Kendari Pos Edisi 19 Juli 2010

download Kendari Pos Edisi 19 Juli 2010

of 20

  • date post

    11-Mar-2016
  • Category

    Documents

  • view

    300
  • download

    0

Embed Size (px)

description

Edisi 19 Juli 2010

Transcript of Kendari Pos Edisi 19 Juli 2010

  • CatatanMenagih JanjiGubernur

    Baca MENAGIHdiHal.7Hasanuddin

    Catatan

    Senin, 19 Juli 2010 Harga Eceran Rp. 3.500,-http://www.kendaripos.co.id

    Duka Patmawati, Lifter Juara Dunia yang Tersandung Kasus Penipuan

    Kecewa kepada KONI, Berniat Kembalikan Seluruh Medali

    Baca KECEWAdiHal.8

    INTERNASIONALSilakan Larang Burqa

    KONTROVERSI larangan mengenakanburqa di depan umum yang disepakati parle-men Prancis ditanggapi Samir Khalil Samir,pakar ilmu keislaman dan Katolik. Dia justrumenyebut larangan tersebut merupakan un-dangan integrasi bagi kaum muslim di negara-negara Eropa, khususnya di Prancis.

    Dalam paparan yang dipublikasikan lewatwww.energypublisher.com pada Kamis (15/7),Samir menegaskan bahwa mengenakan burqabukanlah tradisi Islam. Menurut dia, gaya ber-busana muslimah yang serba tertutup itu mun-cul di Arab Saudi. Sejak kemunculan pertamadi negara asalnya, burqa dianggap sebagai sim-bol chauvinisme dan kuburan perempuan.

    Tidak pernah ada referensi dalam Alquranatau tradisi Islam tentang burqa. Karena itu,saya berani menyimpulkan bahwa berburqatidak berkaitan dengan norma Islam. Tapi,memang ada segelintir ulama yang mengklaimsebaliknya, ungkap cendekia 72 tahun yangkini menetap di Lebanon tersebut.

    Di sejumlah negara Islam, lanjut Samir, men-genakan burqa lantas dianggap sebagai tradisi.

    SELEBRITIBawa Ganja, Dilepas Lagi

    PARIS Hiltonsepertinya tak per-nah jera berurusandengan pihak ber-wajib. Setelah diadan temannya, Jen-niferRoverosempatditahan karenakedapatan memba-wa ganja di ajangPiala Dunia AfrikaSelatan lalu, aksiserupa diulangiParis saat berkun-jung ke Korsika.

    Seperti dikutip dari Ananova, Sabtu (17/7),sosialita berumur 29 tahun ini sempat diaman-kan pihak berwenang Bandara Korsika, karenadi dalam tas tanganya ditemukan ganja. Parisdiamankan beberapa saat setelah pesawat jetpribadi yang membawanya dari Bandara Figarimendarat.

    Beruntung, ganja yang dibawa tak sampai 1gram, sehingga dinilai tak melanggar hukum.Petugas keamanan di salah satu wilayah Pran-cis itupun melepaskan Paris. Pewaris jaringanhotel intenasional Hilton ini kemudian melan-jutkan perjalanan ke resor Porto Cervo di Sar-dinia.

    Sebelum terlibat masalah di Korsika, Parissempat mengunggah foto di akun Twitter-nya.Foto diambil dari jet pribadi Boeing 747 milikjutawan Amerika, Sheldon Adelson. Bintangfilm House of Wax ini terlihat tengah bersantaidi sebuah spring bed mewah.(pra)

    Baca LARANGdiHal.2

    AKSI mogok sejumlah staf di RumahSakit Umum Provinsi (RSUP) pekanlalu tentu sangat merugikan pasienyang membutuhkan pelayanan darimereka. Untunglah tak ada jatuh kor-ban jiwa sebagai akibat dari aksi mog-ok yang dilakukan tak hanya oleh parastaf tetapi juga para medis. Aksi mogok

    seperti ini nampaknya sudah menjadisalahsatusenjatadalamrangkamenun-tut hak, tidak hanya terjadi di RSUDtetapi juga di instansi lain termasukperusahaan swasta.

    Ini dilakukan tentu akibat tak adan-ya komunikasi antara karyawan danpimpinan di instansi tersebut. Sehing-

    ga satu-satunya cara yang dilakukanuntuk menyalurkan aspirasi dan in-formasi yang tersumbat adalah den-gan cara mogok. Aksi ini tentu tidakdapat dibenarkan, tetapi juga seharus-nya kita mencari akar masalah sehing-gaterjadiaksiyangmerusakcitraRSUDitu.

