Kerajaan Mataram Islam 1

download Kerajaan Mataram Islam 1

of 16

  • date post

    07-Aug-2015
  • Category

    Education

  • view

    26
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Kerajaan Mataram Islam 1

  1. 1. Kerajaan Mataram Islam Aldi Ardiansyah 141510250 Derry Hilman Darmawan 141510256 Elfigo Wiliyansyah 141510257 Rendi Pratomo 141510270 SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1 KOTA BEKASI JALAN BINTARA VIII NO.2, KELURAHAN BINTARA KECAMATAN BEKASI BARAT TELEPON/FAX. 021-88951151 Website : http://www.smkn1kotabekasi.sch.id Email : info@smkn1kotabekasi.sch.id
  2. 2. Kata Pengantar Assalamualaikum Wr. Wb. Kami panjatkan puji dan syukur kepada Allah SWT, karena dengan nikmat dan ridhonya kami diberikan kemudahan di dalam menjalani kehidupan di bumi ini. Kami diberi kesehatan sehingga kami dapat menjalani hidup kami dengan baik. Alhamdulillah, kami dapat menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru kami, dimana tugas itu tentang Kerajaan Islam di Indonesia. Kami mengangkat tema Kerajaan Mataram Islam. LKS ini bukan semata-mata tugas yang diberikan oleh guru kami, melainkan juga ada maksud lain dalam pembuatan LKS ini, yakni dalam rangka memperbaiki nilai Ulangan Akhir Semester kami yang kurang dari KKM. Semoga apa yang ditulis di dalam sini dapat meningkatkan nilai kami, sehingga nilai kami memenuhi standard KKM yang telah ditentukan. Kami juga berharap LKS ini dapat berguna bagi para pembaca. Terima kasih kepada teman-teman yang telah membantu dalam pembuatan LKS ini, sehingga LKS ini terselesaikan dengan baik. Kritik dan saran juga masih sangat kami butuhkan, apabila ada kekurangan mohon dilengkapi kekurangan itu, agar kami dapat membenahi lagi. Wassalamualaikum Wr. Wb. Bekasi, 12 Juni 2015 Penulis
  3. 3. ii Mataram Islam 3
  4. 4. Daftar Isi Kata Pengantar ........................................................................................................................................... ii Daftar Isi ...................................................................................................................................................... iii A. Kerajaan Mataram Islam ................................................................................................................... 1 B. Perlawanan Untung Suropati (16861706) .............................................................................. 3 C. Mataram Terpecah Belah ................................................................................................................... 4 D. Kehidupan Ekonomi Kerajaan Mataram Islam ......................................................................... 5 E. Kehidupan Sosial-Budaya Kerajaan Mataram Islam .............................................................. 5 Uji Kemampuan Diri ................................................................................................................................. 6 Catatan ........................................................................................................................................................ 10
