Kemitraan Pemerintah Swasta Panduan Peran Lembaga Audit Agung 116 2.5.3 Peran Badan Legislatif 119...

download Kemitraan Pemerintah Swasta Panduan Peran Lembaga Audit Agung 116 2.5.3 Peran Badan Legislatif 119 2.5.4

of 249

  • date post

    19-Aug-2018
  • Category

    Documents

  • view

    219
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Kemitraan Pemerintah Swasta Panduan Peran Lembaga Audit Agung 116 2.5.3 Peran Badan Legislatif 119...

  • Sampoerna Strategic Square

    North Tower, 14th Floor

    Jl. Jendral Sudirman, Kav 45-46, Jakarta 12930 - Indonesia

    Phone +62 21 5795 0550 Fax +62 21 5795 0040

    www.iigf.co.id

    PanduanReferensiVersi 2.0

    Kemitraan Pemerintah Swasta

    Kem

    itraan Pem

    erintah Sw

    asta Pan

    du

    an R

    eferensi Versi 2.0

  • Kemitraan Pemerintah Swasta

    PanduanReferensiVersi 2.0

    PANDUAN REFERENSI PII.indd 1 08/10/2015 15:14:14

  • PANDUAN REFERENSI PII.indd 2 08/10/2015 15:14:14

  • 2014 International Bank for Reconstruction and Development / The World Bank, Asian Development Bank, dan Inter-American Development Bank

    Edisi asli bahasa inggris karya ini merupakan produk karyawan World Bank, Asian Development Bank (ADB), dan Inter-American Development Bank (IDB) dengan kontribusi dari pihak eksternal. Opini, interpretasi, temuan dan/atau kesimpulan yang dinyatakan dalam karya ini merupakan milik para penulis dan tidak dengan sendirinya mencerminkan pandangan atau kebijakan resmi atau posisi World Bank, ADB, IDB, Dewan Direksi organisasi tersebut, maupun pemerintah yang diwakilinya. Organisasi-organisasi tersebut di atas tidak memberikan jaminan, baik tersurat maupun tersirat, atau menanggung kewajiban atau tanggung jawab atas akurasi, ketepatan waktu, ketepatan, kelengkapan, kelayakan untuk diperjualbelikan, atau kesesuaian dengan tujuan tertentu, dari informasi yang tercantum dalam karya ini.

    Publikasi ini mengikuti praktik World Bank sehubungan dengan penyebutan anggota dan peta. Penyebutan atau referensi kepada teritori atau area geografis tertentu, atau penggunaan istilah negara dalam dokumen ini tidak menyiratkan pernyataan pendapat apapun dari sisi organisasi-organisasi tersebut maupun Dewan Direksinya, atau pemerintah yang diwakilinya, mengenai status hukum negara, teritori, kota atau area manapun atau otoritasnya, atau mengenai perbatasan atau batas-batas negara, teritori, kota atau area tersebut.

    Keterangan: Dalam publikasi ini, $ mengacu kepada dolar AS, kecuali dinyatakan lain.

    Hak dan Izin

    Materi dalam karya ini dilindungi oleh hak cipta. Karena organisasi-organisasi tersebut di atas mendukung penyebarluasan pengetahuan mereka, karya ini boleh direproduksi, secara keseluruhan atau sebagian, dengan pengakuan sebagaimana mestinya kepada ADB, IADB dan WB.

    Setiap pertanyaan mengenai hak dan izin, termasuk hak penerbitan dalam format berbeda berdasarkan karya asli, harus diajukan kepada World Bank Publications, The World Bank Group, 1818 H Street NW, Washington, DC 20433, USA; fax: 202-522-2625; e-mail: pubrights@worldbank.org.

    Desain dan tata letak: Sara Tejada Montoya

    World Bank1818 H Street NWWashington, D.C. 20433Telepon: +1-202-473-1000Internet: www.worldbank.org

    Asian Development Bank 6 ADB Avenue,Mandaluyong City 1550, PhilippinesTelepon: +63 2 632 4444 Internet: www.adb.org

    Inter-American Development Bank1300 New York Avenue, N.W. Washington, D.C. 20577, USATelepon: +1-202-623-1000Internet: www.iadb.org

    World Bank; Asian Development Bank; Inter-American Development Bank. 2014. Public-Private Partnerships : Reference Guide, Version 2.0. World Bank, Washington, DC; Asian Development Bank, Mandaluyong City, Philippines; Inter-American Development Bank, Washington, DC. World Bank, ADB & IDB. https://openknowledge.worldbank.org/handle/10986/20118 License: CC BY 3.0 IGO.

