KOMUNITAS PHBS

Click here to load reader

  • date post

    01-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    32
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of KOMUNITAS PHBS

Askepku keperawatanKAMIS, 22 MARET 2012Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

BAB IPENDAHULUAN1.1 Latar BelakangTidak jarang istilah PHBS terdengar di masyarakat. Jika dilihat dari kepanjangannya yakniPerilaku Hidup Bersih dan Sehat, tentu kita langsung mengetahui apa itu PHBS, singkat katamengenai perilaku seseorang menyangkut kebersihan yang dapat mempengaruhi kesehatannya. Banyak penyakit dapat dihindari dengan PHBS, mulai dari Diare, DBD, flu burung, atau pun flubabi yang akhir-akhir ini marak. Salah satu faktor yang mendukung PHBS adalah kesehatanlingkungan. Dua istilah penting dalam kesehatan lingkungan yang harus dipahami dandiinterpretasikan sama oleh seluruh tenaga kesehatan yang terlibat agar kegiatan yang dilakukandapat berhasil dengan baik. Lingkungan diartikan sebagai akumulasi dari kondisi fisik, social,budaya, ekonomi dan politik yang memengaruhi kehidupan dari komunitas tersebut. Sedangkankesehatan dari suatu komunitas bergantung pada integritas lingkungan fisik, nilai kemanusiaandalam hubungan social, ketersediaan sumber yang diperlukan dalam mempertahankan hidup danpenaggulangan penyakit, mengatasi gangguan kesehatan secara wajar, pekerjaan dan pendidikanyang dapat tercapai, pelestarian kebudayaan dan toleransi terhadap perbedaan jenis, akses darigaris keturunan serta rasa ingin berkuasa dan memiliki harapan.Kesehatan lingkungan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam pelaksanaan perawatankomunitas. Maka guna tercapainya keberhasilan intervensi perawatan komunitas perlu adanyapembahasan khusus mengenai PHBS kesehatan lingkungan.1.2 Tujuan1.2.1 Mengetahui pengertian dan komponen lingkungan1.2.2 Mengetahui pengertian Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)1.2.3 Mengetahui pengertian kesehatan lingkungan1.2.4 Mengetahui permasalahan kesehatan lingkungan di negara berkembang1.2.5 Mengetahui kegiatan tenaga kesehatan guna mengatasi permasalahan kesehatan lingkungan

BAB IITINJAUAN PUSTAKA2.1 LINGKUNGANPengertian lingkungan berbeda-beda menurut disiplin berbagai disiplin ilmu. Menurut ahli cuaca dan iklim lingkungan berarti atmosfer, ahli sedangkan menurut ahli teknologi lingkungan, makalingkungan berarti atmosfer dengan ruangannya. Ahli ekologi berpendapat bahwa lingkungansama artinya dengan habitat hewan dan tumbuhan.Menurut Haryoto K. (1985), lingkungan dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang ada disekitar manusia. Secara lebnih rinci, lingkungan dibagi menjadi beberapa komponen yaitusebagai berikut :1.Lingkungan fisik, meliputi tanah, air, dan udara serta hasil interaksi diantara factor-factortersebut2.Lingkungan Biologi, yang termasuk ke dalam lingkungan ini adalah semua organisme hidupseperti binatang dan tumbuh tumbuhan, serta mikroorganisme lain.3.Lingkungan sosial. Lingkungan social dimaksud adalah semua interaksi antara manusia, yangmeliputi factor budaya, ekonomi, dan psiko-sosial.

2.2 PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHATSehat adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan social yang memungkinkan setiap oranghidup produktif secara social dan ekonomi. (UU Kesehatan RI No. 23 tahun 1992) Kesehatan merupakan hak asasi manusia dan sekaligus merupakan investasi sumber dayamanusia, serta memiliki kontribusi yang besar untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Indikator Kesehatan

a. Indikator PositifStatus GiziTingkat Pendapatanb. Indikator NegatifMortalitas (Angka Kematian)Morbiditas (Angka Kesakitan)

Perilaku kesehatan pada dasarnya adalah respon seseorang (organism) terhadap stimulus yangberkaitan dengan sakit dan penyakit, sistem pelayanan kesehatan, makanan, serta lingkungan (Simons-Morton et al.,1995). Perubahan-perubahan perilaku kesehatan dalam diri seseorang dapat diketahui melalui persepsi. Persepsi adalah pengalaman yang dihasilkan melalui pancaindera. Dalam aspek biologis perilaku adalah suatu kegiatan atau aktifitas organisme ataumahluk hidup yang bersangkutan. (Notoatmodjo, 2005). Dasar orang berperilaku dipengaruhi oleh:A. NilaiB. SikapC. Pendidikan/pengetahuanphbs (perilaku hidup bersih sehat)

Perilaku Hidup Bersih Sehat adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran, sehingga keluarga beserta semua yang ada di dalamnya dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat. PHBS itu jumlahnya banyak sekali, bisa ratusan. Misalnya tentang Gizi: makan beraneka ragam makanan, minum Tablet Tambah Darah, mengkonsumsi garam beryodium, memberi bayi danbalita Kapsul Vitamin A. Tentang kesehatan lingkungan seperti membuang sampah pada tempatnya, membersihkan lingkungan.

2.3 KESEHATAN LINGKUNGAN2.3.1 Pengertian Kesehatan LingkunganKesehatan lingkungan adalah suatu kondisi atau keadaan lingkungan yang optimum sehinggaberpengaruh positif terhadap terwujudnya status kesehatan yang optimum pula (Notoatmodjo S.2003) Kesehatan lingkungan adalah hubungan timbal balik antara manusia dan lingkungan yangberakibat atau mempengaruhi derajat kesehatan manusia (Walter R.L) Kesehatan lingkungan adalah suatu keseimbangan ekologi yang harus ada diantara manusia dan lingkungannya agar dapat menjamin keadaan sehat dari manusia (World Health Organization Expert Commite).Kesehatan lingkungan adalah ilmu yang mempelajari hubungan interaktif antara komunitasdengan perubahan yang memiliki potensi bahaya/menimbulkan gangguan kesehatan/penyakit,serta mencari upaya penanggulangannya (Susanna D. Dkk).

