K3 Listrik

download K3 Listrik

of 141

  • date post

    07-Aug-2015
  • Category

    Documents

  • view

    992
  • download

    215

Embed Size (px)

Transcript of K3 Listrik

BAGIAN KE IIPENGAWASAN K3-LISTRIK

1/8/2013

Created by ganjar budiarto

1

Arus / Tegangan listrikDANGER

Tidak tampak Tidak berbau Tidak berbunyiDapat dirasakan Dapat menyebabkan

Kematian

LATAR BELAKANG Tenaga

listrik sudah menjadi kebutuhan dasar bagi masyarakat luas Listrik mengandung potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan jiwa dan harta benda Penyelenggaraan sistem ketenagalistrikan perlu adanya kebijakan pemerintah sehingga dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat terjamin keselamatannya.

1/8/2013

Created by ganjar budiarto

3

N1/8/2013 Created by ganjar budiarto 4

Bahaya kejut listrik

LangsungTidak langsung

t : E: I :1/8/2013

1,0 90 180

0,8 0,6 100 110 200 250

0,4 0,3 0,2 (detik) 125 140 200 (Volt) 280 330 400 (mA)5

Created by ganjar budiarto

EFEK SENGATAN LISTRIKBesar arus yang melewati tubuhAMAN 1 mA, atau kurang 1 8 mA 8 15 mA BERBAHAYA 15 20 mA 20 50 mA 100 200 mA 200 mA atau lebih1/8/2013

Akibat yang timbulTidak ada akibat, tidak terasa Sengatan terasa tetapi tidak sakit dan tidak mengganggu kesadaran Sengatan terasa sakit, tetapi masih bisa melepaskan diri, kesadaran tidak hilang Sengatan sakit kesadaran bisa hilang dan tidak bisa melepaskan diri Kesakitan, susah bernafas, terjadi konstraksi pada otot & kesadaran hilang Kondisi mematikan langsung dan susah ditolong Terbakar dan jantung berhenti berdetakCreated by ganjar budiarto 6

TEGANGAN SENTUH YANG DIIJINKAN (IEC)Tegangan Sentuh(Volt)

Waktu MaksimumYang Diijinkan(Detik)

> 50 50 75

~ 5 1

90 110 150 220 2801/8/2013 Created by ganjar budiarto

0.5 0.2 0.1 0.05 0.037

1/8/2013

Created by ganjar budiarto

8

Sentuhan langsung

adalah bahaya sentuhan pada bagian konduktif yang secara normal bertegangan

Sentuhan tidak langsungadalah bahaya sentuhan pada bagian konduktif yang secara normal tidak bertegangan, menjadi bertegangan karena terjadi kegagalan isolasi1/8/2013 Created by ganjar budiarto 9

Data kec. listrik (PLN) 95-99.Jumlah kasus 1.458 kasus kecelakaan

N

Korban tewas 818 orang

N N

karyawan 183 orang & masyarakat 635 orang

$ $ $1/8/2013

Luka serius 476 orang Kasus kebakaran 741 kasus Gangguan teknis 2720 kasus Kerugian Rp. 25.5 milyarCreated by ganjar budiarto 10

Puslabfor Mabes Polri- Api terbuka - Listrik : : 415 297 (37,19 %) (26,6 %)

- Pembakaran - Peralatan panas

: :

80 3546 243

(7,17 %) (3,14 %)(3,4 %) (19.73 %)

- Lain lain : - Tidak dpt ditentukan :

1/8/2013

Created by ganjar budiarto

11

1/8/2013

Pembebanan lebih Sambungan tidak sempurna Perlengkapan tidak standar Pembatas arus tidak sesuai Kebocoran isolasi Listrik statik Sambaran petirCreated by ganjar budiarto 12

Ketenagalistrikan

1/8/2013

Created by ganjar budiarto

13

previous next

NAB FAKTOR FISIKA Kep 51/Men/1999Freq Power Density mW/Cm2 Kuat medan listrik A/m Kuat medan magnet V/m Rata2 waktu pemajanan Menit

