Isu kependudukan terkini

Click here to load reader

  • date post

    22-Jun-2015
  • Category

    Documents

  • view

    743
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Isu kependudukan terkini

  • 1. ISUE KEPENDUDUKAN TERKINI

2. ISUE KEPENDUDUKANPROBLEMKEMISKINAN TERSTRUKTURFAKTOR KUANTITAS Jumlah pasti (sulit ditentukan) Kepadatan tidak merata Migrasi, sampah, transportasi Susunan penduduk berdasarkan usia -persaingan tenaga kerja.FAKTOR DATA BASE DAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN FAKTOR MOBILITAS Migrasi dan problemnyaFAKTOR KUALITAS Tingkat pendidikan (masih tergolong rendah) Tingkat Kesehatan (memprihatinkan) Tingkat Pendapatan per kapita (Rata-rata pendapatan penduduk suatu negara dalam satu tahun) TKI 3. INFO DARI MEDIA MEDIA PEMILIHAN Gubernur (Pilgub) Jateng 2013 dihantui masalah kependudukan yang berujung pada silang sengkarut daftar pemilih tetap (DPT). Untuk itu perlu dibentuk tim khusus untuk menangani masalah kependudukan menjelang Pilgub 2013. Anggota Komisi A DPRD Jateng Arif Awaludin menyatakan, tim khusus tersebut harus dibentuk agar persoalan kependudukan dapat selesai sebelum penyusunan DPT. Ada kerawanan pada kependudukan terkait daftar pemilih, harus segera dicari solusi, kata Arif, kemarin. Menurut dia, tim khusus tersebut dapat beranggotakan dinas atau kantor kependudukan dan catatan sipil dari tingkat provinsi serta kabupaten/kota. Sebab, dia tidak yakin persoalan itu dapat tuntas jika hanya mengandalkan pemerintah provinsi yang kemampuannya sangat terbatas. Pemilih Pilgub diprediksi 27,2 juta yang berasal dari seluruh Jateng, sehingga mutlak memerlukan keterlibatan kabupaten/kota. Pemilih Fiktif Tim khusus nantinya akan berperan dalam menghindarkan permasalahan DPT, seperti pemilih ganda dan fiktif, seperti yang terjadi baru-baru ini pada Pilgub DKI. Dan, jangan sampai ada warga yang tidak terdata, katanya. Ketua Komisi A DPRD Jateng Fuad Hidayat menambahkan, permasalahan kependudukan ini diperparah dengan belum selesainya program kartu tanda penduduk dengan sistem elektronik (E-KTP). Politikus PKB itu memperkirakan program E-KTP tidak akan tuntas pada 2012. Kalau tidak tuntas, dikhawatirkan berdampak terhadap penyusunan daftar pemilih tetap pilgub, tandasnya. (Anton Sudibyo-71) 4. MASALAH TINGKAT PENDIDIKAN TINGKAT PENDIDIKAN TINGKAT PENDIDIKAN LEBIH RENDAH DIBANDINGKAN LEBIH RENDAH DIBANDINGKAN DENGAN NEGARA MAJU DENGAN NEGARA MAJUPENYEBAB- Tingkat kesadaran masyarakat untuk bersekolah rendah. - Besarnya anak usia sekolah yang tidak seimbang dengan penyediaan sarana pendidikan. - Pendapatan perkapita penduduk di Indonesia rendah 5. DAMPAK YANG DITIMBULKAN AKIBAT RENDAHNYA TINGKAT PENDIDIKAN1.Rendahnya penguasaan teknologi maju, sehingga harus mendatangkan tenaga ahli dari negara maju. Keadaan ini sungguh ironis, di mana keadaan jumlah penduduk Indonesia besar, tetapi tidak mampu mencukupi kebutuhan tenaga ahli yang sangat diperlukan dalam pembangunan. 