Karil Joko Mulyo

download Karil Joko Mulyo

of 23

  • date post

    18-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    61
  • download

    0

Embed Size (px)

description

kARIL unIVERSITAS TERBUKA

Transcript of Karil Joko Mulyo

KARYA ILMIAHPERBAIKAN PEMBELAJARANMELALUI PENELITIAN TINDAKAN KELAS

UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI BAGIAN TUMBUHAN MELALUI METODE DEMOSTRASI DAN MEDIA NYATA PADA SISWA KELAS IV SDN PLANTUNGAN SEMESTER 1 TAHUN 2013/2014

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Mata KuliahPemantapan Kemampuan Profesional (PKP) PDGK 4501Progam Strata 1 PGSD Universitas Terbuka (UT)

DISUSUN OLEH

NAMA : JOKO MULYO NIM : 819733939EMAIL : MASA UJIAN : 2013.2

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKANUNIT PROGRAM BELAJAR JARAK JAUH SEMARANGUNIVERSITAS TERBUKAPOKJAR JEPON2013

UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI BAGIAN TUMBUHAN MELALUI METODE DEMOSTRASI DAN MEDIA NYATA PADA SISWA KELAS IV SDN PLANTUNGAN TAHUN 2013/2014

OLEH

JOKO MULYONIM : 819733939

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah melalui penerapan metode demonstrasi dan media nyata dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPA bagi siswa kelas IV SDN Plantungan Kecamatan Blora Kabupaten Blora tahun 2013/2014.Metode penelitian ini yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Plantungan Kecamatan Blora Kabupaten Blora Tahun 2013/2014 sebanyak 16 siswa terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 6 siswa perempuan. Analisis data menggunakan analisis diskriptif komperatif dengan membandingkan kondisi awal dengan hasil yang dicapai setiap siklus dan analisis deskriptif kualitatif hasil observasi dengan membandingkan hasil observasi dan refleksi pada siklus I dan II.Dengan menggunakan metode demonstrasi dan media nyata dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPA bagi siswa kelas IV SDN Plantungan Kecamatan Blora Kabupaten Blora tahun 2013/2014. Hasil tes IPA pada kondisi awal adalah 43,75 dan pada siklus II menjadi 84,38. Sedangkan sebanyak 12 anak telah medapat nilai diatas 75 dan 4 anak belum mencapai nilai diatas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) karena belum mendapat nilai diatas 75. Dari hasil tindakan dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode demonstrasi dan media nyata dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPA.

Kata Kunci : Metode Demonstrasi, Media Nyata, Keaktifan Belajar, dan Hasil Belajar

I. PendahuluanA. Latar Belakang Masalah Pembelajaran di sekolah dapat berhasil sebagai proses pendidikan dipengaruhi oleh banyak faktor. Faktor-faktor yang dimaksud misalnya guru, siswa, kurikulum, lingkungan sekolah dan lain-lain. Namun dari faktor-faktor itu, guru dan siswa merupakan faktor terpenting. Pendidikan merupakan serangkaian peristiwa yang kompleks yang melibatkan beberapa komponen antara lain tujuan, peserta didik, pendidik, isi/bahan, cara/metode dan situasi/lingkungan. Hudaunn antar ke enam faktor itu berkaitan satu sama lain dan saling berhudaunn dalam suatu aktifitas satu pendidikan (Hadikusumo, 1995:36) Kondisi awal siswa kelas IV pada semester I Tahun pelajaran 2013/2014 sebelum diadakan penelitian, ketika mereka mengikuti mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) mereka sudah beranggapan kalau mata pelajaran IPA materi Struktur dan fungsi bagian tumbuhan sangat sulit ini dibuktikan pada saat guru mengajar materi Struktur dan fungsi bagian tumbuhan tentang struktur daun siswa banyak yang pasif, saat guru bertanya anak-anak banyak yang diam dan saat guru menyuruh siswa untuk maju ke depan mengerjakan soal diantara 6 anak hanya 1 anak yang dapat mengerjakan soal tersebut. Selain itu saat guru melaksanakan ulangan harian pada materi tersebut nilai rata-rata nilai ulangan harian sangat rendah yaitu 43,75, dari nilai tersebut jadi guru bisa menyimpulkan kalau hasil belajar IPA materi Struktur dan fungsi bagian tumbuhan sangat rendah karena nilai tersebut di bawah KKM yaitu 75.Kondisi awal guru saat mengajar pelajaran IPA materi Struktur dan fungsi bagian tumbuhan belum menggunakan alat peraga, guru hanya menjelaskan dengan metode ceramah sementara siswa hanya duduk dan mendengarkan penjelasan guru, padahal saat ini guru dituntut untuk mengembangakan pembelajaran yang membangkitkan keaktifan belajar siswa.Di harapkan dari penelitian ini keaktifan dan hasil belajar siswa meningkat, keaktifan belajar siswa perlu ditingkatkan agar pada saat guru mengajar dan memberi pertanyaan kepada siswa, siswa diharapkan menjawab dan apabila guru menyuruh siswa mengerjakan soal di papan tulis semua siswa yang maju ke depan dapat mengerjakan dan pada saat diadakan diskusi semua siswa aktif mengerjakan tugas dalam diskusi kelompok. Selain itu hasil belajar siswa diharapkan dapat meningkat dengan nilai rata-rata ulangan harian di atas KKM. Dengan meningkatnya nilai rata-rata hasil ulangan harian bukan tidak mungkin juga akan meningkatkan nilai rata-rata nilai Ujian Nasional mata pelajaran IPA. Dari pokok permasalahan tersebut diatas dapat diambil kesimpulan penyebab timbulnya nilai siswa yang rendah disebabkan oleh penerapan metode pembelajaran yang kurang tepat. Maka diperlukan strategi pembelajaran yang baru. Yang lebih menarik perhatian siswa. Salah satunya dengan metode demonstrasi untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).Dari uraian di atas dapat di lihat bahwa keaktifan belajar siswa masih sangat rendah dibuktikan dengan saat peneliti memberi pertanyaan tidak ada siswa yang menjawab dan pada saat peneliti menunjuk siswa maju ke depan dari 6 anak hanya 1 anak yang dapat mengerjakan soal tentang Struktur dan fungsi bagian tumbuhan padahal harapan dari peneliti siswa dalam mengikuti pembelajaran dengan aktif dibuktikan pada saat peneliti memberikan pertanyaan siswa menjawab dengan tepat dan siswa dapat mengerjakan soal yang diberikan oleh peneliti. Hasil belajar siswa yang sangat rendah dilihat dari nilai rata-rata ulangan harian masih di bawah KKM diharapkan nilai rata-rata hasil ulangan harian IPA dapat melebihi KKM. Selain itu masalah yang adalah pada peneliti adalah tidak menggunakan metode demonstrasi di harapkan peneliti dalam mengajar selalu menggunakan alat peraga dan menggunakan metode yang tepat.Pemecahan masalah yang diperlukan hasil belajar siswa dapat meningkat harus dilakukan dengan dua tindakan. Tindakan pertama peneliti menggunakan metode demonstrasi di depan kelas dan tindakan yang kedua adalah peneliti menggunakan metode demonstrasi dalam kelompok. Tindakan tersebut dilakukan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPA materi struktur dan fungsi bagian tumbuhan.

