konsep penginderaan jauh

download konsep penginderaan jauh

If you can't read please download the document

  • date post

    19-Jun-2015
  • Category

    Documents

  • view

    1.044
  • download

    18

Embed Size (px)

Transcript of konsep penginderaan jauh

PENGANTAR PENGINDERAAN JAUH

Oleh: Drs. Santoso

Penginderaan Jauh (RS) adalah ilmu untuk memperoleh informasi tentang permukaan bumi tanpa melakukan kontak langsung dengan obyek.

A. Sumber Energi B. Radiasi dan Atmosfer C. Interaksi dengan Target D. Perekaman energi oleh Sensor

E. Transmisi, Prosessing F. Interpretasi dan Analisis G. Aplikasi

RADIASI ELEKTROMAGNETIK

Karakteristik radiasi elektromagnetik merupakan hal yang sangat penting untuk memahami Penginderaan jauh, yaitu : - Panjang Gelombang - Frekuensi Panjang Gelombang ( ), merupakan panjang satu siklus , dan Frekuensi ( ) Merupakan jumlah siklus panjang gelombang yang melalui titik tertentu per unit waktu, dengan satuan hertz

SPEKTRUM ELEKTROMAGNETIK

SPEKTRUM ELEKTROMAGNETIK

SPEKTRUM ELEKTROMAGNETIK

INTERAKSI DENGAN ATMOSFIR

Perambatan gelombang elektromagnetik dari matahari ke bumi mengalami penyebaran (scattering), yang disebabkan oleh partikelpartikel dalam atmosfir. Perhatikan pada siang hari langit menjadi biru dan pada matahari terbit atau tenggelam, langit menjadi kemerahan. Hal ini disebabkan adanya scattering yang disebabkan oleh partikel-partikel dalam atmosfir

INTERAKSI DENGAN ATMOSFIR

Scattering yang lain yang disebabkan oleh awan atau asap, dan disebut dengan non selective scattering

INTERAKSI DENGAN ATMOSFIR

Selain terjadi penyebaran oleh partikel dalam atmosfir, terjadi pula penyerapan (absorbtion) oleh partikel-partikel dalam atmosfir Ozon, Carbon Dioxida dan Uap Air merupakan tiga komponen utama dalam penyerapan radiasi elektromagnetik

INTERAKSI DENGAN TARGETEnergi yang tidak terserap dan tersebar pada atmosfir dapat mencapai permukaan bumi Energi yang mencapai target (I) akan terbagi lagi menjadi energi yang ditransmisikan (T) diserap target (A)) dan energi yang dipantulkan (R). Energi yang dipantulkan merupakan perhatian yang utama dalam remote sensing Pantulan Sempurna (Specular) Pantulan segala arah Diffuse)

Klorofil, menyerap radiasi gelombang merah dan biru, tetapi memantulkan gelombang hijau dan inframerah dekat. Bilamana kandungan klorofil berkurang (misalnya tumbuhan tidak sehat) maka penyerapan gelombang merah menjadi sedikit dan lebih banyak memantulkan gelombang merah

INTERAKSI DENGAN TARGET

Air, lebih banyak menyerap gelombang inframerah dekat dan gelombang merah, tetapi lebih banyak memantulkan gelombang biru dan hijau, sehingga air nampak biru atau biru kehijauan. Adanya sedimen terlarut akan memantulkan gelombang yang lebih panjang, sehingga nampak lebih terang. Sedangkan adanya klorofil dalam algae akan menyebabkan pantulan gelombang hijau, sehingga air akan nampak lebih hijau

INTERAKSI DENGAN TARGET

Pada panjang gelombang tampak mata, air dan vegetasi susah dibedakan

Pada panjang gelombang ini (inframerah dekat) vegetasi dan air bisa dibedakan

INTERAKSI PADA TUBUH PERAIRAN

PENGIDERAAN SISTEM AKTIF DAN SISTEM PASIF

Inderaja Sistem Pasif

Inderaja Sistem Aktif

KARAKTERISTIK CITRA

Apa perbedaan foto udara dan citra satelit ?

