KESEIMBANGAN UMUM PASAR BARANG DAN PASAR UANG keseimbangan pada pasar barang dan pasar uang. Penentu

download KESEIMBANGAN UMUM PASAR BARANG DAN PASAR UANG keseimbangan pada pasar barang dan pasar uang. Penentu

of 15

  • date post

    29-Apr-2019
  • Category

    Documents

  • view

    248
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of KESEIMBANGAN UMUM PASAR BARANG DAN PASAR UANG keseimbangan pada pasar barang dan pasar uang. Penentu

KESEIMBANGAN UMUM PASAR BARANG DAN PASAR UANG

Mata Kuliah : Pengantar Ilmu Ekonomi

Pengajar : Dany Juhandi, S.P, M.Sc

Semester : II

Pertemuan : 8

Pokok Bahasan : Keseimbangan Umum Pasar Barang dan Pasar Uang

PROGRAM STUDI MANAJEMEN PEMASARAN INTERNASIONAL

SUB PEMBAHASAN

1. KONSEP DASAR KESEIMBANGAN UMUM IS-LM

2. PROSES PENENTUAN KEGIATAN EKONOMI DALAM ANALISIS IS-LM

3. KESEIMBANGAN IS-LM DAN PENENTUAN KEGIATAN EKONOMI

4. PERUBAHAN KESEIMBANGAN IS-LM

KONSEP DASAR KESEIMBANGAN UMUM IS-LM

Keseimbangan umum IS-LM merupakan suatukedudukan berbagai tingkat pendapatan nasionalpada berbagai tingkat bunga di mana dipenuhisyarat keseimbangan pada pasar barang dan pasaruang.

Penentu Keseimbangan IS di Pasar Barang

e r0

r1

0 Y0 Y1

r

YI

S

HD

IS

SI = S

a

gf

b

IS2

c

1. Penentuan Keseimbangan IS di Pasar Barang

Kurva IS dapat bergeser ke kiri maupun ke kanan tergantung dari besar kecilnyaperubahan pada variabel eksogen pengeluaran yang menentukannya.

Misal: Jika ada kebijakan pemerintah menambah pengeluaran untuk subsidi BBMdan subsidi jaminan pengaman sosial masyarakat (JPS) serta kebijakan untukkenaikan gaji pegawai (PNS, TNI/Polri), maka akan menggeser kurva IS ke kanan atasdari IS0 ke IS1. Sedangkan jika ada kebijakan pemerintah menurunkan pengeluaranpemerintah atau kebijakan pemerintah menaikkan pajak, maka akan menggeserkurva IS ke kiri bawah yakni dari IS0 ke IS2.

r%

r*

IS0

ba

0Y

Y0 Y1Y2

IS1

2. Penentuan Fungsi dan Kurva LM di Pasar Uang

a. Penentuan Kurva LM dengan Pendekatan Matematik

Jika permintaan uang untuk transaksi (LT)dengan permintaan uang untuk berjaga-jaga(LJ) kita sebut sebagai (L1) dan permintaanuang untuk spekulasi (L2) sehinggapermintaan uang MD = L1 + L2. Sedangkan,penawaran uang adalah jumlah uang yangberedar pada saat itu.Contoh Soal:

Diketahui LT = 0,2Y, LJ = 0,15Y dan L2 = 50 5r.Sedangkan, jumlah uang yang beredar (JUBatau MS) adalah sebesar 250M.

Jawab:L = L1 + L2MD

L1 = 0,2Y + 0,15Y

L2 = 50 5r

Jika fungsi LM MD = MSMaka: LT + LJ + L2 = MS0,2Y + 0,15Y + 50 5r = 2500,35Y + 50 5r = 2500,35Y = 250 50 + 5r0,35Y = 200 + 5rY = 571,43 + 14,29r Fungsi LM

b. Penentuan Kurva LM dengan Pendekatan Grafik

Misal pemerintah mengenakan kebijakan moneter penambahan jumlahuang beredar dengan cara mencetak uang baru sementara tingkat suku bungatetap, maka kurva LM akan bergeser ke kanan bawah dari LM0 ke LM1 dengandemikian kebijakan tersebut meningkatkan pendapatan nasional dari Y0 ke Y1.

BA

Y1

r

YY2 Y0

LM1

C

LM0LM2r%

0

KESEIMBANGAN UMUM IS-LM DAN PENENTUAN KEGIATAN EKONOMI Keseimbangan Umum terjadi pada perpotongan antara kurva IS dan kurva

LM.

Contoh:

Perekonomian suatu negara memiliki fungsi konsumsi rumah tanggasederhana adalah C=40 + 0,60Y; fungsi saving dalam perekonomian adalah S =-40 + 0,4Y dan fungsi investasi yang dipengaruhi bunga yaitu I = 80 4r.Sedangkan JUB adalah tetap, atau sebesar MS=MD=200 Milyar. Sementara itu,masyarakat di negara tersebu juga memiliki permintaan uang masing-masingadalah permintaan uang untuk transaksi (LT atau MT) sebesar MT = 0,25Y;permintaan uang untuk berjaga-jaga (LJ atau MJ) sebesar MJ=0,15Y danpermintaan uang untuk spekulasi M2=160 4r. Tentukanlah nilai tingkatbunga dan tingkat pendapatan nasional pada keseimbangan IS-LM tersebut!

