Karya ilmiyah...^^

of 37 /37
NAMA SALATIGA DITINJAU DARI SUDUT LEGENDA DAN SEJARAH Oleh: 1. Itsna Dzuriyati Mahmudah 2.Nur Laela PEMERINTAH KOTA SALATIGA DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA SMA NEGERI 2 SALATIGA

description

 

Transcript of Karya ilmiyah...^^

Page 1: Karya ilmiyah...^^

NAMA SALATIGA DITINJAU DARI SUDUT

LEGENDA DAN SEJARAH

Oleh:

1. Itsna Dzuriyati Mahmudah

2. Nur Laela

PEMERINTAH KOTA SALATIGA

DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA

SMA NEGERI 2 SALATIGA

JLN. TEGALREJO 79 TELEPON: 0298 322250 FAX: 0298 316638

TAHUN 2011

i

Page 2: Karya ilmiyah...^^

KATA PENGANTAR

Pertama-tama kami ingin mengucapkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang

Maha Esa sehingga makalah ini dapat diselesaikan. Kami juga ingin mengucapkan terimakasih

kepada seluruh pihak yang telah membantu kami dalam pembuatan karya tulis ini dan berbagai

sumber yang telah kami pakai sebagai data dan fakta pada karya tulis ini.

Kami mengakui bahwa kami mempunyai keterbatasan dalam berbagai hal. Oleh

karena itu tidak ada hal yang dapat diselesaikan dengan sangat sempurna. Begitu pula dengan

karya tulis ini yang telah kami selesaikan . Tidak semua hal dapat kami diskripsikan dengan

sempurna dalam karya tulis ini. Kami melakukan semaksimal mungkin dengan kemampuan yang

kami miliki. Dimana kami juga memiliki keterbatasan kemampuan

Maka dari itu seperti yang telah dijelaskan bahwa kami memiliki keterbatasan dan

juga kekurangan kami bersedia menerima kritik dan saran dari pembaca yang budiman. Kami

akan menerima kritik dan saran tersebut sebagai batu loncatan yang dapat memperbaiki karya

tulis kami dimasa yang akan datang. Sehingga karya tulis kami dikemudian hari menjadi lebih

baik dari karya tulis yang sebelumnya. .

Dengan menyelesaikan karya tulis ini kami mengharapkan banyak manfaat yang

dapat dipetikdan diambil dari karya ini. Semoga dengan adanya karya tulis ini dapat memberikan

informasi dan menambah pengetahuan para pembaca sekalian.

Salatiga, 28 Oktobet 2011

Penulis

ii

Page 3: Karya ilmiyah...^^

HALAMAN PENGESAHAN

1. Judul Makalah: Nama Salatiga Di Tinjau Dari Segi Legenda Dan Sejarah

2. Kelompok Bidang Penelitian:

3. Bidang Ilmu: Sejarah

4. Tim Penelitian:

1) Nama lengkap : Itsna Dzuriyati Mahmudah

NIS : 7267

Kelas : XI IPA 3

Asal Sekolah : SMAN 2 Salatiga

Alamat Sekolah : Jalan Tegalrejo no.79

Telepon/faks : 0298 322250 / 0298 316638

2) Nama lengkap : Nur Laela

NIS : 7275

Kelas : XI IPA 1

Asal Sekolah : SMAN 2 Salatiga

Alamat Sekolah : Jalan Tegalrejo no.79

Telepon/faks : 0298 322250 / 0298 316638

Menyatakan bahwa makalah yang berjudul NAMA SALATIGA DI TINJAU DARI

SEGI LEGENDA DAN SEJARAH belum pernah disertakan dalam lomba apapun,

dan dikerjakan dengan melibatkan peneliti sebanyak 2 orang dan 1 pembimbing,

dengan rincian sebagai berikut:

