Kelompok 1 AKL Hal. 255 - 264 (Printable)

download Kelompok 1 AKL Hal. 255 - 264 (Printable)

of 25

  • date post

    09-Feb-2016
  • Category

    Documents

  • view

    568
  • download

    79

Embed Size (px)

description

ppt tugas AKL 1

Transcript of Kelompok 1 AKL Hal. 255 - 264 (Printable)

Slide 1

BAB 6TRANSFER ANTARPERUSAHAAN: ASET TAK LANCARPenjualan Arus ke Bawah,Penjualan Arus ke Atas, danPelepasan Aset di Kemudian HariWella Dwi Putri1011031022Eka Candra1011031044Fina Nidaul Mufidah1011031048Novia Niki Pertiwi1011031070Tiaraku Oktia1011031082

S1 AkuntansiUniversitas LampungPENJUALAN ARUS KE BAWAHPT Induk membeli 80% saham PT Anak, pada tanggal 31 Desember 20X0, pada nilai buku saham sebesar Rp 240.000.000Pada tanggal 1 Juli 20X1, PT Induk menjual tanah ke PT Anak seharga Rp 35.000.000. PT Induk semula membeli tanah tersebut pada tanggal 1 Januari 20X1 seharga Rp 20.000.000. PT Anak masih memiliki tanah tersebut selama tahun 20X1 dan tahun-tahun berikutnya.Selama tahun 20X1, PT Induk melaporkan laba terpisah sebesar Rp 155.000.000, terdiri atas laba dari operasi reguler sebesar Rp 140.000.000 dan keuntungan penjualan tanah sebesar Rp 15.000.000; PT Induk mengumumkan deviden sebesar Rp 60.000.000. PT Anak melaporkan laba bersih sebesar Rp 50.000.000 dan mengumumkan deviden sebesar Rp 30.000.000.PT Induk mencatat investasinya di PT Anak menggunakan metode ekuitas dasar, di mana PT Induk mencatat bagiannya atas laba bersih dan deviden PT Anak, tetapi tidak menyesuaikan untuk laba antar perusahaan belum direalisasi.PENJUALAN ARUS KE BAWAH Investasi pada Saham PT Anak240.000.000Kas240.000.000

Kas24.000.000Investasi pada Saham PT Anak24.000.000(30.000.000 x 80% = 24.000.000)

Investasi pada Saham PT Anak40.000.000Pendapatan dari Anak Perusahaan40.000.000(50.000.000 x 80% = 40.000.000)PENJUALAN ARUS KE BAWAHAkun investasi pada pembukuan PT Induk pada tanggal 31 Desember 20X1:

Investasi pada Saham PT AnakBiaya Perolehan 240.000.000Deviden(30.000.000 x 0,8)24.000.000(6) Akrual ekuitas (50.000.000 x 0,8) 40.000.000 Saldo, 31/12/X1 256.000.000E(7) Pendapatan dari Anak Perusahaan 40.000.000Deviden Diumumkan24.000.000Investasi pada Saham PT Anak16.000.000

E(8) Pendapatan untuk Kepemilikan Minoritas 10.000.000Deviden Diumumkan 6.000.000Kepemilikan Minoritas 4.000.000 50.000.000 x 20% = 10.000.000 30.000.000 x 20% = 6.000.000

E(9) Saham Biasa PT Anak200.000.000 Saldo Laba, 1 Januari100.000.000Investasi pada Saham PT Anak240.000.000Kepemilikan Minoritas 60.000.000

E(10) Keuntungan Penjualan Tanah 15.000.000Tanah 15.000.000PENJUALAN ARUS KE BAWAH

Laba bersih konsolidasi tahun 20X1:Laba terpisah PT Induk Rp 155.000.000Dikurangi: Laba antarperusahaan belumdirealisasi dari penjualan tanah arus ke bawah ( 15.000.000)Laba direalisasi terpisah PT Induk Rp 140.000.000Bagian PT Induk atas laba PT Anak:Laba bersih PT Anak Rp 50.000.000Bagian proporsional PT Induk x 80% 40.000.000Laba bersih konsolidasi, 20X1 Rp 180.000.000

