INFRASTRUKTUR JARINGAN TEKNOLOGI INFORMASI … · • Cara Kerja Switch Switch dapat dikatakan...

of 20 /20
Rony Heri Irawan TOPIK: INFRASTRUKTUR JARINGAN TEKNOLOGI INFORMASI & INFRASTRUKTUR INTRANET

Embed Size (px)

Transcript of INFRASTRUKTUR JARINGAN TEKNOLOGI INFORMASI … · • Cara Kerja Switch Switch dapat dikatakan...

Rony Heri Irawan

TOPIK:

INFRASTRUKTUR JARINGAN TEKNOLOGI INFORMASI

&

INFRASTRUKTUR INTRANET

Rony Heri Irawan

INFRASTRUKTUR JARINGAN TEKNOLOGI INFORMASI

Semakin hari teknologi dan informasi semakin kompleks dan semakin banyak teknologi

terbaruatau bahkan giver kompleks ,dengan selalu berhubungan dengan hard ware dan soft

ware.

Berhubungan dengan pembangunan antara lain arsitektur untu layak dalam sistem

pembangunan yang baik,aman,dan berkualitas.

TEKNOLOGI JARINGAN KOMPUTER

Sejarah komputer dimulai dari tahun 1969,diantaranya macam-macam jaringan diantaranya;

1. Jaringan LAN (hubungannya satu wilayah atau dalam perusahaan )

2. Jaringan MAN (hubungannya antar kota seperti antar depdiknas)

3. Jaringan Internet Global (komunikasi jaringan antar jaringan)

4. Jaringan wireless

5. Jaringan topologi diantaranya:

a. Ring,Star,Loop,Bass,tree,Web,META

SISTEM BASIS DATA

Basis Data adalah suatu susunan/kumpulan data oprasional lengkap dari suatu

organisasi/perusahaan yang diorganisir/dikelola dan disimpan secara terintegrasi dengan

menggunakan metode tertentu menggunakan komputer sehingga mampu menyediakan

informasi optimal yang diperlukan pemakainya.

http://id.wikipedia.org/wiki/Komputerhttp://id.wikipedia.org/wiki/Jaringanhttp://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi

Rony Heri Irawan

Komponen Sistem Basis Data

a. Data

Terdapat 3 jenis data pada Sistem Basis Data, yaitu :

1. Data Oprasional

Data dari suatu organisasi berupa data yang disimpan di dalam basis data.

2. Data Masukan (Input Data)

Data dari luar sistem yang dimasukkan melalui peralatan input (keyoard) yang dapat

mengubah data oprasional.

3. Data Keluaran (Output Data)

Data berupa laporan melalui peralatan output (screen, printer, dll) sebagai hasil proses dari

dalam suatu sistem yang mengakses data oprasional.

b. Hardware (Perangkat Keras)

Terdiri dari semua peralatan komputer yang digunakan untuk pengelolaan sistem basis data.

c. Software (Perangkat Lunak)

Berfungsi sebagai perantara (interface) antara pemakai dengan data fisik pada basis data.

Software pada basis data dapat berupa :

-DBMS (Database Management System) yang menangani akses terhadap basis data sehingga

pemakai tidak perlu memikirkan proes penyimpanan dan pengeloloaan data secara detail.

Teknologi Jaringan komputer

Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer, software dan perangkat

jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Tujuan

dari jaringan komputer adalah:

Membagi sumber daya: contohnya berbagi pemakaian printer, CPU, memori, harddisk

Komunikasi: contohnya surat elektronik, instant messaging, chatting

Akses informasi: contohnya web browsing

Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan

memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client)

dan yang memberikan/mengirim layanan disebut pelayan (server). Arsitektur ini disebut

dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.

Peberapa Penengertian Hardware dan Software yang Berkaitan dengan Jaringan Komputer

1. Hiperteks (hypertext)

https://rizkyprimadani11.wordpress.com/

Rony Heri Irawan

Dalam komputer, hiperteks adalah paradigma interface pengguna untuk menampilkan

dokumen yang berisi referensi-silang otomatis ke dokumen lainnya yang disebut hiperlink.

Memilih hiperlink menyebabkan komputer menampilkan dokumen yang terhubungkan dalam

waktu sangat singkat.

Sebuah dokumen dapat dibuat secara statik atau dinamik. Oleh karena itu, sebuah sistem

hiperteks yang dikonstruksi dengan baik dapat menangani, menggunakan atau melebihi

banyak interface pengguna lainnya seperti menu dan baris perintah, dan dapat digunakan

untuk mengakses kedua dokumen referensi-silang yang dikumpulkan secara statik dan

aplikasi interaktif. Dokumen dan aplikasi terdapat secara lokal atau dari mana pun dia berada

dengan bantuan jaringan komputer seperti internet. Implementasi paling terkenal dari

hiperteks adalah World Wide Web.

link (hyperlink) adalah sebuah acuan dalam dokumen hiperteks (hypertext) ke dokumen yang

lain atau sumber lain. Seperti halnya suatu kutipan di dalam literatur. Dikombinasikan dengan

sebuah jaringan data dan sesuai dengan protokol akses, sebuah komputer dapat diminta untuk

memperoleh sumber yang direferensikan.

Ada beberapa cara untuk menampilkan pranala pada halaman web. Sebuah adalah salah satu

dari beberapa cara yang biasa digunakan: satu atau lebih dari kata-kata yang menggunakan

tipe/gaya teks khusus.

2. Browser

Browser (penjelajah) adalah perangkat lunak yang berfungsi menampilkan dan melakukan

interaksi dengan dokumen-dokumen yang disediakan oleh server web. Penjelajah web yang

populer adalah Microsoft Internet Explorer dan Mozilla Firefox. Penjelajah web adalah jenis

agen pengguna yang paling sering digunakan. Web sendiri adalah kumpulan jaringan berisi

dokumen dan tersambung satu dengan yang lain, yang dikenal sebagai World Wide Web.