Pembimbing

Nama lengkap : Puniyem, S.Pd

NIP :19680125 199512 2 001

Bidang Studi yang diampu : Sejarah

iii

Page 4: Karya ilmiyah...^^

Salatiga, 28 Oktober 2011

Peneliti I Peneliti II

Itsna Dzuriyati .M. Nur Laela

NIS: 7267 NIS:7275

Kepala Sekolah

Drs. Purwanto

NIP. 19620710 198303 1 014

iv

Page 5: Karya ilmiyah...^^

SURAT PERNYATAAN ORISINALITAS MAKALAH

DAN HASIL PENELITIAN

Yang bertanda tangan dibawah ini,

1) Nama lengkap : Itsna Dzuriyati Mahmudah

NIS : 7267

Kelas : XI IPA 3

Asal Sekolah : SMAN 2 Salatiga

Alamat Sekolah : Jalan Tegalrejo no. 79

Telepon/faks : 0298 322250 / 0298 316638

2) Nama lengkap : Nur Laela

NIS :7275

Kelas : XI IPA 1

Asal Sekolah : SMAN 2 Salatiga

Alamat Sekolah : Jalan Tegalrejo no. 79

Telepon/faks : 0298 322250 / 0298 316638

Menyatakan bahwa makalah yang berjudu lNAMA SALATIGA DI TINJAU DARI

SEGI LEGENDA DAN SEJARAH belum pernah disertakan dalam lomba apapun,

dan dikerjakan dengan melibatkan peneliti sebanyak 2 orang dan 1 pembimbing,

dengan rincian sebagai berikut:

Pembimbing

Nama lengkap : Puniyem, S.Pd

NIP : 19680125 199512 2 001

Bidang Studi yang diampu : Sejarah

v

Page 6: Karya ilmiyah...^^

Salatiga, 28 Oktober 2011

Peneliti I Peneliti II

Itsna Dzuriyati .M. Nur Laela

NIS: 7267 NIS:7275

Kepala Sekolah

Drs. Purwanto

NIP. 19620710 198303 1 014

vi

Page 7: Karya ilmiyah...^^

HALAMAN MOTTO

Motto yang kami pegang dalam penulisan karya ilmiyah ini adalah:

1. Prestasi besar dilahirkan dari sebuah pengorbanan besar

2. Kesalahan adalah pelajaran untuk menjadi bijak

3. Belajar sejarah menjadikan kita menjadi lebih bijaksana

vii

Page 8: Karya ilmiyah...^^

HALAMAN PERSEMBAHAN

Karya ilmiah ini kami persembahkan untuk:

