Kedaulatan Rakyat 3 Maret 2014

download Kedaulatan Rakyat 3 Maret 2014

of 24

Embed Size (px)

description

 

Transcript of Kedaulatan Rakyat 3 Maret 2014

  • 1. UNGARAN (KR) - Ke- luarga Satinah (45) di Dusun Ngrunten Desa Kalisidi Ka- bupaten Semarang, Rabu (2/4) pukul 20.00 menggelar mujahadah (doa bersama) untuk keringanan dan bebas dari hukuman pancung di SaudiArabia. Doa bersama di rumah Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang divonis hukum- an mati dihadiri Bupati Se- marang Mundjirin. Kakak Satinah, Ferry (45) meminta tolong warga men- doakan Satinah yang saat ini sedang menunggu detik-de- tik pelaksanaan hukum pan- cung. "Doa bersama ini, se- moga Satinah bisa bebas dari hukuman pancung dan bisa berkumpul dengan keluarga di Desa Kalisidi," ujarnya. Bupati Semarang Mun- djirin minta keluarga sabar dan Satinah diberi keteguh- an hati. "Kami atas nama pri- badi dan Pemkab Semarang ikut prihatin dan mujahadah ini diharapkan bisa menolong nasib Satinah," kata bupati. Doa bersama dipimpin Kiai Jumardi, tokoh Desa Kalisidi Kabupaten Semarang. Se- dangkan tausiyah disam- paikan oleh Soliminudin. "Sa- tinah itu membunuh untuk membela diri bukan ada niat dan sengaja membunuh ma- jikannya. Pemerintah Indo- nesia ibaratnya diperas oleh warga Arab dengan diyat yang tinggi," ujarnya. Kakak Satinah lainnya, Sugiman (60) menuturkan anak Satinah bernama Nur Afriana menjadi tanggung- jawabnya. * Bersambung hal 7 kol 1 YOGYA (KR) - Masyarakat di wilayah DIY dan sebagian Jawa Tengah kembali dikejutkan oleh adanya gempa bumi dengan kekuatan 4,5 Skala Richter (SR). Gempa yang terjadi pada Rabu (2/4) tepatnya pukul 18. 21,56 WIB, tersebut berpusat di 7.90 Lintang Selatan (LS) - 110.59 Bujur Timur (BT), tepatnya di darat 28 km Tenggara Yogya atau 6,6 km Utara Wonosari dengan kedalaman 10 km. "Sebetulnya kekuatan gempa ini tidak terlalu besar (4,5 SR), tapi karena pusatnya ada di darat banyak masyarakat yang merasakan dengan kekuatan II-III (seperti truk lewat). Walaupun dampak dari gempa tersebut sempat menim- bulkan kepanikan, masyarakat tidak perlu cemas, karena tidak berpotensi tsu- nami," jelas Kasi Observasi Badan Meteorologi Klima- tologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Yogyakarta, Bambang Subadyo kepada KR di Yogyakarta, Rabu (2/4). Bambang menyatakan, gempa yang terjadi di DIY tidak ada kaitannya dengan gempa Chile. Karena selain lokasinya berjauhan, pusat gempanya (patahannya) ber- beda. * Bersambung hal 7 kol 1 TAK ADA KAITAN DENGAN CHILE Gempa DIY 4,5 SR Sampai Pacitan JAKARTA (KR) - Gempa bumi besar dengan kekuatan 8 Skala Richter (SR) dengan kedalaman 10 km di Pantai Utara Chile atau 240 Barat laut Bombay India pada Rabu (2/4) pukul 06.46 WIB telah menimbulkan tsunami setinggi 1,92 meter. Tsunami tersebut terjadi di wilayah pesisir Chile, Peru, Ekuador, Kolombia, Panama, Kosta Rika dan Nikaragua. Gempa dan tsunami telah menimbulkan kerusakan dan korban jiwa. "Indonesia Tsunami Early Warning Center (InaTEWS) di BMKG telah mengeluarkan peringatan dini tsunami yang akan melanda beberapa wilayah di Indonesia," ungkap Kepala Pusat data dan Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwonugroho di Jakarta, Rabu (2/4) Peringatan dikeluarkan berdasarkan analisis pen- jalaran tsunami. BMKG telah menyampaikan peringatan dini tsunami tersebut kepada Posko