PENJUALAN ARUS KE BAWAHKepemilikan Minoritas

Nilai buku PT Anak, 31 Desember 20X1Saham biasa Rp 200.000.000Saldo Laba 120.000.000Total nilai buku Rp 320.000.000Bagian proporsionalpemegang saham minoritas x 0,20Kepemilikan minoritas, 31 Desember 20X1 Rp 64.000.000PENJUALAN ARUS KE BAWAHEliminasi Laba Belum Direalisasi Setelah Tahun Pertama

Dalam kasus penjualan arus ke bawah, induk perusahaan mengakui seluruh laba dari transfer antarperusahaan dan memasukkannya dalam saldo laba di tahun-tahun berikutnya.Oleh karena itu, ayat jurnal eliminasi berikut diperlukan dalam kertas kerja konsolidasi setiap tahun setelah tahun penjualan tanah arus ke bawah, selama anak perusahaan masih memiliki tanah tersebut.

E(17)Saldo Laba, 1 Januari15.000.000Tanah15.000.000PENJUALAN ARUS KE BAWAHPerlakuan penjualan arus ke atas dapat diilustrasikan dengan contoh yang sama yang digunakan untuk mengilustrasikan penjualan arus ke bawah. Dalam kasus ini, PT Anak mengakui keuntungan dari penjualan tanah ke PT Induk sebesar Rp 15.000.000 selain laba yang diperoleh dari operasi regulernya sebesar Rp 50.000.000, sehingga laba bersih PT Anak untuk tahun 20X1 sebesar Rp 65.000.000. Laba terpisah PT Induk sebesar Rp 140.000.000 dan seluruhnya berasal dari operasi normalnya.PT IndukPT Anak1 Juli 20X1Transfer tanah antarperusahaan senilai Rp 35.000.0001 Januari 20X1Pembelian tanah senilaiRp 20.000.000PENJUALAN ARUS KE ATAS Investasi pada Saham PT Anak240.000.000Kas240.000.000

(11)Kas24.000.000Investasi pada Saham PT Anak24.000.000(30.000.000 x 80% = 24.000.000)

(12)Investasi pada Saham PT Anak52.000.000Pendapatan dari Anak Perusahaan52.000.000(65.000.000 x 80% = 52.000.000)PENJUALAN ARUS KE ATASAkun investasi pada pembukuan PT Induk pada akhir tahun 20X1:

Investasi pada Saham PT Anak Biaya Perolehan 240.000.000Deviden(30.000.000 x 0,8)24.000.000(12) Akrual ekuitas (50.000.000 x 0,8) 52.000.000 Saldo, 31/12/X1 268.000.000PENJUALAN ARUS KE ATASE(13) Pendapatan dari Anak Perusahaan 52.000.000Deviden Diumumkan24.000.000Investasi pada Saham PT Anak28.000.000

E(14) Pendapatan untuk Kepemilikan Minoritas 10.000.000Deviden Diumumkan 6.000.000Kepemilikan Minoritas 4.000.000(65.000.000 - 15.000.000) x 20% = 10.000.000 30.000.000 x 20% = 6.000.000

E(15) Saham Biasa PT Anak200.000.000 Saldo Laba, 1 Januari100.000.000Investasi pada Saham PT Anak240.000.000Kepemilikan Minoritas 60.000.000

E(16) Keuntungan Penjualan Tanah 15.000.000Tanah 15.000.000PENJUALAN ARUS KE ATAS

Laba bersih konsolidasi tahun 20X1:Laba terpisah PT Induk Rp 140.000.000Bagian PT Induk atas laba PT Anak:Laba bersih PT Anak Rp 65.000.000Dikurangi: Laba antarperusahaanbelum direalisasi dari penjualantanah arus ke atas (15.000.000)Laba direalisasi PT Anak Rp 50.000.000Bagian proporsional PT Induk x 80% 40.000.000Laba bersih konsolidasi, 20X1 Rp 180.000.000

PENJUALAN ARUS KE ATASKepemilikan Minoritas

Nilai buku PT Anak, 31 Desember 20X1Saham biasa Rp 200.000.000Saldo Laba 135.000.000Total nilai buku Rp 335.000.000Keuntungan antarperusahaan belumdirealisasi dari penjualan tanah arus ke atas (15.000.000)Nilai buku direalisasi PT Anak Rp 320.000.000Bagian proporsionalpemegang saham minoritas x 0,20Kepemilikan minoritas, 31 Desember 20X1 Rp 64.000.000PENJUALAN ARUS KE ATASEliminasi Laba Belum Direalisasi Setelah Tahun Pertama

