Keluarga Binaan Diare

download Keluarga Binaan Diare

of 50

  • date post

    05-Aug-2015
  • Category

    Documents

  • view

    115
  • download

    15

Embed Size (px)

Transcript of Keluarga Binaan Diare

Lalu Aditya Haris Pratama H1A 006022

LAPORAN KELUARGA BINAAN DIARE DEHIDRASI R-S

Data Kasus Pasien dalam Keluarga BinaanPasien Nama By. Eko Mardiansah Keterangan Anak Tn.Jumardi dan Ny. Sumiatun

Umur / tgl. LahirAlamat

14 bulan / 24-08-2011Karang Anyar, Desa Gerimak Indah, Kecamatan Narmada, Lombok Barat

Jenis kelamin Agama Pendidikan Pekerjaan Status perkawinan Telah diobati sebelumnya Alergi obat

Laki-laki Islam Belum menikah Belum -

Identitas Keluarga yang LainAnggota Keluarga Nama Umur Alamat Tn. Jumardi 20 Tahun Dusun Karang Anyar, Desa Gerimak Indah, Kecamatan Narmada, Lombok Barat Agama Pendidikan Pekerjaan Status Islam SD Tukang parkir Menikah Anggota Keluarga Nama Umur Alamat Ny. Sumiatun 19 tahun Dusun Karang Anyar, Desa Gerimak Indah, Kecamatan Narmada, Lombok Barat Agama Pendidikan Pekerjaan Status Islam SMP IRT Menikah Keterangan Ibu By.Eko Mardiansah Keterangan Ayah By.Eko Mardiansah

Ikhtisar KeluargaAq.Muslim Iq.Srina

Jamiludin

Suleha

Jumadil

Sukani

Jumardi

Sum iatu n By.Eko

Sah min

Jayusman

Aliya

Mihram

Irwan

Keterangan: : laki-laki : meninggal

perempuan

: keluarga binaan

: tinggal satu atap bersama pasien

: keluarga inti

Data Status Kesehatan KeluargaAyah Aspek Pemeriksaan Tn.J, 20th BB 58 kg Ny.S, 19th 45 kg By.E,14 bln 11,5 kg Ibu Anak

TB

169 cm

154 cm

82 cm

TD

120/80

110/80

N

80x/mnt

84x/mnt

104x/mnt

RR

18x/mnt

20x/mnt

30x/mnt

T

36,8

36,6

36,7

Status Gizi

BMI 20,3 (Normal)

BMI 19,0 (Normal)

2SD s/d 2SD (Normal)

Data Pelayanan PasienAnamnesis Keluhan Utama: Mencret sejak 2 hari yang lalu. Riwayat Penyakit Sekarang

Pasien dikeluhkan mencret oleh ibunya sejak 2 hari yang lalu. Frekuensi BAB 7 kali dalam sehari, dengan konsistensi lembek (air > ampas). Ibu pasien mengatkan tidak ada lendir maupun darah pada BAB pasien. Menurut Ibu semenjak sakit pasien kuat minum dan tampak haus sehingga ibu memberi minum pasien lebih banyak dari biasanya. Keluhan mual (-), muntah (-), adanya demam, batuk dan pilek tidak dikeluhkan oleh Ibu. BAK (+) 3-5x/hari.

Riwayat penyakit dahulu

Pasien pernah mengalami keluhan yang sama beberapa bulan yang lalu. Pasien dibawa ke Puskesmas, menjalani rawat jalan dan keluhan membaik. Riwayat penyakit keluarga

Tidak ditemukan anggota keluarga lain yang mengalami keluhan yang serupa saat ini. Riwayat asma, batuk lama dan penyakit lainnya dalam keluarga disangkal. Riwayat Pengobatan :

Pasien belum dibawa berobat oleh orang tuanya.

Riwayat Kehamilan dan PersalinanIbu pasien hamil selama 9 bulan dan ini merupakan kehamilan yang kedua (hamil pertama keguguran). Selama kehamilan, ibu pasien tidak mengalami perdarahan maupun penyakit lainnya. ANC dilakukan sebanyak 7 kali di posyandu dan 2x di puskesmas. Konsumsi obat-obatan maupun jamu selama hamil (-). Pasien lahir normal, langsung menangis, ditolong oleh bidan di Polindes Gerimak Indah dengan berat lahir 2800 gram. Riwayat biru (-), Riwayat kuning (-).

