Jazmedia COMBI - WHO

download Jazmedia COMBI - WHO

of 103

  • date post

    14-Jun-2015
  • Category

    Healthcare

  • view

    1.148
  • download

    102

Embed Size (px)

description

Disadari bahwa gol akhir dibidang kesehatan adalah dampak perilaku: seseorang melakukan sesuatu. COMBI menekankan pada: kebutuhan informasi, kita butuh pendidikan, kita perlu persuasi, kita butuh peran serta masyarakat, kita perlu membangunkan masyarakat, kita butuh komitmen pemerintah, kita juga butuh kepekaan terhadap konsumen dengan fokus pada perilaku dan keputusan yang dibuat oleh konsumen, untuk diterapkan pada perilaku sehat. semoga bermanfaat.

Transcript of Jazmedia COMBI - WHO

  • 1. Final Draft February, 2009 WORLD HEALTH ORGANIZATION Geneva, Switzerland Manual Perencanaan Program Komunikasi Dampak Perilaku Kesehatan

2. 2 TRIAL COPY (Limited DistributionBeing Edited) 3. 3 DAFTAR ISI Halaman PENDAHULUAN UCAPAN TERIMAKASIH MAKSUD DAN PENGGUNAAN MANUAL BAGIAN I: PENGENALAN COMBI PERTANYAAN PERTANYAAN DASAR Apa itu COMBI Communication for Behavioural Impact? Kenapa kita memerlukan COMBI? Apa langkah langkah kunci dalam merancang Rencana COMBI? Apakah COMBI berbeda dengan Pendidikan dan Promosi Kesehatan? Dimana saja COMBI telah diterapkan Bagaimana seseorang dapat mengatakan jika COMBI berjalan dengan baik? Apakah COMBI merupakan investasi yang baik? Bagaimana seseorang mencari bahan tambahan mengenai COMBI? BAGIAN II: 10 LANGKAH LANGKAH UNTUK MERANCANG RENCANA COMBI Pendahuluan Garis besar 10 langkah langkah dalam merancang rencana COMBI LANGKAH NO.1: PENETAPAN GOL KESELURUHAN LANGKAH NO.2: PENETAPAN OBYEKTIVE PERILAKU YANG DIHARAPKAN CATATAN 2.1 MANTRA COMBI NO.1: TIDAK MELAKUKAN APA APA. TIDAK MEMBUAT POSTER, T-SHIRT, PAMFLET, VIDEO . TIDAK MELAKUKAN APA APA SAMPAI SESEORANG TELAH MEMBUAT OBYEKTIVE PERILAKU SPESIFIK DAN TEPAT CATATAN 2.2 HINDARI DARI GODAAN PERASAAN MENDIDIK CATATAN 2.3 KEKHAWATIRAN TERHADAP PERASAAN PEMBANGUNAN SOSIAL; BERTUJUAN UNTUK HASIL HASIL PERILAKU YANG TERBATAS, PALING BANYAK 1 3. CATATAN 2.4 PERNYATAAN PERTAMA DARI OBYEKTIVE PERILAKU BUKAN MERUPAKAN YANG TERAKHIR. KITA AKAN KEMBALI PADA YANG PERTAMA UNTUK MELAKUKAN PENINJAUAN DAN MODIFIKASI BILA PERLU CATATAN 2.5 MENINJAU OBYEKTIVE PERILAKU TERHADAP KRITERIA 5 W DAN SMART 4. 