Konflik Vietnam

download Konflik Vietnam

of 29

  • date post

    17-Sep-2015
  • Category

    Documents

  • view

    24
  • download

    14

Embed Size (px)

description

Perang Vietnam

Transcript of Konflik Vietnam

MAKALAH KONFLIK VIETNAM DAN PENYELESAIANUntuk Memenuhi Tugas kelompok Mata kuliah Sejarah Asia Tenggara II yang dibimbing Oleh Musa Pelu S.Pd, M.Pd

Disusun Oleh : Ani Maulana(K4413006) Dewi Wulandari(K4413017) Estri Wulandari(K4413027) Galuh Septian H(K4413034)PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAHFAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKANUNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA2014KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang atas limpahan rahmat dan karuniaNya sehingga kami dapat menyelesaikan Makalah Sejarah Asia Tenggara yang berjudul Konflik Vietnam dan Penyelesaian ini tepat pada waktunya. Makalah ini kami susun berdasarkan dengan pengetahuan yang kami dapatkan dari membaca beberapa buku dan browsing tentang koflik Vietnam dan penyelesaian konflik tersebut. Oleh karena itu, kami menyusun makalah ini agar kami lebih memahami sejarah konflik Vietnam dan Penyelesaiannya.Kami menyadari bahwa makalah yang kami susun ini jauh dari kesempurnaan. Untuk itu, kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan demi perbaikan makalah ini. Kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penyusunan makalah ini. Akhir kata, Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca yang budiman.

Penyusun

BAB IPENDAHULUANA.Latar BelakangKonflik Vietnam merupakan konflik yang sudah terjadi sejak dulu.Konflik ini menjadi rumit karena banyaknya campur tangan dari negara lain seperti Perancis,Inggris,RRC,Rusia,dll.Yang pertama adalah penjajahan Perancis yang sudah menjalin hubungan sejak Kerajaaan Annam.Perancis yang menggunakan politik asimilasi yaitu ingin menghilangkan budaya asli.Politik itu ditanamkan dikawasan Indo china termasuk Vietnam didalamnya.Pada awalnya hubungan Vietnam-Perancis berjalan baik karena bantuan Perancis,Putra mahkota Nguyen Ahn dapat merebut tahtanya dari pemimpin pemberontakan Tayson.Keadaan menjadi buruk antara Vietnam-Perancis karena para pendeta katholik dibatasi dan di tindas.Hal itu membuat Perancis dapat menguasai Indo china termasuk Vietnam.Perancis yang kaku dan tidak adil membuat rakyat Vietnam melakukan pemberontakan.Pemberontakan ini banyak campur tangan dari negara lain seperti Inggris yang bersekutu dengan Perancis.Adanya perjanjian Jenewa yang membuat Vietnam terpecah menjadi dua yaitu Vietnam utara dan selatan.Vietnam utara yang didukung oleh Rusia dan RRC,sedangkan Vietnam selatan didukung Amerika Serikat.Konflik antara Vietnam utara dan selatan menggambarkan peperangan dua ideology besar dunia yaitu Rusia dengan komunis dan Amerika dengan liberalis.Disinilah terjadilah perbedaan pandangan antara rakyar Vietnam dan negara asing yang membantu.Rakyat Vietnam menginginkan kemerdekaan dan melawan kolonialisme sedangkan Negara asing yang membantu melawan ideology yang berbeda pandangan.

B.Rumusan Masalah1. Bagaimana permasalahan awal konflik Vietnam dengan Perancis ?2. Bagaimana perkembangan konflik Vietnam yang mendapat campur tangan dari berbagai negara ?3. Bagaimana akhir dari konflik Vietnam dan penyelesaiaannya hingga mencapai kemerdekaan saat ini ?