30kHz -100 kHz 100 kHz 3 MHz 3 MHz 30 MHz 30 MHz 100 MHz 100 MHz - 300 MHz 300 MHz 3 GHz 3 GHz 15 GHz

614 614 1842/f 61,4 1 f/300 10 61,4

163 16.3/f 16,3/f 16,3/f 0,163

6 6 6 6 6 6 6

15 GHz-300 GHz1/8/2013

10Created by ganjar budiarto

616.000/f4f : Freq MHz14

G Kebijakan nasional dalam hal upaya menjamin TT/ Kebijakan nasional dalam hal penyediaan tenaga listrik

tempat kerjayang Aman dan lingkungan yang Sehat TM/

TET M TRCreated by ganjar budiarto

(pengusahaan)yang Andal, Aman dan Akrap lingkungan

Tempat kerja1/8/2013

Bukan tempat kerja15

Dasar hukum :Undang undang No 1 tahun 1970 Keselamatan Kerja1/8/2013

Pasal 2 ayat (2) huruf q (Ruang lingkup)Setiap tempat dimana listrik dibangkitkan, ditransmisikan, dibagi-bagikan, disalurkan dan digunakan

Created by ganjar budiarto

16

Dasar hukum :Undang undang No 1 tahun 1970 Keselamatan Kerja1/8/2013

Pasal 3 ayat (1) huruf q (Objective)Dengan peraturan perundangan ditetapkan syarat-syarat keselamatan kerja untuk: q. mencegah terkena aliran listrik berbahaya

Created by ganjar budiarto

17

Tujuan K3 Listrik1. 2.

Menjamin kehandalan instalasi listrik sesuai tujuan penggunaannya. Mencegah timbulnya bahaya akibat listrik

N N N

bahaya sentuhan langsungbahaya sentuhan tidak langsung bahaya kebakaran

1/8/2013

Created by ganjar budiarto

18

Undang undang No 1 tahun 1970 Keselamatan Kerja

Dasar hukum :Keputusan Menteri Tenaga Kerja RI No Kep 75/Men/2002

Pemberlakuan PUIL 2000

wajib

1/8/2013

Created by ganjar budiarto

19

STANDAR K3 LISTRIK DI INDONESIA

Peraturan KHUSUS B

Peraturan Khusus B

Peraturan 04/78 Peraturan 04/88

1/8/2013

Created by ganjar budiarto

20

RUANG LINGKUPTegangan sentuh yang berbahaya: > 50 V a.b. di ruang normal, > 25 V a.b. di ruangan lembab Daya > 100 Watt Tidak mengatur persyaratan inst. listrik di : - Telekomunikasi, kereta listrik, pesawat terbang, kapal laut - Tambang bawah tanahCreated by ganjar budiarto

1/8/2013

21

Bagian 1 : Pendahuluan(Ruang lingkup & acuan) Bagian 2 : Persyaratan Dasar Bagian 3 : Proteksi untuk K3/ Sentuh langsung, sentuh tidak langsung, & kebakaran Bagian 4 : Perancangan instalasi listrik Bagian 5 : Perlengkapan listrik Bagian 6 : PHB & Komponennya Bagian 7 : Penghantar dan pemasangannya Bagian 8 : Ruangan khusus Bagian 9 : Pengusahaan instalasi listrik1/8/2013

Lampiran-lampiran

Created by ganjar budiarto

22

Bagian 1. PENDAHULUAN Tujuan Terselenggaranya instalasi listrik yang baik dan menjamin keselamatan , keaman instalasi, gedung dan isinya. Ruang lingkup Perancangan, Pemasangan, pemeriksaan, pengujian, pelayanan, pemeliharaan dan pengawasannya instalasi listrik Teg > 25 V dan dayanya > 100 W1/8/2013 Created by ganjar budiarto 23

Bagian 1. PENDAHULUAN (Lanjutan) Penafsiran Instansi yang berwenang yang memberlakukan PUIL 2000 Ketentuan teknis - Pola preventif - Syarat syarat pengamanan - Batas pembebanan, hantaran - dst1/8/2013 Created by ganjar budiarto 24

