Kanker Endometrium Dan Ovarium

download Kanker Endometrium Dan Ovarium

of 48

  • date post

    29-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    85
  • download

    6

Embed Size (px)

description

obsgyn

Transcript of Kanker Endometrium Dan Ovarium

KEGANASAN GINEKOLOGI

GINEKOLOGIONKOLOGI IIdr. ADITIYONO, SpOGKANKER ENDOMETRIUMKeganasan pada rahim (korpus uteri) yang paling sering terjadi.

Kejadian kanker endometrium tinggi di negara-negara industri yang sudah maju.

Sebagai penyebab yang cukup besar peranannya pada peningkatan kejadiannya adalah meningkatnya sosial ekonomi.

Di Indonesia angka kejadiannya masih rendah (1,2% - 8,4%)Kausa Mutasi gen :HER (Human Epidermal Growth Factor Receptor ) 2-2/neu : prognosis jelekK-ras, c-fms, c-mycHambatan proses apoptosisMutasi Bax pada kodon 58Mutasi tumor suppressor gene p-53Sindr. Lynch II = Human Non Poliposis Colon Cancer (HNPCC)Ca colon endometrii - ovariumTYPECarcinoma endometrium type I, estrogen-dependent, prognosis baikCarcinoma endometrium type II, estrogen-independent, prognosis kurang baik

10/24/2013Faktor RisikoObesitasParitas rendah, siklus haid anovulatorikTerapi estrogen, tamoxifenTumor produksi estrogenMenarke dini < 12 th, menopause > 52 thRiwayat keluarga dg ca mammae, ca colon, ca ovariumPerdarahan post menopauseDMGejala & Tanda Kanker EndometriumPost menopausal bleeding

perdarahan abnormal menjelang menopause.

20-25% keganasan pada endometrium terjadi pada masa menjelang menopauseSKRINING TVS : Endometrila Line < 5 mm negative predictive value 96%Doppler pulsatility index < 1,0Biopsi endometriumHisteroskopiCA-125 : 89,3% (+) jaringan adenoca21,4% (+) serumSURGICAL STAGINGBilas peritoneumEvaluasi tekstur hepar, kavum douglasi, adneksa, noduli limfatisi paraaorta dan regional pelvikHisterektomi total ekstrafasial dan salpingoooforektomi bilateralLimfadenektomi noduli limfatisi paraaorta dan regional pelvikOmentektomi (biopsi omentum)Biopsi kecurigaan nodul peritoneumHiperplasi tanpa sel atipikPasien menghendaki operasiHisterektomi totalPasien hendak mempertahankan uterusMPA 10-20 mg/hr (12-14 hr /bulan) Kuretase setelah 3 bulanSel atipikHisterektomi totalHiperplasiaMPA 40-100 mg/hr selama 3 bulanKuretase ulangHisterektomi totalHiperplasiaNormal / atrofiMPA 5 mg/hari10 hari/bulanSelama 1 tahunKuretase tiap 1 tahunManajemen hiperplasiaBerek JS, Hacker NF. Practical Gynecologic Oncology 2nd ed. Baltimore: Williams & Wilkins 1994: 285-326Staging Ca Endometrium

Treatment Surgical StagingChemotherapyRadiationHormonal Therapy Primary Treatment : progestinAdjuvant Hormonal Therapy tamoxifenEstrogen-Replacement Therapy

Manajemen ca endometriiStage I / stage II occult : TAH ekstrafasial, BSO, biopsi nnll Prognosis baik : tanpa radioterapi adjPrognosis jelek : dg radioterapi adjStage II klinis : Histerektomi radikal & adjuvan radioterapi 6 bln pre opStage III : Radioterapi (op jk mungkin)Stage IV : Radioterapi paliatif mengontrol perdarahan, fluor & komplikasi TGI & TUGEvaluasi pasca operasiEvaluasi pengawasan klinisER 5000 cGyER dg lapangan diperluasER whole abdomenBrakiterapi 5500 6000 cGy Intraperitoneal 32PProgestin adj : MPA 2 x 200 mg selama 3 tahunPROGNOSISDipengaruhi oleh :StadiumHistopatologiDerajat diferensiasiTerapiFaktor risiko (kedalaman invasi miometrium, invasi pembuluh darah & limfe, bilas peritoneum)KANKER OVARIUMtumor ganas ginekologi urutan kedua

Tidak punya gejala yang patognomonis.

Berkembang secara diam-diam sampai pertumbuhan cukup besar sehingga menimbulkan keluhan.

diagnosis tegak sering dalam stadium lanjut.

THE SILENT LADY KILLER

Gejala & Tanda Kanker OvariumTIDAK PUNYA GEJALA KLINIS YANG KHAS.

stadium dini : rasa tidak enak/nyeri perut bagian bawah akibat regang an kapsul dari tumor.Gangguan gastrointestinal : nausea, vomitus, kem - bung, diare, anoreksia tanpa kelainan yang jelas.

memberikan keluhan bila telah cukup besar.Komplikasi : torsi, perdarahan dalam tumor, asites, atau penyebaran ke organ lainFaktor risiko Kanker OvariumRiwayat keluarga : kanker indung telur, kanker endometrium, kanker payudaraNuliparitasMenopauseMendapat radiasi pelvis untuk membuat menopause Kanker ovarium ada hubungannya dengan 3 sindroma herediter :

Breast-ovarian cancer syndromeHereditary nonpolyposis colorectal cancer syndromeSite-specific ovarian cancer syndrome

Breast-ovarian cancer syndromeMutasi gen BRCA1 resiko kanker payudara & ovarium Mutasi gen BRCA2 resiko kanker ovarium

