KONSEP ILMU EKONOMI ISLAM Oleh: Binti Nur Asiyah, S.Pd.I., M.Si.

23
KONSEP ILMU EKONOMI ISLAM Oleh: Binti Nur Asiyah, S.Pd.I., M.Si. 1

description

KONSEP ILMU EKONOMI ISLAM Oleh: Binti Nur Asiyah, S.Pd.I., M.Si. MATERI. Pengertian Ilmu ekonomi Islam Metode Ilmu ekonomi Islam Ruang lingkup Ilmu ekonomi islam. Ilmu Ekonomi Islam. - PowerPoint PPT Presentation

Transcript of KONSEP ILMU EKONOMI ISLAM Oleh: Binti Nur Asiyah, S.Pd.I., M.Si.

Page 1: KONSEP ILMU EKONOMI ISLAM Oleh: Binti Nur Asiyah, S.Pd.I., M.Si.

KONSEP ILMU EKONOMI ISLAMOleh:

Binti Nur Asiyah, S.Pd.I., M.Si.

Page 2: KONSEP ILMU EKONOMI ISLAM Oleh: Binti Nur Asiyah, S.Pd.I., M.Si.

MATERI• Pengertian Ilmu ekonomi Islam• Metode Ilmu ekonomi Islam• Ruang lingkup Ilmu ekonomi islam

Page 3: KONSEP ILMU EKONOMI ISLAM Oleh: Binti Nur Asiyah, S.Pd.I., M.Si.

Ilmu Ekonomi Islam• Ilmu Ekonomi menurut ekonom neo klasik adalah studi tentang

prilaku orang dan masyarakat dalam memilih cara mengunakan sumberdaya yang langka dan memiliki berberapa alternatif penggunaan, dalam rangka memproduksi berbagai komoditi, untuk menyalurkan nya-baik saat ini maupun di masa depan kepada berbagai individu dan kelompok yang ada dalam suatu masyarakat.

• Ekonomi adalah aktifitas KOLEKTIF!• Ilmu Ekonomi dalam Islam adalah ilmu yang mempelajari segala

prilaku manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya dengan tujuan memperoleh falah (kedamaian & kesejahteraan dunia-akhirat).

• Prilaku manusia disini berkaitan dengan landasan-landasan syariat sebagai rujukan berprilaku dan kecenderungan-kecenderungan dari fitrah manusia.

3

Page 4: KONSEP ILMU EKONOMI ISLAM Oleh: Binti Nur Asiyah, S.Pd.I., M.Si.

4

Ilmu Ekonomi Islam vs Ilmu Ekonomi Modern

• Dalam rangka memenuhi kebutuhan yang tidak terbatas, Ilmu ekonomi islam dikendalikan oleh nilai-nilai Dasar Islam sedangkan dalam Ilmu ekonomi modern dikuasai oleh kepentingan diri Individu.

• Dalam ilmu ekonomi Islam, untuk memenuhi kebutuhan manusia dilakukan dengan pertukaran terpadu dan transfer satu arah dituntun oleh etika islami, kekuatan pasar dan kekuatan bukan pasar, sedangkan di ilmu ekonomi modern pertukaran dituntun oleh kekuatan pasar.

Page 5: KONSEP ILMU EKONOMI ISLAM Oleh: Binti Nur Asiyah, S.Pd.I., M.Si.

5

• Ilmu ekonomi modern menganggap kesejahteraan individu sebagai fungsi yang kian meningkat dari komoditi dan jasa yang menurut skala nilai ingin dimilikinya, sedangkan dalam ilmu ekonomi islam kesejahteraan sosial dapat dimaksimalkan jika sumber daya ekonomi dialokasikan sedemikian rupa sehingga tidak seorangpun lebih baik dengan menjadikan orang lain lebih buruk di dalam kerangka Al-Qur’an dan sunnah.

Page 6: KONSEP ILMU EKONOMI ISLAM Oleh: Binti Nur Asiyah, S.Pd.I., M.Si.

6

• Ilmu ekonomi islam menekankan mencari nafkah yang halal (QS. Al-Baqarah; 168), Mencari kekayaan dengan cara tidak sah dilarang (QS. An-Nisa’; 29), Monopoli sumber daya u/ segelintir orang tidak disetujui dalam islam (QS. Al-Hasyr; 7), Kekayaan orang kikir hny memberikan keuntungan individu jg menjadikn rintangan dan menghalangi pertumbuhan moral dan spiritual (QS. Ali Imron; 180), Larangan berlebih-lebihan(QS. Al-An’am;141), Hidup boros mrupakan saudara setan (QS. Al-Isra; 27)

Page 7: KONSEP ILMU EKONOMI ISLAM Oleh: Binti Nur Asiyah, S.Pd.I., M.Si.