Dalam kasus penjualan arus ke atas, anak perusahaan mengakui laba antarperusahaan. Induk perusahaan mengakui bagian proporsionalnya atas keuntungan, dan jumlah tersebut termasuk dalam saldo laba awal di tahun-tahun berikutnya.Dalam kertas kerja konsolidasi yang disusun di tahun-tahun setelah transfer antarperusahaan selama tanah tersebut masih dimiliki induk perusahaan, keuntungan antarperusahaan yang belum direalisasi dieliminasi dari saldo tanah yang dilaporkan dan secara proporsional dari kepemilikan minoritas.

E(17)Saldo Laba, 1 Januari12.000.000Kepemilikan Minoritas 3.000.000Tanah15.000.000PENJUALAN ARUS KE ATASPELEPASAN ASET DI KEMUDIAN HARIUntuk tujuan konsolidasi, keuntungan atau kerugian yang diakui oleh afiliasi yang menjual ke pihak eksternal harus disesuaikan dengan keuntungan atau kerugian antarperusahaan belum direalisasi.

Keuntungan sebesar Rp 10.000.000 yang diakui oleh PT Anak dari penjualan tanah ke pihak luar harus disesuaikan guna mencerminkan total keuntungan untuk entitas konsolidasi sebesar Rp 25.000.000.

E(19) Saldo Laba, 1 Januari15.000.000Keuntungan Penjualan Tanah15.000.000PT IndukPT Anak1 Januari 20X1Pembeliantanah senilaiRp 20.000.0001 Juli 20X1Transfer tanahantarperusahaan senilaiRp 35.000.0001 Maret 20X5Penjualantanah senilaiRp 45.000.000PELEPASAN ASET DI KEMUDIAN HARIE(19) Saldo Laba, 1 Januari12.000.000 Kepemilikan Minoritas3.000.000 Keuntungan Penjualan Tanah15.000.000PT IndukPT Anak1 Maret 20X5Penjualantanah senilaiRp 45.000.0001 Juli 20X1Transfer tanahantarperusahaan senilaiRp 35.000.0001 Januari 20X1Pembeliantanah senilaiRp 20.000.000PELEPASAN ASET DI KEMUDIAN HARILATIHAN SOALL6-7 (Halaman 298)PT Barito memiliki 70% saham berhak suara PT RanumPada tanggal 12 Maret 20X2, PT Ranum menjual tanah yang dibeli seharga Rp 140.000.000 ke PT Barito dengan harga Rp 185.000.000.PT Barito berencana untuk membangun gudang baru di tanah tersebut di tahun 20X3.Buatlah ayat jurnal eliminasi untuk menghilangkan pengaruh penjualan tanah antar perusahaan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasi pada tanggal 31 Desember 20X2 dan 20X3.Buatlah ayat jurnal eliminasi yang diperlukan pada tanggal 31 Desember 20X3 dan 20X4, jika PT Barito semula membeli tanah tersebut dengan harga Rp 150.000.000 dan menjualnya ke PT Ranum dengan harga Rp180.000.000 pada tanggal 12 Maret 20X2.Jurnal eliminasi, 31 Desember 20X2:Keuntungan Penjualan TanahRp 45.000.000TanahRp 45.000.000(185.000.000 140.000.000 = 45.000.000)

Jurnal eliminasi, 31 Desember 20X2:Laba Ditahan, 1 JanuariRp 31.500.000Kepemilikan Non PengendaliRp 13.500.000TanahRp 45.000.000

LATIHAN SOALL6-7 Halaman 298 Soal (a)Jurnal Eliminasi 31 Desember 20X3 dan 20X4:

Laba Ditahan, 1 JanuariRp 30.000.000Tanah Rp 30.000.000LATIHAN SOALL6-7 Halaman 298 Soal (b)REFERENSIBaker, Richard E., Lembke, Valdean C., King, Thomas E., Jeffrey, Cynthia G. 2010. Akuntansi Keuangan Lanjutan. Jakarta: Salemba Empat.