Intro ft musculo_i

of 27/27
FISIOTERAPI MUSKULOSKELETAL

Embed Size (px)

Transcript of Intro ft musculo_i

  • 1. FISIOTERAPIMUSKULOSKELETAL

2. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelahmengikuti perkuliahandiharapkan mahasiswa mampumelakukan asuhan fisioterapi padakondisi muskuloskeletal 3. Lingkup Kajian Lanjutan fisioterapi dasar Penerapan metode dan tehnik assesment serta intervensi pada kasus muskuloskeletal Mengikuti proses asuhan fisioterapi yang diterapkan pada kasus muskuloskeletal 4. Sistem Asuhan FisioterapiinputprosesoutputoutcomePasien Assessment Kesembuhan Kepuasan:PT isDiagnosisklien pasienPeralatanPlanning FTis pandai FT isMetode Intervensi PengembanganManajemenKode etikReEvaluasi metode ModifShare holderSOP Peralatandll dllstandard praktik fisioterapi 5. Assessment fisioterapimuskuloskeletal ANAMNESIS R/sementara INSPECTION R/sementara QUICK TEST R/sementara PEMERIKSAAN FUNGSI GERAK DASAR Active R/sementara Passive R/sementara Isometric R/sementara PEMERIKSAAN KHUSUS R/sementara DATA medik/ profesi kesehatan lain R/sementara R/ akhir sbg diagnosis manualterapi 6. Pemeriksaan (pengambilan data)HISTORY TAKINGScreening (Observasi =inspeksi)AnamnesisScreening (pemeriksaanPengambilan data fungsi fisik)Tes khususrelevan Quick test PalpasiTes Gerak aktif, gerak Joint play movement,pasif, isometrik.tes provokasi, kinerja otot, Pengukuran Tes stabilisasi sendi. Pengukuran subyektif obyektif: Muscle strength test, mis nyeri dgn VAS/VRS, length test. Pengukuran Mobilitas sendi/ ROM, Tes sensasi Manual Muscle Test Balance test, Karakteristik antropometri coordination test. Pengukuran postur Strength Duration Keseimbangan/Balance scale Curve Aktifitas sehari-hari/IADL dll Index Barthel dll 7. EVALUASIPemeriksaan EvaluasiPengumpulanAnalisis Data - data Sintesis Kajian klinis 8. Proses evaluasi analisis sintesisFragmentAssessment Diagnose Anamnesis Inspeksi PemeriksaanTes khususfungsi & PukuranMuskuloKel utama,Dinamik, Pem. fungsiPalpasi, JPM,Jaringanskeletal Riw sakit.Statik gerak dasar: Provokasi, Patologi Diagn danTes cepat, grk pengukuran2 Analisis Gg gerak riwy medik aktif, pasif dan total, Stat fungsiisometrik kuadran, dan tingkat aktifitas lokal. Pengobatan status kes famili Pekerjaan- sosial 9. Diagnosis dan prognosis Diagnosis meliputi: Gangguan gerak & fungsi Pada struktur jaringan spesifik tertentu Disebabkan oleh patologi tertentu Diagnosis banding: Diagnosis kasus yg mirip Kadang diperlukan tes intervensi Prognosis meliputi: Prediksi akhir pemulihan gerak dan fungsi Prediksi bertahap pemulihan gerak dan fungsi 10. Perencanaan fisioterapiRencana asuhan Fisioterapi, misal urutan, intensitas,durasi, frekwensi, dll.Selain itu dipertimbangkan kompleksitas dan berat-ringannya kondisi klinisMempertimbangkan kemampuan pasien/klienHarapan pasien/klien, famili 11. INTERVENSI FISIOTERAPIKoordinasiInstruksi thd ProsedurKomunikasipasien/klien intervensiDokumentasi Modalitas, Metoda, teknikintervensi, dan dosis. 12. PEMILIHAN MODALITAS Sesuai dgn target jaringan Sesuai target patologi Meliputi secara manual; peningkatangerakan; peralatan fisis, peralatanelektroterapuetis dan peralatanmekanis; pelatihan fungsional;PEMILIHAN TEKNIKpenentuan bantuan dan peralatan Sesuai metodabantu Memperimbangkankondisi klinis individual MempertimbangkanPEMILIHAN METODAaspek kemampuan fisikdan psikologis Sesuai target jaringanpasien/klien Sesuai target patologi Sesuai dengan karakteristik /indikasi metoda PENETAPAN DOSIS Sesuai dgn tingkat/ patologi Sesuai output yg akan dicapai Meliputi intensitas atau force,durasi tiap sesi dan frekwensipenanganan. 13. Contoh diagn 1: Kontraktur capsular pattern akbt immobilisasi Capsuloligamentair Inflamasi lokal Kontraktur immobilisasi Aktualitas rendahAktualitas tinggiROM terbatas,ROMfirm, JPMterbatas,ROM terbatas, springy, springy, JPMROM terbatas, firm, nyeri/terbatas/nyeri/JPM: nyeri/terbatas/JPM nyeri/terbatas/ firmfirm terbatas/springyspringySWD Sub thermal, SWD thermal, PRICE, SWD nonlat. Mobilisasi- joint mobilisatSWD sub thermal, isometricstabilisasi aktif,latihtraksi-translas, thermal, joint exc, functional train.fungsional manipulation mobilisattraksi-transl,Pengukuran: nyeri, mobilitas (ROM), 14. Contoh diagn 2: Tendomuskular strain/contracture Tendomuskular Inflamasi lokal: strainKontrakturimmobilisasi RupturAktualitas rendah Aktualitas tinggiROM terbatas,ROM lebih besar, emptyROM terbatas,ROM