Jamaah dan KBK

download Jamaah dan KBK

of 23

  • date post

    27-Jun-2015
  • Category

    Technology

  • view

    502
  • download

    1

Embed Size (px)

description

Bahan Ajar dalam Bimbingan Teknis Budaya Kerja Untuk Instansi Pemerintah

Transcript of Jamaah dan KBK

  • 1. PKP2A III LAN SAMARINDA 1

2. MENGAPA BERKELOMPOK?Resiko ditanggung bersama.Sumber lebih banyak dan terjadi prosesbelajar.Kelemahan Individu teratasi.Kemampuan pemecahan masalah danpengambilan keputusan dapat lebih akurat.2 3. MENGAPA KELOMPOK?Mengumpulkan banyak pendapat & menggalangkerjasama;Memupuk koordinasi: kebersamaan, keterbukaan,pertanggung jawaban;Mendapatkan keputusan yang lebih baik & lebih adil;Pelaksanaan suatu keputusan menjadi lebih mudah. Kelompok Itu DAHSYAT Buktikan !! 3 4. TAHAPAN PERTUMBUHAN TIM Performing Berprestasi Norming Pemb. Norma StormingPancaroba Forming Pembentukan 4 5. 6 Pertanyaan ttg KBK & KUALITAS KerjaApa upaya kita untuk meningkatkan mutu pekerjaan?Membentuk KBK.Mengapa kita harus meningkatkan mutu pekerjaan?Untuk keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan.Siapa yang harus berusaha meningkatkan mutupekerjaan? Seluruh karyawan dari tingkat tertinggihingga terendah.Kapan kita harus meningkatkan mutu pekerjaan? Setiapsaat secara kontinyu.Bagian mana yang harus ditingkatkan mutunya?Seluruh unit kerja secara menyeluruh & terpadu.Dengan menggunakan alat bantu apa kita meningkatkanmutu pekerjaan?8 langkah KBK. 5 6. MUTU bukan hasil yang tiba-tiba, tetapi: Lahir dari keinginan yang kuat.Melalui kerja keras, kerja cerdas, kerjaikhlas, kerja tuntas, kerja mawas, dan kerjapuas.Ditopang pengarahan yang tepat.Pelaksanaan yang terampil.Kelompok yang solid.6 7. STRUKTUR WEWENANG DAN TANGGUNGJAWAB PENANGGUNGJAWAB BERTANGGUNGJAWAB AKAN KEBERHASILAN PELAKSANAAN PROGRAM, KOMITMEN.TIM PENGARAHMEMBERIKAN PENGARAHAN PADA FASILITATOR/KBK AGAR BERJALAN SESUAI DENGAN PROGRAM.MENYEBARLUASKAN BUDAYA KERJA, MEMBIMBING KBK FASILITATOR DAN MEMANTAU KBK DAN MELAPORKAN KEGIATAN KBK KEPADA TIM PENGARAH.KETUA KELOMPOKMEMIMPIN JALANNYA RAPAT KBK, MEMBERI MOTIVASI ANGGOTA DAN MELAPORKAN KEGIATAN KBK KEPADA TIM PENGARAH.PARTISIPASI DALAM KBK DAN BELAJAR TERUS AGAR ANGGOTA KBK MAMPU MEMECAHKAN MASALAH.7 8. INTIKBK Kelompok kecil yg bekerja secara:Terus menerus (berkelanjutan). Mandiri dan sejajar. Saling ketergantungan, saling mengisi, saling percaya. Mempergunakan teknik-teknik kualitas. Partisipasi semua orang.8 9. PROSES PEMECAHAN MASALAH DALAM KELOMPOK BUDAYA KERJAPENINJAUAN KEMBALITUJUAN CURAH PENDAPAT81- TUJUAN- MANAJEMEN SI- PENENTUAN KA IFI - DISKUSITUJUAN 7T2 - KRITERIA-KRITERIA- RENCANA IDEN - MUSYAWARAHPELAKS. PENCEGAHAN - DISKUSI - CONTOH - KRITERIA-AN - LEMBAR PENGECEKAN AL- DAFTAR OENGECEKAN KRITERIA 6 ISI 3 - GAMBAR - ANALISIS S- DIAGRAM ALIR/PROSES MANFAAT - ANALISIS KEKUATAN LAPANGAN - GRAFIK LEMBAR PERIKSA - MENCOBA PEMECAHAN54 - PARETO - ANALISIS DAN SEBAB AKIBAT - SERTIFIKASI - GRAFIK KECENDERUNGAN CURAH PENDAPAT- BIAYA KUALITAS - PENGENDALIAN - DIAGRAM TERPENCAR - HISTOGRAM 9 10. TINDAK LANJUT 1. IDENTIFIKASI 1. SEMPURNAKAN 2. TUJUAN/SASARAN 2. BETULKAN/KOREKSI 3. STRATEGI 3. RUBAH 4. LANGKAH/RENCANA BARU 4. METODA A P C D AMATI DAN CEK 1. A P A1. APA 2. S I A P A2. MENGAPA 3. DIMANA 3. SIAPA 4. KAPAN4. DIMANA 5. MENGAPA 5. KAPAN 6. BAGAIMANA 6. BAGAIMANA BANDINGKAN DGN RENCANA 10 11. Workshop menyamakan persepsi, persiapan penerapan, pelatihan kader. Susun Keputusan Bupati/Walikota tentang Penerapan Budaya Kerja dan Pembentukan KBK. KBKsusunan, tugas, mekanisme, instrumen, tindak lanjut. Fasilitasi monitoring pelaporan penilaian.11 12. 1. IDENTIFIKASI MASALAH & MEMILIH TEMA 2. MENCARI SEBAB AKIBAT gunakan diagram duri ikan(fish bone) & buat pembobotan. 3. MENENTUKAN PENYEBAB PALING DOMINANtentukan pula penyebab yang akan ditanggulangi. 4. MENENTUKAN RENCANA PERBAIKAN 5. MELAKSANAKAN PERBAIKAN. 6. EVALUASI HASIL PERBAIKAN. 7. STANDARISASI mencegah terulangnya masalah. 8. MENENTUKAN MASALAH & RCN BERIKUTNYA feedback thd masalah No. 1, terjadi siklus baru.12 13. VISI: Mewujudkan pelayanan teknis mandiri. MISI: Memberikan pelayanan untuk menjadi mitra utama litbang di bidang manajemen bagi UKM. SASARAN: Meningkatkan kepuasan pelanggan. STRATEGI: Pemberdayaan SDM, Peningkatan sarana / prasarana, peningkatan pengendalian proses. MASALAH: Banyaknya kerusakan kulit pada proses spliting. TEMA: Menekan kerusakan kulit pada proses spliting. ALASAN PEMILIHAN TEMA: Banyaknya keluhan pelanggan thd kerusakan hasil pengolahan kulit. 13 14. Jadwal KerjaLANGKAH- JADWAL WAKTU (BULAN) A PLANGKAH C D 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 RENCANA 1. Menentukan masalah 2. Mencari penyebab masalah 3. Mencari penyebab yang berpengaruh 4. Menyusun langkah perbaikan PELAKSANAAN 5. Melaksanakan perbaikanPENGECEKAN6. Meneliti hasil perbaikanTINDAKAN7. Mencegah terulangnya masalah RENCANA 8. Menggarap masalah berikutnya14 15. L-1 Menentukan Masalah NoMasalahJumlah % %kumulatif1 Spliting 22530,5330,532 Shaving 17523,74 54,273 Fleshing16021,70 75,974 Buffing 12516,96 92,935 Stoll28 3,80 96,736 Seterika 24 3,27 100Jumlah737100 Kesimp: permasalahan yg dominan adalah kerusakan pada proses Spliting15 16. L-2 Mencari Penyebab Masalah LINGK. KERJAMANUSIA