KEPEGAWAIAN TAHUN 2006 - 821/04/UP-b, tanggal 31 Januari 1994 dan TMT. Melaksanakan tugas tanggal 1

download KEPEGAWAIAN TAHUN 2006 - 821/04/UP-b, tanggal 31 Januari 1994 dan TMT. Melaksanakan tugas tanggal 1

of 27

  • date post

    09-Oct-2019
  • Category

    Documents

  • view

    2
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of KEPEGAWAIAN TAHUN 2006 - 821/04/UP-b, tanggal 31 Januari 1994 dan TMT. Melaksanakan tugas tanggal 1

  • 1. UU Nomor 22 Tahun 1999 dan PP Nomor 84 Tahun 2000

    1) Nomenklatur

    Sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah yang diberlakukan pada tanggal 1 Januari 2001 dan sebagai pelaksanaan dari Peraturan Pemerintah Nomor 84 Tahun 2000 tentang Pedoman Organisasi Perangkat Daerah, Pemerintah Propinsi Kalimantan Barat membentuk Organisasi Perangkat Daerah.

    Salah satu organisasi perangkat daerah yang dibentuk adalah Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Propinsi Kalimantan Barat yang dibentuk dengan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2001 tentang Pembentukan dan Susunan Organisasi Perangkat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Propinsi Kalimantan Barat dan Keputusan Gubernur Kalimantan Barat Nomor 179 Tahun 2001, tanggal 13 Juli 2001 tentang Struktur organisasi dan Tata kerja Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Propinsi Kalimantan Barat.

    “Organisasi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Propinsi Kalimantan Barat merupakan gabungan atau likuidasi dari Kantor Wilayah Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral Propinsi Kalimantan Barat di Pontianak dan Dinas Pertambangan Propinsi Daerah Tingkat I Kalimantan Barat.

    Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Propinsi Kalimantan Barat dibentuk berdasarkan keputusan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor 139 Tahun 1985, tanggal 7 Nopember 1985 tentang pembentukan Kantor Wilayah Departemen Pertambangan dan Energi di Propinsi Aceh, Kalimantan Barat dan Nusa Tenggara Barat.

  • Pada bulan Agustus 2000 nomenklatur Departemen Pertambangan dan Energi dirubah menjadi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral. Demikian pula dengan nomenklatur Kantor Wilayah Departemen Pertambangan dan Energi berubah menjadi Kantor Wilayah Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral.

    Berdasarkan Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor 1045 Tahun 1999, tanggal 14 Juni 1999 tentang Organisasi dan Tata kerja Kantor Wilayah Departemen Pertambangan dan Energi, Kantor Wilayah Departemen Pertambangan dan Energi Propinsi Kalimantan Barat di Pontianak adalah instansi vertikal dari Departemen Pertambangan dan Energi di Provinsi yang berada dibawah dan bertanggung jawab langsung kepada Menteri Pertambangan dan Energi.

    Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya Kantor Wilayah melakukan koordinasi serta memberi pertimbangan dan bantuan teknis pertambangan dan energi kepada Pemerintah Daerah maupun pihak lain dalam rangka pengembangan dan pembinaan usaha pertambangan dan energi.

    Kantor Wilayah Departemen Pertambangan dan Energi Propinsi Kalimantan Barat di Pontianak dibentuk sebagai peningkatan/pengembangan organisasi dari Unit kerja Penghubung III dari Kantor Wlayah Departemen Pertambangan dan Energi Propinsi Kalimantan Selatan yang berkendudukan di Pontianak.

    Berdasarkan Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor : 204/Kpts/M/Pertamb/1975, Kalimantan Barat merupakan salah satu wilayah kerja dari Kantor Wilayah Departemen Pertambangan dan Energi Propinsi Kalimantan Selatan yang berkedudukan di Banjarbaru dan merupakan Penghubung III yang dibentuk berdasarkan Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor : 09/Kpts/M/Pertamben/1976.

    Sedangkan Dinas Pertambangan Propinsi Daerah Tingkat I Kalimantan Barat yang dibentuk dengan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 1990 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Pertambangan Propinsi Daerah Tingkat I Kalimantan Barat yang merupakan implementasi dari Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 1986 tentang Penyerahan sebagian Urusan Pemerintah di bidang pertambangan kepada Pemerintah Tingkat I.

    Dinas Pertambangan Propinsi Daerah Tingkat I Kalimantan Barat sebagai salah satu perangkat daerah dan komponen dari Departemen Dalam Negeri di Propinsi Kalimantan Barat yang berada dibawah dan bertanggung jawab langsung kepada Gubernur Daerah Tingkat I Kalimantan Barat, diberlakukan melaksanakan tugas pada tanggal 1 Maret 1994 yaitu dengan Pengangkatan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Barat Nomor : 821/04/UP-b, tanggal 31 Januari 1994 dan TMT. Melaksanakan tugas tanggal 1 Maret 1994. Sedangkan pelantikan Kepala Dinas Pertambangan Daerah Tingkat I Kalimantan Barat definitif dilaksanakan pada bulan Februari 1996”.

    2) Susunan Organisasi

    Susunan Organisasi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Propinsi Kalimantan Barat yang dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2001 tentang Pembentukan dan Susunan Organisasi Perangkat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Propinsi Kalimantan Barat dan Keputusan Gubernur Kalimantan Barat Nomor 179 Tahun 2001, tanggal 13 Juli 2001 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Propinsi Kalimantan Barat adalah sebagai berikut :

  • 1. Kepala Dinas

    2. Wakil Kepala Dinas

    3. Bagian Tata usaha, terdiri dari : 1). Sub Bagian Rencana Kerja dan Keuangan; 2). Sub Bagian Aparatur; 3). Sub Bagian Umum; 4). Sub Bagian Perlengkapan.

