Karsinoma Endometrium

download Karsinoma Endometrium

of 23

  • date post

    17-Sep-2015
  • Category

    Documents

  • view

    88
  • download

    4

Embed Size (px)

description

obstetri

Transcript of Karsinoma Endometrium

  • REFERAT

    KARSINOMA ENDOMETRIUM

    OLEH :

    Berland P.E. Candra, S.ked

    PEMBIMBING

    dr. Laurens Paulus, Sp.OG

    DIBAWAKAN DALAM RANGKA KEPANITRAAN KLINIK

    SMF/BAGIAN OBSTETRI DAN GINEKOLOGI

    FK UNDANA- RSUD PROF W.Z. JOHANNES

    KUPANG 2015

  • 1

    Lembar Pengesahan

    REFERAT

    Karsinoma Endometrium

    Diajukan Untuk Melengkapi

    Persyaratan Pendidikan Dokter di Bagian Obstetri dan Ginekologi

    FK UNDANA

    Diperiksa dan Disetujui

    Kupang, April 2015

    Pembimbing

    dr. Laurens Paulus, Sp.OG

  • 2

    Daftar Isi

    Lembar Pengesahan ...........................................................................................1

    Daftar Isi .............................................................................................................2

    Daftar Tabel .......................................................................................................3

    Daftar Gambar ....................................................................................................4

    BAB 1 Pendahuluan ..........................................................................................5

    1.1 Latar Belakang .............................................................................................5

    BAB 2 Tinjauan Pustaka .................................................................................7

    2.1 Definisi .........................................................................................................7

    2.2 insidensi .......................................................................................................7

    2.3 Etiologi .........................................................................................................8

    2.4 Faktor Resiko ...............................................................................................8

    2.5 Gejala dan tanda ...........................................................................................9

    2.6 Diagnosis ......................................................................................................11

    2.7 Terapi ...........................................................................................................16

    2.8 Pengamatan Lanjut .......................................................................................18

    2.9 residif dan penanganannya ...........................................................................20

    BAB 3 Penutup .................................................................................................21

    3.1 Kesimpulan ..................................................................................................21

    Daftar Pustaka ....................................................................................................22

  • 3

    Daftar Tabel

    Tabel 2.1 Klasifikasi Histologik Kanker Endometrium .....................................13

    Tabel 2.2 Pembagian Stadium FIGO 2009 ........................................................14

    Tabel 2.3 Kriteria Histopatologik untuk menentukan grade FIGO ...................16

  • 4

    Daftar Gambar

    Gambar 2.1 Pembagian stadium karsinoma endometrium FIGO 2009 ............... 15

  • 5

    BAB 1

    Pendahuluan

    1. Latar belakang

    Endometrium adalah lapisan dari uterus (rahim). Endometrium ini

    berperan penting dalam berbagai perubahan klinis terutama pada masa

    subur wanita. Mayoritas keganasan yang muncul pada badan uterus adalah

    kanker endometrium, terutama adenokarsinoma yang angka kejadiannya

    70-75% dari kasus karsinoma endometrium. Karsinoma endometrium

    adalah keganasan yang berasal dari sel-sel epitel yang melapisi rongga

    rahim. (1,3)

    Saat ini karsinoma endometrium sering ditemukan pada keganasan

    ginekologi, karsinoma endometrium menduduki peringkat keenam

    penyebab kematian dari keganasan pada wanita. Di Indonesia kanker

    endometrium menduduki peringkat ketiga kanker genitalia setelah kanker

    serviks (leher rahim) dan ovarium. Secara keseluruhan kira-kira 2-3%

    wanita akan mengalami karsinoma endometrium selama hidupnya.(1)

    Karsinoma endometrium sering memberikan gejala pada stadium

    awal, sehingga seharusnya penyakit ini dapat didiagnosis lebih awal. Rata-

    rata angka rata-rata harapan hidup 5 tahunnya (membandingkan angka rata-

    rata harapan hidup pada penderita kanker dan pasien non kanker pada usia

    yang sama ) relatif tinggi di negara maju, seperti di Amerika dapat mencapai

    69%, meskipun di negara berkembang lebih rendah dibanding di negara

    maju. Angka kejadian kanker dan rata-rata harapan hidupnya saat ini didata

    pada register kanker yang sudah banyak dibentuk pada berbagai negara,

    namun belum semua kasus terdata. Sebagai contoh pada negara-negara

    berkembang, yang masih kurang kesadaran masyarakat untuk menghubungi

  • 6

    pihak medis, serta tindakan pelayanan deteksi dini kanker yang belum

    sepenuhnya berjalan pada negara berkembang.(1,3)

    Peningkatan angka kejadian karsinoma endometrium berhubungan

    dengan meningkatnya status kesehatan sehingga usia harapan hidup kaum

    wanita semakin tinggi yang mengakibatkan jumlah wanita yang berusia

    lanjut semakin banyak diiringi dengan terapi hormon pengganti untuk

    mengatasi gejala-gejala menopausenya.(1,2)

