Jenis Dan Cara Kerja Obat Antikanker

download Jenis Dan Cara Kerja Obat Antikanker

If you can't read please download the document

  • date post

    26-Sep-2015
  • Category

    Documents

  • view

    43
  • download

    25

Embed Size (px)

description

Jenis Dan Cara Kerja Obat Antikanker

Transcript of Jenis Dan Cara Kerja Obat Antikanker

Antikanker

Jenis dan Cara Kerja Obat Antikankeroleh Anggita Dian Puspita, 1406570884Pengobatan KankerTerdapat dua kemungkinan:Menyembuhkan penyakitPaliatif; berguna untuk memperpanjang hidup, sedikitnya mencegah cacat dan menghilangkan rasa nyeri.Jenis pengobatan:PembedahanPenyinaran (radiotherapy)Obat-obatan (chemotherapy)Himawan (1990)PembedahanHal yang perlu diperhatikan:Pengetahuan luas mengenai sifat pertumbuhan tumor dan cara penyebarannyaMenentukan batas sayatan, apakah batas sayatan sudah bebas dari jaringan tumor yang merupakan penyebaran lokalFokus-fokus penyebaran lokalHimawan (1990)Pembedahan (lanjutan)Misalnya seorang urolog harus mengetahui penyebaran jauh karsinoma prostat yang biasanya ke corpus vertebrae.Seperti halnya kelenjar getah bening scalenus merupakan tempat penyebaran karsinoma bronchus.Demikian pula penting menentukan pada tumor payudara apakah harus dilakukan pembedahan kuratif atau pembedahan paliatif.Himawan (1990)Penyinaran (Radioterapi)Penggunaan sinar untuk menghancurkan tumor berdasarkan kenyataan bahwa sel-sel ganas lebih sensitif terhadap penyinaran daripada sel-sel normal.Tetapi jaringan normal-pun dipengaruhi oleh penyinaran, karena itu pada radioterapi harus diusahakan terjadinya perbedaan efek yang nyata.Himawan (1990)Penyinaran (Radioterapi) lanjutanPenyinaran bergantung padaJumlah sinar yang diserap oleh jaringan tumorRadiosensitivitas tumorBerdasarkan radiosensitivitas, tumor terbagi atas:Tumor-tumor yang sangat radiosensitifTumor-tumor yang radiosensitif sedangTumor-tumor yang radioresistenHimawan (1990)Penyinaran (Radioterapi) lanjutanHukum Bergonie dan Tribondeau: kepekaan jaringan terhadap penyinaran bergantung kepada aktivitas pembelahan, sehingga makin banyak gambaran mitosis, makin sensitif terhadap penyinaran.Pengobatan dengan penyinaran merupakan satu-satunya pilihan bila tumor termasuk jenis radiosensitif, berdiferensiasi buruk, dan letaknya tidak jauh dalam tubuh.Himawan (1990)Obat AntikankerAntikanker diharapkan memiliki toksisitas selektif artinya menghancurkan sel kanker tanpa merusak sel jaringan normal.Pada umumnya antineoplastik menekan pertumbuhan atau poliferasi sel dan menimbulkan toksisitas, karena menghambat pembelahan sel normal yang poliferasinya cepat.Terapi hanya dapat dikatakan berhasil baik, bila dosis yang digunakan dapat mematikan sel tumor yang ganas dan tidak terlalu mengganggu sel normal yang berpoliferasi.Syarif et al. (2009)Klasifikasi antikankerGolonganSub GolonganObat1. AlkilatorMustar NitrogenMekloretaminSiklofosfamidIfosfamidMelfalanKlorambusilEtilenamin & MetilmelaminTrietilen-melamin (TEM)ThiotepaMetilhidrazinProkarbazinAlkil sulfonatBusulfanNitrosoureaKarmustin (BCNU)Lomustin (CCNU)Semustin (metil CCNU)StreptozotosinPlatinumSisplatinKarboplatinOksaliplatinGolonganSub GolonganObat2. Anti MetabolitAnalog Pirimidin5-fluorourasilSitarabin6-AzauridinFloksuridin (FUDR)GemsitabinAnalog Purin6-Merkaptopurin6-Tioguanid (T6)Fludarabin, pentostatinAntagonis FolatMetotreksatPemetreksedGolonganSub GolonganObat3. Produk AlamiahAlkaloid VinkaVinblastin (VLB)Vinkristin (VCR)VinorelbinTaksanPaklitakselDosetakselEpipodofilotoksinEtoposidTeniposidKamptotesinIrinotekanTopotekanAntibiotikDaktinomisin (aktinomisin D)Antrasiklin: Daunorubisin, Doksorubisin, MitramisinAntrasenedion: Mitoksantron, Mitomisin, BleomisinEnzimL-asparaginaseGolonganSub GolonganObat4. Hormon dan AntagonisAdrenokortikosteroidPrednisonHidrokortisonProgestinHidroksiprogesteron kaproatMedroksiprogesteron asetatMegestrol asetatEstrogenDietilstilbestrolEtinil estradiolAnti estrogenTamoksifen, toremifenAndrogenTestosteron propionatFluoksimesteronAnti AndrogenFlutamidPenghambat AdrenokortikoidMitotan, AminoglutetimidAnalog GRHLeuprolidPenghambat AromataseAnastrozol, Letrozol, EksemestanGolonganSub GolonganObat5. Lain-LainSubstitusi ureaHidroksiureaDerivat metilhidrazinProkarbazinDifferentiating agentTretinoin, arsen trioksidPenghambat tirosin kinaseImatinibGegitinibPenghambat preteosomBortezumibModulator Respon BiologikInterferon alfa, interleukin 2Antibodi monoklonalRituksimabAlemtuzumabDaklizumabGemtuzumabTranstuzumabCetuksimabBevasizumabSyarif et al. (2009)Hubungan Kerja Antikankerdengan Siklus Sel KankerSel tumor dapat berada dalam 3 keadaan:(1) yang sedang membelah (siklus poliferatif)(2) yang dalam keadaan istirahat (G0)(3) yang secara permanen tidak membelahFase sel tumor yang sedang membelah:Fase mitosis (M)Pasca mitosis (G1)Fase sintesis DNA (fase S)Fase pramitosis (G2)