BNPB. Ada 115 lokasi di kabupaten/kota dari 19 provinsi di Indonesia akan berpotensi terja- di tsunami. Tinggi potensi tsunami 0 sampai 0,5 meter. Waktu kedatangan tsunami pada Kamis (3/4) pukul 05.11 WIB hingga 19.44 WIB. Untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal tidak diinginkan BMKG mengeluarkan status peringatan adalah Waspada. "Dengan adanya status waspada Provinsi/- Kabupaten/Kota yang berada pada status Waspada diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk menjauhi pantai dan tepian sungai di sekitar pantai. Tindakan itu perlu dilakukan mengingat wak- tu tiba gelombang dapat berbeda. Gelombang yang pertama bisa saja bukan yang terbesar," jelas Sutopo. Menurut Sutopo, daerah di pesisir di Pro- vinsi Papua seperti Kota Jayapura, Jayapura, Sarmi, Waropen, Biak Numfor dan Supiori diperkirakan akan berpotensi terjadi tsunami pada pukul 05.11 hingga 05.51 WIB. Demikian pula daerah lain seperti di Malu- ku, Papua Barat, Banten, Jatim, DIY, Jateng, Jabar, Lampung, NTB, NTT, Bali, Sulawesi dan Kaltim juga berpotensi tsunami dengan tinggi 0 sampai 0,5 meter dengan waktu ber- variasi. Daerah-daerah yang berpotensi terke- na tsunami dapat di akses di www.bnpb.go.id. * Bersambung hal 7 kol 1 JAKARTA (KR) - Kejak- saan Agung (Kejakgung) me- nahan tersangka Al Jona Al Kautsar (AJK) terkait kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang di Komisi Yudisial (KY). Sebe- lum ditahan, penyidik Kejak- gung telah memeriksa yang bersangkutan secara intensif. "Tersangka ditahan selama dua puluh hari yang dimulai dari 2 April sampai 21 April 2014 mendatang," kata Ke- pala Pusat Penerangan Hu- kum (Kapuspenkum) Keja- gung Setia UntungArimuladi di Jakarta, Rabu (2/4). AJK ditahan di rumah tahanan (Rutan) Salemba Cabang Ke- jakgung. AJK adalah staf pada Sub Bagian Verifikasi dan Pela- poran Akuntansi Bagian Ke- uangan Biro Umum Komisi Yudisial. Dalam kasus ini ia dijerat Pasal 2 dan 3 Undang- Undang Nomor 31 * Bersambung hal 7 kol 5 YOGYA (KR) - Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Yogya me- robohkan pohon setinggi seki- tar 50 meter di Pos Polsek Bulaksumur UGM Jalan Kaliurang Yogya, Rabu (2/4) malam. Pohon itu selain me- nimpa pagar dan menutup ja- lan raya, dikabarkan juga menimpa sepeda motor. Demikian dijelaskan warga yang melihat ada sepeda mo- tor tertimpa pohon tersebut. Kesaksian itu dikuatkan de- ngan ditemukannya helm dan kunci motor di sekitar lo- kasi."Kami hanya menemu- kan helm dan kunci motor saat membenahi pohon tum- bang. Tapi kami belum mene- mukan siapa pemiliknya, mungkin pengendara lang- sung pergi," kata Suroto ang- gota Satuan Keamanan Kam- pus (SKK) UGM saat ditemui KR di lokasi kejadian. Saksi lain yang saat kejadi- an berada di sekitar lokasi mengatakan saat pohon tum- bang, pengendara motor lang- sung berhamburan untuk menghindar dan menyela- matkan diri. Tak berselang lama, sejumlah relawan yang mendapat informasi melalui radio komunikasi langsung datang untuk membenahi po- hon tumbang. * Bersambung hal 7 kol 1 @krjogjadotcom q KOTA New York terkenal sebagai kota Skyscraper (Pencakar Langit) karena ba- nyak sekali bangunan yang tinggi-tinggi. Di kota itu saya menginap di hotel, sebuah bangunan yang sangat tinggi di Seventh Avenue. Lokasi- nya sangat strategis, dekat WTC (World Trade Center), Botanic Garden (paru-paru kota) dan Broadway (pusat hi- buran). Ketika saya check in di hotel, saya kaget karena dapat kamar No 4420. Setelah saya diantar Room Boy ke ka- mar, saya baru tahu bahwa saya ada di ... lantai 44 kamar no 20.