1. Orang tua tercinta

2. Bapak Purwanto selaku Kepala SMAN 2 Salatiga

3. Ibu Puniyem, SPd. Selaku pembimbing kami

4. Bapak Ibu guru yang telah membantu kaki

5. Teman-teman yang telah membantu kami

6. Seluruh pembaca yang membaca dan yang menginginkan untuk menambah informasi dan

wawasan mengenai Kota Salatiga

viii

Page 9: Karya ilmiyah...^^

DAFTAR ISI

1. Halaman Judul ......................................................................................... i

2. Kata Pengantar ......................................................................................... ii

3. Halaman Pengesahan ......................................................................................... iii

4. Surat Pernyataan Orisinalitas................................................................................... v

5. Motto ......................................................................................... vii

6. Persembahan ......................................................................................... viii

7. Daftar isi ......................................................................................... ix

8. BAB I PENDAHULUAN........................................................................................ 1

1.1 Latar Belakang.............................................................................. 1

1.2 Pembatasan Masalah..................................................................... 1

1.3 Perumusan Masalah...................................................................... 2

1.4 Penegasan Judul............................................................................ 2

1.5 Tujuan Penulisan.......................................................................... 2

1.6 Maanfaat Penulisan....................................................................... 3

1.7 Sistematika Penulisan................................................................... 3

9. BAB II KAJIAN PUSTAKA................................................................................... 4

2.1 Landasan Teori.......................................................................... 5

2.2 Kerangka Berfikir...................................................................... 6

2.3 Hipotesis.................................................................................... 6

10. BAB III METODOLOGI PENELITIAN................................................................ 7

3.1 Setting Penelitian...................................................................... 7

3.2 Subjek Penelitian....................................................................... 7

3.3 Metode Pengumpulan Data....................................................... 7

3.4 Sumber Data.............................................................................. 8

3.5 Analisis Data............................................................................. 8

11. BAB IV PEMBAHASAN MASALAH................................................................... 9

4.1 Hasil Penelitian......................................................................... 9

ix

Page 10: Karya ilmiyah...^^

4.2 Pembahasan............................................................................... 12

12. BAB V PENUTUP.................................................................................................. 13

5.1 Kesimpulan............................................................................... 13

5.3 Saran.......................................................................................... 13

13. DAFTAR PUSTAKA............................................................................................... 14

14. LAMPIRAN ................................................................................................... 15

x

Page 11: Karya ilmiyah...^^

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Pembelajaran sejarah itu berfungsi untuk membangun kesadaran, pendidikan,

inspiratif,dan sebagai perspektif. dengan hubungannya studi sosial, sejarah berfungsi sebagai

perspektif berkaitan dengan penggunaan pengetahuan tentang masa lampau untuk

membangun pemahaman yang bermakna atas keragaman warisan budaya dan media untuk

mebuat keputusan dalam rangka menjadi warga negara yang baik.

Pada penelitian kali ini kami akan mengangkat tentang latar belakang dari nama Kota

Salatigayang dipandang dari 2 sudut, yaitu dari sudut sejarah dan sudut legenda, dengan

mengambil judul “NAMA KOTA SALATIGA DITINJAU DARI SEGI LEGENDA DAN

SEJARAH”.

Alasan kami memilih judul itu adalah menurut kami judul itu sangat menarik untuk

diangkat karena nama Salatiga ini dapat ditinjau dari sejarah dan legenda. Penelitian ini akan

membandingkan antara nama Salatiga dipandang dari sudut Sejarah dan nama Salatiga

ditinjau dari legenda. Kami ingin mengetahui apakah akan menemukan jawaban yang sama

akan dua hal tersebut ataukah berbeda. Untuk itu kita menganggap hal ini menarik untuk

diteliti. Mungkin banyak dari kita yang kurang memperhatikan tentang nama Salatiga

menurut Sejarah atau malah sama sekali tidak tahu tentang nama Salatiga menurut Sejarah

Nama Salatiga nenurut Legenda sudah tidak asing lagi dan sudah kita tahu. Dalam penelitian

kali ini kita akan mengetahui secara detail dan tidak setengah-setengah tentang hal

ini.Sebagai wargaKota Salatiga marilah kita cari tahu tentang nama Salatiga ini, walaupun

hanya sebuah nama tapi itu sangat berarti karena nama adalah do’a ataupun harapan.

1.2 Pembatasan Masalah

Agar dapat mengenai serta mengarahkan sasaran yang diinginkan maka, harus ada

pembatasan masalah yang mengacu pada perumusan masalah. Adapun pembatasan masalah

dalam penelitian ini adalah mengarah kepada pokok permasalahan dengan menjelaskan

1

Page 12: Karya ilmiyah...^^

mengenai nama Kota Salatiga yang ditinjau dari sejarahnya dan legendan dan akan

di bandingkan.

1.3 Perumusan Masalah

Bertolak dari latar belakang diatas, maka yang menjadi pertanyaan pokok yang akan

dipecahkan adalah:

“Bagaimanakah perbandingan cerita nama Kota Salatiga menurut sejarah dan

legenda?”

1.4 Penegasan Judul

Untuk memperjelas judul penelitian ini, perlu diberikan penegasan istilah agar diperoleh

kejelasan dan kesamaan pandangan terhadap pengertian istilah-istilah yang digunakan.

1. Sejarah

Sejarah adalah masa lampaan ini disebut manusia / sejarah sebagai aktualitas. Pengertian

ini juga bisa disebut sebagai sejarah dalam arti objektif, yaitu kejadian/peristiwa yang

berhubungan dengan pikiran, perasaan, perilaku, tindakan, dan segala sesuatu yang telah

dialami manusia.

2. Legenda

Legenda adalah cerita zaman dahulu yang bertalian dengan peristiwa-peristiwa

bersejarah.