C.Tujuan MasalahDengan tersusunnya makalah ini diharapkan pembaca agar dapat :1. Mengetahui dan memahami sejarah permasalahan konflik Vietnam-Perancis2. Mengetahui dan memahami konflik Vietnam yang banyak mendapat campur tangan negara lain3. Mengetahui dan memahami akhir dari konflik Vietnam hingga mencapai kemerdekaan saat ini

BAB IIPEMBAHASANA. Awal Masuknya Imperialisme Perancis di Vietnam Vietnam merupakan sebuah negara yang terletak di semenanjung indochina di Asia Tenggara. Negara ini menganut paham sosialis komunis. Sebelumnya Vietnam merupakan wilayah jajahan Perancis. Sejak abad ke-19, negara ini sudah ditaklukkan oleh para tentara Perancis. Rasa nasionalisme mulai muncul sejak awal abad ke-20 dari pendidikan yang didapatkan oleh para intelektual. Adanya rasa senasib sepenanggungan semakin meningkatkan rasa nasionalisme. Nasionalisme itu dibuktikan dengan dibentuknya partai-partai dan organisasi dan salah satunya adalah partai komunis vietnam yang kemudian berubah menjadi Vietminh dengan pemimpinnya yaitu Ho Chi Minh.Tujuan utama Perancis datang pertama kalike Vietnam adalah untuk berdagang.Kemudian lama kelamaan Perancis ingin menjadikan Vietnam menjaditanah jajahannya, sebab Vietnam mempunyai banyak potensi hasil bumi dan kekayaan alam dan bahkan menjadi lumbung padi bagi seluruh kawasan Indo-China, makaberbagai cara ditempuhPerancisuntuk mendapatkan Vietnam.Sejak zaman kuna hinggga modern, kawasan Indo-china merupakan daerah yang penuh dengan gejolak, baik berupa perebutan kekuasaan maupun dan perang saudara maupun melawan imperialisme asing. Di antara bangsa asing atau bangsa barat yang berhasil menanamkan kekuasaannya di Indo-China khususnya di Vietnam adalah bangsa Prancis. Ketika di kerajaan Annam, baik Annam Utara di bawah kekuasaan dinasti Le-Loi maupun Annam Selatan di bawah pemerintahan dinasti Nguyen-Hoang pada tahun 1773-1802 mulai terjadi kekacauan terutama adanya pemberontakan Tay-Son tahun 1773. Pemberontak Tay-son dipimpin oleh tiga bersaudara yang masing-masing bernama Nguyen Van Nhac,Nguyen Van Lu dan Nguyen Van Hue. Pada tahun 1782 para pemberontak telah berhasil menguasai Saigon, Hue, Cochin-China dan mengadakan pengejaran serta pembunuhan keluarga raja Nguyen-Hoang. Di antara keluarga kerajaan yaitu Nguyen Phuc-Anh (Nguyen-Anh), Seorang putra mahkota kerajaan yang baru berusia 15 tahun, tahun 1785 berhasil lolos dan melarikan diri ke Ayutia. Dalam pelarian ke Ayutia inilah Nguyen-Anh bertemu denagn Pigneau de Bahaine, seorang pendeta nasrani yang sedang mengadakan misi penyebaran Katholik di Ayutia. Berkat pendidikan dan bantuan atau perantaraan Pigneau de Bahaine Nguyen-Anh dapat bekerja sama dengan Perancis, sehingga terjadi perjanjian antara Nguyen-Anh dengan Perancis. Isi perjanjian tersebut secara garis besar adalah:Perancis bersedia memberi bantuan kapal-kapal perang, tentara dan pasukan dengan syarat pulau Condore dan Teluk Tourane diserahkan kepada Perancis. Dengan bantuan Perancis, Nguyen-Anh berusaha merebut kembali kekuasaan keluarga Nguyen dan berhasil mengalahkan para pemberontak Tay-Son serta menyatukan kerajaan Annam kembali. Kemudian pada tanggal 1 Juni 1802 ia mengangkat dirinya sebagai penguasa Vietnam di Hue dengan gelar Gia-Long hingga tahun 1820. Nguyen-Anh inilah dikenal sebagai pendiri dinasti Nguyen yang berkuasa sampai tahun 1945 yang berkuasa atau kekuasaannya meliputi seluruh wilayah Vietnam.Di sisi lain, yaitu bantuan Perancis kepada Nguyen-Anh mempunyai tujuan politik tertentu. Bagi Perancis perjanjian Nguyen-Anh dengan Perancis dilatarbelakangi oleh politik Perancis untuk menguasai Indo-China dengan memperalat Nguyen-Anh. Hal ini terbukti bahwa selama Perancis perjanjian Nguyen-Anh dengan Perancis dilatarbelakangi oleh politik Perancis untuk menguasai Indo-China dengan memperalat Nguyen-Anh meskipun pada akhirnya Gia-Long curiga dan membatasi gerak kaum Room-Katholik di Vietnam.Dibawah pemerintahan Gia Long (1802-1820) agama Katholik Roma dapat berkembang dengan leluasa. Gia Long dapat merebut tahtanya hanya karena bantuan pendeta-pendeta Katholik Roma Perancis ini, Karena itulah Gia Long terpaksa memberi keleluasaan bergerak kepada kaum Katholik Roma Perancis di Indo-China. Tetapi akhirnya Gia Long sendiri curiga terhadap mereka dan mulai membatasi gerak-gerik mereka.Agama Katholik Roma sebenarnya telah ada jauh sebelum pemerintahan Gia Long, telah masuk di Indo-China, ialah pada tahun 1615 dibawa oleh bangsa Portugis dan Spanyol yang berdagang di Indo-China. Tetapi agama ini baru berkembang hebat pada masa pemerintahan Gia Long dan kemudian dibawah Imperialisme Perancis. Pada waktu sekarang ini, bangsa Indo-China yang menganut agama Katholik Roma ini sekitar 10% dari total jumlah penduduk Indo-China. Banyak dari mereka ini mendukung Ho Chi Minh (nasionalis, bukan komunis) melawan imperialisme Perancis.Pengganti-pengganti Gia Long, adalah: Minh Mang (1820-1840), Thieu Tri (1840-1847) dan Tu Duc (1847-1883), semuanya anti-Khatolik Roma dan menindasnya. Justru penindasan inilah yang menyebabkan Perancis menyerang Indo-China. Ini terjadi pada masa pemerintahan Tu-Duc.