    Tuntutan yang menjadi pemicu tern-

    ParisHilton

    Jakarta, KPSosok La Ode M Bariun mantan Ketua

    Harian DPD I Partai Golkar Sultra tidakterlepas dari dua putusan sengketa Pemi-lihan Umum Kepala Daerah (Pemiluka-da) di Sultra oleh Mahkamah Konstitusi(MK). Dua perkara yang ditanganinyasukses memuaskan kliennya denganmemenangkan sidang perkara gugatanitu.

    Pemilukada Konawe Selatan (Konsel)dikabulkan hakim konstitusi dengan per-intah pemungutan suara ulang denganpemohon pasangan Surunuddin Dangga-Muchtar Silondae (Sutra). Dan satunyalagi adalah selaku kuasa hukum KomisiPemilihan Umum (KPU) Muna yang harusberhadapan pemohon LM Rusman Emba-Haridin (RAMAH), pasangan yang di-usung partainya sendiri. MK dalam amarputusannya menolak permohonan pasan-

    Lebih Baik RidwanLetakkan Jabatannya

    KemenhutDirikan KebunBibit ModernJakarta, KP

    Kementerian Kehutanan berencanamembangun kebun bibit yang moderndan canggih di tiap propinsi. Kebun ituakan digunakan untuk memasok kebutu-han masyarakat yang mengembangkanhutan tanaman rakyat dan rehabilitasilahan kritis.

    Kebun bibit ini akan terus menerusmemproduksi bibit kualitas unggul min-imal 1,5 juta batang setiap tahun, kata

    Baca KEMENHUTdiHal.7

    FOTO :UKONFURKONSUKANDA/INDOPOS

    MENYAPA DESA : Menko PerekonomianHatta Rajasa, bersamaWakil KetuaDPRRI Taufik KurniawandanMenteriKehutanan Zulkifli Hasan, saatmenghadiri kegiatanmenterimenyapadesa, di Banjarnegara, Jawa Tengah,kemarin.

    Baca LEBIHBAIKdiHal.2

    KIP :Rekening WajarBoleh DibukaJakarta, KP

    Sikap Mabes Polri yang tertutupsoal informasi rekening bisa digugatmasyarakat melalui Komisi InformasiPusat (KIP). Lembaga resmi negarayang bertanggungjawab langsung padapresiden itu menilai rekening yangsudah dikatagrikan wajar sah sah sajadibeber.

    Memang soal rekening seseorangmasuk dalam informasi yang dikecua-

    Baca REKENINGdiHal.7

    Sial betul nasib Patmawati. Lifterperempuan yang menjadi juara dunia

    pada 1997 tersebut tersandung perkarahukum saat menjajal berbisnis

    sembako. Lebih nahas, dalam beritaacara perkara, penyidik menulis jenis

    kelamin Patmawati laki-laki.

    RAGILUGENG, Jakarta

    RUMAH Patmawati berantakan. Be-berapa sampah nangkring di atas mejaruang tamunya. Karpet di lantai jugalusuh. Debu menebal di mana-mana.

    Kondisi tersebut terjadi sejak Pat-mawati harus berurusan dengan hukum.Dia tak sempat mengurusi rumah yangmerupakan buah menabung selama me-nekuni olahraga angkat besi.

    Saya biarkan saja seperti itu. Sebab,

    tenaga serta pikiran saya benar-benarterkuras untuk mengurus kasus. Kalauurusan tersebut selesai, pasti saya tatalagi, terang Patmawati saat ditemui JawaPos (Kendari Pos Group) di rumahnya,kawasan Bekasi, pekan lalu.

    Bukan hanya rumah yang berantakan.Patmawati juga kuyu. Wajahnya menggu-ratkan kesan lelah. Lifter kelahiranMakassar, 18 Februari 1972, itu juga lebihkurus daripada sebelumnya. Namun, diatak tahu pasti berapa kilogram beratbadan yang hilang setelah harus berkon-sentrasi menuntaskan kasus hukum yangmembelitnya tersebut.

    Yang jelas, sekarang celana saya kedo-doran semua. Padahal, dulu rasanya pas,ucap juara dunia angkat besi pada 1997itu.

