Konsep Seni Islami Seyyed Hossein Nasr

download Konsep Seni Islami Seyyed Hossein Nasr

of 145

  • date post

    18-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    60
  • download

    5

Embed Size (px)

Transcript of Konsep Seni Islami Seyyed Hossein Nasr

  • KONSEP SENI ISLAMI SEYYED HOSSEIN NASR

    (Telaah atas Signifikansi Hubungan Seni dan Spiritualitas di Dunia Modern)

    Oleh:

    Agus Setyawan, S.Th.I N I M. 03.212.400

    TESIS

    Diajukan kepada Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga untuk Memenuhi

    Salah Satu Syarat guna Memperoleh Gelar Magister dalam Ilmu Agama Islam

    Program Studi Agama dan Filsafat Konsentrasi Filsafat Islam

    YOGYAKARTA 2008

    0

  • PERNYATAAN KEASLIAN

    Dengan ini, saya:

    Nama : Agus Setyawan, S.Th.I.

    NIM : 03.212.400

    Jenjang : Magister

    Program Studi : Agama dan Filsafat

    Konsentrasi : Filsafat Islam

    Menyatakan bahwa tesis yang berjudul, KONSEP SENI ISLAMI SEYYED

    HOSSEIN NASR (Telaah atas Signifikansi Hubungan Seni dan Spiritualitas

    di Dunia Modern), secara keseluruhan, adalah hasil penelitian/karya saya sendiri,

    kecuali pada bagian-bagian yang dirujuk sumbernya.

    Yogyakarta, 8 Pebruari 2008

    Saya yang menyatakan,

    Agus Setyawan, S.Th.I.

    1

  • Dr.Syaifan Noor, M.A Dosen Fakultas Ushuluddin

    UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

    NOTA DINAS

    Hal : Tesis Saudara Agus Setyawan Lamp : 1 (satu) Eksemplar

    Kepada Yth Bapak Direktur Program Pascasarjana

    UIN Sunan Kalijaga di

    Yogyakarta Assalamualaikum wr. wb.

    Sesudah melakukan beberapa kali bimbingan, baik dari segi isi, bahasa maupun teknik penulisan, dan setelah membaca skripsi mahasiswa tersebut di bawah ini:

    Nama : Agus Setyawan NIM : 03.212.400 Prodi : Agama dan Filsafat Kons .: Filsafat Islam

    Judul : KONSEP SENI ISLAM SEYYED HOSSEIN NASR (Telaah atas Signifikansi Hubungan Seni dan Spiritualitas di Dunia Modern)

    maka kami selaku Pembimbing berpendapat bahwa Tesis tersebut sudah layak untuk dimunaqasyahkan.

    Demikian, mohon maklum adanya.

    Wassalamualaikum wr. wb.

    Yogyakarta, Januari 2008

    Pembimbing,

    Dr. Syaifan Noor, M.A NIP: 150 236 146

    2

  • 3

  • MOTTO

    Keindahan bentuk luar yang dilihat oleh mata telanjang dapat

    dialami bahkan oleh anak-anak dan binatangsedangkan keindahan

    bentuk dalam hanya dapat ditangkap oleh mata hati dan cahaya visi

    dalam manusia. (Al-Ghazali: Kimiya-i Sahdah)1

    1 Lihat Zainal Arifin Thoha, Eksotisme Seni Budaya Islam (Yogyakarta: Bukulaela,

    2002),143.

    4

  • PERSEMBAHAN

    KUPERSEMBAHKAN TESIS INI UNTUK

    AYAH DAN IBUKU

    YANG HEBAT

    ISTRIKU DAN ANAKKU

    YANG TERCINTA

    DAN SELURUH KELUARGAKU

    YANG INDAH

    5

  • ABSTRAK Penelitian tentang kritik terhadap modernitas yang spesifik meneliti

    pemikiran Seyyed Hossein Nasr telah banyak dilakukan. Namun penelitian yang spesifik memotret kondisi dunia seni modern belum banyak dilakukan. Hal ini penting dilakukan karena kompleksitas dunia modern harus dipandang dari multi sektoral, salah satunya dari dimensi seni. Sekarang telah terlihat dengan jelas dunia seni modern telah mengalami banyak perkembangan positif namun juga membawa dampak negatif. Kebebasan manusia modern dengan cara hidup yang sekuler membuat seni tanpa makna dan gersang spiritualitas serta cenderung hanya untuk pemenuhan kebutuhan pasar. Keadaan ini penting diungkap karena menyangkut eksistensi budaya manusia modern. Budaya modern Barat telah jauh menyerang sendi sendi kehidupan umat Islam khususnya. Salah satu pemikir neo-tradisionalis terkenal bernama Seyyed Hossein Nasr telah mencoba membuka diskusi ini dengan kaca mata tasawuf sebagai solusi merekonstruksi pemahaman tentang seni. Telaah atas pemikiran Seyyed Hossein Nasr tentang seni dimaksudkan agar mengetahui konsep, metode dan dasar pemikiran yang ia pakai yang kemudian dapat dijadikan pertimbangan dan pijakan para pemikir seni.

    Demi mendapatkan sebuah potret pemikiran Nasr yang jelas dilakukan studi budaya dengan pendekatan kefilsafatan agar didapatkan sebuah wacana kritik seni yang dinamis. Konstruksi pemikiran Nasr yang kompleks ditampilkan sebisa mungkin dengan cara melihat latarkesejarahannya yang sangat terpengaruh oleh budaya Persia dan juga dengan mendeskripsikan gagasan-gagasannya yang berada dibeberapa literatur, baik yang Nasr sendiri tulis atau hasil penelitian tentang pemikirannya.