Dalam citra satelit, obyek direkam dengan angka, atau numerik 95 106 76 58 76 75 56 62 82

Foto Udara merupakan image dimana obyek direkam dalam suatu film fotografis.

Dalam Citra satelit, munculnya warna dibangun dengan mengkombinasikan obyek yang direkam pada panjang gelombang yang berbeda (band) yang diletakkan pada warna dasar yang berbeda pula, yakni saluran merah (Red) saluran Hijau (Green) dan saluran Biru (Blue). Bila kombinasi pada saluran RGB menggunakan panjang gelombang yang sama, maka tidak akan muncul warna, karena intensitas datanya sama

WAHANA

SATELIT : ORBIT SATELIT

SATELIT : CAKUPAN PEREKAMAN

RESOLUSISPASIAL SPEKTRAL RADIOMETRIK TEMPORAL

RESOLUSI SPASIAL,UKURAN PIXEL SKALA

RESOLUSI SPASIAL, Mendefinisikan luas liputan di permukaan bumi yang diwakili oleh satu pixel

Satu sel mewakili 30 meter x 30 meter

B

A

Pada Citra dengan resolusi spasial A, lobang akan terdeteksi. Sedangkan bila menggunakan citra dengan resolusi spasial B, maka lubang sulit untuk dikenali. Resolusi Citra A, lebih besar dari Citra B

Citra SPOT PAN Resolusi Spasial 10m x 10 m

Citra NOAA AVHRR, dengan resolusi spasial 4 km x 4 km

Mangrove Identification

Coastal Application

Perbedaan resolusi spasial akan membedakan detail informasi yang diperoleh

RESOLUSI SPEKTRALResolusi spektral mendefinisikan kemampuan sensor untuk mendefinisikan kehalusan interval panjang gelombang

Resolusi spektral yang lebih halus, maka interval panjang gelombang lebih dekat

RESOLUSI RADIOMETRIK

RESOLUSI RADIOMETRIKDapat didefinisikan sebagai rentang dinamis, atau jumlah kemungkinan nilai data pada masing masing band Contoh : Band 1 landsat TM dengan resolusi spektral 0,45 - 0,52 m. Energi yang direkam pada panjang gelombang ini adalah : 256 tingkat keabuan, pada data 8 bit 128 tingkat keabuan pada data 7 bit012 3 4 8 bit 0,45 m 0 1 7 bit 0,45 m 0,52 m 2 0,52 m 127 244 255

RESOLUSI TEMPORALResolusi Temporal dapat didefinisikan, seberapa sering atau kapan sensor dapat melakukan pengamatan pada lokasi yang sama Landsat TM mempunyai resolusi temporal 16 hari SPOT, mempunyai resolusi temporal 26 hari

Sampai lokasi yang sama pada x hari

KAMERA DAN FOTO UDARAFilm fotografi adalah film yang sensitif pada panjang gelombang 0.3 m - 0.9 m Film fotografi ini sering disebut dengan film pankromatik. UV fotografi juga menggunakan film pankromatik, tetapi menggunakan filter untuk mencegah gelombang tampak mata mencapai film. Untuk film berwarna normal, layer sensitif terhadap gelombang merah, hijau dan biru (tampak mata) Untuk foto Color Infrared, layer sensitif terhadap gelombang biru, hijau dan inframerah dekat A, Area B, Lensa C, Focal Plane Untuk foto berwarna semu , target yang sensitif inframerah dekat berwarna merah, sensitif merah warna hijau dan sensitif hijau warna biru

Foto Color

Foto False Color

INTERPRETASI DAN ANALISISUntuk dapat memanfaatkan data penginderaan jauh, kita harus mampu mengekstrak informasi dari citra. Langkah ekstraksi informasi ini disebut dengan interpretasi dan analisis. Analisis dan interpretasi meliputi kegiatan identifikasi dan atau pengukuran target dalam image, untuk memperoleh informasi. Target dapat berbentuk fenomena titik, garis ataupun area. Target haruslah dapat dibedakan, dalam pengertian target haruslah kontras terhadap obyek di sekelilingnya.