1.5 Tujuan Penulisan

Adapun tujuan penulisan ini adalah sebagai berikut:

- Tujuan Umumnya adalah untuk menambah informasi dan wawasan kita tentang

sejarah dan legenda Kota Salatiga.

- Tujuan khususnya adalah agar kita mengetahui cerita Kota Salatiga apabila ditinjau

dari segi sejarahnya dan legendanya.

2

Page 13: Karya ilmiyah...^^

1.6 Manfaat

Manfaat dari penulisan karya tulis ini adalah sebagai berikut:

- Dapat mengetahui cerita tentang kota salatiga menurut sejarahnya

- Dapat mengetahui cerita kota salatiga menurut legendanya

- Dapat mengetahui perbedaan antara cerita dari sudut sejarah dan cerita dari sudut

legenda

- Dapat menambah pengetahuan dan wawasan pembaca

1.7 Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan dalam penelitian ini adalah BAB I Pendahuluan yang berisi latar

belakang, pembatasan masalah, perumusan masalah, penegasan judul, tujuan penulisan,

manfaat penulisan dan sistematika penulisan. BAB II, Tinjauan pustaka yang berisi tentang

landasan teori, kerangka berpikir, dan hipotesis. BAB III, Metodologi penelitian yang

meliputi setting penelitian, subjek penelitian,metode pengumpulan data, sumber data, dan

analisis data. BAB IV, Pembahasan masalah berisi hasil penelitian dan pembahasan. BAB V,

Penutup yang berisi kesimpulan dan saran.

3

Page 14: Karya ilmiyah...^^

BAB II

KAJIAN PUSTAKA

2.1 Landasan Teori

Dilihat dari asal-usul kata sejarah berasal dari bahasa Arab, yaitu syajaratun yang

artinya pohon, keturunan, asal-usul atau silsilah. Dalam bahasa Inggris history yang berarti

ilmu yang menelaah hal ikhwal manusia dalam urutan kronologis dan dalam bahasa Jerman

geschichate artinya sesuatu yang telah terjadi. Sejarah dalam bahasa indonesia dapat berarti

riwayat kejadian masa lampau yang benar-benar terjadi atau riwayat asal usul keturunan

(terutama untuk raja yang memerintah). Dalam bahasa Yunani Kuno berasal dari kata istoria

yang berarti ilmu, belajar dengan cara bertanya-tanya atau inquiry dalam bahasa Inggris.

Dalam perkembangannya kemudian, kata istoria itu hanya dimaknai sebagai penelaah

sistematis terhadap masa lampau manusia sedangkan kata Yunani lain scientina lebih

banyak dipakai dalam arti ilmu.Kata lain yang sepadan dalam tradisi Barat yang juga

digunakan untuk merujuk pada masa lampau itu antara lain adalah genealogy atau genealogi

dalam bahasa Indonesia, chronicle atau kronik, epic atau epos dan annals yang yang biasa

diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia sebagai tarikh.

Pada umumnya sejarah dikenal sebagai informasi mengenai kejadian dimasa lampau.

Sebagai cabang ilmu pengetahuan, mempelajari sejarah berarti mempelajari dan

menerjrmahkan informasi dari catatan-catatan yang dibuat oleh perorangan, keluarga dan

komunitas. Pengetahuan sejarah melingkupi pengetahuan akan kejadian-kejadian yang

sudah lampau serta pengetahuan cara berpikir secara historis.

Para ahli sejarah, memberikan pengertian atau definisi yang bermacam-macam

tentang sejarah. Beberapa pengertian sejarah dari ahli sejarah, antara lain sebagai berikut:

a) Muh. Yamin, sejarah adalah suatu ilmu pengetahuan yang disusun atas hasil penyelidikan

beberapa peristiwa yang di buktikan dengan kenyataan.

b) Moh. Ali, menurutnya pengertian sejarah ada 3, yaitu sebagai berikut.

1) Sejarah adalah kejadian-kejadian, peristiwa-peristiwa seluruhnya yang berkaitan

dengan kehidupan manusia.