    4. Sub Dinas Perencanaan, terdiri dari : 1). Seksi Penyusunan Program dan Anggaran; 2). Seksi Pengendalian Program Provinsi; 3). Seksi Monitoring dan Evaluasi Kabupaten/Kota; 4). Statistik dan Pelaporan; 5). Sub Bagian Tata Usaha.

    5. Sub Dinas Pengkajian dan Standarisasi, terdiri dari : 1). Seksi Pengkajian Sistem; 2). Seksi Pengkajian Regulasi dan Standarisasi; 3). Seksi Tekno Ekonomi; 4). Seksi Rekayasa dan Rancang Bangun; 5). Sub Bagian Tata Usaha.

    6. Sub Dinas Pengembangan, terdiri dari : 1). Seksi Pembinaan Pengusahaan; 2). Seksi Produksi; 3). Seksi Promosi; 4). Seksi Pelatihan dan Penyuluhan; 5). Sub Bagian Tata Usaha.

    7. Sub Dinas Bina Teknik, terdiri dari : 1). Seksi Inventarisasi dan Pemetaan; 2). Seksi Sarana dan Prasarana; 3). Seksi Laboratorium; 4). Seksi Publikasi Teknologi; 5). Sub Bagian Tata Usaha.

    8. Sub Dinas Pengendalian, terdiri dari : 1). Seksi Konservasi; 2). Seksi Penataan Wilayah; 3). Seksi Penanggulangan Dampak; 4). Seksi Dokumentasi Teknik; 5). Sub Bagian Tata Usaha.

    9. Kelompok Jabatan Fungsonal.

    3) Tugas dan Fungsi (Tupoksi)

    Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Propinsi Kalimantan Barat mempunyai tugas menyelenggarakan sebagian kewenangan desentraslisasi, tugas dekonsentrasi dan tugas pembantuan di bidang Energi dan Sumberdaya Mineral.

    Dalam menyelenggarakan tugas tersebut, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral mempunyai fungsi :

  • a. perencanaan, yang meliputi segala usaha dan kegiatan penyusunan program dan anggaran, pengendalian program provinsi, monitoring dan evaluasi Kabupaten/Kota serta statistik dan pelaporan program pengembangan di bidang energi dan sumberdaya mineral;

    b. perumusan dan penetapan kebijakan teknis serta fasilitasi kegiatan pengkajian dan standarisasi di bidang energi dan sumberdaya mineral;

    c. perumusan dan penetapan kebijakan teknis serta fasilitasi kegiatan pengembangan usaha di bidang energi dan sumberdaya mineral;

    d. perumusan dan penetapan kebijakan teknis serta fasilitasi bina teknik di bidang energi dan sumberdaya mineral;

    e. perumusan dan penetapan kebijakan teknis serta fasilitasi pengendalian di bidang energi dan sumberdaya mineral;

    f. pelaksanaan pemberian perijinan di bidang energi dan sumberdaya mineral berdasarkan standar pelayanan yang ditentukan ;

    g. pelaksanaan tugas ketatausahaan; h. pelaksanaan tugas lain di bidang energi dan sumberdaya mineral yang

    diserahkan oleh Gubernur. Kepala Dinas adalah unsur pimpiman yang mempunyai tugas memimpin, membina, mengkoordinasikan, menyelenggarakan, mengawasi dan mengendalikan kegiatan Dinas berdasarkan kebijaksanaan gubernur dan perundang-undangan yang berlaku. Wakil Kepala Dinas, mempunyai tugas memimpin kegiatan Dinas apabila Kepala Dinas berhalangan, memimpin kegiatan intern Dinas dan melaksanakan tugas yang diserahkan oleh Kepala Dinas. Bagian Tata Usaha, mempunyai tugas membantu Kepala Dinas melaksanakan penyusunan rencana kerja dan keuangan, administrasi kepegawaian, organisasi dan tatalaksana serta perlengkapan dan rumah tangga dinas.

    Bagian Tata Usaha, mempunyai fungsi : a. Pelaksanaan penyusunan rencana kerja internal di lingkungan Dinas dan tata

    usaha keuangan; b. Pelaksanaan administrasi kepegawaian, organisasi dan tatalaksana; c. Pelaksanaan urusan umum, kearsipan, perpustakaan dan urusan

    kehumasan; d. Pelaksanaan pengelolaan perlengkapan dan rumah tangga dinas; e. Pembinaan teknis Tata Usaha Sub Dinas dan Tata Usaha Sub Pelaksana

    Teknis; f. Pelaksanaan tugas lain di bidang Ketatausahaan yang diserahkan oleh

    Kepala Dinas.

    Sub Bagian Rencana Kerja dan Keuangan, mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan penyusunan rencana kerja tahunan internal Dinas dan mengelola administrasi keuangan Dinas.

    Sub Bagian Aparatur, mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan pengembangan kepegawaian, kelembagaan, ketatalaksanaan dan analisis jabatan serta mengumpul dan mengolah bahan tindak lanjut hasil pengawasan fungsional dan pengawasan melekat Dinas.

    Sub Bagian Umum, mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan urusan surat menyurat, kearsipan, perpustakaan dan melaksanakan urusan kehumasan.

  • Sub Bagian Perlengkapan, mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perencanaan, pengadaan, penyaluran, penyimpanan serta pemeliharaan peralatan dan perlengkapan barang unit.

    Sub Dinas Perencanaan, mempunyai tugas menyusun program dan anggaran, pengendalian program Provinsi di bidang Energi dan Sumber Daya