JangkaR edisi 9

Click here to load reader

download JangkaR edisi 9

of 4

  • date post

    30-Mar-2016
  • Category

    Documents

  • view

    222
  • download

    4

Embed Size (px)

description

Buletin terbitan organisasi buruh migran Indonesia di Hong Kong, Sekar Bumi, terbit tiap bulan.

Transcript of JangkaR edisi 9

  • Memperingati Hari Pahlawan, Sekar Bumi Hong Kong menggelar acara lomba bertajuk menggali potensi seni & budaya BMI Hong Kong di Yuen Long, Minggu (9/11) Berita di halaman 2

    Krisis Global, Indonesia Terancam Banjir Pengangguran

    GelaraN

    Redaksi JANGKAR

    Penanggungjawab: Presidium Sekar Bumi, Koordinator: Etik Juwita, Redaksi: Yukee

    Muchtar, Zando Aurilia, Rida, Fotografer: Alip, Marketing: Tarini Sorrita

    Telepon : (852) 9518 2874, 9769 2569

    Alamat Redaksi : Wan Chai, Hong Kong, Alamat Email: [email protected],

    [email protected]

    Terbit Setiap Bulan

    Diterbitkan Oleh Sekar Bumi Hong Kong

    JANGKAR 1

    JANGKAR Media Alternatif Buruh Migran Indonesia Buletin Bulanan Vol. I, No.9, November 2008

    Website : http://sekarbumihk.multiply.com & http://sekarbumi.hk.blogspot.com

    DEPARTEMEN Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans) mencatat tiga negara berpotensi melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran pada buruh migran Indonesia (BMI) yang berujung pada deportasi.

    Negara-negara yang fatal itu Taiwan, Hong Kong dan Malaysia. Kalau Jepang nggak, Timur Tengah juga hanya reguler habis kontrak biasa, Brunai aman, jelas Menakertrans Erman Suparno di Jakarta, Selasa (25/11). Sepert dilansir Detik.com, Erman mengatakan PHK itu imbas dari krisis ekonomi global yang sedang terjadi.

    Sementara Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Dai Bachtiar mengatakan sebanyak 300 ribu BMI yang bekerja di Malaysia terancam PHK, meskipun ia juga menambahkan bahwa sampai dengan hari ini masih belum terasa karena para BMI umumnya masih terikat kontrak. Para BMI yang terancam PHK itu adalah BMI yang bekerja di sektor industri sedang BMI yang bekerja sebagai pekerja rumah tangga diprediksi masih relatif aman.

    Namun kekhawatiran soal PHK bagi BMI sektor rumah tangga muncul di Hong Kong mengikuti gelombang PHK terhadap para pekerja sektor perbankan dan pekerja kerah putih lainnya. Sekjend Sekar Bumi, Yukee Muchtar, mengkhawatirkan bahwa bukan tak mungkin para

    majikan yang kena PHK kantornya bakal segera men-terminate pembantunya. Kita kan mesti siap-siap kalau sewaktu-waktu majikan kena pecat kantornya, ujarnya.

    Ketua Indonesian Migrant Workers Union (IMWU), Rusemi dihubungi via telepon pada Rabu (26/11) mengatakan pihaknya belum menerima laporan ada BMI yang terkena PHK terkait dengan PHK yang dialami oleh masyarakat Hong Kong. Tapi ia yakin bahwa kemungkinan akan banyak BMI terkena PHK itu lambat tapi pasti akan terjadi mengingat banyaknya para karyawan di Hong Kong yang terkena PHK. Sementara Eni Lestari, Ketua Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia (ATKI) di Hong Kong mengakui pihaknya telah menerima laporan seorang BMI yang terkena terminit majikan karena majikannya terkena PHK dan seorang BMI lainnya harus tidak libur di hari Minggu karena majikan yang baru terkena PHK harus bekerja pada hari itu.

