JURNAL ILMU -ILMU SOSIAL

download JURNAL ILMU -ILMU SOSIAL

of 12

  • date post

    20-Jan-2017
  • Category

    Documents

  • view

    227
  • download

    4

Embed Size (px)

Transcript of JURNAL ILMU -ILMU SOSIAL

  • September ZOL4,Vol. 11. No.'2 ISSN 1829-5797

    JURNAL ILMU -ILMU SOSIAL

  • SOCT@JURNAL ILMU -I LMU SOSIAL

    ISSN 1829-5759

    September 2014,Yo1.1L, No.2,hal'J-19 - 197

    DAFTAR ISI

    Anik Widiastuti, Sugiharyanto dan Satriyo WibowoPERBEDAAN PRESTAST BELAIAR MAHASISWA PENDTDTKAN rpS FrS UNy..............................,......,,119

    Setiati Widihastuti, Sri Hartini dan Eny KusdariniKAJIAN TERHADAP PERKAWINAN ANTAR ORANG BERBEDAAGAMA

    DI WILAYAH HUKUM KOTA YOGYAKARTA......... .........................130

    Sardiman AM

    POSISI IPS, TANTANGAN MASA DEPAN, DAN AUIERNATIF BARU............ ......................140

    HastutiPERAN PEREMPUAN DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN DI DESA WISATAGABUGAN,SLEMAN, DAERAH ISTIMEWAYOGYAKARTA .....151

    Hendra KurniawanDAMPAK SISTEM TANAM PAKSA TERHADAP DINAMIKA PEREKONOMIAN

    PETANI JAWA 1830-7870 163

    Ika Tijayanti dan MarzukiKEEFEKTIFAN METODE PROBLEM SOLVING DALAM PEMBELAJARAN PKN UNTUK

    PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN SIKAP NASIONALISME

    DI SlviA NEGERI 1 SUELA LOMBOK TIMUR,........ .......................I73

    Emusti Rivasintha

    MUATAN MATERI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN IPS SEIAMHDI SMP NEGERI SINGKAWANG UTARA KOTA SINGKAWANG................. ...........................183

    Desvian Bandarsyah

    AKTUALISASIPENDIDIKANKARAKTERMELALUIPEMBELAIARANSEIARAH ......189

  • SOCT@JURNAL ILMU -ILMU SOSIAL September 2O74,Yol 11, No.2, hal.130-139

    Yogyakarta

    Kaiian Terhadap Perkawinan antar OrangBerbeda Agama di Wilayah Hukum Kota

    SETIATI WIDIHASTUTI, SRI HARTINI DAN ENY KUSDARINI

    FIS, Universitas Negeri YogyakartaSetiati 60widi@gmail.com

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kemungkinan dilangsungkannya perkawi-nan antar orang berbeda agama di wilayah hukum Kota Yogyakarta, dan mengidentifikasi pu-tusan Hakim Pengadilan Negeri atas permohonan perkawinan antar orang berbeda agama diCatatan Sipil Kota Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Wawancaradan dokumentasi dipilih sebagai teknik pengumpulan data. Subyek penelitian ditentukan denganteknik purposive, yakni dua orang Hakim dan dua pejabat dari Bidang Pencatatan Sipil Kota Yog-yakarta. Analisis data dilaksanakan secara induktil yang tahapannya terdiri dari reduksi data,unitisasi dan kategorisasi data, display data, kesimpulan serta verifikasi. Dalam simpulan kajianini dapat dikemui

  • Setiati Widihastuti, Sri Hartini dan Eny Kusdarini Kojion Terhodap Perkawinon antor Orang Berbeda Agama...

    PENDAHULUAN

    Perkawinan antar orang yang berbedaagama masih saja marak dibicarakan,disebabkan karena perkawinan tersebutmemang menimbulkan masalah yang takkunjung usai. Bagi beberapa pasangan,masalah perkawinan orang berbeda agamatersebut memang tidak bisa dihindari,disamping sebagai akibat dari interaksi antarwarga masyarakat Indonesia yang majemuk,baik kesukuan, bahasa, terutama agama, juga

    karena proses legalitas perkawinan agamaitu sendiri yang tidak mudah diperoleh.