• Tujuan Ilmu ekonomi Islam menurut Chapra yang dikutip dari pendapat Al-Ghazali (w.505/1111) adalah merealisasikan maqashid syariah. Yakni tercapainya kesejahteraan manusia yang terletak pada perlindungan terhadap :

1. Agama (ad-diin)2. Diri (nafs)3. Akal (‘aql)4. Keturunan (nasl)5. Harta benda (maal).

Page 8: KONSEP ILMU EKONOMI ISLAM Oleh: Binti Nur Asiyah, S.Pd.I., M.Si.

Definisi Ekonomi Dalam IslamS.M. Hasanuzzaman, “ilmu ekonomi Islam adalah pengetahuan dan aplikasi ajaran-ajaran dan aturan-aturan syariah yang mencegah ketidakadilan dalam pencarian dan pengeluaran sumber-sumber daya, guna memberikan kepuasan bagi manusia dan memungkinkan mereka melaksanakan kewajiban-kewajiban mereka terhadap Allah dan masyarakat.”M.A. Mannan, “ilmu ekonomi Islam adalah suatu ilmu pengetahuan social yang mempelajari permasalahan ekonomi dari orang-orang memiliki nilai-nilai Islam.” Khursid Ahmad, ilmu ekonomi Islam adalah “suatu upaya sistematis untuk mencoba memahami permasalahan ekonomi dan perilaku manusia dalam hubungannya dengan permasalahan tersebut dari sudut pandang Islam.”

8

Page 9: KONSEP ILMU EKONOMI ISLAM Oleh: Binti Nur Asiyah, S.Pd.I., M.Si.

M.N. Siddiqi, ilmu ekonomi Islam adalah respon “para pemikir muslim terhadap tantangan-tantangan ekonomi zaman mereka. Dalam upaya ini mereka dibantu oleh Al Qur’an dan As Sunnah maupun akal dan pengalaman.”

M. Akram Khan, “ilmu ekonomi Islam bertujuan mempelajari kesejahteraan manusia (falah) yang dicapai dengan mengorganisir sumber-sumber daya bumi atas dasar kerjasama dan partisipasi.”

Louis Cantori, “ilmu ekonomi Islam tidak lain merupakan upaya untuk merumuskan ilmu ekonomi yang berorientasi manusia dan berorientasi masyarakat yang menolak ekses individualisme dalam ilmu ekonomi klasik.”

Definisi Ekonomi Dalam Islam (lanjutan)

9

Page 10: KONSEP ILMU EKONOMI ISLAM Oleh: Binti Nur Asiyah, S.Pd.I., M.Si.

Ekonomi Islam• Surah Ali Imran (3) ayat 109:

Kepunyaan Allah-lah segala yang ada di langit dan di bumi; dan kepada Allah –lah dikembalikan segala urusan.

• Surat Asy-Syura (42) ayat 12:Kepunyaan-Nya-lah perbendaharaan langit dan bumi; dia melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyempitkan (nya). Sesungguhnya Dia Maha mengetahui segala sesuatu.

• Surah Ar-Ra’d (13) ayat 26:Allah meluaskan rezeki dan menyempitkannya bagi siapa yang Dia kehendaki. Mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehiduan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan (yang sedikit)

• Surah Hud (11) ayat 6:Dan tidak ada suatu bintang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh).

10

Page 11: KONSEP ILMU EKONOMI ISLAM Oleh: Binti Nur Asiyah, S.Pd.I., M.Si.

Definisi Konvensional• Alfred Marshall mengartikan ekonomi sebagai political economy atau

economics sebagai studi manusia dalam urusan hidupnya sehari-hari• Ekonomika adalah studi tentang penggunaan sumber daya yang

langka (scarce) untuk memenuhi keinginan manusia (yang tidak terbatas)

• Ilmu ekonomi berarti Ilmu yang mempelajari prilaku manusia dalam memenuhi kebutuhannya yang tak terbatas menggunakan faktor-faktor produksi yang terbatas.

• Sumber daya bagi islam , Allah menciptakanya tidak terbatas, hanya kreatifitas manusia untuk menggali semua potensi yang ada. (QS. Al-Jatsiyah (45);13, QS. Luqman (31):20)

• Masalah utama ekonomi adalah kelangkaan (scarcity) dan pilihan (choices) dan pengorbanan (opportunity cost)

11

Page 12: KONSEP ILMU EKONOMI ISLAM Oleh: Binti Nur Asiyah, S.Pd.I., M.Si.

• Esensinya manusia akan dihadapkan pada seni mengelola sumber daya dengan melakukan pilihan untuk mendapatkan manfaat dari suatu pilihan dan menghilangkan manfaat dari pilihan lain untuk mencapai tujuannya.

• Permasalahannya, apakah kelangkaan (scarce) itu suatu yang tidak terhindarkan?