    Kasus hukum tersebut dia akui sangat

    menguras tenaga dan pikiran. Kasus itubermula saat dia berniat menjajal perun-tungan di dunia bisnis. Pada akhir 2008dia berkenalan dengan Melly Johan, pa-masok sembako. Patmawati ditawari ber-jualan minyak goreng.

    Merasa mampu menjalankan bisnistersebut, Patmawati menganggukkan ke-pala. Dia menerima tawaran itu. Awaln-ya, semua berjalan lancar. Minyak gorengselalu habis dia jual. Karena itu, Mellymenawari Patmawati bisnis lain. Yakni,membuka usaha pembungkusan makan-an serta menjual gula dan tepung. Tawa-ran tersebut ditolak mentah-mentah olehperaih perunggu Kejuaraan Angkat BesiAsia di Jepang pada 2008 tersebut. Na-mun, entah mengapa Melly tetap memak-

    Patmawati

    Jakarta, KPMantan Menkeh dan HAM Yusril Ihza

    Mahendra terus mempertanyakan pros-es hukum yang menjerat dirinya dalamkasus dugaan korupsi biaya akses sistemadministrasi badan hukum (Sisminba-kum). Kali ini terkait dengan kerugiannegara yang ditimbulkan dari kebijakantersebut.

    Kuasa hukum Yusril, Maqdir Ismail,

    mengatakan bahwa persoalan kerugiannegara tidak berkaitan langsung dengankliennya. Sebab, kliennya hanya mem-buat kebijakan layanan pengesahanbadan hukum dengan Sisminbakum.Dan kebijakan itu belum pernah diuji,salah atau tidak, kata Maqdir, kemarin.

    Padahal, berdasarkan beberapa kasusyang pernah terjadi, kebijakan tidak bisadipidanakan. Maqdir juga mempertany-

    akan munculnya angka Rp 420 miliarsebagai kerugian negara. Dasar perhi-tungannya apa? Itu muncul dari Kejak-saan, bukan BPK (Badan PemeriksaKeuangan), kata pengacara senior itu.

    Penentuan kerugian negara, lanjut dia,biasa ditentukan oleh BPK atau BPKP(Badan Pengawasan Keuangan dan Pem-bangunan). Sejak kapan Kejaksaanmenjadi auditor, tanya Maqdir.(fal)

    Yusril Pertanyakan Kerugian Negara

    IST

    LM Bariun di gedungMahkamah Konstitusi

  • 2 Kendari Pos | Senin 19 Juli 2010

    gan RAMAH dan mengukuhkan kemenan-gan LM Baharuddin-Abdul Malik Ditu(DAMAI).

    Ada dua sisi yang saling bertentangan.Sebagai kader partai beringin, laki-laki kela-hiran Muna, 3 Nopember 1959 itu harusmembela mati-matian DAMAI yang diusungPDIP, Partai Demokrat dan PAN denganalasan profesionalitas. Disisi lain, dengankemenanganDAMAIsendirimenjadipertan-da kelabu bagi Golkar Sultra.

    Beda halnya saat membela SurunuddinDangga-Muchtar Silondae karena pasanganberakronim SUTRA ini memang diusungPartai Golkar, meskipun pada pemungutansuara ulang pasca putusan MK, SUTRAkembali kalah. Golkar Sultra erakepemimpinan Ali Mazi, sebelum berpin-dah ke Ridwan BAE, pria yang menikahiHilmin itu menjabat Ketua Harian Golkar.

    Namun, saat dibawah kepemimpinan Rid-wan, jabatan yang dimiliki LM Bariun ter-gantikan seiring dengan kepengurusan baruDPD Golkar. Statusnya kini hanya menjabatsebagai kader. Kehidupan politik pun sea-kan pergi dari dunianya. Mantan KetuaKomisi E dan D DPRD Sultra Periode 1999-2004 itu kembali ke dunia asalnya sebagaiadvokat.

    Keputusan mendampingi KPU Munamemunculkan banyak spekulasi terhadapdiri ayah dari tiga putra itu. Ada yang me-nilai bahwa sebagai reaksi dan aksi RidwanBAE yang membuangnya dari kepengu-rusan Golkar. Atau bentuk perlawanan kare-na (menurut Bariun) jabatan Ali Mazi dire-but secara inskosntitusional lewatMusyawarah Luar Biasa (Musdalub). Ataukarena mendapat bayaran yang lebih ting-gi? Beriku