Riwayat Imunisasi:

Pasien rutin diajak ke posyandu untuk imunisasi dan penimbangan berat badan. Imunisasi dasar yang wajib sudah lengkap dilakukan. Riwayat Nutrisi: Pasien minum ASI eksklusif hingga usia 6 bulan Pasien mulai diberi makan makanan tambahan

berupa bubur SUN pada usia 6 bulan, saat usia 8 bulan pasien sudah mulai diberikan bubur beras, dan sekarang pasien sudah diberikan nasi. Frekuensi makan 3-5x/hari.

Pemeriksaan Fisik Keadaan umum & tanda-tanda vital : Kesan Umum : Sedang Kesadaran : Compos Mentis Tekanan Darah : HR : 110 x/mnt RR : 31 x/menit Tax : 36,5 C

Status gizi: Berat Badan : 11,5 kg Panjang Badan : 82 cm Status Gizi : Normal

Status Generalis Kepala : kesan normal, bentuk dan ukuran normal, deformitas (-),ubun- ubun besar cekung (-), sutura normal Rambut : normal Mata : mata cowong (+/+), reflek cahaya +/+, isokor (+), myosis (-), midriasis (-) Konjungtiva : anemis (-/-), ikterus (-/-) Telinga : bentuk normal, nyeri tekan (-/-), serumen (-/-) Hidung : Bentuk normal, nyeri tekan (-/-), perdarahan (-), sekret (-/-) Leher : pembesaran KGB (-) Thoraks :

Inspeksi : kelainan bentuk (-), pergerakan dinding dada simetris, retraksi dinding dada (-) Auskultasi : Pulmo: bronkovesikuler (+/+), wheezing (-/-), rhonki(-/-)

Cor: S1, S2 tunggal, regular, murmur (-), gallop (-)

Abdomen Inspeksi

: Bentuk : distensi (-), scar (-

), keloid (-) Auskultasi Palpasi

:Peristaltik usus : meningkat : Turgor : menurun (agak lamabat kembali)

Tonus : normal Hepar : tidak teraba Lien : tidak teraba Ginjal : tidak teraba Perkusi : suara timpani

Anggota Gerak

:

Kelainan bentuk : (-) Edema : (-) Akral hangat : + + + + Uro-genital Vertebrae

tanda-tanda

: tidak dievaluasi : Kelainan yang ada : (-); fraktur : (-)

Pemeriksaan Penunjang: (-)

Diagnosis Kerja Diare akut dehidrasi ringan sedangTerapi Rawat inapo IVFD RL 70ml/KgBB selama 5jam, kemudian dievaluasi tanda-tanda dehidrasinya. Bila tanda dehidrasi sudah teratasi, tetesan infus diturunkan sesuai kebutuhan cairan perhari.

o Oralit 50-100 cc tiap kali BAB o Zink 1x1 (10 hari berturut-turut)

Prognosis Pasien Dubia ad Bonam

Konseling Konseling yang diberikan pada orang tua pasien: Pasien akan di Rawat Inap karena kondisi pasien yang lemas dan terdapat tanda-tanda kekurangan cairan. Pasien sebaiknya istirahat dan diberikan banyak minum serta minum obat secara teratur. Mengubah perilaku sehari-hari menjadi perilaku hidup bersih dan sehato Agar ibu pasien mulai mengajarkan kepada anaknya untuk BAB dan

BAK di toilet/WC umum. o Agar mengajari anaknya untuk mencuci tangan dengan sabun setiap habis bermain dan sebelum makan. o Agar ibu membiasakan diri mencuci tangan sebelum menyuapi anak. o Agar ibu mencuci tangan sebelum menghidangkan makanan

Lebih aktif bekerjasama dengan pusat pelayanan kesehatan

demi mencegah kembali terjadinya penyakit diare.