• Mengapa?• Bagaimana konsekuensi logis? Pilihan dan

pengorbanan dapat tercipta?

Page 13: KONSEP ILMU EKONOMI ISLAM Oleh: Binti Nur Asiyah, S.Pd.I., M.Si.

Contoh:

• Lihat ilustrasi sederhana di sekitar kita. Bayangkan seorang mahasiswa biasa tingkat pertama, bisa jadi ia menginginkan untuk mengerjakan tugas ospek sekaligus tugas kuliah dengan sempurna. Namun waktu membatasinya. Atau keinginan untuk memiliki buku teks sekaligus pulsa untuk telepon selulernya. “Pendapatan‟ atau jatah dari orang tua membatasinya. Apabila ilustrasi ini diterapkan kepada profil mahasiswa anak seorang konglomerat. Pilihannya bisa jadi antara mempergunakan waktunya untuk masuk kuliah secara penuh atau pergi bersama keluarga berlibur. Atau antara membeli unit PC baru dengan memperbarui telepon selulernya dengan I-phone. Secara umum, manusia dibatasi oleh waktu, pendapatan, harga, dan berbagai faktor lainnya untuk mendapatkan apa yang diinginkannya. Hal ini terjadi karena secara relatif keinginan melebihi kapasitas pemenuhannya. Konteks kelangkaan ini juga terjadi pada tingkat komunitas atau sosial. Secara mendasar sumber daya yang dihasilkan/dimiliki relatif lebih sedikit dibandingkan jumlah yang diinginkan oleh masyarakat.

Page 14: KONSEP ILMU EKONOMI ISLAM Oleh: Binti Nur Asiyah, S.Pd.I., M.Si.

Perkembangan Ilmu Ekonomi Islam

1930’s – 40’s Fiqh and Kalam

1950’s – early 60’s Economic teachings and principles of

Islam

1970’s – 80’s Calls for Islamic

economics and Islamic economics

system

End of Second World War

(Akhir Perang dunia ke II) Desire to be free of colonial influence

(Keinginan bebas dari pengaruh Kolonial)

Islamic Resurgence/ Kebangkitan Islam

Political independence of Muslim countries(Politik kemerdekaan orang-orang muslim)

14

Page 15: KONSEP ILMU EKONOMI ISLAM Oleh: Binti Nur Asiyah, S.Pd.I., M.Si.

• Islam sebagai nilai dan juga sistem kehidupan pernah menghantarkan manusia pada periode kehidupan yang sejahtera, baik lahir maupun batin, materi maupun rohani. (Jurnal, anita Rahmawaty, Islamisasi Ilmu ekonomi)

• Gerakan kebangkitan Islam merupakan usaha aktif kaum muslim untuk membangun keseluruhan tatanan sosial yang sesuai dengan visi ideologis Islam.

Page 16: KONSEP ILMU EKONOMI ISLAM Oleh: Binti Nur Asiyah, S.Pd.I., M.Si.

Perbandingan Ekonomi

Ekonomi

Sistem Ekonomi

Sosialisme Islam Kapitalisme

Paradigma Marxis Syari’ah Ekonomi Pasar

BasisTak ada pemilikan pribadi

‘Manusia Muslim’ (islamic man)

Manusia Ekonomi

Landasan Filosofis Dialektik Khalifah Allah

di bumiIndividualisme berdasar laissez faire

16

Page 17: KONSEP ILMU EKONOMI ISLAM Oleh: Binti Nur Asiyah, S.Pd.I., M.Si.

RUANG LINGKUP ILMU EKONOMI ISLAM

Ruang lingkup Ilmu Ekonomi Islam menekankan pada penerapan dan analisa ekonomi Islam diantaranya:• Penghilangan unsur riba• Penghilangan unsur gharar / judi dll• Moral• Sosial, budaya, politik dan sejarah ekonomi

Tujuan Ilmu ekonomi islam menurut capra; merealisasikan kesejahteraan manusia yang mana ini merupakan realisasi dari maqasid syariah.

Page 18: KONSEP ILMU EKONOMI ISLAM Oleh: Binti Nur Asiyah, S.Pd.I., M.Si.

METODOLOGIMannan (1997), dalam hal metodologik dalam Ilmu Ekonomi Islam, dibatasi pada pembicaraan:• Apakah Ilmu ekonomi Islam adalah suatu ilmu

pengetahuan normatif, positif, atau bersifat keduanya• Apakah teori ekonomi Islam diperlukan?• Apakah ilmu ekonomi Islam merupakan sistem atau

ilmu pengetahuan?Untuk menjawab persoalan tersebut diperlukan metode, bisa deduktif maupun induktif.

Page 19: KONSEP ILMU EKONOMI ISLAM Oleh: Binti Nur Asiyah, S.Pd.I., M.Si.