    Sebagai suatu perbuatan hukum, perka-winan pasti membawa akibat hukum, baikyang berkait dengan hak-l

  • tegas dan secara eksplisit menyebutkan bah-wa "Dilarang melangsungkan pernikahanantara seorang pria dengan secrang wanitayang tidak beragama Islam". Dari ketentuanini dapat ditegaskan bahwa bahwa KompilasiHukum Islam melarang perkawinan bedaagama, dan Kantor Urusan Agama tidakmempunyai kompetensi untuk mengesahkandan mencatat perkawinan diantara duaorang yeng berbeda agama. Dalam Undang-Undang Perkawinan tidak terdapat satupasal pun yang tegas melarang perkawinanbeda agama, tetapi juga tida.k ada satuketentuan pun dalam Undang-UndangPerkawjnan tersebut yang memberi peluanguntuk pengesahannya. Ketidaktegasanperaturan inilah yang membuat kondisimenjadi serba sulit, dan membingungkanorang berbeda agama yang berkeinginanuntuk melangsungkan perkawinan danmendapatkan legalitas atas perkawinannyatersebut,

    Tujuan )/ang ingin dicapai dalam peneliti-an ini adalah untuk mengetahui penyelesaianperkawinan antar orang yang berbeda agamadi Wilayah Hukuin Kota Yogyakarta, meng-identifikasi putusan Hakim Pengadilan Ne-geri Kota Yogyakarta atas permohonan per-kawinan beda agama, dan menggambarkanpenyelesaian perkawinan tersebut di Penca-tatan Sipil Kota Yogyakarta. Diharapkan hasilpenelitian ini dapat memberikan sumbanganpemikiran mengenai konsep-konsep penye-lesaian dan pengesahan perkawinan antarumat berbeda agama. Diharapkan selanjut-nya sumbangan pemikiran ini dapat diper-gunakan oleh Pengadilan Negeri dan Cata-tan Sipil dalam mengembangkan kebijakantentang pencarian solusi atas dimungkin-kan/tidaknya pengesahan perkawinan bedaagama. Hasil penelitian ini juga diharapkanbermanfaat bagi masyarakat untuk lebihmemahami tentang keharusan disahkannyasemua perkawinan, termasuk permasalahan-permasalahan yang bakal muncul pada saatdua orang yang berbeda agama bermaksudmela n gsungkan perkawinannya.

    SOCIA Vol. L1 No. 2 September 2074 : I30-t39

    METODEPenelitian ini merupakan penelitian des-

    kriptif kualitatif yang menggambarkan pe-rilaku Pengadilan Negeri dan Pencatatan Si-pil dalam menyelesaikan permasalahan yangterkait dengan perkawinan antar orang ber-beda agama.

    Subyek penelitian ini ditentukan secarapurposive dan sebagai key informan adalaltKetua Pengadilan Negeri Yogya yang sela-njutnya menginformasikan nama-nama Ha-kim berkompeten karena mempunyai penge-tahuan dan pengalaman dalam menanganikasus perkawinan beda agama. Subyek pe-nelitian lainnya adalah Kepala Bidang Penca-tatan Sipil dan Kepala Seksi Pelayanan AktaPerkawinan dan Perceraian Kota Yogyakartayang mempunyai kewenangan untuk mela-kukan pencatatan perkawinan dan mener-bitkan alat bukti otentik berupa akta per-kawinan. Data primer dalam penelitian inidiperoleh melalui wawancara mendalam de-ngan para subyek penelitian. Data sekunderdiperoleh melalui studi dokumentasi berupabahan-bahan pustaka dan dokumen-doku-men resmi lain, seferti putusan pengadilan,register Pencatatan Sipil dan sebagainya.