KONDISI FAKTOR RESIKO LINGKUNGAN, SOSIAL, EKONOMI KELUARGA

Keadaan Lingkungan Keluarga By. Eko tinggal di Dusun Karang Anyar, Desa Gerimak

Indah, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat sejak tahun 2000. Tempat tinggal tersebut merupakan rumah yang di tempati oleh ayah pasien sejak lahir. Luas bangunan 1 are, yang terdiri dari 2 kamar tidur, 1 ruang keluarga, dan 1 dapur. Rumah pasien ini beratap genteng, tidak ada flavon, dan dinding terbuat dari semen. Terdapat 1 pintu pada bagian depan rumah, 1 pintu di bagian samping rumah, dan 1 pintu dapur, terdapat 4 jendela pada sisi depan rumah dan 1 jendela pada sisi samping rumah, namun menurut ibu pasien jendela sangat jarang dibuka, bahkan jendeladi sisi samping sudah ditutup dan tidak pernah dibuka sama sekali. Rumah ini berlantai semen. Untuk keperluan tidur, pasien dan keluarga tidak memakai kasur, pasien beserta orang tuanya tidur menggunakan dipan yang beralaskan tikar. Dapur terletak di samping kamar tidur pasien terpisah oleh tembok.

Keluarga pasien memasak dengan

menggunakan gas elpiji dan kayu bakar,namun lebih sering menggunakan kayu bakar. Rumah pasien tidak memiliki kamar mandi, untuk keperluan mandi, mencuci dan buang air, pasien dan keluarga pasien kadangkadang melakukannya di sumur depan rumah pasien maupun sungai yang berada di belakang rumah pasien. Terkadang BAB juga dilakukan di selokan yang terdapat di timur rumah pasien. Untuk pasien sendiri, Ibu pasien mengaku membuang tinja pasien ke selokan maupun sungai dekat rumahnya.

Untuk kebutuhan minum sehari-hari keluarga

pasien mengambil air bersih dari sumur di depan rumahnnya. Air tersebut langsung dikonsumsi dan tidak dimasak terlebih dahulu. Ibu pasien mengaku jarang memasak air sebelum digunakan untuk minum. Untuk lingkungan luar rumah pasien, jarak rumah pasien dengan rumah tetangga tetangga cukup dekat 1 m, bahkan berdempet pada rumah tetangga di belakang rumah pasien.

Rumah By.Eko tidak mempunyai halaman, rumah

By.Eko dipisahkan dengan tetangga oleh sebuah jalan setapak yang kecil selebar 2 meter. Sebelah timur rumah By.Eko adalah rumah tetangga dengan jarak 3 meter. Batas sebelah barat rumahnya adalah rumah tetangga yang berdempetan dengan rumah pasien, dapur tetangganya tersebut yang selalu dikeluhkan orang tua pasien karena tetangganya tersebut memasak tepat didepan rumah By.Eko sehingga asap dari kayu bakar yang digunakan oleh tetangga masuk ke dalam rumah. Dibagian depan rumah berbatasan dengan rumah tetangga yang dipisahkan oleh jalan setapak yang kecil selebar 2 meter dan terdapat selokan dengan lebar 80cm dengan arus air yang cukup kuat. Di depan rumah By.Eko adalah tempat mandi umum dan sumur serta rumah tetangga pasien yang jaraknya 3 meter.

Keluarga By.Eko mengatakan untuk kebutuhan air bersih sehari-hari menggunakan air yang

diambil dari sumur di yang ada di depan rumahnya. Air tersebut digunakan sebagai air minum, air untuk memasak dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Untuk pengelolaan sampah, keluarga pasien biasanya membuangnya di tempat pembuangan sampah diluar rumah yang berjarak 2 meter dari rumah pasien, tepat di samping rumah pasien.

Denah Rumah Pasiend a b f

Keterangan:

c

e

a : kamar tidur ditempati oleh kakak pasien b : kamar tidur pasien dan orang tua c : ruang keluarga d : dapur e : kamar mandi umum f : selokan

Dokumentasi Rumah Pasien Rumah Pasien Tampak Depan

Dokumentasi Rumah Pasien Dapur Selokan Dekat Rumah Pasien

Dokumen