KINETIKA KIMIA _ Annisanfushie's

download KINETIKA KIMIA _ Annisanfushie's

of 22

  • date post

    12-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    19
  • download

    5

Embed Size (px)

Transcript of KINETIKA KIMIA _ Annisanfushie's

  • 23/09/14 KINETIKA KIMIA | Annisanfushie's Weblog

    annisanfushie.wordpress.com/2008/12/07/kinetika-kimia/ 1/22

    KINETIKA KIMIA

    DESEMBER 7, 2008 ANNISANFUSHIE SEMESTER 2 15 KOMENTAR

    LAPORAN PRAKTIKUM

    KIMIA DASAR II

    PERCOBAAN II

    KINETIKA KIMIA

    NAMA : ANNISA SYABATINI

    NIM : J1B107032

    KELOMPOK : 1.7

    ASISTEN : FITRI HADY AMRULLAH

    PROGRAM STUDI KIMIA

    FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

    UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

    BANJARBARU

    Annisanfushie's Weblog

  • 23/09/14 KINETIKA KIMIA | Annisanfushie's Weblog

    annisanfushie.wordpress.com/2008/12/07/kinetika-kimia/ 2/22

    2008

    PERCOBAAN II

    KINETIKA KIMIA

    I. TUJUAN PERCOBAAN

    Tujuan percobaan praktikum ini adalah mempelajari pengaruh konsentrasi reaktan terhadaplaju reaksi, mempelajari pengaruh temperatur terhadap laju reaksi, dan menentukan orde reaksi.

    II. TINJAUAN PUSTAKA

    Reaksi kimia adalah proses berubahnya pereaksi menjadi hasil reaksi. Proses itu ada yanglambat dan ada yang cepat. Contohnya bensin terbakar lebih cepat dibandingkan dengan minyak

    tanah. Ada reaksi yang berlangsung sangat cepat, seperti membakar dinamit yang menghasilkanledakan, dan yang sangat lambat adalah seperti proses berkaratnya besi. Pembahasan tentangkecepatan (laju) reaksi disebut kinetika kimia. Dalam kinetika kimia ini dikemukakan cara

    menentukan laju reaksi dan faktor apa yang mempengaruhinya (Syukri,1999).

    Kinetika reaksi merupakan cabang ilmu kimia yang membahas tentang laju reaksi dan faktor-faktor

    yang mempengaruhi. Laju (kecepatan) reaksi dinyatakan sebagai perubahan konsentrasi pereaksiatau hasil reaksi terhadap satuan waktu. Laju rekasi suatu reaksi kimia dapat dinyatakan denganpersamaan laju reaksi. Untuk reaksi berikut:

    A + B AB

    Persamaan laju reaksi secara umum ditulis sebagai berikut:

    R = k [A] [B]

    K sebagai konstanta laju reaksi, m dan n orde parsial masing-masing pereaksi (Petrucci, 1987).

    Pengetahuan tentang faktor yang mempengaruhi laju reaksi berguna dalam mengontrol kecepatanreaksi berlangsung cepat, seperti pembuatan amoniak dari nitrogen dan hidrogen, atau dalam pabrik

    menghasilkan zat tertentu. Akan tetapi kadangkala kita ingin memperlambat laju reaksi, sepertimengatasi berkaratnya besi, memperlambat pembusukan makanan oleh bakteri, dan sebagainya(Syukri, 1999).

    Besarnya laju reaksi dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut:

    Sifat dan ukuran pereaksi. Semakin reaktif dari sifat pereaksi laju reaksi akan semakin bertambah ataureaksi berlangsung semakin cepat. Semakin luas permukaan zat pereaksi laju reaksi akan semakinbertambah, hal ini dapat dijelaskan dengan semakin luas permukaan zat yang bereaksi maka daerahinteraksi zat pereaksi semakin luas juga. Permukaan zat pereaksi dapat diperluas dengan

    memperkecil ukuran pereaksi. Jadi untuk meningkatkan laju reaksi, pada zat pereaksi dalam bentukserbuk lebih baik bila dibandingkan dalam bentuk bongkahan (Petrucci, 1987).

    m n

  • 23/09/14 KINETIKA KIMIA | Annisanfushie's Weblog

    annisanfushie.wordpress.com/2008/12/07/kinetika-kimia/ 3/22

    Konsentrasi. Dari persamaan umum laju reaksi, besarnya laju reaksi sebanding dengan konsentrasipereaksi. Jika natrium tiosulfat dicampur dengan asam kuat encer maka akan timbul endapan putih.Reaksi-reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut:

    SO + 2H 2Na + H SO (cepat)

    O H SO + S (lambat)

    SO + 2H 2Na + H SO + S

    Reaksi ini terdiri dari dua buah reaksi yang konsekutif (sambung menyambung). Pada reaksi demikian,reaksi yang berlangsung lambat menentukan laju reaksi keseluruhan. Dalam hal ini reaksi yangpaling lambat ialah penguraian H SO (Petrucci, 1987).