ANALISIS DAN INTERPRETASI MANUAL VS ANALISIS DIGITALAnalisis manual dan analisis dijital, mempunyai kelebihan dan kekurangan. Dalam analisis manual, biasanya terbatas pada satu band atau satu image, artinya tidak dapat melakukan analisis beberapa image secara bersamaan. Sedangkan dalam anaisis dijital dapat dilakukan secara bersamaan Dalam analisis manual, biasanya kurang konsisten hasilnya karena bersifat subyektif, yakni sangat tergantung pada interpreter. Sedangkan dalam analisis dijital lebih konsisten, karena anaisisnya didasarkan pada nilai dijital (density number) dalam komputer, sehingga lebih obyektif. Meskipun demikian, untuk menentukan tingkat validitas dan akurasi dari analisis dijital adalah sangat sulit. Kenapa ?

INTERPRETASI SECARA MANUALPengenalan target atau obyek merupakan kunci interpretasi dan ekstraksi informasi. Pengenalan perbedaan antara target dan latar belakangnya berdasarkan pada perbedaan elemen visual yakni : tone/rona bentuk ukuran pola tekstur bayangan asosiasi

INTERPRETASI SECARA MANUALTONE/RONA: Tone/rona mengacu pada kecerahan atau warna relatif suatu obyek dalam image. Secara umum, rona merupakan elemen yang mendasar dalam pembedaan target.

Rona akan lebih mudah diinterpretasikan bila bervariasi dengan elemen bentuk, tekstur, dan pola obyek Tanaman tua

Tanaman muda

INTERPRETASI SECARA MANUAL

BENTUK : Bentuk, mengacu pada struktur dan outline obyek individu

?

INTERPRETASI SECARA MANUALUKURAN : Ukuran obyek dalam image merupakan fungsi skala. Contoh : Ukuran antara bangunan sebagai tempat tinggal dengan bangunan sebagai bangunan komersial.

? ?

INTERPRETASI SECARA MANUAL

POLA : Pola, mengacu pada susunan kenampakan spasial obyek. Pola perkebunan yang dikembangkan Oleh perusahaan akan terlihat teratur dibandingkan dengan pola pertanian yang alami

? ?

INTERPRETASI SECARA MANUALTEKSTUR : Tekstur, mengacu pada susunan dan frekuensi rona suatu obyek, yang nampak pada kenampakan kasar atau halusnya permukaan obyek. Contoh yang jelas adalah dalam membedakan hutan alam dengan hutan tanaman industri, yang relatif punya keseragaman dalam kanopi.

? ?

INTERPRETASI SECARA MANUAL

BAYANGAN/SHADOW : Bayangan memberikan ide dalam membedakan profil atau ketinggian suatu obyek

tanpa bayangan

dengan bayangan

INTERPRETASI SECARA MANUALASOSIASI : Asosiasi berkaitan dengan hubungan antara obyek terhadap obyek yang lain. Sebagai misal daerah pantai dimana di situ terdapat vegetasi pada wilayah muara sungai, mungkin dapat diasosiasikan dengan mangrove

mangrove

CITRA DIJITAL . Citra dijital adalah penyajian obyek dalam format dijital. Citra dijital terdiri dari pixel atau picture element

95 106 76 58 76 75 56 62 82

Digital Number (DN)

digunakan untuk menandai pixel

Nilai DN menyatakan pantulan energi yang diterima oleh sensor

CITRA DIJITAL Pixel Value (Digital Number)penyajian pantulan energi semua Obyek dalam area tertentu pada permukaan bumi (resolusi spasial)

SATELLITELANDSAT-TM

SPASIAL RESOLUTIONNon Thermal meter Thermal meter Multi Spektral meter Panchromatic meter Multi Spektral