4 LANGKAH NO.3: MELAKUKAN ANALISA PASAR UNTUK MENDAPATKAN KUNCI KOMUNIKASI (SMACK) SEHUBUNGAN DENGAN OBYEKTIVE PERILAKU YANG TEPAT. CATATAN 3.1 MANTRA COMBI NOMOR 2 TIDAK MELAKUKAN APA APA. TIDAK MEMBUAT POSTER, T-SHIRT, PAMFLET, VIDEO . TIDAK MELAKUKAN APA APA SAMPAI SESEORANG TELAH MELAKUKAN ANALISA SITUASI PASAR UNTUK MENDAPAT KUNCI KOMUNIKASI SEHUBUNGAN DENGAN OBYEKTIVE PERILAKU PENDAHULUAN CATATAN 3.2 MENDAPAT DATA DASAR UNTUK MELAKUKAN ANALISA SITUASI PASAR CATATAN 3.3 DAERAH PENGGALIAN DALAM MELAKSANAKAN ANALISA SITUASI PASAR CATATAN 3.4 TETAPLAH PADA ISU ISU SOLUSI YANG DAPAT DAN TIDAK DAPAT DITERIMA DALAM MELAKSANAKAN ANALISA SITUASI PASAR (SMA) UNTUK MENDAPAKAN KUNCI KOMUNIKASI (CK) CATATAN 3.5 MELAKUKAN ANALISA HIC DARM DARI SITUASI SAAT INI MENGENAI TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP, PERILAKU DAN KECENDERUNGAN PERILAKU CATATAN 3.6 MELAKSANAKAN LATIHAN SEGMENTASI PASAR CATATAN 3.7 MELAKUKAN ANALISA KEKUATAN LAPANGAN (FORCED FIELD ANALYSIS) CATATAN 3.8 MELAKUKAN ANALISA SWOT (STRENGTH, WEAKNESS, OPPORTUNITIES, THREATS) CATATAN 3.9 MEMPERHATIKAN OBYEKTIVE PERILAKU SEHUBUNGAN DENGAN 4 C DARI KOMUNIKASI PEMASARAN TERPADU (IMC - INTEGRATED MARKETING COMMUNICATION) CATATAN 3.10MELAKUKAN ANALISA DILO (DAY IN THE LIFE ON) DAN MILO (MOMENT IN THE LIFE ON) CATATAN 3.11 MELAKUKAN LATIHAN PENEMPATAN / TOMA (TOP OF THE MIND ANALYSIS / ANALISA HAL HAL YANG ADA DALAM PIKIRAN) CATATAN 3.12 MELAKUKAN ANALISA KOMPETITOR CATATAN 3.13 MELAKUKANKAN ANALISA MS.CREFS (KOMUNIKASI SITUASI / ISU) CATATAN 3.14 MENETAPKAN RISET LEBIH LANJUT CATATAN 3.15 MENENTUKAN PERSYARATAN PERSYARATAN RENCANA COMBI LANGKAH NO.4: MEMBUAT STRATEGI COMBI UNTUK MENCAPAI OBYEKTIVE PERILAKU YANG TELAH DITETAPKAN CATATAN 4.1 PENETAPAN ULANG OBYEKTIVE PERILAKU CATATAN 4.2 MEMBUAT OBYEKTIVE KOMUNIKASI YANG AKAN DICAPAI, DALAM RANGKA MEMBERI SUMBANGAN PADA PENCAPAIAN OBYEKTIVE PERILAKU CATATAN 4.3 MENGANTISIPASI 3 UPAYA KOMUNIKASI BILA SESEORANG MEMBUAT STRATEGI: PERHATIAN PILIHAN, PERSEPSI PILIHAN, INGATAN PILIHAN CATATAN 4.4 MEMPERTIMBANGKAN RANCANGAN STARATEGI YANG M RIP (MASSIVE REPETITIVE, INTENSE, PERSISTENT) 5. 5 CATATAN 4.5 GARIS BESAR PENGGABUNGAN AKSI AKSI KOMUNIKASI TERPADU YANG AKAN DIAMBIL SEHUBUNGAN DENGAN C KE EMPAT DARI KOMUNIKASI PEMASARAN TERPADU (IMC) CATATAN 4.6 MENGGUNAKAN APA YANG SEDANG BERFUNGSI DALAM HAL SISTEM DAN PENDEKATAN KOMUNIKASI TETAPI BELUM DIUPAYAKAN SECARA OPTIMAL SEBAGAI INTERVENSI ALTERNATIVE DAN KREATIVE CATATAN 4.7 BERCERMIN KEMBALI PADA MS.CREFS CATATAN 4.8 BERUPAYA UNTUK MENYANDINGKAN KOMUNIKASI DAN PARTISIPASI DAN INTERAKSI YANG ARIF CATATAN 4.9 MEMPERTIMBANGKAN PENGGUNAAN INSENTIVE DAN LOGO LABEL LANGKAH NO.5: MENYAJIKAN RENCANA AKSI COMBI CATATAN 5.1 MEMBUAT KEGIATAN KEGIATAN SPESIFIK MENURUT 5 AREA UMUM DARI INTERVENSI KOMUNIKASI (BILA DIPERLUKAN AREA DAPAT DITAMBAH) CATATAN 5.2 SEKALI LAGI MENGINGATKAN MS.CREFS CATATAN 5.3 MENGINGAT 3 UPAYA DARI KOMUNIKASI CATATAN 5.4 MENGINGAT ATURAN NO.2 DARI 7 ATURAN DALAM MEMASANG IKLAN ELEKTRONIK