    Berhasil atau gagalnya suatu proses komersial untuk menghasilkan suatu senyawa sering tergantung padapenggunaan katalis yang cocok. Selang suhu dan tekanan yang dapat digunakan dalam prosesindustri tidak mungkin berlangsung dalam reaksi biokimia. Tersedianya katalis yang cocok untukreaksi-reaksi ini mutlak bagi makhluk hidup (Hiskia, 1992).

    Suhu Reaksi. Hampir semua reaksi menjadi lebih cepat bila suhu dinaikkan karena kalor yang diberikanakan menambah energi kinetik partikel pereaksi. Akibatnya jumlah dan energi tumbukan bertambahbesar. Pengaruh perubahan suhu terhadap laju reaksi secara kuantitatif dijelaskan dengan hukumArrhenius yang dinyatakan dengan persamaan sebagi berikut:

    k = Ae atau ln k = -Ea + ln A

    RT

    Dengan R = konstanta gas ideal, A = konstanta yang khas untuk reaksi (faktor frekuensi) dan Ea =energi aktivasi yang bersangkutan (Petrucci, 1987).

    Katalis adalah zat yang ditambahkan ke dalam suatu reaksi untuk memepercepat jalannya reaksi.

    Katalis biasanya ikut bereaksi sementara dan kemudian terbentuk kembali sebagai zat bebas. Suatureaksi yang menggunakan katalis disebut reaksi katalis dan prosesnya disebut katalisme. Katalis suatureaksi biasanya dituliskan diatas tanda panah (Petrucci, 1987).

    Orde reaksi berkaitan dengan pangkat dalam hukum laju reaksi, reaksi yang berlangsung dengankonstan, tidak bergantung pada konsentrasi pereaksi disebut orde reaksi nol. Reaksi orde pertamalebih sering menampakkan konsentrasi tunggal dalam hukum laju, dan konsentrasi tersebut

    berpangkat satu. Rumusan yang paling umum dari hukum laju reaksi orde dua adalah konsentrasitunggal berpangkat dua atau dua konsentrasi masing-masing berpangkat satu. Salah satu metode

    penentuan orde reaksi memerlukan pengukuran laju reaksi awal dari sederet percobaan. Metodekedua membutuhkan pemetaan yang tepat dari fungsi konsentrasi pereaksi terhadap waktu. Untuk

    mendapatkan grafik garis lurus (Hiskia, 1992).

    ALAT DAN BAHAN

    A. Alat

    2 3+ +

    22 3

    2 3 2 3

    2 3+ +

    22 3

    22 3

    -Ea/RT

  • 23/09/14 KINETIKA KIMIA | Annisanfushie's Weblog

    annisanfushie.wordpress.com/2008/12/07/kinetika-kimia/ 4/22

    Alat-alat yang digunakan pada percobaan ini adalah tabung reaksi, erlenmayer, stopwatch,

    termometer, penangas air, pipet dan gelas beaker.

    Bahan

    Bahan-bahan yang digunakan pada percobaan ini adalah HCl 0,1 N; NaSO 0,1 N; H CO0,1 N; KMnO 0,1 N; dan aquades.

    IV. PROSEDUR PERCOBAAN

    Penentuan Pengaruh Konsentrasi Terhadap Laju Reaksi

    Pengaruh Konsentrasi HCl

    Disiapkan 6 buah tabung reaksi dengan komposisi sebagai berikut :

    No. Pereaksi Tabung reaksi ke-

    1 2 3 4 5 6

    1 NaSO 0,1 N 5 mL - 5 mL - 5 mL -

    2 HCl 0,1 N - 5 mL - - - -

    3 HCl 0,05 N - - - 5 mL - -

    4 HCl 0,01 N - - - - - 5 mL

    Dituangkan tabung 2 ke tabung 1, dengan cepat dituangkan kembali ke tabung 2

    Dituangkan tabung 4 ke tabung 3, dengan cepat dituangkan kembali ke tabung 4

    Dituangkan tabung 6 ke tabung 5, dengan cepat dituangkan kembali ke tabung 6

    Perubahan warna dan waktu yang diperlukan reaksi yaitu sampai tepat mulai terjadi kekeruhandicatat

    Pengaruh konsentrasi Na S O

    Dengan menggunakan pereaksi di bawah ini, dikerjakan seperti pada prosedur 1.