2.3.2 Komponen PHBS kesehatan lingkungan1. PHBS Rumah Tangga2. PHBS di Sekolah3. PHBS di Tempat Kerja4. PHBS di Tempat-tempat Umum5. PHBS di Institusi Kesehatan

2.3.3 Indikator PHBS kesehatan lingkungana. Perumahan bersih dan sehatRumah merupakan salah satu persyaratan bagi kehidupan manusia. Oleh karena itu sebagianbesar waktu kehidupan manusia dihabiskan di rumah. Persyaratan rumah sehat menjadi sangatpenting. Beberapa faktor-faktor yang ikut berpengaruh dalam pembangunan rumah antara lain adalah sebagian berikut:1. Faktor lingkungan2. Tingkat kemampuan ekonomi masyarakat3. Tekhnologi yang dimiliki masyarakat4. Kebijakan pemerintah

b. Penyediaan air bersihAir merupakan salah satu unsur yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Didalam tubuh manusia sendiri, sebagaian besar terdiri dari air. Pada orang dewasa mengandung air sekitar 55-60%,,anak-anak sekitar 65% dan pada bayi 80%. Menurut WHO, di negara maju, tiap orang memerlukan air sekitar 60-120 liter per hari. Sedangkan di negara berkembang seperti Indonesia,tiap orang memerlukan air sekitar 30-60 liter per hari.

c. Pembuangan kotoran manusia (Tinja)Permasalahan pembuangan kotoran manusia (tinja) semakin meningkat dengan adanyapertambahan penduduk yang tidak sebanding dengan area pemukiman. Ditinjau dari segi ilmukesehatan masyarakat, masalah pembuangan tinja merupakan yang urgen untuk diatasi, karenatinja dapat menyebabkan penyakit, antara lain typoid, disentri, kolera dll.

d. Penanganan sampahSampah erat kaitannya dengan kesehatan masyarakat, karena dari sampah tersebut dapat hidupberbagai mikroorganisme penyebab penyakit(bakteri patogen). Selain itu tempat bersarangnyaberbagai serangga sebagai penyebar penyakit(vektor). Oleh karena itu sampah harus dikeloladengan baik sehingga tidak berdampak buruk pada masyarakat.

e. Penanganan air limbahAir limbah adalah air buangan yang berasal dari rumah tangga, industri maupun tempat-tempatumum lainnya. Pada umumnya mengandung bahan-bahan atau zat-zat yang dapatmembahayakan kesehatan manusia serta mengganggu lingkungan hidup. Secara garis besar, airlimbah dapat dibagi menjadi:Domestic wastes water ( berasal rumah tangga)Industrial wastes water (berasal dari industri)Municipal waste water (berasal dari Kotapraja)2.3.4 Kegiatan PHBS Kesehatan LingkunganKegiatan yang dilakukan tenaga kesehatan menurut Occupational Health and Safety Administration (OSHA) dan Nuclear Regulation Commision (NRC) adalah:1. Pembuatan standar kualitas air dan udara2. Pemeriksaan dan pemantauan kesehatan3. Evaluasi terhadap bahaya lingkungan4. Penerimaan informasi tentang kesehatan yang terkait dengan lingkungan5. Penyaringan terhadap bahan-bahan kimia baru6. Pemeliharaan data dasar7. Menetapkan, mengevaluasi dan mengusahakan agar peraturan-peraturan yang telah dibuat dapat ditepati.

Adapun kegiatan-kegiatan PHBS kesehatan lingkungan di setiap komponen, yaitu :a. Kegiatan PHBS di lingkungan rumah tangga1. Menggunakan air bersih2. Menggunakan jamban sehat3. Memberantas jentik di rumah4. Melakukan aktivitas fisik setiap hari5. Tidak merokokb. Kegiatan PHBS di lingkungan sekolah1. Mencuci tangan dengan air bersih mengalir dan sabun2. Menjaga kebersihan dan kesehatan kantin sekolah3. Menggunakan jamban yang bersih & sehat4. Olahraga yang teratur dan terukur5. Memberantas jentik nyamuk6. Tidak merokok7. Membuang sampah pada tempatnyac. Kegiatan PHBS di lingkungan kerja1. Mengadakan kawasan tanpa asap rokok2. Bebas jentik3. Jamban Sehat4. Kesehatan dan keselamatan kerja5. Olah raga teraturd. Kegiatan PHBS di lingkungan umum1. Menggunakan jamban sehat2. Memberantas jentik nyamuk3. Menggunakan Air Bersihe. Kegiatan PHBS di institusi kesehata1. Menggunakan air bersih2. Menggunakan jamban yang bersih & sehat3. Membuang sampah pada tempatnya4. Tidak merokok5. Tidak meludah sembarangan6. Memberantas jentik nyamuk

BAB IIIPENUTUP3.1 KesimpulanPHBS (Perilaku Hidup Bersih Sehat) adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran, sehingga keluarga beserta semua yang ada di dalamnya dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat. Kesehatan lingkungan adalah hubungan timbal balik antara manusia dan lingkungan yangberakibat atau mempengaruhi derajat kesehatan manusia PHBS kesehatan lingkungan adalah perilaku kesehatan yang menciptakan hubungan antaramanusia dan lingkungannya yang berakibat mempengaruhi derajat kesehatan manusia. Indikator kesehatan lingkungan :1.