2. Rendahnya tingkat pendidikan mengakibatkan sulitnya masyarakat menerima hal-hal yang baru. Hal ini nampak dengan ketidakmampuan masyarakat merawat hasil pembangunan secara benar, sehingga banyak fasilitas umum yang rusak karena ketidakmampuan masyarakat memperlakukan secara tepat. Kenyataan seperti ini apabila terus dibiarkan akan menghambat jalannya pembangunan. 6. UPAYA YANG DILAKUKAN UNTUK MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN1. Pencanangan wajib belajar 9 tahun. 2. Mengadakan proyek belajar jarak jauh seperti SMP Terbuka dan Universitas Terbuka. 3. Meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan (gedung sekolah, perpustakaan, laboratorium, dan lain-lain). 4. Meningkatkan mutu guru melalui penataran-penataran. 5. Menyempurnakan kurikulum sesuai perkembangan zaman. 6. Mencanangkan gerakan orang tua asuh. 7. Memberikan beasiswa bagi siswa yang berprestasi. 7. MASALAH TINGKAT KESEHATAN Tingkat kesehatan suatu negara umumnya dilihat dari besar kecilnya angka kematian, karena kematian erat kaitannya dengan kualitas kesehatan.FAKTOR PENYEBAB : 1.Kurangnya sarana dan pelayanan kesehatan. 2.Kurangnya air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. 3.Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan. 4.Gizi yang rendah. 5.Penyakit menular. 6.Lingkungan yang tidak sehat (lingkungan kumuh). 8. DAMPAK YANG DITIMBULKAN AKIBAT RENDAHNYA TINGKAT KESEHATAN1. Terhambatnya pembangunan fisik karena perhatian tercurah pada perbaikan kesehatan yang lebih utama (menyangkut j jiwa manusia). 2. Produktifitas penduduk tidak optimal. 9. UPAYA YANG DILAKUKAN UNTUK MENINGKATKAN TINGKAT KESEHATAN1. 2. 3. 4.Mengadakan perbaikan gizi masyarakat. Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular. Penyediaan air bersih dan sanitasi lingkungan. Membangun sarana-sarana kesehatan, seperti puskesmas, rumah sakit, dan lain-lain. 5. Mengadakan program pengadaan dan pengawasan obat dan makanan. 6. Mengadakan penyuluhan tentang kesehatan gizi dan kebersihan lingkungan. 10. MASALAH RENDAHNYA TINGKAT PENDAPATAN Tingkat penghasilan/pendapatan suatu negara biasanya diukur dari pendapatan per kapitaFAKTOR PENYEBAB : 1.Pendidikan masyarakat rendah, tidak banyak tenaga ahli, dan lain-lain. 2.Jumlah penduduk banyak. 3.Besarnya angka ketergantungan. 11. World Bank pada 23 Desember 2010. Berdasarkan data dari CIA World Factbook, berikut ini boleh dikatakan 10 negara termiskin di dunia 2010 jika pendapatan nasional negara tersebut diukur berdasarkan konsep Gross Domestic Product (GDP) per kapita. 1.MOZAMBIK $900 GDP per Kap 2.AFGHANISTAN $800 GDP per Kapita 3.REPUBLIK AFRIKA TENGAH $700 GDP per Kapita 4.ERITREA $700 GDP per Kapita 5.NIGER $700 per Kapita 6.GUINEA BISSAU $600 GDP per kapita 7.SOMALIA $600 GDP per Kapita 8.LIBERIA $500 DGP per Kapita 9.BURUNDI $300 GDP per Kapita 10.REPUBLIK DEMOKRATIK KONGO $300 GDP per KapitaIndonesia menempatai di posisi 155 dari 227 negara yang terdaftar. Indonesia yang memiliki $4000 GDP per kapita masih berada jauh di bawah negara tetangga Singapura (rank 8 dengan $50.300), Malaysia (rank 77 dengan $14.800) dan Thailand diposisi 120. 