  5. 5. iii A. Kerajaan Mataram Islam Sesudah runtuhnya Kerajaan Demak, pusat pemerintahan dipindahkan ke Pajang oleh Joko Tingkir ( menantu Sultan Trenggono). Joko Tingkir menaiki takhta Kerajaan Pajang dengan gelar Sultan Hadiwijoyo. Usia pemerintahannya tidak begitu lama yakni 15681586. Hal ini disebabkan kota-kota pesisir terus memperkuat diri dan berusaha melepaskan diri dari kekuasaan Pajang. Setelah Sultan Hadiwijoyo meninggal (1586) takhta Pajang digantikan oleh putranya, yakni Pangeran Benowo. Ternyata, Pangeran Benowo tidak dapat mengatasi kekacauan-kekacauan sehingga kekuasaan diserahkan kepada Sutowijoyo. Puncaknya, Sutawijoyo memindahkan pusat pemerintahan ke Kotagede dan berdirilah Kerajaan Mataram Islam. Sutowijoyo mengangkat dirinya sebagai Raja Mataram pertama dengan gelar Panembahan Senopati (15861601) dengan Kotagede sebagai ibukotnya. Tindakan-tindakannya yang penting, antara lain sebagai berikut: 1. Meletakkan dasar-dasar Kerajaan Mataram, 2. Memperluas wilayah kekuasaan dengan menundukkan Surabaya, Madiun, dan Ponorogo ke timur dan ke barat berhasil menundukkan Cirebon dan Galuh. Pengganti Panembahan Senopati ialah Mas Jolang gugur di daerah Krapyak sehingga disebut Panembahan Seda Krapyak. Raja terbesar Kerajaan Mataram ialah Mas Rangsang dengan gelar Sultan Agung Hanyokrokusumo (16131645).Sultan Agung bercita-cita mempersatukan seluruh Jawa di bawah kekuasaan Mataram dan mengusir Kompeni (VOC) dari Batavia. Masa pemerintahan Sultan Agung yang selama 32 tahun dibedakan atas dua periode, yaitu masa Penyatuan Kerajaan dan masa Pembangunan. Masa Penyatuan Kerajaan (16131629) merupakan masa peperangan untuk mewujudkan cita-cita menyatukan seluruh Jawa. Sultan Agung menundukkan Gresik, Surabaya, Kediri, Pasuruan, dan Tuban. Selanjutnya, menundukkan Lasem, Pamekasan, dan Sumenep, bahkan juga Sukadana di Kalimantan. Dengan demikian, seluruh Jawa telah takluk di bawah Mataram bahkan sampai ke luar Jawa, yakni Palembang, Sukadana, dan Goa. Mataram Islam 5
  6. 6. Setelah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Cirebon berhasil dikuasai, Sultan Agung merencanakan untuk menyerang Batavia. Serangan pertama dilancarkan pada bulan Agustus 1628 di bawah pimpinan Bupati Baurekso dari Kendal dan Bupati Ukur dari Sumedang. Batavia dikepung dari darat dan laut selama dua bulan, namun tidak mau menyera,h bahkan sebaliknya tentara Mataram dipukul mundur. Dipersiapkan serangan yang kedua lebih matang dengan membuat pusat-pusat perbekalan makanan di Tegal, Cirebon, dan Krawang. Serangan kedua dilancarkan bulan September 1629 di bawah pimpinan Bupati Sura Agul-Agul, Mandurarejo, dan Uposonto. Namun, VOC telah mengetahui lebih dahulu rencana tersebut. Hal itu dibuktikan dengan tindakan VOC membakar dan memusnahkan gudang-gudang perbekalan. Serangan kedua Mataram ke Batavia mengalami kegagalan karena kurangnya perbekalan makanan, kalah persenjataan, jarak MataramJakarta sangat jauh, dan tentara Mataram terjangkit wabah penyakit. Setelah Sultan Agung meninggal, takhta kerajaan digantikan oleh putranya yang bergelar Sultan Amangkurat I (16451677). Berbeda dengan ayahnya, raja ini tidak bijaksana dan cenderung kejam dan kurang memperhatikan kepentingan rakyat. Banyak rakyat dan kaum bangsawan tidak menyukainya. Hal yang sangat tidak disenangi ialah persahabatannya dengan VOC yang dahulu sangat dibenci oleh ayahnya. Akibat muncullah pemberontakan Trunojoyo (16741680). Trunojoyo adalah pangeran dari Madura yang tidak senang terhadap tindakan Amangkurat I sehingga menghimpun kekuatan untuk menyerang Mataram. Pada tahun 1677 pasukan Trunojoyo berhasil menduduki Plered, ibu kota Mataram. Amangkuat I bermaksud minta bantuan VOC ke Batavia, namun baru sampai di Tegalarum meninggal sehingga dimakamkan di tempat itu juga. Oleh karena itu, Amangkurat I dikenal juga sebagai Sultan Tegalarum. Pengganti Amangkurat I adalah putra mahkota yang bergelar Sultan Amangkurat II (16771703). Untuk menghadapi Trunojoyo, Amangkurat II meminta bantuan VOC di Semarang. Pimpinan VOC, Speelman Mataram Islam 6