--(Kiriman: Dr Warsi, Gumilir Indah Blok 2 No 122, Cilacap 53235, Jateng)-b Kamis Pahing 3 April 2014 2 Jumadilakir 1947 Tahun LXIX No. 182 Harian Pagi 24 Halaman Harga Eceran Rp. 3.000 http://www.krjogja.com UDARA PANAS, AWAN COMULUNIMBUS MENUMPUK Yogya Dilanda Hujan Angin Suara Hati Nurani Rakyat Terbit Sejak 27 September 1945 MOHON, doa dan restunya. Mohon doa dan dukungannya. Mohon doa restu, dukungan dan pilihannya. Mohon coblos nomor sekian. Mohon ... . Itulah sederetan kalimat permohonan yang ditengadahkan caleg peminta suara rakyat (CPSR). Mereka mem- ohon belas kasihan rakyat agar menyumbangkan suaranya pada saat coblosan nanti. Bentuk visual permohonan CPSR pun be- ragam. Biasanya mereka meminta di bawah pohon, tiang telpon, dan tiang listrik. Tak jarang mereka memohon sumbangan suara rakyat di pengkolan dan perempatan jalan. Lebih dramatis lagi, para CPSR meminta sedekah suara di areal pemakaman umum dan bantaran sungai. Istilah CPSR sengaja didengungkan Komunitas Reresik Sam- pah Visual karena tabiat para caleg yang memasang alat peraga kampanye (APK) di ruang publik sebangun dengan ideologi pe- ngemis, meminta-minta. CPSR menyejajarkan dirinya seperti * Bersambung hal 7 kol 1 MENUNGGU EKSEKUSI PANCUNG Keluarga Satinah Gelar Doa Bersama 'MARK UP' DANA SIDANG Staf Keuangan KY Ditahan KR-Surya Adi Lesmana Pohon di Pos Polsek Bulaksumur Jalan Kaliurang Yogya tumbang saat hujan lebat disertai angin kencang Rabu (2/4) malam. KR-Antara Satinah
  • 2. TANPA mengurangi perhatian pada isu publik lainnya, ada tiga agenda pokok kampanye Hanafi Rais yaitu bidang kesehatan masyarakat,kesejahteraanekono- mi,dankemajuanpendidikan. Hanafi Rais banyak terlibat da- lam kegiatan dan komunitas so- sial. Salah satunya adalah dalam gerakan sosial Sedekah Rom- bongan (www.sedekahrombon- gan.com). Gerakan sosial yang dipelopori oleh wirausahawan mu- da Saptuari Sugiharto ini telah ribuan kali berhasil membantu menyembuhkan warga yang sakit parah namun tidak mampu bero- batkarenamiskin. Menurut Hanafi, tidak perlu menjadi ahli ekonomi untuk me- ngatakan bahwa mereka miskin, dan tidak perlu menjadi dokter un- tuk mengatakan bahwa mereka sedang sakit parah. Jangan sam- pai mereka itu masih dipersulit de- ngan segala macam prosedur birokrasi yang ribet. Pasien yang jelas-jelas miskin seharusnya di- fasilitasi dengan sebuah jaminan kesehatantanpasyarat. Sementara dalam aspek eko- nomi, khususnya di DIY, Hanafi Rais berpendapat bahwa orang Jogja bisa berhasil dan menapaki kesejahteraannya lebih karena usaha berbasis ekonomi kreatif. Jogja harus menjadi pusat ekono- mi kreatif dengan memberi nilai- tambah pada produk-produk agri- kultur tradisional, misalnya, desa wisata atau wisata kuliner. Juga secara kreatif melestarikan warisan budaya dan tradisi yang melahirkan Yogya sebagai salah satupusatpariwisatanasional. Sambil berseloroh, mas Han yangseringjugadipanggilsebagai 'presiden'-nya Pangkur Jenggleng Padepokan Ayem Ayem TVRI Jogja itu menyatakan, ke depan, seharusnya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berasal dari Yogyakarta. Dalam bidang pendidikan, Yogya sebagai pusat pendidikan nasionalmasihmen