4

Page 15: Karya ilmiyah...^^

2) Sejarah adalah cerita yang tersusun secara sistematis (serba teratur dan rapi)

3) Sejarah adalah ilmu yang menyelidiki perkembangan peristiwa dan kejadian pada

masa lampau

c) Patrick Gardiner, sejarah adalah ilmu yang mempelajari apa yang telah diperbuat o9leh

manusia

d) J.V. Brice, sejarah adalah catatan-catatan dari apa yang telah dipikirkan, dikatakan, dan

diperbuat oleh manusia

e) Taufik Abdullah, sejarah adalah kejadian masa lampau dan cerita tentang kejadian itu

f) Sartono Kartodirjo, sejarah adalah gambaran perkembangan dan kehidupan kebudayaan

manusia.

Legenda (bahasa Latin: legere) adalah cerita prosa rakyat yang dianggap oleh yang

mempunyai cerita sebagai sesuatu yang benar-benar terjadi. Oleh karena itu, legenda sering

kali dianggap sebagai "sejarah" kolektif (folk history). Walaupun demikian, karena tidak

tertulis, maka kisah tersebut telah mengalami distorsi sehingga sering kali jauh berbeda

dengan kisah aslinya. Oleh karena itu, jika legenda hendak dipergunakan sebagai bahan

untuk merekonstruksi sejarah, maka legenda harus dibersihkan terlebih dahulu bagian-

bagiannya dari yang mengandung sifat-sifat folklor. Menurut Pudentia, legenda adalah

cerita yang dipercaya oleh beberapa penduduk setempat benar-benar terjadi, tetapi tidak

dianggap suci atau sakral yang juga membedakannya dengan mite. Dalam KBBI 2005,

legenda adalah cerita rakyat pada zaman dahulu yang ada hubungannya dengan peristiwa

sejarah. Menurut Emeil, legenda adalah cerita kuno yang setengah berdasarkan sejarah dan

yang setengah lagi berdasarkan angan-angan. Menurut William R. Bascom legenda adalah

cerita yang mempunyai ciri-ciri yang mirip dengan mite, yaitu dianggap benar-benar terjadi,

tetapi tidak dianggap suci. Menurut Hooykaas, legenda adalah dongeng tentang hal-hal yang

berdasarkan sejarah yang mengandung sesuatu hal yang ajaib atau kejadian yang

menandakan kesaktian.

5

Page 16: Karya ilmiyah...^^

2.2 Kerangka Berpikir

Alur kerangka berpikir mengenai nama Kota Salatiga di tinjau dari segi sejarah dan legenda

adalah:

a. Tahap persiapan

b. Tahap penelitian

c. Tahap pembuatan laporan penelitian

2.3 Hipotesis

Adapun hipotesis kami dalam penelitian ini adalah cerita mengenai nama Kota

Salatiga yang ditinjau dari segi sejarah dan legenda tidak ada hubungannya dan ceritanya

sangat berbeda sekali.

6

Page 17: Karya ilmiyah...^^

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

3.1 Setting Penelitian

a. Waktu penelitian

Penelitian ini dilaksanakan selama 2 minggu yang diawali denganmengumpulkan

data yang kami cari lewat internet dan observasi ke tempat dimana prasasti

Plumpungan berada yaitu pada tanggal 16-30 September 2011. Tanggal 11-19 Oktober

penyusunan hasil penelitian

b. Tempat Penelitian

Penelitian ini dilakukan di mana prasasti Plumpungan berada yaitu di Dukuh

Plumpungan ,Kelurahan Kauman kidul,Kecamatan sidorejo,Salatiga.

3.2 Subjek Penelitian

Dalam penelitian ini yang dijadikan subjek penelitian adalah prasasti Plumpungan

yang berada di dukuh Plumpungan, Kelurahan Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo dan

legenda mengenai Salatiga.

3.3 Metode Pengumpulan Data

Pengumpulan data dilakukan dengan:

Observasi

Teknik observasi digunakan untuk memperoleh fakta – fakta yang ada yang

mendukung penelitian.

Dokumentasi

Teknik ini dilakukan untuk memperoleh dokumen – dokumen tertulis, foto atau

benda – benda lainnya yang berkaitan dengan aspek yang diteliti.