terbatas, elastic, springy, Palpasi:Palpasi: spasm, local Konsul orthopaedispasm, local pain painSWD thermal,stretchingImmobilisasi & PRICE, SWD nonisometric exc, SWD Sub thermal,thermal,Mobilisasi ssd 3mgglatihan peregangan.Pengukuran: nyeri, performans otot, mobilitas (ROM), 15. Contoh diagn 3: Skin tigthness/contractureSkin- subcutan fasciaSkin/sub cutantightnessAdhesionSkin hypertone,Skin contractureComplicationshyper algesiaSkin traction test ProgramcegahTight - elasticContracted - firmkomplikasi2US, Skin / subcutanUS, Skin tractionmanipulationmanipulationPengukuran: nyeri, posture, performans otot, mobilitas (ROM), 16. Contoh diagn 4: Bursae inflamation/calcification Bursitis InflamationCalc depositePain (in movement/ Pain (in movement/compression)compression) & Complications crepitation Compression test,palpationProgramX ray: calc deposite cegahIstirahat, hindari komplikasi2kompresi, perbaikan sirkulasiUS, Friction, softtissue stretchingperbaikan pola gerak Pengukuran: nyeri,, mobilitas (ROM), 17. Contoh diagn 5 : Gangguan peripheral nerveperipheral nerve Sensoric NerveMotoricNeuritisEntrapment Paresis ComplicationsPain,Radicular Hypo/para Muscle weakness asthesia Programcegah Muscle performans Dermatome/myotome,komplikasi2test, (MMT, HHD,nervinal,Tinnel test, EMGSpigmomanometer)Mengurangi nyeri Manipulasi bebaskan symptomaticpenekanan/entrapmentElectrical stimulation,Pengukuran: nyeri, posture,Strengthening exc. performans otot, mobilitas (ROM), 18. Contoh diagn 6 : Gangguan integritas tulang Bone problems Osteoporosis FactureCompression pain deformity Pain, fungsiolesa Densitometry Axial testX ray Senam/olah ragaOperative/conservativeImmobilisasi,pembebanan berat badan pencegahan komplikasi Pengukuran: nyeri, posture, Rehabilitationperformans otot, mobilitas (ROM), 19. Contoh diagn 7 : Vascular difunction Vascular problemsVenous edeme /lymph edeme Arterial spasmEdeme (Distal)Intermitten claudicationTreadmill testPitting testVenous / lymph drainageAllen Buergers exc.Active excIntermitten compression th/ Vacuum&comp th Durasi latihan meningkatES under pressure Pengukuran: nyeri, oedeme, performans otot, 20. Penerapan prosedur intervensi Penjelasan program & panduan partisipasi saat intervensi dan dirumah kpd klien Persetujuan program Pemberian posisi/awal gerakan Pemanasan (preliminary primer intervention) Intervensi inti Pendinginan Evaluasi dan Pengukuran hasil Penjelasan prosedur selanjutnya 21. Instruksi dan pendidikan thdpasien/klien Proses pemberian informasi, pendidikan, ataupelatihan kepada pasien/klien/famili Instruksi berkaitan dengan: kondisi saat ini,rencana asuhan, pentingnya asuhan, transisiperubahan, Faktor resiko, dll. Fisioterapis bertanggung jawab atas instruksi-instruksi. 22. Pemahaman informasi sakit danprogram Class exc Proper body/neck mechanic Lifting technique Home program exc and activities Selective sport Adjust device Adjust interior / room 23. Komunikasi dan koordinasi Komunikasi dan dilaksanakan selamaproses pelayanan Pemberian informasi untuk memperolehkerja sama dgn pasien/klien/keluarga Komunikasi dan koordinasi antarfisioterapi dalam team atau diluar team Komunikasi dan koordinasi dgn tenagakesehatan lain 24. Reevaluasi Dilakukan sebelum, selama dan setelah intervensi Penerapan tes cepat dan tes khusus Pengukuran dengan instrument relevans Untuk mengetahui semua perkembangan gangguan gerak & fungsi Penting untuk pengembangan program, perubahan program dan penelitian. 25. Rekam medik Rekam medik (medical record) dilaksanakanuntuk menjamin kualitas pelayanan, penelitiandan pengembangan. Rekam medik dibuat selama pelayanan Rekam medik berisikan: Catatan tiap tahap proses asuhan ft Jadwal kedatangan dengan jenis pelayanan danfisioterapis pelaksana asuhan. Lampiran data terkait 26. DAFTAR PUSTAKA Atkinson K, Physiotherapy in orthopaedocs, aproblem solving approach, Churchill Livingstone, 1999 Crosbie J, Key issues in Musculosceletal Physiotherapy,Butterword heinemann, 1993 Donatelli, R, Orthopaedic physical therapy, Churchill Livingstone, Eidinburgh, 1986. Goodman, c.c. and Boissonault, W.G., Pathology, implication for the hpysical therapist, WB Saunders Co, Philadelphia, 1998. Kapanji, IA. Physiology of joint Vol I Upper extremity, Churchill Livingstone, Eidinburgh, 1986. Magee, DJ, Orthopaedic physical assessment, Orthopaedic physical, Churchill Livingstone, 2000 Rasch, PJ, Kinesiology, Lea and Febiger, Philadelphia, 1998 27. Thanks to your attention