    Senada dengan Rusemi, Eni juga merasa jumlah BMI yang bakal terkena PHK akan semakin bertambah.Ia bahkan meramalkan pemerintah Hong Kong akan semakin ketat dalam peraturan yang pada gilirannya akan membuat banyak BMI overstay.

    Sementara di Tanah Air, lebih dari 20 ribu pekerja dari lima provinsi sudah dilaporkan ke Depnakertrans akan terkena PHK, dari jumlah itu 1.396 sudah di-PHK. Lima provinsi itu adalah Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, dan Maluku Utara. ***

    Anggie Camat/Etik Juwita

    BMI & Krisis GlobalSEJAK akhir Oktober lalu, dan kemungkinanan hingga akhir tahun nanti, nilai tukar rupiah terhadap dollar Hong Kong cukup tinggi. Satu HK dollar yang biasanya berkisar Rp 1120, membengkak menjadi di atas Rp 1500. Apa yang sebenarnya terjadi?

    Di satu sisi, kita senang karena uang dollar kiriman kita ke kampung halaman bisa menjadi berlipat-lipat jika dirupiahkan. Namun di sisi lain, kita tahu bahwa nilai mata uang rupiah sebenarnya melemah dan menjadi tak ada harganya. Semua harga kebutuhan barang dan jasa di dalam negeri juga melonjak tak terkira.

    Semua ini terjadi karena krisis ekonomi global yang tengah menimpa dunia yang dipicu ambruknya ekonomi Amerika Serikat. Dampak lanjutan dari krisis ini adalah melonjaknya angka pengangguran karena semua pabrik, perbankan, dan semua perusahaan barang dan jasa tak sanggup membiayai operasional dan mesti mengurangi pekerjanya.

    Di Hong Kong, ratusan pekerja bank dan pekerja kantoran lainnya juga telah kena PHK. Ini menimbulkan kekhawatiran bahwa kita juga bakal terkena imbasnya.

    Bagaimana jika majikan yang mempekerjakan kita terkena PHK dan akhirnya juga memecat kita? Apa yang bisa kita lakukan di tanah air saat pemerintah juga tak bisa memberikan lapangan kerja?

    Pada akhirnya, sudah saatnya, kita mesti menyadari bahwa ada sistem yang salah yang telah terjadi selama ini. Sebuah sistem yang membuat kita, kaum miskin dari negara berkembang, terpaksa menjadi buruh di negeri-negeri kaya. Sebuah sistem yang tak adil dan hanya berpihak pada kaum kaya. Krisis ekonomi yang terjadi saat ini menjadi bukti hal tersebut. Kini, satu-satunya yang kita butuhkan adaah membangun solidaritas seluas mungkin, agar kita bisa menghadapi segala kemungkinan. ***

  • K r o n i K

    Tari tradisional Merak Sekar Bumi

    tampil sebagai pengisi acara dalam Sekar Bumi Cup. Acara

    ini mengusung teme; menggali potensi

    seni & budaya buruh migran Indonesia, di Yuen Long, Minggu

    (9/11)

    P a n g g u n G

    Sekar Bumi Hip Hop tampil sebagai pengisi

    acara dalam lomba tari modern & tradisional di Town Hall, Yuen

    Long, Hong Kong, Minggu (9/11)

    Salah Satu pemenang lomba tari tradisional Pelangi. Acara yang

    diselenggarakan oleh-Sekar Bumi di Town

    Hall, Yuen Long dalam rangka memper-

    ingati Hari Pahlawan. Minggu (9/11)

    Para pemenang lomba karaoke sedang foto bersama usai men-

    erima piala dan hadiah dalam lomba bertajuk Menggali Potensi Seni

    & Budaya BMI yang di selenggarakan Sekar

    Bumi di Town Hall, Yuen Long, Minggu

    (9/)

    Tari Garuda Sekar Bumi tampil dalam pentas budaya yang

    diselenggarakan oleh warga lokal Discovery

    Bay, Hong Kong, Minggu (16/11)

