Jurnal Reading TYO

Click here to load reader

  • date post

    12-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    221
  • download

    0

Embed Size (px)

description

hfflwhflwhflwhglwhglwhflwhlwhwlhglwhglwrhglwrhglwghwlghwlhlwhglwhglwhlwhlwhlwhgglwhglwhgglwheglwhglwe

Transcript of Jurnal Reading TYO

BAB IPENDAHULUANPenyakit jantung mempersulit sekitar 4% dari seluruh kehamilan yang terjadi di Amerika Serikat. Sehingga terjadi peningkatan proporsi dalam risiko pada kematian ibu (10% -25%). Penyakit jantung kongenital tiga kali lebih banyak daripada yang diperoleh, yaitu pada onset dewasa saat pasien hamil. Unit perawatan intensif (ICU) menerima sedikitnya 15% kasus ICU obstetri akibat penyakit jantung saat kehamilan dan menerima laporan 50% kematian di ICU.Keluhan umum dari kehamilan normal seperti dyspnea, kelelahan, jantung berdebar, ortopnea, dan kaki bengkak menyerupai gejala dari memburuknya penyakit jantung dan dapat membuat tantangan bagi para dokter ketika mengevaluasi pasien hamil disertai penyakit jantung. Tentunya pasien-pasien ini beresiko terjadi dekompensasi jantung dan merugikan kehamilan tentunya tergantung dari jenis penyakit jantungnya.Dalam referat akan meninjau penyakit katup jantung, penyakit jantung kongenital, dan penyakit jantung bawaan beserta dampaknya terhadap manajemen kehamilan. Setiap bagian akan mengatasi masalah khusus untuk kelainan yang relevan termasuk poin penting dalam manajemen antepartum, anestesi dan pengiriman masalah.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Perubahan Fisiologis Saat KehamilanPemahaman yang komprehensif tentang adaptasi fisiologis normal kehamilan sangat penting dalam keberhasilan pengelolaan pasien dengan penyakit jantung. Kondisi yang mungkin asimtomatik sebelum hamil dapat memburuk saat hamil. Tabel 8-1 menguraikan perubahan fisiologis pada kehamilan tunggal yang normal. Beberapa kehamilan dapat diharapkan untuk memiliki perubahan fisiologis yang lebih dramatis. Tabel 8-2 memberikan gambaran tentang evaluasi perubahan kardiovaskular selama kehamilan.

KONSELING PASIENMenetapkan fungsi jantung secara dasar sangat penting untuk pasien jantung dalam kehamilan. Status fungsional pasien dengan penyakit jantung umumnya diklasifikasikan menurut sistem klasifikasi New York Heart Association (NYHA) seperti diuraikan dalam Tabel 8-3. Pasien dengan NYHA kelas I atau II memiliki lebih sedikit risiko komplikasi dibandingkan dengan mereka di kelas III atau IV. Tabel 8-4 mengklasifikasikan berbagai kelainan jantung menurut perkiraan risiko kematian ibu; Namun, pasien dengan sejarah tertentu tidak termasuk dalam perkiraan ini.Dalam sebuah penelitian terbaru lebih dari 600 kehamilan dengan komplikasi penyakit jantung pada ibu, empat prediktor komplikasi maternal telah diidentifikasi:1. Riwayat penyakit jantung sebelumnya (gagal jantung, transient ischemic attack, stroke, atau arrhythmia)2. Pre Pregnancy New York Heart Association class > II

3. Obstruksi jantung kiri (katup mitral 60 mm Hg konsisten dengan obstruksi parah)Kemungkinan Besar Komplikasi Gagal jantung kanan jika obstruksi parahTerapi secara medis Umumnya tidak diindikasikanAntikoagulasi Tidak diindikasikanPenggunaan Anestesi Epidural diterimaTenaga Kerja dan Pengiriman Cadangan sesar untuk indikasi obstetri biasa, tidak ditunjukkan untuk meningkatkan hasil

Kelainan Trikuspid Kelainan paling umum akibat dari endokarditis di penyalahguna obat intravena Ditoleransi baik pada kehamilan dengan risiko minimal gagal jantung kanan Klinis jarang secara signifikan dalam kehamilanStenosis MitralKunciGambar 8-1 adalah diagram stenosis mitral. Paling umum kelainan katup pada kehamilan. Stenosis katup mitral menghalangi aliran darah dari atrium kiri ke ventrikel kiri. Peningkatan tekanan atrium kiri yang diperlukan untuk mempertahankan ventrikel kiri yang memadai mengisi melalui lubang dibatasi. Pasien dengan stenosis sedang atau berat yang paling mungkin untuk mengembangkan komplikasi jantung. Pasien mungkin asimtomatik sampai perubahan fisiologis kehamilan kedok penyakit. pasien simtomatik dapat mengalami balon valvulotomy selama kehamilan.Rekomendasi dari hasil pemeriksaan dan Klinis Ekokardiogram untuk menentukan keparahan stenosis dan ukuran atrium kiri Gejala yang tidak biasa sampai area katup 4 cm.Direkomendasikan hasil pemeriksaan dan Klinis Ekokardiogram untuk membangun ukuran akar aorta. Ini harus diikuti serial bahkan jika diameter dasar adalah normal. Sindrom Marfan dikaitkan dengan kelainan klinis lainnya termasuk: hipermobilitas sendi, ectopia lentis, pectus excavatum, lengan rentang melebihi tinggi, scoliosis, dan arachnodactyly.Potensi Komplikasi diseksi aorta akar dan pecah adalah risiko yang paling signifikan dari kehamilan.Menghindari kunciMenghindari: sindrom Marfan1. Hindari hipertensi.2. Hindari takikardia.3. Hindari Valsava.Terapi medis Labetalol atau metoprolol diperlukan untuk semua pasien untuk menjaga denyut jantung