12. DAMPAK YANG DITIMBULKAN AKIBAT RENDAHNYA TINGKAT PENDAPATAN1. Rendahnya daya beli masyarakat menyebabkan pembangunan bidang ekonomi kurang berkembang baik. 2. Tingkat kesejahteraan masyarakat rendah menyebabkan hasil pembangunan hanya banyak dinikmati kelompok masyarakat kelas sosial menengah ke atas. 13. UPAYA YANG DILAKUKAN UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN MASY1. Menekan laju pertumbuhan penduduk. 2. Merangsang kemauan berwiraswasta. 3. Menggiatkan usaha kerajinan rumah tangga/industrialisasi. 4. Memperluas kesempatan kerja. 5. Meningkatkan GNP dengan cara meningkatkan barang dan jasa. 14. KEMISKINAN TERSTRUKTUR 15. Siapapun tak mau miskin 16. APALAGI MENGALAMI SEPERTI INI 17. Tiap-tiap orang akan menghindari kemiskinan 18. KEMISKINAN AKAN MENGAKIBATKAN KELAPARAN 19. Tapi realitanya semakin banyak orang miskin, dari tahun ke tahun massyarakat kita makin miskin. 20. KEMISKINAN BISA MENGAKIBATKAN KRIMINAL 21. KEMISKINAN SECARA UMUMI.Kemiskinan alami, penyebab kemiskinan ini karena seseorang atau suatu masyarakat tak mau berusaha dengan kerja keras dan kerja cerdas. Logikanya sederhana, siapa yang mau berusaha maka akan dapat hasilnya. Di negaranegara yang cukup makmur seperti hal seperti ini biasa terjadi secara alami. Contoh kongkritnya seperti di Arab Saudi, Qatar dll. Bekerja seperti supir saja minimal standar hidup minimal bisa didapatkan.II. Kemiskinan Terstruktur , artinya kemiskinan yang dibuat oleh sistem. Sistem inilah yang tak membuat seseorang atau masyarakat walaupun sudah berusaha sekeras apapun tapi tetap miskin. Mengapa ? 22. PERTANYAAN ?PEMISKINAN GLOBAL1. Mengapa dalam abad yang paling pesat sepanjang sejarah peradaban manusia justru jumlah orang miskin di dunia juga meningkat sangat pesat ? 2. Mengapa kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak mampu meredam kemiskinan ? 3. Mengapa piramida kemiskinan semakin membengkak kebawah, sementara kelompok makmur di paling atas semakin kecil persentasenya tetapi semakin luar biasa kemakmurannya ?. 23. PENYEBABI. System uang kertas.Dalam banyak hal memang system ini memberikan kemudahan, namun karena pencetakannya yang tidak terkendali telah membuat hasil kerja keras rakyat di seluruh dunia menguap melalui proses yang namanya inflasi. Bahkan pernah terjadi di abad yang lalu, nilai kekayaan 200 juta lebih penduduk suatu negeri lenyap -nya dalam krisis yang mereka sebut sebagai krisis moneter, yang membuat daya beli rata-rata uangnya tinggal seperempat dari daya belinya sebelum krisis.Untuk mengurai benang kusut pemiskinan yang disebabkan oleh uang kertas ini, maka uang dikembalikan ke asal uang berabad-abad sebelumnya. Uang dikembalikan ke komoditi riil yang membawa nilai intrinsik dan nilainya ditentukan berdasarkan mekanisme pembentukan harga di pasar sempurna. 24. PENYEBAB II System pasar Yang berkembang di abad lalu adalah pasar-pasar yang berbasis kapitalisme, yang mempunyai modal yang menguasai pasar. Yang kaya semakin kaya karena menguasai pasar, sebaliknya yang miskin tambah miskin karena tidak memiliki akses pasar. Hanya ada satu dua negara di abad lalu yang pandai memperjuangkan pasar bagi rakyatnya, maka rakyatnya menjadi makmur meskipun jumlahnya lebih dari satu milyar penduduk. Sebaliknya negara-negara yang tidak memperjuangkan pasar bagi rakyatnya, rakyatnya jatuh pada kemiskinan meskipun sumber daya yang dimilikinya melimpah. 