Penyelesaian:Fungsi IS:

Y = C + I

Y = 40 + 0,60Y + 80 4r

0,4Y = 120 4r

Y = 300 10r Fungsi IS

Fungsi LM:

MD = MS

M1 + M2 = MS

0,4Y + 160 4r = 200

Y = 100 + 10r Fungsi LM

Nilai Ekuilibrium IS=LM

300 10r = 100 + 10r

20r = 200

r* = 10

Jika:

Y* = 100 + 10r Y* = 100 + 10(10) =200

C* = 40 + 0,6Y C* = 40 + 0,6 (200) = 160

I* = 80 4r I* = 80 40 (10) = 40

S* = Y* - C* S* = 200 160 = 40

MT* = 0,25Y MT* = 0,25 (200) = 50

MJ* = 0,15Y MJ* = 0,15 (200) = 30

M2* = 160 4r M2* = 160 4(10) = 120

Syarat keseimbangan pasar barang dan pasar uang (IS-LM)

I = S

MD = MS

Dari hasil perhitungan diketahui

I = S = 40

MD = MS 50 + 30 + 120 = 200

Berarti kedua syarat telah terpenuhi.

PERUBAHAN KESEIMBANGAN IS-LMContoh:

Sebuah negara yang sedang berkembang, memiliki kondisi perekonomian sebagai berikut:

Fungsi konsumsi rumah tangga C = 70 + 0,75YD

Untuk keperluan pembangunan, pemerintah memungut pajak sebesar Tx = 80 Milyar

Penerimaan tersebut dibelanjakan semua sebesar G = 80 Milyar

Pengeluaran investasi dipengaruhi suku bunga I = 140 10r

Penawaran uang MS=M0= 170 Milyar

Permintaan uang MD = 130 10r + 0,2Y

Tentukanlah:

a) Fungsi IS-LM keseimbangan dan gambarkan keseimbangan IS0-LM0

b) Jika ada kebijakan pemerintah menaikkan pengeluaran menjadi sebesar 100 milyar, tentukan keseimbangan baru (IS1-LM0)!

c) Jika pemerintah ternyata lebih memilih kebijakan moneter dengan cara menaikkan JUB sebesar 30 Milyar, tentukan keseimbangan yang baru (IS0-LM1)

r%

4

LM0

Penyelesaian:a) Fungsi dan Kurva Keseimbangan

IS0-LM0 Persamaan fungsi IS adalah sebagai

berikut:Y = C + I + GY = 70 + 0,75YD + 140 10r + 80Y = 70 + 0,75 (Y 80) + 140 10r + 80Y = 70 + 0,75Y 60 + 140 10r + 80Y = 230 + 0,75Y 10r0,25Y = 230 10r

Y = 920 40r Fungsi IS0

Persamaan fungsi LMMD = MS130 10r + 0,2Y = 1700,2Y = 40 + 10r

Y = 200 + 50r Fungsi LM0

Keseimbangan umum IS0 = LM0920 40r = 200 + 50r90r = 720r0 = 8Jika r* = 8% maka Y keseimbangan adalah Y0 = 200 + 50 (8) = 600

B

E*

760

8

Y600

IS0

A

400

Misal: r = 4%IS Y = 920 40(4) = 760LM Y = 200 + 50 (4) = 400

b) Jika ada kebijakan fiskal dengan cara pemerintah menaikkan pengeluaran pemerintah dari Rp 80 milyar menjadi Rp 100 milyar, maka akan menggeser kurva IS ke kanan atas.

= + +

1

=70 0,75 80 + 140 10 + 100

1 0,75

=250 10

0,25= 1000 40r fungsi IS1

Keseimbangan IS1-LM0 yang baru:

1000 40r = 200 + 50r

90r = 800

r1* = 8,89 Y1* = 644,50

c) Jika ada kebijakan moneter dengan cara menaikkan JUB sebesar Rp 30 milyar, maka kebijakan kenaikan JUB ini akan mampu menggeserkan kurva LM ke kanan bawah.

Keseimbangan IS0-LM1 sebagai berikut:

MS1 = MD0

200 = 130 10r + 0,2Y

70 + 10r = 0,2Y

Y = 350 + 50r Fungsi LM1

IS0 = LM1920 40r = 350 + 50r90r = 570r2* = 6,33 Y2* = 666,50

Keseimbangan baru IS1=LM1 sebagai berikut:

1000 40r = 350 + 50r90r = 650r3* = 7,22 Y3* = 711

G

Y0*

r1*

r0*

r3*

r2*

F

E

Perubahan Keseimbangan Umum IS-LM

r%

LM1

H

Y

IS0

A

LM0IS1

Y1* Y2* Y3*

Titik-titik Keseimbangan IS-LM: Di titik E : r0* = 8% dan Y0* = Rp 600

Milyar Di titik F : r1* = 8,89% dan Y1* = Rp

644,5 Milyar Di titik G : r2* = 6,33% dan Y2* = Rp

666,5 Milyar Di titik H: r3* = 7,22% dan Y3* = Rp

711 Milyar