• Metode deduktif dapat diterapkan pada ekonomi islam dalam rangka mendeduksi prinsip sistem Islam itu dari sumber-sumber hukum islam.

• Metode induktif dapat digunakan untuk mendapatkan penyelesaian dari problem ekonomi dengan menunjuk pada keputusan historik yang sahih.

Page 20: KONSEP ILMU EKONOMI ISLAM Oleh: Binti Nur Asiyah, S.Pd.I., M.Si.

Apakah Ilmu ekonomi Islam adalah suatu ilmu pengetahuan normatif, positif, atau bersifat keduanya• Ilmu ekonomi positif mempelajari problema-problema ekonomik seperti

apa adanya• Ilmu ekonomi normatif mempersoalkan bagaiamana seharusnya sesuatu

itu.• Ilmu Ekonomi barat lebih banyak membatasi pada persoalan positif

daripada membahas persoalan normatif, yang tergantung pada penilaian tentang apa yang baik dan apa yang buruk.

• Dalam ilmu ekonomi islam, aspek normatif dan positif saling berkaitan karena suatu pertimbangan nilai tertentu mendasari semua alasan pemikiran ekonomik.

• Ilmu ekonomi positif/sekuler melihat fungsi kesejahteraan yang mempengaruhi investasi, berasal dari sumber masyarakat.

• Ilmu ekonomi islam melihat kesejahteraan berasal dari sumber yang ada di luar masyarakat yaitu kehendak Allah dan tentunya variabel yang dalam masyarakat tunduk pada prinsip syariah (hukum Islam).

Page 21: KONSEP ILMU EKONOMI ISLAM Oleh: Binti Nur Asiyah, S.Pd.I., M.Si.

• Sebuah ilustrasi, ketika “pengangguran terjadi” atau “inflasi” apakah ini permasalahan positif atau normatif? Bagaimana upaya pemerintah mengurangi pengangguran atau mencegah inflasi?

• Dalam Ilmu ekonomi islam volume investasi swasta, tidaklah dipengaruhi oleh bunga, karena bunga itu dilarang oleh syariat. Berbeda dalam ekonomi positif sbgmna teori perputaran uang Irving fisher:

• M*V=P*TM = Jumlah banyaknya uang beredarV = Velocity of money (berapa banyak uang berpindah tangan)P = HargaT = Volume of trade (Transaksi barang-barang)

• Ketidakacuhan Preferensi (indifference preference) Hicks, “Jika seseorang membeli lebih banyak dari suatu barang ketika pendapatan nyatanya naik, maka dia juga akan membeli lebih banyak dari barang itu, apabila ceteris paribus (keadaan-keadaan lainnya tetap sama), harganya turun”

• Islam dalam hal ini konsumen mungkin akan menolak membeli “lebih banyak barang” bila harga turun atau pendapatan naik, karena ia berpendapat ia telah melampaui batas-batas “moderat” sebagaimana yang ditentukan dalam syari’ah.

Page 22: KONSEP ILMU EKONOMI ISLAM Oleh: Binti Nur Asiyah, S.Pd.I., M.Si.

Apakah Ilmu Ekonomi Islam merupaakan suatu “Sistem” atau “Ilmu Pengetahuan”?• Ilmu adalah pengetahuan yang dirumuskan secara sistematis.• Ilmu didefinisikan juga sebagai suatu wadah pengetahuan yang

terorganisasi mengenai dunia fisik, baik yang bernyawa maupun tidak bernyawa

• Definisi ilmu yang lengkap harus ditambah dengan sikap dan metode yang melaluinya wadah pengetahuan itu bisa terbentuk.

• Ekonomi islam sebagai sebuah Sistem adalah bagian dari suatu tata kehidupan lengkap berdasarkan empat bagian yang nyata dari pengetahuan yaitu Pengetahuan yang diwahyukan (Al-Qur’an), Praktek-praktek yang berlaku pada masa Rasululllah SAW (Hadits), deduksi analogik, dan penafsiran berikutnya serta konsensus yang terjadi di masyarakat/ulama (Ijma).

• Sistem memiliki prinsip yang mengatur seluruh tata kehidupan.

Page 23: KONSEP ILMU EKONOMI ISLAM Oleh: Binti Nur Asiyah, S.Pd.I., M.Si.

• Sudarsono (2004) Keterpaduan ilmu dan nilai menjadikan ekonomi Islam sebagai konsep yang integral dalam membangun keutuhan hidup bermasyarakat.

• Ekonomi islam sebagai ilmu menjadikan ekonomi islam dapat dicerna dengan menggunakan metode-metode pengetahuan pada umumnya, sehingga ekonomi islam bisa dikaji dan dikembangkan sekaligus dipraktikkan.