kulit.
  12. 12. CARA KERJA KULIT KuliT menerima rangsangan melalui ujung-ujung saraf peraba, dan diubah dalam bentuk impuls, diteruskan ke otak melalui urat saraf, kemudian otak mengelola rangsangan, dan mengirim kembali perintah ke tubuh untuk menanggapi rangsangan tersebut.
  13. 13. JENIS-JENIS KULIT 1. Kulit normal cenderung mudah dirawat. Kelenjar minyak (sebaceousgland) pada kulit normal biasanya tidak bandel, karena minyak(sebum) yang dikeluarkan seimbang, tidak berlebihan ataupun kekurangan. 2. Kulit Berminyak Penyebab kulit berminyak adalah karena kelenjar minyak (sebaceous gland) sangat produktif, hingga tidak mampu mengontrol jumlah minyak (sebum) yang harus dikeluarkan. 3. Kulit Kering Kulit kering memiliki kadar minyak atau sebum yang sangat rendah dan cenderung sensitif, sehingga terlihat parched karena kulit tidak mampu mempertahankan kelembabannya. 4. Kulit Sensitif Kulit sensitif biasanya lebih tipis dari jenis kulit lain sehingga sangat peka terhadap hal-hal yang bisa menimbulkan alergi (allergen).
  14. 14. Warna kulit Warna kulit sangat beragam, dari yang berwarna putih mulus, kuning, coklat, kemerahan atau hitam. Setiap warna kulit mempunyai keunikan tersendiri yang jika dirawat dengan baik dapat menampilkan karakter yang menarik. Warna kulit terutama ditentukan oleh : 1. Oxyhemoglobin yang berwarna merah 2. Hemoglobin tereduksi yang berwarna merah kebiruan 3. Melanin yang berwarna coklat 4. Keratohyalin yang memberikan penampakan opaque pada kulit 5. Lapisan stratum corneum yang memiliki warna putih kekuningan atau keabu-abuan
  15. 15. Dari semua bahan-bahan pembangun warna kulit, yang paling menentukan warna kulit adalah pigmen melanin. Pigmen melanin dalam kulit ditentukan oleh factor ras, individu, dan lingkungan. Jumlah, tipe, ukuran dan distribusi pigmen melanin ini akan menentukan variasi warna kulit berbagai golongan ras atau bangsa di dunia.
  16. 16. PENYAKIT KULIT 1. LESI PRIMER a. Makula ini merupakan perubahan dalam warna kulit. Mereka bervariasi dalam ukuran dan bentuk, dan tampak sebagai pewarnaan pada kulit b. Papula Terdapat elevasi yang dapat diraba dari kulit yang bervariasi diameternya dari sekitar 1-5 mm. Permukaan dapat tajam, bulat atau datar. c. Nodul serupa dengan papula tetapi terletak lebih dalam. Mereka bervariasi dalam ukuran dan biasanya lebih besar dibandingkan papula.
  17. 17. d. Vesikel Vesikel merupakan lepuh kecil yang dibentuk dengan akumulasi cairan dalam epidermis ; mereka biasanya diisi dengan cairan serosa dan ditemukan pada anak-anak yang menderita eksema. e. Bula Atau Pustula Bula merupakan vesikel besar yang mengandung serum, pus atau darah. Mereka ditemukan pada pemfigus neonatorum. f. Gelegata merupakan elevasi sementara kulit yang disebabkan oleh edema dermis dan dilatasi kapiler sekitarnya. Biasanya berkaitan dengan respon alergi terhadap bahan asing.
  18. 18. 2. LESI SEKUNDER a. Skuama merupakan lapisan tanduk dari epidermis mati yang menumpuk pada kulit yang dapat berkembang sebagai akibat perubahan inflamasi b. Krusta terbentuk dari serum, darah atau nanah yang mengering pada kulit c. Fisura merupakan retakan kecil yang meluas melalui epidermis dan memaparkan dermis. Mereka dapat terjadi pada kulit kering dan pada inflamasi kronik. e. Ulkus merupakan lesi yang terbentuk oleh kerusakan lokal dari seluruh epidermis dan sebagian atau seluruh korium di bawahnya.
  19. 19. 3. EKSEMA INFANTIL Eksema merupakan istilah yang menguraikan setiap dematosis inflamatoar yang khas dengan adanya eritema, papula, vesikula, cairan, krusta dan skuama pada berbagai fase resolusi. Keadaan ini juga diduga merupakan penyakit alergi. (Suatu alergi didefinisikan sebagai perubahan reaksi jaringan pada individu tertentu pada paparan terhadap bahan yang dalam jumlah yang sama, tidak menimbulkan apa-apa pada yang lain). 4. IMPETIGO merupakan infeksi stafilokokus, mulai sebagai lepuh kecil yang mengering dengan cepat untuk membentuk suatu skab dengan sebaran tepi yang mertah basah. 5. PSORIASIS Diagnosis dengan inspeksi tidak sukar. Keadaan ini merupakan penyakit fungsional yang cenderung diwariskan.
  20. 20. 6. SCABIES disebabkan oleh parasit Sarcoptes scabiei. Betina yang hamil bersarang dalam lapisan tanduk dari epidermis. Di sini ia bertelur beberapa butir setiap hari yang menetas mengeluarkan banyak pinjal muda yang makan dalam orifisium dari glandula skretoris. 7. AKNE Akne merupakan penyakit dari folikel sebasea yaitu folikel yang mempunyai glandula sebasea yang banyak dan tidak mempunyai bulu.
  21. 21. Terima kasih