    Selaini tari tradisional, Sekar Bumi menge-

    luarkan tari Babu dalam pentas budaya yang diselenggarakan oleh warga lokal Dis-

    covery Bay, Hong Kong, Minggu (16/11)

    2 JANGKAR

    dengan pahlawan nasional pembela

    kemerdekaan, Perjuangan kita

    sebagai BMI tentu berkaitan dengan

    perjuangan para pahlawan pembela

    kemerdekaan Republik Indonesia. Di

    masa kini, dalam keadaan negara sedang

    terpuruk saat ini, kita selain bertugas

    sebagai pahlawan penghasil devisa

    negara juga mempunyai tugas sebagai

    duta budaya bangsa. imbuhnya.

    Selain penampilan dari peserta

    lomba, acara itu juga diramaikan

    dengan tari-tarian baik tradisional

    m a u p u n

    m o d e r n ,

    l a g u -

    lagu anti

    penindasan

    d e n g a n d i i r i n g i gitar dan

    k e n d a n g

    dari Sekar

    B u m i

    sendiri, juga diramaikan oleh

    penampilan dari pemuda-pemudi lokal

    dari sebuah komunitas tari diYuen

    Long.

    Tyas Retno Wulan, pengajar dan

    peniliti dari Fakultas Ilmu Sosial dan

    Ilmu Politik, Universitas Jenderal

    Soedirman, yang bertindak sebagai

    salah seorang juri dalam lomba tari

    tradisional menyatakan salut atas

    upaya dan kerja keras BMI dalam

    memupuk kreatifitasnya, mengingat

    waktu libur yang hanya sekali dalam

    seminggu dan peralatan-peralatan tari

    yang harus pula disiapkan dan dibiayai

    sendiri. Selain itu Tyas juga sempat

    menilai bahwa interaksi sosial BMI

    sangat baik.

    Tampil sebagai juara pertama

    Lomba Tari Tradisional adalan Pelangi

    Dancer, disusul juara kedua Alexa

    Dancer, sedangkan di kategori Lomba

    Tari Modern tampil sebagai juara

    pertama adalah Pelangi Dancer, dan

    Nongkrong Bareng Fans (NBF) di

    urutan kedua. Lomba Karaoke juara

    satu, dua dan tiga, berurutan adalah

    peserta nomor 13, 14 dan 15.

    Acara lomba memperebutkan

    Piala Sekar Bumi Cup, sertifikat dan

    hadiah berupa barang dan uang tunai

    disponsori Prisma Cash n Credit, Toko

    Anugrah, Garuda Indonesia, Candra

    Remittance, Toko Srikandi dan lain-

    lain. ***

    DALAM rangka memperingati Hari Pahlawan, Seni Karya Buruh Migran Indonesia (Sekar Bumi) Hong Kong menggelar

    acara lomba menyanyi dan menari di

    Yuen Long pada Minggu (9/11) lalu.

    Bertempat di Gedung Yuen Long Town

    Hall, Kai Yuk Road Yuen Long, acara

    berlangsung dari jam 11 sampai dengan

    jam 5 petang dan dihadiri tak kurang

    dari 400 orang yang mayoritas adalah

    buruh migran Indonesia (BMI).

    Acara yang mengambil tema

    Menggali

    Kreatifitas

    S e n i

    B u d a y a

    BMI ini

    menggelar

    tiga jenis

    k a t e g o r i

    l o m b a

    y a i t u ,

    L o m b a

    Tari Tradisional Indonesia, Lomba

    Tari Modern, dan Lomba Menyanyi

    (karaoke). Lomba Tari Tradisional

    dan Lomba Tari Modern masing-

    masing diikuti oleh 6 group penari,

    sedangkan Lomba Menyanyi diikuti

    oleh 31 peserta perseorangan dengan

    melibatkan masing-masing tiga juri

    untuk setiap kategori perlombaan.

    Deo Mandala Putra yang

    bertindak sebagai Ketua Panitia dalam

    sambutannya mengatakan bahwa acara

    itu diselenggarakan untuk mempererat

    tali persaudaraan