212. Hereditary nonpolyposis colorectal cancer (HNPC) syndrome (Lynch syndrome II):Family cancer syndromeKanker kolon usia < 50 tahunUterus, ovarium, payudara, lambung, pankreasWanita 10 % kanker ovarium

3. Site-specific ovarian cancer syndromeMutasi gen BRCA1Belum banyak diketahui22DETEKSI DINI KANKER OVARIUMBeberapa cara diajukan untuk membantu deteksi kanker ovarium dini :Pemeriksaan pelvik yang periodikPemeriksaan sitologi cairan peritoneal (cul-de-sac aspiration)Pemeriksaan UltrasonografiPengukuran CA-125

Pemeriksaan pelvik perlu curiga ca ovarium :Konsistensi tumor yang bervariasiBentuk atau permukaan tumor tidak beraturan atau berbenjol benjol.Pergerakan tumor terbatas.Tumor bilateral.Pertumbuhan tumor berlangsung cepat pada pengamatan

TUMOR MARKER CA OVARIUMKanker ovarium epitelialCA 125Kistadenokarsinoma musinosaCEATumor sinus endodermalAFPKarsinoma sel embrionalhCG,AFPKoriokarsinomahCGDisgerminomaLDH-1 / 2Tumor sel granulosaInhibinUSG transvaginal dan Doppler aliran warna Indeks-indeks morfologi : volume tumor, struktur dinding, dan struktur septaPembuluh-pembuluh darah yang mendarahi keganasan-keganasan ovarium ditandai oleh lokasi di sentral, penurunan ketebalan tunika media, dan peningkatan aliran diastolik Indeks pulsatilitas (PI) < 1,0indeks resistensi (RI) < 0,4

Staging Ca Ovarium

Staging bedah untuk kanker ovarium stadium awalInsisi linea mediana vertikalEvakuasi asites atau bilasan sitologik berulang-ulangInspeksi dan palpasi abdominal dengan lengkapReseksi ovarium, tuba fallopii, dan uterusOmentektomiBiopsi peritoneal acakSampling kelenjar limfe retroperitoneal Kanker Ovarium Stadium LanjutOPERASI SITOREDUKSI PRIMEREksplorasiOmentektomiReseksi tumor panggulReseksi kolon rektosigmoidReseksi usus halusReseksi Saluran kemihSplenektomiReseksi tumor DiafragmatikaReseksi kelenjar-kelanjar limfe retro peritoneal

Kanker Ovarium Stadium LanjutOperasi sitoreduksi primermengurangi jumlah tumor sebanyak mungkin

debulking optimal residual minimal dengan diameter terbesar < 1,0 cm hingga 2 cm; debulking suboptimal residual yang masih besar dengan diameter > 1,0 cm hingga 2,0 cm.

OPERASI SEKUNDERLaparotomi Second-LookOperasi tanpa bukti klinis adanya tumor persisten untuk tujuan menentukan status penyakit setelah satu interval yang direncanakan dari terapi dengan kemoterapi

diklasifikasikan menjadiNEGATIF (secara makroskopik maupun patologik negatif), POSITIF SECARA MIKROSKOPIK (negatif secara makroskopik, positif secara patologik), dan POSITIF SECARA MAKROSKOPIK (secara makroskopik maupun patologik positif) PENYAKIT TROFOBLAS GESTASIONAL10/24/2013riwayat Gestational Trophoblastic Disease (GTD) rekurensi 2%.usia maternal ekstrim ( > 45 atau < 20 tahun).>40 tahun risiko 5-10x. Ovum dari wanita yang lebih tua lebih rentan terhadap fertilisasi yang abnormal.Pada pasien keturunan Asia atau Hispanic,defisiensi folat atau vitamin AWanita dengan riwayat abortus atau infertile.Wanita keturunan Asia dan Hispanic mempunyai risiko lebih besar.

Faktor Risiko10/24/2013WHOKelompok pramaligna : mola hidatidosa komplet dan parsial.Kelompok maligna : mola invasif, koriokarsinoma gestasional, dan Plasental Site Trophoblastic Timor (PSTT). Klasifikasi Histologi

10/24/2013Sytotrofbblas germinatif trofoblas yang tidak mensekresi hormon.Sinsitiotrofoblas sangat differentiated: memproduksi hCG dan Human Placental lactogen (HPL).Intermediate trophoblast menginvasi saluran vaskuler dan memproduksi HPL lebih banyak daripada hCG

Tiga tipe sel jaringan trofoblastik10/24/2013Hydatidiform mole (kehamilan mola): hiperplasia sitotrofoblas atau sinsitiotrofoblas, dan korionik villi yang edem. Dapat lengkap (90%) atau parsial (10%).Mola invasif: jaringan mola telah menginvasi miometrium didiagnosis setelah histerektomi atau dengan MRI.Koriokarsinoma: sel ganas, anaplastic, terdiri atas campuran site trofoblas, intermediate trophoblast, dan symytiotrophoblastPlacental Site Trophoblastic Tumor (PSTT): berkembang dari intermediate trophoblast; jadi PSTT secara dominan mensekresi HPL dan biasanya menunjukkan kadar hCG yang rendah.'

perbedaan klinis GTD.10/24/2013Mola Hidatidosa peningkatan hCG keluarnya vesikel mola, ukuran uterus lebih besar daripada usia kehamilanGTD persisten atau koriokarsinoma dapat disertai dengan gejala yang disebabkan oleh metastase paru (80%), vagina (30%), otak (10%), liver (10%), atau tempat lain (