KEPERAWATAN GERONTIK

of 12

  • date post

    09-Mar-2016
  • Category

    Documents

  • view

    31
  • download

    0

Embed Size (px)

description

gerontik

Transcript of KEPERAWATAN GERONTIK

KEPERAWATAN GERONTIK

KEPERAWATAN GERONTIKKELOMPOK II

Proses menua (aging) adalah proses alami yang disertai adanya penurunan kondisi fisik, psikologis maupun sosial yang saling berinteraksi satu sama lain. Keadaan itu cenderung berpotensi menimbulkan masalah kesehatan secara umum maupun kesehatan jiwa secara khusus pada lansia.

PENUAAN DALAM LINTAS BUDAYA

Masalah kesehatan jiwa lansia termasuk juga dalam masalah kesehatan yang dibahas pada pasien-pasien Geriatri dan Psikogeriatri yang merupakan bagian dari Gerontologi, yaitu ilmu yang mempelajari segala aspek dan masalah lansia, meliputi aspek fisiologis, psikologis, sosial, kultural, ekonomi dan lain-lain (Depkes.RI, 1992:6)

Ada beberapa faktor yang sangat berpengaruh terhadap kesehatan jiwa lansia. Faktor-faktor tersebut hendaklah disikapi secara bijak sehingga para lansia dapat menikmati hari tua mereka dengan bahagia. Adapun beberapa faktor yang dihadapi para lansia yang sangat mempengaruhi kesehatan jiwa mereka adalah sebagai berikut:a. Penurunan Kondisi Fisikb. Penurunan Fungsi dan Potensi Seksualc. Perubahan Aspek Psikososiald. Perubahan yang Berkaitan Dengan Pekerjaane. Perubahan Dalam Peran Sosial di Masyarakatb. Penurunan Fungsi dan Potensi Seksualc. Perubahan Aspek Psikososiald. Perubahan yang Berkaitan Dengan Pekerjaane. Perubahan Dalam Peran Sosial di Masyarakat

PENUAAN DALAM LINTAS BUDAYAIDENTITAS KLIENKELUHAN UTAMAPenyakit yang diderita:Pola aktifitas Hidup sehari hari:Riwayat keluargaRiwayat PekerjaanRiwayat Lingkungan HidupPENGKAJIAN FISIK LANSIA1.Untuk lanjut usia yang masih aktif, asuhan keperawatan dapat berupa dukungan tentang personal hygiene: kebersihan gigi dan mulut atau pembersihan gigi palsu: kebersihan diri termasuk kepala, rambut, badan, kuku, mata serta telinga: kebersihan lingkungan seperti tempat tidur dan ruangan : makanan yang sesuai, misalnya porsi kecil bergizi, bervariai dan mudah dicerna, dan kesegaran jasmani.2.Untuk lanjut usia yang mengalami pasif, yang tergantung pada orang lain. Hal yang perlu diperhatikan dalam memberikan asuhan keperawatan pada lanjut usia pasif pada dasarnya sama seperti pada lanjut usia aktif, dengan bantuan penuh oleh anggota keluarga atau petugas. Khususnya bagi yang lumpuh, perlu dicegah agar tidak terjadi dekubitus (lecet).

Adapun asuhan keperawatan dasar yang diberikan, disesuaikan pada kelompok lanjut usia, apakah lanjut usia aktif atau pasif, antara lain:

Aktifitas atau kegiatan ( activity theory )Ketentuan akan meningkatnya pada penurunan jumlah secara langsung. Teri ini menyatakan bahwa lanjut usia yang sukses adalah mereka yang aktif dan ikut dalam banyak kegiatan socialUkuran optimum ( pola hidup ) dilanjutkan pada cara hidup dari lanjut usiaMempertahankan hubungan antara sistem sosial dan individu agar tetap stabil dari usia pertengahan ke lanjut usia

TEORI KEJIWAAN SOSIAL

Kepribadian berlanjut ( continuity theory )Dasar kepribadian aatau tingkah laku tidak berubah pada lanjut usia. Teori ini merupakan gabungan dari teori diatas. Pada teori ini menyatakan bahwa perubahan yang terjadi pada seseorang yang lanjut usia sangat dipengaruhi oleh tipe personality yang dimiliki.Teori Pembebasan ( Disengagement theory )Teori ini menyatakan bahwa dengan bertambahnya usia, seseorang secara bengangsur-angsur mulai melepaskan diri dari kehidupan sosialnya.

Stres adalah suatu kondisi ketegangan yang mempengaruhi emosi, proses pikiran dan kondisi fisik seseorang. Jadi stress disini adalah respon atau tanggapan dari tubuh, baik secara fisik maupun mental terhadap tututan atau perubahan di lingkungan yang dirasakan mengganggu dan mengancam diri individu serta mengarah pada perilaku yang tidak wajar.

MASALAH STRESOS PADA LANSIApenyakit darah tinggi, stroke, jantung koroner yang tinggi frekuensinya, menangis, rasa ketakutan yang berlebihan, menyalahkan diri dan rasa penyesalan yang tidak sesuai, daya ingat menurun, pikun, tidak bisa mengatasi persoalan dengan benar, tidak mudah percaya pada orang lain, tidak sabar menghadapi orang lain, dan menarik diri dari pergaulan. Gejala stress pada lanjut usia meliputi KONDISI KESEHATAN FISIKKONDISI PSIKOLOGI KELUARGALINGKUNGANPEKERJAANFaktor Penyebab