Jardiknas VoIP

download Jardiknas VoIP

If you can't read please download the document

  • date post

    19-Dec-2014
  • Category

    Education

  • view

    6.241
  • download

    9

Embed Size (px)

description

 

Transcript of Jardiknas VoIP

  • 1.

2. PELATIHAN TEKNISI JARDIKNAS DAN SIM KEUANGAN SATUAN KERJA DI LINGKUNGAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009 3. JEJARING PENDIDIKAN NASIONAL () 4. Jejaring Pendidikan Nasional (JARDIKNAS)

  • JARDIKNAS merupakan Wide Area Network (WAN) Pendidikan skala Nasional
  • JARDIKNAS terdiri dari 4 zona jaringan, meliputi:
    • JARDIKNAS Kantor Dinas/Insitusi
    • JARDIKNAS Perguruan Tinggi (INHERENT)
    • JARDIKNAS Sekolah (SchoolNet)
    • JARDIKNAS Guru dan Siswa

5. Fungsi dan Pemanfaatan Zona JARDIKNAS

  • JARDIKNAS Kantor Dinas/Institusi
    • Transaksi data online SIM Pendidikan
  • JARDIKNAS Perguruan Tinggi [ inherent ]
    • Riset dan Pengembangan IPTEKS
  • JARDIKNAS Sekolah
    • Akses Informasi dan E-Learning Sekolah
  • JARDIKNAS Guru dan Siswa
    • Akses Informasi dan E-Learning Personal

6. Diagram JARDIKNASRealisasi Pelaksanaan 200 9 7. JARDIKNAS 2008

  • Penambahan dan perluasan di seluruh Indonesia meliputi:
    • Disdik Propinsi34
    • Disdik Kabupaten460
    • Unit-unit pusat119
    • SKB62
    • ICT Center 166
    • Perpustakaan31
    • PT Provider55
    • Unit lain4
    • Zona PT 255

8. Inherent

  • Indonesia Higher Education Network (Inherent)
  • Inisiatif dari DIKTI
  • Jaringan Pendidikan dan Penelitian pertama dan terluas di Indonesia
    • (NREN=National Research and Education Network)
  • Menghubungkan 31 perguruan tinggi di Indonesia sebagai local node
  • Terhubung 84 Perguruan tinggi (K1/K2/K3)

9. Desain Inherent

  • Sharing NetworkSharing Resources
  • Desain Network :
    • Topology nya mengadopsi jaringan Internet di Amerika
    • Network di desain dengan kemampuan scale free network
    • Berbasis pada teknologi Internet TCP/IP
    • Tidak bergantung pada satu jenis saluran telekomunikasi (kabel tembaga, fiber optics, wireless, satelit, microwave dll)
  • Desain aplikasi :
    • Web server, data mining, database
    • Sistem informasi managemen
    • Digital Library
    • Video conference/audio conference

10. Inherent Network

  • Advanced Network (Java Area)
    • -Fiber Optics , STM-1 (155 Mbps)
  • Medium Network
    • -Fiber, Microwave, satellite 4E1 (8 Mbps)
  • Basic Network
    • -Satellite 1E1 ( 2 Mbps)
  • Backup Link (satellite)
    • -1 Mbps

11. Diagram JARDIKNAS PT (Realisasi Pelaksanaan 200 9) 12. Teknologi Jaringan padaJARDIKNAS 13. Fasilitas dan Layanan JARDIKNAS 200 9

  • Akses Internet
  • Akses OpenIX
  • Hosting
  • Colocation Server
  • Video Conferences
  • VOIP (kantor telpon komunitas pendidikan)
  • Call Center dan Dukungan Teknis
  • Interkoneksi server konten lokal

14. Rencana Integrasi Konten 15. Kendala dan Tantangan 2008

  • Kualitas infrastruktur operator
  • Peningkatan kualitas SDM dan tata kelola JARDIKNAS di tingkat daerah.
  • Tingginya konsumsi pemanfaatan internet (bandwidth internet)
  • Lemahnya pengamanan network di masing-masing unit
  • Minimnya pertumbuhan konten
  • Interopabilitasperangkat keras dan lunak
  • Penanggulangan virus/trojan jaringan dari setiap lokasi

16. Informasi seputar Jardiknas

  • jardiknas.depdiknas.go.id = situs resmi jardiknas
  • noc.depdiknas.go.id= test bandwidth jardiknas
  • bse.depdiknas.go.id= situs buku sekolah elektronik
  • lpse.depdiknas.go.id= situs pengadaan Depdiknas

17. Helpdesk Jardiknas

  • Call center : 500 005
  • atau
  • 0800-TELKOM (835566)
  • SMS : 081388434160

18. Terima Kasih ......... 19. Prosedur OperasionalStandarPengelolaan Infrastruktur Jardiknas 200 9 ATURAN DAN KONFIGURASIAKSES JARDIKNAS DI LOKASI 20. Tugas Operator Jardiknas di LokasiTerhadap Perubahan IP

  • Melakukan perubahan konfigurasi LAN lokasi.
  • Menyiapkan dan menerapkan Server Gateway (NAT) antara Router dengan LAN lokasi.
  • Menyiapkan dan menerapkan Proxy Server.