    Hasil dari kegiatan di atas terlihat bagaimana Nasr memiliki sebuah konsep seni yang islami yang didasarkan pada teori metafisis seni Platonian. Sedangkan metode penghayatan seni yang digagas Nasr adalah dengan metode kesufian dengan jalan penapakan jalan spiritualitas, mulai dari syriat, triqat dan hqiqat. Metode ini berfungsi membimbing para seniman dan penikmat seni untuk mengetahui makna batiniyah dari sebuah realitas lahir karya seni yang materialistik. Nasr menyatakan bahwa keindahan yang sebenarnya tidaklah dapat dilihat tanpa menggunakan intellectus yang dalam. Hanya manusia elit saja yang mampu melakukannya. Seni yang islami menurut Nasr dibagi dua, yaitu seni suci dan seni tradisional. Seni islami harus berdasarkan atas ajaran Al-Qurn dan Sunnah Nabi yang mengandung al-barakah al-Muhammadiyyah. Karya seni harus mencerminkan keduanya sehingga manusia yang melihatnya akan melihat tajalli Tuhan pada bentuk-bentuk (form) Tuhan adalah Keindahan Mutlak. Inilah salah satu ciri khas pemikiran Nasr yang perenialis. Corak tradisionalisnya merupakan warisan intelektual Persia dan merupakan kolaborasi pemikiran gnostik Timur dan perenialisme. Konsep seni Nasr memang sangat terikat pada nilai-nilai agama Islam dan kaidah tasawuf yang dapat menghambat kreatifitas seni. Selain itu masih cenderung Persia sentris. Tetapi hal ini perlu, mengingat seni modern yang plural membutuhkan penyegaran spiritualitas.

    6

  • PEDOMAN TRANSLITERASI ARAB-LATIN

    Transliterasi kata-kata Arab yang dipakai dalam penyusunan Skripsi ini

    berpedoman pada Surat Keputusan Bersama Menteri Agama dan Menteri

    Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 158/1987 dan

    0543b/U/1987.

    A. Konsonan Tunggal

    Huruf Arab

    Nama

    Huruf Latin

    Nama

    Alif

    ba

    ta

    sa

    jim

    ha

    kha

    dal

    al

    ra

    zai

    sin

    syin

    s ad

    dad

    Tidak dilambangkan

    b

    t

    s

    j

    h

    kh

    d

    r

    z

    s

    sy

    s

    d

    Tidak dilambangkan

    be

    te

    es (dengan titik di atas)

    je

    ha (dengan titik di bawah)

    ka dan ha

    de

    zet (dengan titik di atas)

    er

    zet

    es

    es dan ye

    es (dengan titik di bawah)

    de (dengan titik di bawah)

    7

  • t a

    z a

    ain

    gain

    fa

    qaf

    kaf

    lam

    mim

    nun

    waw

    ha

    hamzah

    ya

    t

    z

    g

    f

    q

    k

    l

    m

    n

    w

    h

    '

    y

    te (dengan titik di bawah)

    zet (dengan titik di bawah)

    koma terbalik

    ge

    ef

    qi

    ka

    el

    em

    en

    w

    ha

    apostrof

    ye

    B. Konsonan Rangkap Karena Syaddah ditulis Rangkap

    ditulis

    ditulis

    Muta'addidah

    iddah

    C. Ta marbutah di Akhir Kata ditulis h

    ditulis

    ditulis

    ditulis

    ditulis

    Hikmah

    'illah

    Karmah al-auliy'

    Zakh al-fitri

    D. Vokal Pendek

    _____ fathah ditulis a

    8

  • _____

    _____

    kasrah

    dammah

    ditulis

    ditulis

    ditulis

    ditulis

    ditulis

    fa'ala

    i

    ukira

    u

    yahabu

    E. Vokal Panjang

    1

    2

    3

    4

    Fathah + alif

    Fathah + ya mati

    Kasrah + ya mati

    Dammah + wawu mati

    ditulis

    ditulis

    ditulis

    ditulis

    ditulis

    ditulis

    ditulis

    ditulis

    jhiliyyah

    tans

    karm

    furd

    F. Vokal Rangkap

    1

    2

    Fathah + ya mati

    Fathah + wawu mati

    ditulis

    ditulis

    ditulis

    ditulis

    ai

    bainakum

    au

    qaul

    G. Vokal Pendek yang Berurutan dalam Satu Kata dipisahkan dengan

    Apostrof

    ditulis aantum

    9

  • ditulis

    ditulis

    uiddat

    lain syakartum

    H. Kata Sandang Alif + Lam

    Diikuti huruf Qamariyyah maupun Syamsiyyah ditulis dengan menggunakan

    huruf "al".

    ditulis

    ditulis

    ditulis

    ditulis

    al-Qurn

    al-Qiys

    al-Sam

    al-Syam

    I. Penulisan Kata-kata dalam Rangkaian Kalimat

    Ditulis menurut penulisannya.

    ditulis

    ditulis

    aw al-furd

    ahl al-sunnah

    10

  • KATA PENGANTAR

    Puji syukur kita pandajtkan kehadirat Allah SWT sebagai dzat yang Maha

    Menentukan atas segala sesuatu. Khususnya atas limpahan rahmat, petunjuk dan

    kesehatan tentunya sehingga penulis dapat menyelesaikan Tesis ini dengan

    bebagai kendalanya. Berlarut-larutnya penulisan Tesis ini bukan dikarenakan

    penulis malas dan enggan mengerjakannya. Akan tetapi dikarenakan ada beberapa

    hal yang memperlambat proses penulisan Tesis ini.

    Tidak lupa penulis ucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang

    telah memberikan dorongan semangat, pengarahan dan bantuan kepada penulis

    demi terselesaikannya penelitian ini. Secara kh