1. Indo-China jatuh dalam tangan Perancis (1883)Tu Duc yang memerintah Vietnam dari tahun 1847-1883, mendindas kaum Katholik dan mencoba menutup Indo-China bagi bangsa asing. Ini adalah reaksi dari kejadian-kejadian di China, contoh: Perang Candu yang menyebabkan terbukanya China bagi bangsa asing. Dengan alasan untuk melindungi warga negaranya, Perancis menyerbu Cochin-China pada tahun 1858. Tentara Vietnam dapat dikalahkan, tetapi Perancis gagal dalam serbuannya ke Hue, ibukota Vietnam. Perang ini berlangsung selama 4 tahun (1858-1862). Pada tahun 1862, terjadilah Perjanjian Saigon yang memuat:a. Bagian timur Cochin-China menjadi milik Perancis (milik Perancis pertama di Indo-China yang merupakan pijakan dan pangkalan operasi nanti untuk menguasai seluruh Indo-China).b. Pelabuhan-pelabuhan Tourane, Balat, Kuang-An, dibuka untuk Perancis.c. Kebebasan beragama Katholik Roma.

Chochin-China adalah daerah penghasil beras bagi seluruh Indo-China. Vietnam tanpa Chochin-China tidak dapat hidup, karena penduduk Vietnam (terlebih di Tongkin) sangat padat dan hampir selalu kekurangan pangan. Namun hal ini berhasil ditutup dengan beras dari Chochin-China yang berkelebihan beras. Karena itu, siapa yang menggenggam Chochin-China berarti juga menggenggam seluruh Indo-China. Hal ini Perancis sangat tepat dalam memilih Chochin-China.Pada masa Tu Duc, terjadi kesalahan politik. Pada tahun 1873-1874, Francis Garnier. Seorang petualang Perancis, atas kehendaknya sendiri menyerbu Tongking dan menduduki Hanoi, namun tindakannya dapat dikalahkan oleh tentara Vietnam. Dengan segera Perancis menawarkan penyelesaian soal Hanoi ini dan menerimanya. Terjadilah Perjanjian Saigon lagi tahun 1874 ya