Pencarian data dengan internet

Teknik ini dilakukan untuk menambah bahan informasi yang kami peroleh

secara langsung

7

Page 18: Karya ilmiyah...^^

3.4. Sumber Data

Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari:

Observasi atau hasil pengamatan yang dilakukan oleh peneliti secara langsung ke prasasti

plumpungan tepatnya di Dukuh Plumpungan ,Kelurahan Kauman kidul,Kecamatan

sidorejo,Salatiga.

Dokumentasi dilakukan untuk memperoleh teori – teori, foto – foto yang mendukung di

dalam penelitian yang diambil secara langsung dari subjek penelitian, selain itu juga dari

internet dan buku – buku yang berisi tentang sejarah dan legenda nama Salatiga.

3.5. Analisis data

Teknik analisisdata yang digunaan adalah analisis deskreptif kualitatif untuk menetahui

perbedaan nama cerita Salatiga dari sudut sejarah dan legenda.

8

Page 19: Karya ilmiyah...^^

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil Penelitian

Hasil dari penelitian yang kita dapat adalah:

a. Letak geografis Kota Salatiga

Kota Salatiga, adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Tengah. Kota ini berbatasan

sepenuhnya dengan Kabupaten Semarang. Salatiga terletak 49 km sebelah selatan Kota

Semarang atau 52 km sebelah utara Kota Surakarta, dan berada di jalan negara yang

menghubungan Semarang-Surakarta. Salatiga terdiri atas 4 kecamatan, yakni Argomulyo,

Tingkir, Sidomukti, dan Sidorejo. Kota ini berada di lereng timur Gunung Merbabu. .

Seluruh Wilayah Salatiga dibatasi oleh Kabupaten Semarang, antara lain di bagian utara

berbatasan dengan Kecamatan Tuntang dan Kecamatan Pabelan, di bagian selatan

berbatasan dengan Kecamatan Tengaran, di bagian barat berbatasan dengan Kecamatan

Tuntang dan Kecamatan Getasan, di bagian timur berbatasan dengan Kecamatan

Tengaran dan Kecamatan Pabelan.

b. Nama Kota Salatiga dari sudut sejarah

Untuk sudut pandang sejarah kita langsung observasi ketempat dimana adanya bukti

sejarah tentang nama Salatiga tersebut. Tepatnya di Dukuh Plumpungan, Kelurahan

Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, Salatiga. Disana ada sebuah prasasti yang dikenal

dengan sebutan prasasti plumpungan. Prasasti batu besar berjenis andesit berukuran

panjang 170cm, lebar 10cm dengan garis lingkar 5 meter ini bertuliskan Bahasa Jawa

Kuno dan Bahasa Sansekerta. Prasasti ini bertuliskan sebagai berikut:

1. Astu swasti prajabhyan sakakalatha 672/4/31

2. Mapdyaham //0//

3. /pharmmartham ksetradanam yad: udayajanaham yo dadatisabhaktya

4. Hampragramam trigramyamahitam: anumatan sidda dewayasca tasyan

5. Kosampagrawelaakhan sarawidhitan prantasimawidhanam

6. Triyaitan= bhanunammo Bhuwi Bhawatu yoso jiwitamtawa nityam

9

Page 20: Karya ilmiyah...^^

Alih aksara:

1. Semoga bahagia (selamat rakyat sekalian) tahun saka telah berjalan 672/4/31

(24 Juli 750 M) pada hari jum’at

2. Tengah malam

3. Dari beliau, dari agama untuk kebahagiaan kepada yang mana tinggi telah

menganugrahkan sebidang tanah atau taman agar memnberikan kebahagiaan

kepada mereka

4. Yaitu desa Hampra yang terletak di wilayah Trigram Yama (Salatiga) dengan

persetujuan dari siddhadewi (sang dewi yang sempurna dan mendiana) berupa

daerah bekas pajak atau perdikan

5. Diterapkan dengan prasasti yang ditulis menggunakan ujung mempelam

6. Dari beliau yang bernama bhanu (dari mereka) dengan bangunan suci atau

candi ini selalu merupakan hidup abadi

Berikut adalah cerita mengenai nama Salatiga menurut prasasti plumpungan:

Batu Plumpungan menyebut dua buah nama desa,yaitu Hampra dan Trigrȃmyȃ.