    Data yang diperoleh dari penelitian inidianalisis secara induktif, Analisis induktifini digunakan untuk menilai dan mengana-lisis data yang telah difokuskan tentang ba-gaimana Pengadilan Negeri Yogyakarta danPencatatatan Sipil Yogyakarta menyelesaikanperkawinan beda agama, kemudian dita-rik kesimpulan yang obyektif sesuai denganfakta. Diawali dari reduksi data yang meng-hasilkan data yang relevan dan bermakna,dilanjutkan dengan menyusunnya ke dalamunit-unit dan kategori yang sesuai, Selanjut-nya dilakukan display atau penyajian data da-lam bentuk narasi. Langkah terakhir adalahmembuat kesimpulan dan verifikasi agar ke-simpulan tidak menyimpang dari permasala-han yang diteliti. Untuk pencermatan kesahi-han data pada tahap kegiatan pengumpulandata dan analisis data dilakukan dengan carasebagai berikut: a) penciptaan rapportyangbaik dengan para informan; bJ melakukanpeer debriefing dengan teman sejawat; dan c]melakukan member check

    132

  • Setiati Widihastuti, Sri Hartini dan Eny Kusdarini Kojian Terhadap Perkawinan antar Orang Berbeda Agama..

    HASIL DAN PEMBAHASANTidak terdapat satu pasal pun dalam

    Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 yangte-gas melarang perkawinan beda agama, tetapijuga tidak ada satu ketentuan yang memberipeluang untuk pengesahannya. Wajar apa-bila kemudian memunculkan permasalahan,kemana umat berbeda agama akan melang-sungkan dan mengesahkan perkawinannya.Mengacu pada Undang-Undang Perkawinan,dapat dikemukakan bahwa pengesahan per-kawinan bukan merupakan kewenanganPengadilan, melainkan merupakan kewe-nangan sepenuhnya dari lembaga keaga-maan dan kantor Catatan Sipil. Namun sejakdiundangkannya Undang-Undang Nomer 23tahun 2006 tentang Administrasi Kependu-dukan, ada disebutkan keterlibatan Pengadi-lan, yakni dalam Penjelasan Pasal 35 hurufayang menyatakan " Perkawinan yang ditetap-kan oleh Pengadilan adalah perkawinan yangdilakukan antar umat yang berbeda agarna.".Dengan adanya ketentuan tersebut, perma-salahan yang terkait dengan perl

  • agama, sementara Pasal 40 huruf c Kompi-lasi Hukum Islam dengan tegas menyebutkanbahwa KUA dilarang melangsungkan perni-kahan antara seorang pria dengan seorangwanita yang tidak beragama Islam. Rencanapengesahan perkawinan menemui jalan bun-tu, karena kedua pihak tetap bertahan padaprinsip dan agama masing-masing. Permoho-nan pengesahan perkawinan ke Catatan SipilYogyakarta juga ditolak, karena kewenanganPencatan Sipil adalah mencatat perkawinanyang sudah disahkan secara agama, kecualiapabila ada penetapan pengadilan. Selanjut-nya Pencatatan Sipil menyarankan para pi-hak untuk meminta drspensasi ke PengadilanNegeri.

    Hakim Pengadilan Negeri Yogya menya-takan, karena para pihak mengajukan per-mohonan ijin untuk melangsungkan perka-winan berbeda agama, dengan merujuk padaPasal 35 UU 23 Tahun 2006 dan Pasal 69 Pe-raturan Presiden Nomer 25 Tahun 2008, dandengan mempertimbangl

  • Setiati Widihastuti, Sri Hartini dan Eny Kusdarini Kajian Terhadap Perkawinan antar Orang Berbedo Agamo,.

    mohon I dan II dilakukan pencatatan perkawinan. Menimbang, bahwa pada hari persidangan yang telah ditentukan Pemohon I dan II meng-

    hadap sendiri di persidangan. Menimbang, bahwa atas pembacaan surat permohonan tersebut, Pemohon I dan II menyata-

    kan tetap pada permohonannya, ... dst. Menimbang bahwa untuk menguatkan permohonannya, Pemohon mengajukan B [delapan)

    buah foto copy surat bukti berupa........ dst :. Menimbang, bahwa disamping bukti-bukti surat pemohon juga mengajukan dua [2J orang

    saksi............, dst

    PERTIMBANGAN HUKUMNYA

    . Menimbang bahwa maksud dari pada permohonan Pemohon I dan II adalah seperti tersebutdimuka;

    . Menimbang bahwa permohonan Pemohon diajukan agar Pengadilan Negeri Yogyakartamemberikan ijin pernikahan di Kantor K