    The original English edition of this work is a product of the staff of the World Bank, the Asian Development Bank (ADB) and the Inter-American Development Bank (IDB) with external contributions, which is translated by PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) (also known as the Indonesia Infrastructure Guarantee Fund (IIGF)) with the permission from the World Bank under the Creative Commons Attribution license (CC BY 3.0 IGO). This translation was not created by The World Bank and should not be considered an official World Bank translation. The World Bank shall not be liable for any content or error in this translation.

    World Bank; Asian Development Bank; Inter-American Development Bank. 2014. Public-Private Partnerships : Reference Guide, Version 2.0. World Bank, Washington, DC; Asian Development Bank, Mandaluyong City, Philippines; Inter-American Development Bank, Washington, DC. World Bank, ADB & IDB. https://openknowledge.worldbank.org/handle/10986/20118 Lisensi: CC BY 3.0 IGO.

    Edisi asli Bahasa Inggris karya ini merupakan produk karyawan World Bank, Asian Development Bank (ADB), dan Inter-American Development Bank (IDB) dengan kontribusi dari pihak eksternal, yang diterjemahkan oleh PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) (juga dikenal sebagai Indonesia Infrastructure Guarantee Fund (IIGF)) dengan izin dari World Bank berdasarkan lisensi Creative Commons Attribution (CC BY.3.0 IGO). Karya yang telah diterjemahkan tersebut bukan merupakan hasil karya World Bank dan tidak boleh dianggap sebagai terjemahan resmi World Bank. World Bank tidak bertanggung jawab atas isi atau kesalahan dalam karya terjemahan ini.

    PANDUAN REFERENSI PII.indd 3 08/10/2015 15:14:14

  • Daftar Isi

    Pendahuluan

    1 Dasar-dasar KPS Definisi dan Dasar Pertimbangan 17 1.1 Definisi KPS: Mendefinisikan Kemitraan Pemerintah-Swasta 18 1.1.1 Jenis-jenis Kontrak KPS dan Terminologi 18 1.1.2 Perjanjian yang Tidak Termasuk Dalam KPS: Jenis Keterlibatan Swasta Lainnya 24 1.2 Penggunaan KPS: Sektor dan Layanan 28 1.3 Tantangan Infrastruktur dan Solusi yang Ditawarkan KPS 31 1.3.1 Kekurangan Pendanaan 35 1.3.2 Perencanaan dan Seleksi Proyek yang Lemah 40 1.3.3 Kelemahan Manajemen 44 1.4 Pembiayaan KPS 52 1.4.1 Struktur Pembiayaan KPS 53 1.4.2 Hal-hal yang Perlu Dipertimbangkan Pemerintah 55 1.4.3 Peranan Pembiayaan Pemerintah dalam KPS 60

    2 Penyusunan Kerangka Kerja KPS 67 2.1 Kebijakan KPS 74 2.1.1 Tujuan Program KPS 75 2.1.2 Ruang Lingkup Program KPS 76 2.2 Kerangka Hukum KPS 80 2.2.1 Ruang Lingkup Kerangka Hukum KPS 81 2.2.2 Undang-Undang KPS 83 2.3 Proses dan Tanggung Jawab Kelembagaan KPS 85 2.3.1 Proses KPS 86 2.3.2 Tanggung Jawab Kelembagaan: Pelaksanaan 89 2.3.3 Tanggung Jawab Kelembagaan: Pemeriksaandan Persetujuan 93 2.3.4 Unit KPS Khusus 95