25. PENYEBAB III Penguasaan sumber daya alam Nyaris sumber-sumber daya alam paling penting dan paling tinggi nilainya dikuasi oleh perusahaan-perusahaan besar dunia dengan orientasi keuntungan maksimal bagi perusahaan tersebut. Banyak negara-negara yang seharusnya mampu memakmurkan rakyatnya dengan kekayaan alam yang dimilikinya, namun justru miskin karena nyaris segala bentuk kekayaan tersebut tergadai dalam kontrak yang sangat panjang dengan para kapitalis. 26. PENYEBAB IV. Kapitalisme ilmu dan teknologi Banyak sekali temuan-temuan baru dibidang ilmu dan teknologi sepanjang abad lalu yang manfaatnya besar bagi peradaban manusia. Namun sayangnya pengaturan property right, intellectual property , patent dll membuat masyarakat seluruh dunia harus membayar kemajuan jaman tersebut ke segelintir orang saja di dunia. Bahkan karya agung Sang Pencipta berupa siklus bercocok tanam yang sudah beribu tahun dinikmati para petani ketika tanamannya memberikan hasil, sebagian dikonsumsi dan sebagiannya ditanam kembali untuk menghasilkan panenan berikutnya siklus ini-pun diputus rantainya oleh patent kapitalisme, sehingga petani terpaksa membeli benih baru setiap kali mau bertanam. 27. PENYEBAB V. Ujung kelima adalah akses kapital . Sepanjang abad lalu yang tumbuh menjadi sangat besar adalah institusi-institusi keuangan global seperti bank, asuransi, dana pensiun dlsb. Saking besarnya institusiinstitusi keuangan tersebut, banyak diantara mereka yang memiliki turn-over melebihi anggaran belanja dan pendapatan negeri kecil di dunia. Sayangnya akumulasi kapital yang bersumber dari bermilyar orang di dunia tersebut hanya bisa di akses oleh sebagian kecil saja rakyat di dunia. Segelintir orang-orang super kaya di negeri tertentu bisa menguasai lahan beriburibu hektar dan membangun beberapa kota dengan menggunakan uang masyarakat luas yang ada di bank, sementara mayoritas rakyat tidak bisa mengakses modal yang terakumulasi tersebut. 28. PENYEBAB VI. Akibat Bencana Ada beberapa negara yang kawasannya memang berada pada lempeng bumi yang rawan untuk terjadi bencana alam. Diperlukan kesiapsiagaan terhadap bencana secara struktur. Dengan harapan dapat meminimalisir akibat yang ditimbulkan dari bencana yang ada. 29. Emergency (Situasi Bencana) Situasi bencana yang mungkin terjadi GempaTsunamiGunung MeletusTanah LongsorBanjirKebakaranAngin RibutKerusuhan MassalAda korban langsung (Meninggal, luka)korban tak langsung (Pengungsian)Kondisi rentan (status kesehatan) 30. EMERGENCY (Situasi Bencana)GEMPA BUMI 31. EMERGENCY (Situasi Bencana)TSUNA MI KONDISI RENTAN (STATUS KESEHATAN) 32. EMERGENCY (Situasi Bencana)GUNUNG MELETUSKONDISI RENTAN (STATUS KESEHATAN) 33. EMERGENCY (Situasi Bencana)TANAH LONGSORKONDISI RENTAN (STATUS KESEHATAN) 34. EMERGENCY (Situasi Bencana)TANAH LONGSORKONDISI RENTAN (STATUS KESEHATAN) 35. EMERGENCY (Situasi Bencana)ANGIN RIBUT KONDISI RENTAN (STATUS KESEHATAN) 36. TERIMA KASIH