Tanah atau taman desa Hampra kemudian diangkat status atau kedudukannya menjadi

sebuah sima. Di Bali, sampai sekarang bangunan pura juga mempunyai tanah yang

dibebaskan dari pajak dan hasilnya diserahkan kepada pura tersebut. Sedang daerah bebas

pajak Hampra digunakan untuk perawatan, pemeliharaan, upacara keagamaan yang

ditinjukkan kepada dewi Isa.

Desa Hampra

Kerap kali dalam prasasti sebuah daerah perdikan disebut dengan istilah sima

swantantra. Setelah sebuah desa ditetapkan menjadi daerah perdikan/sima, maka sejak

saat itu pula semua pejabat yang berkaitan dengan pemungut pajak dilarang masuk

kedesa tersebut.

Apabila seorang petugas pajak memasuki daerah perdikan/siwa, maka ia dapat

ditangkap dan dilaporkan kepada raja.

Desa Trigramyana

Disamping desa Hampra, prasasti plumpungan juga menyebut desa Trigramyama.

Desa Trigramyama bisa di ucapkan menjadi Trigramyam atau Trigramya yang berarti

10

Page 21: Karya ilmiyah...^^

tiga desa.

Dengan demikian Trigramya berarti tiga desa, atau mempunyai wilayah tiga buah

desa. Dalam prasasti plumpungan dikatakan bahwa desa hampra merupakan wilayah dari

Trigramya. Desa lainnya yaitu Desa Pluhan yang sekarang menjadi Pulutan dan Desa

Praktaha yang sekarang disebut Padaan.

Dalam bahasa jawa kuno desa besar yang mempunyai beberapa wilayah disebut

dengan watak trigramya. Dengan demikian jelaslah bahwa nama desa trigramyama inilah

yang kemudian menjadi desa Salatiga, yang sekarang menjadi Kota Salatiga.

c. Nama Kota Salatiga dari sudut legenda

Dulu, kabupaten Semarang termasuk wilayah kesultanan Demak. Daerah ini

diperintah oleh seorang Bupati bernama Ki Ageng Pandanaran. Beliau seorang Bupati

yang ditaati rakyat. Selain berwibawa, beliau juga kaya raya.

Akan tetapi, lama kelamaan beliau makin memperkaya diri sendiri. Beliau tidak lagi

mempedulikan rakyatnya. Sunan Kalijaga penasehat Sultan Demak, bermaksud

mengingatkan sang Bupati. Dengan berpakaian compang-camping, beliau menyamar

sebagai pedagang rumput. Beliau menawarkan rumput kepada Ki Ageng. Ki Ageng mau

membeli rumput itu dengan harga murah. Sunan Kalijaga tidak mau memberikannya.

Akhirnya, Ki Ageng marah dan mengusir Sunan Kalijaga. Sebelum pergi, Sunan

Kalijaga berkata bahwa dia dapat menunjukkan cara memperoleh kekayaan dengan

mudah. Sunan Kalijaga kemudian meminjam cangkul. Sunan Kalijaga lalu mencangkul

tanah di depan kabupaten. Ki Ageng kaget ketika melihat bongkahan emas sebesar kepala

kerbau di balik tanah yang di cangkul Sunan Kalijaga. Ki Ageng lalu memerhatikan

pedagang rumput itu dengan seksama. Setelah tahu siapa sebenarnya, ia pun terkejut.

Kemudian, ia minta maaf. Ia pun bersedia dihukum karena kesalahannya. Sunan Kalijaga

memaafkan Ki Ageng. Sunan Kalijaga berpesan agar Ki Ageng kembali memerintah

dengan cara yang benar.