    No Pereaksi Tabung reaksi ke-

    1 2 3 4 5 6

    22 3 22 44

    22 3

    2 2 3

  • 23/09/14 KINETIKA KIMIA | Annisanfushie's Weblog

    annisanfushie.wordpress.com/2008/12/07/kinetika-kimia/ 5/22

    1 HCl 0,1 N 5 mL - 5 mL - 5 mL -

    2 NaSO 0,1 N - 5 mL - - - -

    3 NaSO 0,05 N - - - 5 mL - -

    4 NaSO 0,01 N - - - - - 5 mL

    B. Menentukan Pengaruh Temperatur Terhadap Laju Reaksi.

    1. Disiapkan 6 tabung reaksi, diisi dengan pereaksi sesuai tabel berikut

    No Pereaksi Tabung Reaksi Ke.

    1 2 3 4 5 6

    1 HCl 0,1 N 5 ml - 5 ml - 5 ml -

    2 NaSO 0,1 N - 5 ml - 5 ml - 5 ml

    3 Suhu Kamar 50C 100C

    Diatur temperatur dari tabung reaksi sesuai tabel, ditempatkan tabung reaksi dalam penangas air.

    Dicampurkan tabung 1 dan 2, tabung 3 dan 4 serta tabung 5 dan 6.

    Dicatat perubahan warna yang terjadi dan waktu yang diperlukan reaksi tersebut.

    Menentukan orde reaksi

    1. Diisi buret dengan larutan KMnO0,1 N.

    Disiapkan 5 buah Erlenmeyer, mengisinya dengan H2C2O4 0,1 N dan akuades (komposisi setiap

    Erlenmeyer sesuai table di bawah).

    Ditambahkan KMnO4 ke dalam setiap Erlenmeyer dari dalam buret dengan jumlah sesuai dengantable berikut:

    No Pereaksi Erlenmeyer

    1 2 3 4

    1 H CO 0,1 N 5 ml 10 ml 15 ml 10 ml

    22 3

    22 3

    22 3

    22 3

    o o

    22 4

  • 23/09/14 KINETIKA KIMIA | Annisanfushie's Weblog

    annisanfushie.wordpress.com/2008/12/07/kinetika-kimia/ 6/22

    2 KMnO 0,1 N 2 ml 2 ml 2 ml 4 ml

    3 Akuades 13 ml 8 ml 3 ml 6 ml

    Dicatat waktu yang diperlukan mulai dari KMnO ditambahkan sampai warna ungu tepat hilang

    V. HASIL DAN PEMBAHASAN

    1. Hasil

    Menentukan Pengaruh Konsentrasi Reaktan Terhadap Laju Reaksi

    Pengaruh Konsentrasi HCl

    Langkah Percobaan Hasil Pengamatan

    Disiapkan 6 buah tabung reaksi

    dengan komposisi masing-masingtabung sesuai dengan tabel.

    -

    Dituangkan :

    Tabung 2 ke tabung 1, lalu dituangkembali ke tabung 2.

    Tabung 4 ke tabung 3, lalu dituangkembali ke tabung 4.

    Tabung 6 ke tabung 5, lalu dituangkembali ke tabung 6.

    Mulai terjadi reaksi pada masing-masing tabung dan mulai terjadi

    kekeruhan.

    Dicatat waktu yang diperlukan mulaidari isi kedua tabung dicampurkanhingga tepat terjadi kekeruhan.

    Reaksi tabung 2 dan 1 : 32,30 detik.

    Reaksi tabung 4 dan 3 : 37,00 detik.

    Reaksi tabung 6 dan 5 : 1,02 detik

    Pengaruh Konsentrasi Na S O

    Langkah Percobaan Hasil Pengamatan

    Disiapkan 6 buah tabung reaksi

    -

    4

    4

    2 2 3

  • 23/09/14 KINETIKA KIMIA | Annisanfushie's Weblog

    annisanfushie.wordpress.com/2008/