21. Contoh Konfigurasi Jardiknas di Lokasi 22. Konfigurasi Standar LAN Sekolah/Client WAN Kota/Kab Basis Wireless + Bandwidth Limiter 23. IP ADDRESSING

  • Blok IP Address Jardiknas yang dialokasikan bisa digunakan maksimum sampai 32766 Host.
  • Blok IP = 118.98.128.0 118.98.255.255
  • ( Dalam subnet mask : 118.98.128.0/17 )
  • Setara dengan 128 Blok IP /24 ( Mask /24 setara 256 IP )
  • Setara dengan 4096 Blok IP /29, ( Mask /29 setara 8 IP )
  • Setiap Node/Titik Jardiknas di daerah dialokasikan blok IP per /29

24. Pemetaan IP Address

  • Dipetakan dalam 2 terminologi : IP WAN dan IP LAN
  • IP WAN adalah IP yang dialokasikan untuk menghubungkan antar Network Element Provider dan Jardiknas, seperti : Telkom - Jardiknas, Inter-Switches (LAN Senayan), dst .
  • IP LAN adalah IP yang dialokasikan untuk digunakan oleh Network Element untuk dikenali oleh Jaringan Internet.
  • Blok IP WAN : 118.98.128.0 118.98.159.255 (setara dengan 2048 IP dalam /30).Maksimum 2048 Node/Titik.
  • Blok IP LAN : 118.98.160.0 118.98.255.255 (setara dengan 3072 IP dalam /29). Maksimum 3072 Node/Titik.

25. Blok IP dan Implementasi Routing

  • Blok IP LAN dalam implementasi routing 2008 dikelompokkan dalam 2 istilah : Barat dan Timur (bukan geografis tapi hanya sebagai pengenal).
  • Bertujuan untuk memudahkan dalam pengaturan routing dan pengelolaan blok IP, serta monitoring.
  • Wilayah Barat dialirkan ke NOC Karet
  • dan Wilayah Timur dialirkan
  • ke NOC Ciputat.
  • Wilayah Barat , maks. 1536 Node /29
  • Wilayah Timur, maks. 1408 Node /29

Barat ( NOC Karet ) 118.98.160.0/21 118.98.176.0/21 118.98.192.0/21 118.98.208.0/21 118.98.224.0/21 118.98.240.0/21 Timur ( NOC Ciputat ) 118.98.168.0/21 118.98.184.0/21 118.98.200.0/21 118.98.216.0/21 118.98.236.0/22 118.98.248.0/21 Senayan 118.98.232.0/22 26. IP Address LAN Senayan

  • Blok IP = 118.98.232.0 118.98.235.255
  • Maksimum host adalah 1022 IP
  • Utilisasi penggunakan masih tersisa 768 IP, baru terpakai blok IP 118.98.232.0/24 (dgn. Utilisasi 90%) .
  • Aturan dasar :per port (per lantai gedung) 1 IP publik,
  • kecuali beberapa unit yang memiliki service sendiri dialokasikan 8 16 IP.
  • Saat ini akses international dilewatkan ke Ex-NOC Gubeng sebesar 20-40 Mbps.

27. IP Address Data Center

  • Jaringan Datacenter menempel di NOC Ciputat, dimana saat ini baru dialokasikan 2 blok IP : 118.98.223.0/24 dan 118.98.221.0/24. Total host adalah 512 IP.
  • 2 Blok IP tersebut dibagi dalam 2 area untuk memudahkan dalam implementasi di lapangan.
  • Blok pertama digunakan untuk layanan yang sudah siap digunakan dan dilengkapi policy firewall untuk melindunginya.
  • Blok kedua digunakan untuk layanan yang baru sedang disiapkan dan atau layanan-layanan yang sifatnya masih dalam masa tes atau pengembangan.
  • Pembagian blok IP Datacenter di-segmen lagi dalam blok yang lebih kecil berdasarkan tipe/unit/content dalam /28 , /29 dan /30

28. Batasan Infrastruktur WAN Kota/Kab

  • Stabilitas sinyal wireless radio.
  • Rentan kerusakan wireless radio akibat gangguan radio/hujan/petir.
  • Kapasitas koneksi BTS (Access Point) yang terbatas (ideal maksimal 10 client).
  • Makin jauh jarak antara client BTS makin kecil bandwidth koneksinya (128 - 512 Kbps).

29. Rekomendasi Manajemen BandwidthWAN Kota/Kab Basis Wireless

  • Setiap sekolah/client mendapat kapasitas koneksi Internet maksimal 64 128Kbps (Dibatasi oleh PC Router/Bridge di Sekolah)
  • Koneksi maksimum point to point antar BTS sebesar 512 kbps 1 Mbps.
  • Maksimal jumlah client di setiap BTS adalah 10 Client.
  • Memisahkan antara kapasitas koneksi lokal jaringan wireless dengan kapasitas koneksi ke Internet.

30. Potensi Masalah di PC User

  • Eror Pada Operasi Sistem (Windows/Linux)
  • Kom