  7. 7. menyetujui permintan Amangkurat II dengan suatu perjanjian (1670) yang isinya sebagai berikut. 1. VOC mengakui Amangkurat II sebagai Raja Mataram. 2. VOC mendapatkan monopoli di Mataram. 3. Seluruh biaya perang harus diganti oleh Amangkurat II. 4. Sebelum hutangnya lunas seluruh pantai utara Jawa digadaikan kepada VOC. 5. Mataram harus menyerahkan daerah Krawang, Priangan, Semarang dan sekitarnya kepada VOC. Pada saat itu Tronojoyo telah berhasil mendirikan istana di Kediri dengan gelar Prabu Maduretno. Tentara VOC di bantu oleh tentara Aru Palaka dari Makasar dan Kapten Jonker dari Ambon bersama tentara Mataram akhirnya menyerang Kediri. Tronojoyo tidak mampu menghadapi gempuran tentara Mataram dan VOC, terus terdesak ke daerah pegunungan dan bertahan di Gunung Wilis. Trunojoyo menyerah pada tanggal 25 Desember 1679 dan akhirnya gugur ditikam keris oleh Amangkurat II pada tanggal 2 Januari 1680. Sultan Amangkurat II kemudian memindahkan pusat pemerintahan dari Plered ke Kartasura. B. Perlawanan Untung Suropati (16861706) Untung Suropati, demikianlah nama pejuang pada masa Mataram di bawah pemerintahan Amangkurat II. Sikap benci Untung kepada VOC telah muncul sejak di Batavia. Untung kemudian melarikan diri ke Cirebon dan terjadi perkelahian dengan Suropati maka namanya menjadi Untung Suropati. Dari Cirebon Untung terus melanjutkan perjalanan ke Kartasura. Amangkurat II setelah menjadi raja merasakan betapa beratnya perjanjian yang telah ditandatangani dan berusaha untuk melepaskan diri. Ketika Untung Suropati tiba di Kartasura disambut dengan baik. Pada tahun 1686 datang utusan dari Batavia di bawah pimpinan Kapten Tack dengan maksud merundingkan soal hutang Amangkurat II dan menangkap Untung Suropati. Amangkurat II menghindari pertemuan ini dan terjadilah pertempuran. Kapten Tack beserta pengikutnya berhasil dihancurkan oleh pasukan Untung Suropati. Untung Suropati kemudian melanjutkan perjalanan ke Jawa Timur dan sampailah ke Pasuruan di sinilah akhirnya Untung mendirikan istana dan mengangkat dirinya sebagai bupati dengan gelar Adipati Wironagoro. Di Bangil didirikan perbentengan. Bupati-bupati seluruh Jawa Timur mendukungnya, dengan demikian kedudukannya makin kuat. Pada tahun 1703, Amangkurat II wafat, digantikan oleh putranya Sunan Mas dengan gelar Sultan Amangkurat III yang anti kepada Belanda. Pamannya Pangeran Puger (adik Amangkurat II) berambisi ingin menjadi raja di Mataram dan pergi ke Semarang untuk mendapatkan dukungan dari VOC. Selanjutnya, VOC berserta Pangeran Puger menyerang Kartasura dan berhasil diduduki. Amangkurat III melarikan diri ke Jawa Timur bergabung dengan Untung Suropati. Pada tahun 1704 Pangeran Puger dinobatkan sebagai Raja Mataram dengan gelar Sunan Paku Buwono I. Pihak Belanda menyiapkan pasukan secara besar-besaran untuk menggempur pasukan Untung di Pasuruan. Di bawah pimpinan Herman de Wilde, pasukan kompeni berhasil mendesak perlawanan Untung. Dalam pertempuran di Bangil, Untung terluka dan akhirnya gugur pada Mataram Islam 7
  8. 8. tanggal 12 Ok