DAN YANG TERBAIK MENGHINDARI TIPUAN GERAK DAN LAGU CATATAN 5.5 ATURAN DARI TRIAD AJAIB CATATAN 5.6 MEMPERTIMBANGKAN MEMASANG IKLAN BERTAHAP CATATAN 5.7 MEMAKAI AGEN PERIKLANAN DAN MENGATUR AGEN DENGAN RAJIN. LANGKAH NO.6: MANAJEMEN / PENATALAKSANAAN CATATAN 6.1 TUGASKAN SATU ORANG SEBAGAI MANAJER PROGRAM COMBI CATATAN 6.2 TUGASKAN KELOMPOK PELAKSANAN UNTUK MEMUDAHKAN PENATALAKSANAAN DAN MENGATASI KRISI CATATAN 6.3 MEMPERTIMBANGKAN PEMBENTUKAN KELOMPOK PENASEHAT LANGKAH NO.7 MONITORING / PEMANTAUAN CATATAN 7.1 GUNAKAN JADWAL RENCANA KERJA SEBAGAI ALAT PEMANTAU CATATAN 7.2 RENCAN UNTUK MEMANTAU SURVEI LANGKAH NO.8: PENILAIAN DAMPAK CATATAN 8.1 MENGIKUTI ARAH OBYEKTIVE PERILAKU YANG TELAH DITETAPKAN DALAM MEMBENTUK PROSES YANG BENAR DALAM PENILAIAN DAMPAK, MENGGUNAKAN CATATAN KEHADIRAN DI PUSKESMAS ATAU STUDI OBSERVASIONAL CATATAN 8.2 MENYUMBANG PADA DAMPAK INTERVENSI COMBI CATATAN 8.3 MEMAKAI SPESIALIS EVALUASI LANGKAH NO.9: PENJADWALAN: RENCANA KERJA CATATAN 9.1 MENGIKUTI DRAFT PERTAMA DARI JADWAL RENCANA KERJA MELALUI LATIHAN KELOMPOK YANG MELIBATKAN INDIVIDU DAN MITRA PELAKSANA LANGKAH NO.10 ANGGARAN CATATAN 10.1 RENCANA COMBI TIDAK DAPAT DILAKSNAKAN DENGAN BIAYA MURAH, JADI 6. 6 LAKUKAN ANTISIPASI KESULITAN DENGAN BESARNYA KEBUTUHAN ANGGARAN CATATAN 10.2 KEMUNGKINAN MEMBANGUN KERJASAMA DENGAN SEKTOR SWASTA LAMPIRAN I: FORMAT MENYAJIKAN DOKUMEN RENCANA COMBI LAMPIRAN II: CONTOH RENCANA COMBI 7. 7 PENDAHULUAN Manual ini berkembang dari kerja kami dalam bidang penyakit penyakit menular dan didorong oleh 5 pertimbangan: 1. Penyakit menular masih sebagai ancaman global. Merupakan pembunuh anak anak dan remaja terbesar. Bertanggung jawab atas lebih dari 13 juta kematian pertahun, setengah dari kematian tersebut terjadi dinegara negara berkembang. Pembunuh terbanyak dari penyakit infeksi adalah apenyakit saluran pernapasan akut dan diare, HIV/AIDS, TBC dan Malaria. Pada tahun 2001, kematian karena HIV/AIDS, TBC dan Malaria diperkirakan sekitar 6 juta. Diluar penyakit penyakit pembunuh, masih terdapat 250 juta orang setiap tahun yang menderita cacat karena penyakit penyakit infeksi seperti Limfatik Filariasis, Lepra, dan luka buruli. Penyakit penyakit ini telah menyebabkan anak putus sekolah dan bagi orang dewasa akan menghambat mereka untuk mengurus anak anaknya dan untuk bekerja, secara perlahan lahan menggangu kesehatan dan kesejahteraan bangsa, keluarga dan individu. Penyakit penyakit yang terabaikan ini memperparah siklus kemiskinan. 