1. Identifikasi masalahIdentifikasi masalah dapat diuraikan sebagai berikut :a. Hasil belajar IPA siswa rendah.b. Guru belum menggunakan metode dan model pembelajaran yang tepat.c. Guru belum menggunakan media pembelajaran.d. Siswa kurang memahami konsep.e. Siswa kurang terlibat dalam pembelajaran.

2. Analisis MasalahSejalan dengan identifikasi masalah tersebut, selanjutnya guru sebagai peneliti dengan supervisor 2 selaku pengamat, menganalisis hasil pembelajaran dengan cara merefleksi diri atas tindakan yang dilakukan selama proses kegiatan belajar mengajar berlangsung. Berdasarkan hasil diskusi dengan supervisor 2 selaku pengamat dapat dianalisis masalah dalam proses pembelajaran antara lain sebagai berikut :a. Apakah yang menyebabkan hasil belajar IPA siswa rendah?b. Apakah guru belum menggunakan metode dan model pembelajaran yang tepat?c. Apakah guru belum menggunakan media pembelajaran?d. Apakah siswa kurang memahami konsep?e. Apakah siswa kurang terlibat dalam pembelajaran?

3. Alternatif dan Prioritas Pemecahan MasalahBerdasarkan hasil identifikasi dan analisis masalah peneliti akan melakukan perbaikan pembelajaran untuk meningkatkan keaktifan hasil belajar IPA siswa dalam materi Struktur dan fungsi bagian tumbuhan melalui metode demonstrasi yang dituangkan dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK).

B. Rumusan MasalahDari penelitian yang telah dilakukan dapat di simpulkan masalah yang diteliti adalah sebagai berikut :1. Apakah melalui penggunaan metode demonstrasi dapat meningkatkan keaktifan belajar IPA materi struktur dan fungsi bagian tumbuhan bagi siswa kelas IV SDN Plantungan Kecamatan Blora Kabupaten Blora pada semester I tahun pelajaran 2013/2014?2. Apakah melalui penggunaan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi struktur dan fungsi bagian tumbuhan bagi siswa kelas IV SDN Plantungan Kecamatan Blora Kabupaten Blora pada semester I tahun pelajaran 2013/2014?

C. Tujuan PenelitianDalam penelitian ini terdapat dua tujuan yaitu tujuan umum dan tujuan khusus. Dapat diuraikan seperti di bawah ini :1. Untuk meningkatkat aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran IPA materi struktur dan fungsi bagian tumbuhan melalui metode demonstrasi.2. Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA pada materi struktur dan fungsi bagian tumbuhan melalui metode demonstrasi.

D. Manfaat Penelitian1. Manfaat Bagi Siswaa. Membantu meningkatkan keaktifan siswa pada materi struktur dan fungsi bagian tumbuhan melalui metode demonstrasib. Membantu meningkatkan hasil belajar IPA pada materi struktur dan fungsi bagian tumbuhan melalui metode demonstrasi2. Manfaat bagi penelitia. Menambah wawasan peneliti dalam meningkatkan profesinya sebagai tenaga guru yang profesional3. Manfaat Bagi Teman Sejawat :a. Dapat digunakan sebagai acuan dalam mendesiminasikan peningkatan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran4. Manfaat Bagi Sekolah :a. Dapat meningkatkan nilai siswa sehingga nilai Ujian Nasionalpun dapat meningkat.b. Dapat meningkatkan potensi siswa sehingga dapat menjadi siswa yang berprestasi.5. Manfaat Bagi Perpustakaan Sekolaha. Dapat menambah koleksi bacaan di perpustakaan.

II. Kajian PustakaA. Metode demonstrasi1. Pengertian Metode demonstrasiMenurut Syaiful Bahri Djamarah, (2000:2) metode demonstrasi adalah metode yang digunakan untuk memperlihatkan sesuat