Sejak kejadian itu, hidup Ki Ageng menjadi gelisah. Beliau lalu memutuskan untuk

menebus kesalahannya. Beliau meninggalkan jabatan Bupati. Beliau ingin mengikuti

11

Page 22: Karya ilmiyah...^^

jejak Sunan Kalijaga menjadi penyiar agama. Beliau pun berniat pergi ke gunung

Jabaikat. Beliau akan mendirikan pesantren disana. Nyai Ageng ingin ikut bersama Ki

Ageng. Ki Ageng memperbolehkan Nyai Ageng ikut, tetapi dengan syarat, Nyai Ageng

tidak boleh membawa harta benda.

Pada waktu yang ditentukan, Nyai Ageng belum siap. Beliau masih sibuk. Nyai

Ageng ternyata mengatur perhiasan yang akan dibawanya dalam tongkat bambu. Ki

Ageng lalu berangkat duluan. Setelah siap, Nyai Ageng lalu menyusul. Ditengah jalan,

Nyai Ageng dihadang tiga perampok yang meminta hartanya. Akhirnya semua perhiasan

yang dibawa diberikannya kepada perampok.

Nyai Ageng menyusul Ki Ageng. Setelah bertemu, Nyai Ageng menceritakan

peristiwa yang dialaminya. Ki Ageng berkata bahwa kelak, tempat Nyai Ageng dirampok

besok kalau tempat ini menjadi maju, akan dinamai SALATIGA, berasal dari kata salah

dan tiga , yaitu tiga orang yang salah.

4.2 Pembahasan

Setelah kita melakukan penelitian dan dapat kita peroleh data-data tersebut kita bisa

mengambil kesimpulan bahwa ternyata nama Salatiga dari sudut sejarah dan legenda itu

sangat berbeda dan tidak ada hubungannya sama sekali. Ini dapat kita buktikan bahwa:

1. Dari sudut pandang Sejarah

Nama salatiga diambil dari sebuah desa yang bernama Hampra dan Trigramyam

yang kemudian terus berkembang menjadi desa Salatiga, yang sekarang Kota

Salatiga.

2. Dari sudut pandang Legenda

Nyi Ageng dan Ki ageng yang mempunyai salah sebanyak 3 kali, dan tempat

dimana Nyi Ageng dirampok suatu saat apabila menjadi maju akan dinamakan

Salatiga yang berasal dari kata salah dan tiga.

Page 23: Karya ilmiyah...^^

Jadi dari penelitian ini dapat kita ketahui bersama bahwa cerita salatiga ditinjau dari

2 sudut ini sangatlah berbeda. Dan kita tahu bahwa ulang tahun salatiga pada tangggal 24

Juli ini diambil dari prasasti plumpungan.

12

BAB V

PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Dari hasil penelitian yang kami buat ternyata kami mendapatkan tambahan ilmu

pengetahuan mengenai Kota Salatiga. Dan dapat kami simpulkan bahwa nama Salatiga yang

dipandang dalam dua sudut yaitu dari sudut sejarah dan dari sudut legenda tidak ada

persamaan dan keduanya sangat berbeda sekali.

5.2 Saran

Berdasarkan kesimpulan, beberapa saran yang diusulkan untuk dilaksanakan

adalah sebagai berikut :

a. Masyarakat Salatiga hendaknya menghargai nilai-nilai sejarah yang ada di

Salatiga

b. Masyarakat bisa melestarikan benda-benda peninggalan sejarahnya

c. Dengan ditemukannya prasasti plumpungan, berarti mungkin masih banyak

benda-benda yang bisa di teliti untuk menambah pengetahuan dan khasanah

budaya dan bisa lebih memperjelas cerita mengenai Salatiga menurut sejarah.

Page 24: Karya ilmiyah...^^

13

DAFTAR PUSTAKA

Rahmawati, Dwi.dkk. 2010. Sejarah. Klaten: Viva Pakarindo

Hari Jadi Salatiga, diterbitkan oleh kantor informasi dan komunikasi Kota Salatiga

Id.m.wikipedia.org/wiki/Kota_Salatiga

Nessa2002.wordpress.com/2008/11/17/asal-mula-salatiga/

Page 25: Karya ilmiyah...^^

14

LAMPIRAN

Page 26: Karya ilmiyah...^^

15

Page 27: Karya ilmiyah...^^

16

Page 28: Karya ilmiyah...^^

17