MESIN Ruangan gelap Tdk konsentrasi Kualitas pisau jelekRuangan sempitKontrol kurang Meja pisau ausMASALAH(Kerusakan kulit padaproses Camp. kimia tdk standarPengapuran kulit spliting) tidak sempurnaPH tdk terkontrolMATERIALMETODE 16 17. L-3 Mencari Penyebab Utama No FaktorPenyebabJml 1 ManusiaPetugas kurang konsentrasi15Kontrol pd kulit tdk sempurna 10 2 Metode Pengapuran pada kulit tdk 115sempurna 3 MesinMeja pisau split aus / tdk rata 55 4 Material 5 Lingkungan Ruangan kurang terang 30Jumlah 22517 18. L-4 Rcn Perbaikan & Target No Faktor Mengapa PenanggulanganTujuan P. Jwb Waktu LokasiWhat?How?Why? Who? When? Where ? 1Manusia Kurang Pembinaan/MengatasiMr. AkonsentrasiMotivasiproses splitingKontrol pd Kontrol setiap 10 Mengetahui Mr. Bkulit kurang lembarkeslhan sjk dini 2MetodePengapuran Penyempurnaan MenekanMr. Ckulit tdkproses pengapur-kerusakan kulitsempurna an yg standar 3Mesin Meja pisau Meratakan mejaAgar jarak Mr. Dspit aus / pisau dg meng-pisau ke mejatdk rata ampelas 0,2 mm 4Lingku- RuanganMenambah lampuKenyamanan Mr. Engankrg terang 40 watt 1 buahkerja lbh baik 18 19. L-5 Melaksanakan Perbaikan NoSebelum Perbaikan Sesudah Perbaikan 1MANUSIA MANUSIAa. Petugas krg konsentrasia. Petugas dpt melakukan spiting lbh (kerusakan 15 lbr) baik (rusak 0 lembar)b. Kontrol pada kulit kurangb. Petugas mengetahui kesalahan sejak (kerusakan 10 lbr) dini (kerusakan 4 lbr) 2METODEPengapuran kulit tdk sempurna Pengapuran kulit lbh baik (rusak 63 lbr)(kerusakan 115 lbr) 3MESINMeja pisau split aus (rusak 55 lbr) Jarak meja dan pisau 0,2 mm (rusak 20lbr) 4LINGKUNGANRuangan krg terang (kerusakan 30Ruangan menjadi terang dan nyamanlbr)(rusak 3 lbr)19 20. L-6 Evaluasi HasilPerbaikanSeblm Perbaikan Sesdh PerbaikanTotal % KmlTotal %Kml METODE Pengapuran kulit tdk115 51,11 51,116370 70 sempurna MESIN Meja pisau aus/tdk rata 55 24,44 75,55 20 22,22 92,22 LINGKUNGAN Ruangan kurang terang.30 13,33 88,884 4,44 96,66 MANUSIAPetugas krg konsentrasi15 6,67 95,55 3 3,34 100Kontrol pada kulit krg 10 4,4510000 Jumlah225100 90 10020 21. L-7 StandarisasiMemberikan pembinaan / motivasi kpd petugas / staf secara rutin. Melaksanakan kontrol kulit setiap 10 lembar. Menyempurnakan proses pengapuran sesuai standar. Meratakan meja pisau split dg mengamplas, shg jarak meja dan pisau minimal 0,2 mm. Meningkatkan penerangan ruangan.21 22. L-8 Rencana Berikutnya No Masalah Jumlah%%kumulatif1 Shaving 17531,13 31,132 Fleshing160 28,4659,593 Buffing12522,24 81,834 Spliting 508,90 90,735 Stoll284,99 95,726 Seterika 244,28 100Jumlah 562100 Kesimp: permasalahan yg dominan adalah kerusakan pada proses Shaving 22 23. 23