Bagian 2. PERSYARATAN DASAR Proteksi untuk keselamatan - Proteksi sentuh langsung - Proteksi sentuh tidak langsung - Proteksi efek termal - Proteksi arus lebih - Proteksi arus gangguan - Proteksi tegangan lebih - Proteksi perlengkapan dan instalasi listrik1/8/2013 Created by ganjar budiarto 25

Bagian 2. PERSYARATAN DASAR (Lanjutan) Perancangan - Aspek keselamatan - Asapek kehandalan - Aspek Akrap lingkungan Pemilihan peralatan listrik Karakteristik beban, arus, tegangan, prekuensi, daya

1/8/2013

Created by ganjar budiarto

26

SISTEM PROTEKSI UNTUK KESELAMATAN (BAB III)

Proteksi dari kejut listrik Proteksi dari efek thermal Proteksi dari arus lebih Proteksi dari tegangan lebih akibat petir Proteksi dari tegangan kurang Pemisahan dan penyakelaran

1/8/2013

Created by ganjar budiarto

27

Bagian 3. SISTEM PROTEKSI Proteksi sentuhan langsung - Proteksi isolasi bagian aktif - Proteksi penghalang atau selungkup - Proteksi penempatan di luar jangkauan - Proteksi isolasi lantai kerja

1/8/2013

Created by ganjar budiarto

28

Bagian 3. SISTEM PROTEKSI (Lanjutan) Proteksi sentuhan tidak langsung Prinsip : Pemutusan secara otomatik Metoda : - Sistem Pembumian - Sistem Hantaran pengaman - Sistem Hantaran Netral Pengaman

1/8/2013

Created by ganjar budiarto

29

PROTEKSI BAHAYASENTUHAN LANGSUNG

Metoda :1. 2. 3. 4. 5. 6.1/8/2013

Isolasi bagian aktif Penghalang atau Selungkup Rintangan; Jarak aman atau diluar jangkauan Gawai proteksi arus sisa Isolasi lantai kerja.Created by ganjar budiarto 30

PROTEKSI BAHAYAJARAK AMANJarak aman atau diluar jangkauanTegangan kV 1 12 20 70 150 220 5001/8/2013

Jarak cm

50 60 75 100 125 160 30031

Created by ganjar budiarto

SISTEM PENGAMANAN

ISOLASI LANTAI KERJA

Rd 3000 V2 75 kg

V

V1

Pelat logam Kayu 25 x 25 x 0,2 Cm Kain basah 27 x 27 Cm ISOLASI LANTAI KERJA (R1)

TANAH1/8/2013

R1 = Rd ( V1/V2 -1) Ohm R1 min. 50 kilo OhmCreated by ganjar budiarto 32

Proteksi bahayaN Sentuhan tidak langsung 1. Sistem TT atau Pembumian Pengaman (PP) Sistem IT atau Hantaran pengaman (HP) Sistem TN atau

2.3.

Pembumian Netral Pengaman (PNP)1/8/2013 Created by ganjar budiarto 33

1.L1 L2 L3

Sistem TT atau Pembumian Pengaman (PP)Membumikan titik netral disumbernya dan membumikan pada BKT instalasi dan BKT perlengkapan listrik. Bila terjadi kegagalan

N

isolasi, teganan suplai akanPE

terputus karena alat proteksi bekerja otomatik

1/8/2013

Created by ganjar budiarto

34

SISTEM PEMBUMIAN PENGAMANL1 L2 L3 N

SATU FASE1/8/2013 Created by ganjar budiarto

TIGA FASE35

2.

Sistem IT atau Hantaran pengaman (HP)

Tujuan pembumian : Bila terjadi arus bacor atau hubung singkat, arus akan tersalur ke bumi melalui penghantar pengaman sehingga arus meningkat dan pengaman akan terputus secara otomatikFasa tunggal 3 kawat Penghantar Aktif Penghantar Nol/Netral Hantaran pengaman

1/8/2013

Created by ganjar budiarto

36

SISTEM HANTARAN PENGAMANL1/R L2/S L3/T N PE

1/8/2013

Created by ganjar budiarto

37

3.

Sistem TN