Syarif et al. (2009)Fase Sel TumorSFase sintesisG2PramitosisMFase MitosisG1Pasca mitosisG0Fase IstirahatSyarif et al. (2009)Jenis obat ditinjau dari siklus sel:Zat Cell Cycle-Specific (CCS), memperlihatkan toksisitas selektif terhadap fase-fase tertentu dari siklus sel. Contoh: Vinkristin, Vinblastin, Merkaptopurin, Hidroksiurea, Metotreksat, dan asparaginase.Zat Cell Cycle-Nonspecific (CCNS)Contoh: Alkilator, Antibiotik antikanker, sisplatin, prokarbazin dan nitrosourea.

Syarif et al. (2009)

Kee & Hayes (1996)Kerja Antikanker pada Proses dalam SelSemua antikanker bersifat mengganggu sel normal, bersifat sitotoksik dan bukan kankerosid atau kankerotoksik yang selektif.Syarif et al. (2009)AlkilatorAlkilator bersifat radiomimetik dan bekerja pada DNA dan sel. Obat-obatan ini dipakai untuk tumor-tumor ganas dengan penyebaran jauh.Obat yang diberikan diangkut oleh darah dan menumbulkan efek pada sel-sel tumor yang sedang membelah yang mempunyai kecepatan metabolisme tinggi.Mempunyai efek samping hematologik dan gastrointestinal yang timbul akibat kerusakan umum sel tumor dan sel jaringan normal yang sedang membelah dengan cepat. Himawan (1990)Anti MetabolitMengganggu sintesis DNA atau mensubstitusi purin dan pirimidin.Subtitusi mengakibatkan pembentukan nukleoprotein yang tidak sempurna dan menyebabkan kematian sel.Metabolisme purin dan pirimidin lebih tinggi pada sel kanker dari sel normal (Syarif et al., 2009)Menyebabkan depresi hemopoetik dan gangguan saluran cerna, sering menyebabkan stomatitis aftosa.Produk AlamiahBerbagai obat yang berasal dari alam (tumbuhan dan hewan) digunakan sebagai antikanker.Contoh: Enzim => Asparaginase merupakan katalisator enzim yang berperan dalam hidrolisis asparagin menjadi asam aspartat dan amonia. Dengan demikian sel kanker kekurangan asparagin yang berakibat kematian sel kanker. Syarif et al. (2009)HormonTelah lama digunakan dalam pengobatan tumor ganas prostat dan payudara.Biasanya dipakai bila reseksi gagal atau tidak dapat dilakukan lagi, terjadi residif atau penyebaran jauh.Hormon dipakai dengan harapan terjadi remisi.Himawan (1990)Efek Samping

Kee & Hayes (1996)DOSIS DAN INDIKASI ANTIKANKER

Syarif et al. (2009)

Syarif et al. (2009)

Syarif et al. (2009)

Syarif et al. (2009)

Syarif et al. (2009)

Syarif et al. (2009)Daftar PustakaHimawan S. (1990). Patologi. Jakarta: Balai Penerbit FKUIKee & Hayes. (1996). Pharmacology: A Nursing Process Approach. Jakarta: EGCSyarif et al. (2009). Farmakologi dan Terapi. Jakarta: Balai Penerbit FKUI