  • 7

    BAB 2

    Tinjauan Pustaka

    2.1 Definisi

    Karsinoma endometrium adalah tumor ganas yang muncul dari sel-sel epitel

    primer lapisan endometrium. Umumnya dengan differensiasi grandular dan

    berpotensi mengenai miometrium dan menyebar jauh. 75% tumor ganas

    endometrium adalah adenokarsinoma, sisanya ialah karsinoma epidermoid atau

    karsinoma tipe sel squamous (5-10%), adenoakantoma dan adenosquamous(30%),

    sarkoma uterin (1-5%).(2,9)

    Secara biologis dan histologis, karsinoma endometrium adalah jenis

    neoplasma yang memiliki dua model pathogenesis. Karsinoma endometrium tipe 1

    yang estrogen dependent dan mempunyai prognosis lebih baik, dan karsinoma

    endometrium tipe 2 non- estrogen dependent yang lebih agresif dan berprognosis

    lebih buruk.(3)

    2.2 Insidensi

    Karsinoma endometrium adalah kejadian keganasan tertinggi keenam yang

    paling sering terjadi yang terjadi pada wanita di seluruh dunia. Dari 290.000 kasus

    baru yang dilaporkan pada 2008, terhitung 5 % dari semua kasus keganasan baru

    pada wanita. Penyakit ini paling banyak terjadi di negara maju seperti Amerika,

    negara-negara di Eropa tengah dan Eropa timur dan insiden lebih rendah di Afrika

    timur. Tingkat kejadian karsinoma endometrium seiring pertambahan usia juga

    meningkat di negara-negara berkembang.(3)

    Di seluruh dunia, angka kejadian karsinoma endometrium seiring

    pertambahan usia berkisar antara 15 per 100.000 wanita (di daerah Amerika dan

    sebagian Eropa) sampai kurang dari 5 per 100.000 wanita (di daerah Afrika dan

  • 8

    Asia). Resiko karsinoma endometrium meningkat seiring usia, dimana kebanyakan

    kasus terdiagnosa setelah menopause. (1,3)

    Di Indonesia, sebuah penelitian tahun 2005 mendapatkan prevalensi kanker

    endometrium di Jakarta mencapai 7,2 kasus per tahun. Usia penderita yang

    cenderung lebih muda pada penelitian tersebut jika dibandingkan dengan penderita

    di negara-negara barat dan eropa (berusia>50 tahun terbanyak), kemungkinan

    disebabkan di indonesia pengguanaan TSH masih sangat jarang. Pemakaian TSH

    menyebabkan tingginya jumlah penderita kanker ini di negara Barat dan Eropa di

    era tahun 70-an.(2)

    2.3 Etiologi

    Kebanyakan kasus karsinoma endometrium (80%) dihubungkan dengan

    endometrium terpapar stimulasi estrogen secara kronis (hormonal) dari sumber

    endogen dan eksogen lain. Kanker yang dihubungkan dengan estrogen (estrogen

    dependent ) ini cenderung untuk mengalami hiperplasia dan berdiferensiasi lebih

    baik, dan secara umum punya prognosis baik. Sementara itu, tipe kanker

    endometrium yang tidak bergantung pada estrogen (non estrogen dependent)

    berkembang dengan non hiperplasia dan berdiferensiasi jelek dan lebih agresif.

    Banyak kasus karsinoma endometrium yang dilaporkan pada wanita tanpa faktor

    resiko yang sudah diketahui seperti mereka dengan gangguan hormonal. Beberapa

    studi menunjukan bahwa sindroma ovarium polikistik dan resistensi insulin yang

    merupakan komponen dari sindrom metabolik, dapat berperan dalam pathogenesis

    karsinoma endometrium. (1,2,3)

    2.4 Faktor resiko

    Kebanyakan penelitian menyimpulkan bahwa nulipara mempunyai resiko

    tiga kali lebih besar menderita kanker endometrium dibanding multipara. Berbeda

    dengan kanker payudara, usia pertama melahirkan tidak memperlihatkan adanya

  • 9

    hubungan terhadap terjadinya kanker ini walaupun masa laktasi yang panjang dapat

    berperan sebagai proteksi.(2)

    Hipotesis bahwa infertilitas menjadi faktor resiko untuk kanker

    endometrium didukung oleh penelitian- penelitian yang menunjukkan resiko yang

    lebih tinggi untuk nulipara dibanding wanita yang tidak pernah

    menikah.Perubahan-perubahan biologis yang berhubungan dengan infertilitas

    dihubungkan dengan resiko kanker endometrium adalah siklus anovulasi (terekspos

    estrogen yang lama tanpa progesteron yang cukup), kadar androstenodion serum

    yang tinggi (kelebihan androstenodion dikonve