    PANDUAN REFERENSI PII.indd 4 08/10/2015 15:14:14

  • 2.4 Kerangka Kerja Manajemen Keuangan Publik untuk KPS 100 2.4.1 Penilaian Implikasi Fiskal yang Timbul dari Proyek KPS 102 2.4.2 Pengendalian Eksposur Keseluruhan yang Ditimbulkan KPS 104 2.4.3 Penyusunan Anggaran Komitmen Pemerintah kepada KPS 105 2.4.4 Akuntansi dan Pelaporan Fiskal KPS 109 2.5 Tata Kelola Program KPS yang Lebih Luas 114 2.5.1 Pengungkapan Informasi Program dan Proyek KPS 115 2.5.2 Peran Lembaga Audit Agung 116 2.5.3 Peran Badan Legislatif 119 2.5.4 Peran Masyarakat 120

    3 Pelaksanaan Proyek KPS 123 3.1 Identifikasi Proyek KPS 127 3.1.1 Identifikasi Proyek Investasi Publik yang Merupakan Prioritas 128 3.1.2 Penyaringan KPS Potensial 129 3.1.3 Menyusun Daftar Tunggu KPS Awal 132 3.2 Penilaian Proyek KPS 134 3.2.1 Penilaian Kelayakan dan Kelaikan Ekonomi Proyek 136 3.2.2 Penilaian Kelaikan Komersial 138 3.2.3 Penilaian Kesepadanan Nilai dengan Biaya 139 3.2.4 Penilaian Implikasi Fiskal 144 3.3 Penyusunan Struktur Proyek KPS 153 3.3.1 Identifikasi Risiko 155 3.3.2 Pengalokasian Risiko 157 3.3.3 Menuangkan Alokasi Risiko dalam Struktur Kontrak 160 3.4 Penyusunan Rancangan Kontrak KPS 164 3.4.1 Persyaratan Kinerja 167

    PANDUAN REFERENSI PII.indd 5 08/10/2015 15:14:14

  • 3.4.2 Mekanisme Pembayaran 169 3.4.3 Mekanisme Penyesuaian 171 3.4.4 Mekanisme Penyelesaian Sengketa 174 3.4.5 Ketentuan-Ketentuan Pengakhiran 176 3.5 Pengelolaan Transaksi KPS 182 3.5.1 Memutuskan Strategi Pengadaan 184 3.5.2 Pemasaran KPS 194 3.5.3 Kualifikasi Peserta Lelang 195 3.5.4 Pengelolaan Proses Lelang 198 3.5.5 Mencapai Keefektifan Kontrak dan Tahap Penutupan Transaksi Keuangan 206 3.6 Penanganan Proposal yang Tidak Diminta 210 3.6.1 Manfaat dan Tantangan Potensial Proposal yang Tidak Diminta 210 3.6.2 Menciptakan Tekanan Kompetitif 212 3.6.3 Penanganan Hak Kekayaan Intelektual 215 3.6.4 Menetapkan Proses yang Jelas 216 3.7 Pengelolaan Kontrak KPS 219 3.7.1 Penetapan Struktur Pengelolaan Kontrak 220 3.7.2 Pemantauan dan Pengelolaan Pelaksanaan dan Risiko KPS 223 3.7.3 Penanganan Perubahan 226 3.7.4 Berakhirnya Kontrak dan Serah Terima Aset 230 Daftar Referensi 233

    PANDUAN REFERENSI PII.indd 6 08/10/2015 15:14:14

  • Daftar Gambar

    Gambar 1: Tinjauan Umum Panduan Referensi KPS 15 Gambar 1.1: Contoh Jenis-jenis Kontrak KPS 20 Gambar 1.2: Contoh Berbagai Jenis Kontrak KPS 24 Gambar 1.3: Letak Permasalahan Infrastruktur dan Solusi yang Ditawarkan KPS 32 Gambar 1.4: Struktur Umum Proyek KPS 53 Gambar 2.1: Tinjauan Umum Kerangka Kerja KPS 69 Gambar 2.2: Proses KPS Secara Umum 87 Gambar 3.1: Proses Pengembangan dan Implementasi KPS 121 Gambar 3.2: Identifikasi Proyek KPS 128 Gambar 3.3: Penilaian Proyek KPS 135 Gambar 3.4: Penyusunan Struktur KPS 154 Gambar 3.5: Tahap Penyusunan Rancangan Kontrak KPS 165 Gambar 3.6: Tahap Transaksi Proses KPS 182 Gambar 3.7: Langkah-Langkah Transaksi 184 Gambar 3.8: Proses Penilaian, Persetujuan dan Pelelangan Proposal ya