2. Kami mempunyai solusi teknis dan medis untuk mengurangi beban kesehatan dari penyakit penyakit menular dan dalam banyak kasus solusi tersebut siap tersedia. Tetapi dengan berbagai alasan orang tidak mau menggunakan solusi yang ada padanya untuk memperbaiki kesehatannya. Pandangan lama bahwa semua yang harus kita lakukan adalah menyediakan pengobatan dan otomatis orang akan datang ke klinik kita, tidak akan dipakai lagi. Bagian penting dari mengatasi kesenjangan antara adanya solusi dan penerimaan orang adalah perlunya mobilisasi sosial yang lebih fokus dan strategis, program program komunikasi dan pendidikan guna mengajak orang dalam melakukan perilaku yang mengubah status kesehatan mereka. 3. Untuk sementara kami telah mengetahui bahwa pendekatan informasi pendidikan yang sejauh ini telah memberitahu rancangan program komunikasi kesehatan tidak memberikan dampak perilaku yang kita inginkan sebagai gol akhir. Sementara itu diperlukan peningkatan kesadaran dan pendidikan mengenai perilaku sehat, yang dasarnya masih kurang untuk aksi perorangan. Kesenjangan 8. 8 antara mengetahui apa yang harus dilakukan dan melaksanakannya, jauh dari menggembirakan. 4. Program mobilisasi sosial WHO pada tahun 2000 mulai menerapkan suatu pendekatan yang disebut Komunikasi berDampak Perilaku (COMBI) didalam rancangan dan pelaksanaan mobilisasi sosial berfokus perilaku untuk eliminasi Lepra di India dan Mozambik, pencegahan Limfatik Filariasis di Malaisia dan Laos, dan pencegahan dan pengobatan TBC di Kenya, Bangladesh dan India. Kami telah memperoleh beberapa keberhasilan yang mengesankan. Dan kami juga memiliki pemikiran yang jelas bahwa dengan pendekatan ini kita dapat membuat perbedaan yang mencolok dalam mengurangi dampak kesakitan dan kematian dari penyakit penyakit menular, bahwa janji kesehatan yang kami buat kepada orang dapat diberikan. Kami telah melihat COMBI di pada tantangan perilaku bagi seseorang yang terlibat dalam menghadapi berbagai penyakit, secara efektive mendorong orang dalam mempertimbangkan aksi aksi individu dan masyarakat yang dapat mereka kerjakan untuk mengendalikan dan mencegah penyakit penyakit tersebut. 5. Meningkatnya jumlah tenaga tenaga kesehatan yang meminta untuk dibimbing bagaimana menerapkan pendekatan COMBI terhadap tantangan perilaku yang ditemukan dari berbagai penyakit. Bagi mereka yang memiliki latar belakang komunikasi dan beberapa pelatihan, kami berharap bahwa manual ini dapat menjadi alat praktis didalam membuat program program COMBI guna pelaksanaan sewaktu waktu. Bagi mereka yang punya ketertarikan pada pendekatan ini kami percaya bahwa manual ini akan memberikan beberapa pandangan mengenai apa yang terlibat dalam membuat rencana COMBI untuk mendapat hasil hasil perilaku tertentu bagi kesehatan. Catatan khusus:saat kita menyajikan COMBI dalam hubungannya