Penjelajah web bisa dibedakan lewat fitur-fitur yang mereka dukung. Browser modern dan

halaman web biasanya menggunakan banyak fitur dan teknik yang tidak ada pada masa-masa

awal web. Disebabkan adanya perang penjelajah web, fitur-fitur Web dan penjelajah web

semakin cepat dikembangkan.

3. HTML (HyperText Markup Language)

HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk

Rony Heri Irawan

membuat sebuah halaman web, menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah Penjelajah

web Internet dan formating hypertext sederhana yang ditulis kedalam berkas format ASCII

agar dapat menghasilkan tampilan wujud yang terintegerasi. Dengan kata lain, berkas yang

dibuat dalam perangkat lunak pengolah kata dan disimpan kedalam format ASCII normal

sehingga menjadi home page dengan perintah-perintah HTML. Bermula dari sebuah bahasa

yang sebelumnya banyak digunakan di dunia penerbitan dan percetakan yang disebut dengan

SGML (Standard Generalized Markup Language), HTML adalah sebuah standar yang

digunakan secara luas untuk menampilkan halaman web. HTML saat ini merupakan standar

Internet yang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web

Consortium (W3C). HTML dibuat oleh kolaborasi Caillau TIM dengan Berners-lee robert

ketika mereka bekerja di CERN pada tahun 1989 (CERN adalah lembaga penelitian fisika

energi tinggi di Jenewa).

4. World Wide Web (www)

World Wide Web (disingkat sebagai WWW atau Web) adalah suatu ruang informasi yang

yang dipakai oleh pengenal global yang disebut Uniform Resource Identifier (URI) untuk

mengidentifikasi sumber-sumber daya yang berguna. WWW sering dianggap sama dengan

Internet secara keseluruhan, walaupun sebenarnya ia hanyalah bagian daripadanya.

WWW (World Wide Web), merupakan kumpulan web server dari seluruh dunia yang

berfungsi menyediakan data dan informasi untuk dapat digunakan bersama. WWW atau biasa

disebut web adalah bagian yang paling menarik dari Internet. Melalui web, dapat mengakses

informasi-informasi yang tidak hanya berupa teks tetapi bisa juga berupa gambar, suara,

video dan animasi.

Fasilitas ini tergolong masih baru dibandingkan surel (email), sebenarnya WWW merupakan

kumpulan dokumen-dokumen yang sangat banyak yang berada pada komputer server (web

server), di mana server-server ini tersebar di lima benua termasuk Indonesia, dan terhubung

menjadi satu melalui jaringan Internet. Dokumen-dokumen informasi ini disimpan atau

dibuat dengan format HTML (Hypertext Markup Language). Suatu halaman dokumen

informasi dapat terdiri atas teks yang saling terkait dengan teks lainnya atau bahkan dengan

dokumen lain. Keterkaitan halaman lewat teks ini disebut hypertext. Dokumen infomasi ini

tidak hanya terdiri dari teks tetapi dapat juga berupa gambar, mengandung suara bahkan klip

video. Kaitan antar-dokumen yang seperti itu biasa disebut hypermedia.

Rony Heri Irawan

Jadi dapat disimpulkan bahwa WWW adalah sekelompok dokumen multimedia yang saling

terkoneksi menggunakan hyperteks link. Dengan mengklik hyperlink, maka bisa berpindah

dari satu dokumen ke dokumen lainnya.

5. Ethernet Card

Ethernet merupakan jenis skenario perkabelan dan pemrosesan sinyal untuk data jaringan

komputer yang dikembangkan oleh Robert Metcalfe dan David Boggs di Xerox Palo Alto

Research Center (PARC) pada tahun 1972.Versi awal Xerox Ethernet dikeluarkan pada tahun

1975 dan di desain untuk menyambungkan 100 komputer pada kecepatan 2,94 megabit per

detik melalui kabel sepanjang satu kilometer.

Desain tersebut menjadi sedemikian sukses di masa itu sehingga Xerox, Intel dan Digital

Equipment Corporation (DEC) mengeluarkan standar Ethernet 10Mbps yang banyak

digunakan pada jaringan komputer saat ini. Selain itu, terdepat standar Ethernet dengan

kecepatan 100Mbps yang dikenal sebagai Fast Ethernet.Asal Ethernet bermula dari sebuah

pengembangan WAN di University of Hawaii pada akhir tahun 1960 yang dikenal dengan

naman ALOHA. Universitas tersebut memiliki daerah geografis kampus yang luas dan

berkeinginan untuk menghubungkan komputer-komputer yang tersebar di kampus tersebut

menjadi sebuah jaringan komputer kampus.

Proses standardisasi teknologi Ethernet akhirnya disetujui pada tahun 1985 oleh Institute of

Electrical and Electronics Engineers (IEEE), dengan sebuah standar yang dikenal dengan

Project 802. Standar IEEE selanjutnya diadopsi oleh International Organization for

Standardization (ISO), sehingga menjadikannya sebuah standar internasional dan mendunia

yang ditujukan untuk membentuk jaringan komputer. Karena kesederhanaan dan

keandalannya, Ethernet pun dapat bertahan hingga saat ini, dan bahkan menjadi arsitektur

jaringan yang paling banyak digunakan.

Jenis-jenis Ethernet

Jika dilihat dari kecepatannya, Ethernet terbagi menjadi empat jenis, yakni sebagai berikut:

a) 10 Mbit/detik, yang sering disebut sebagai Ethernet saja (standar yang digunakan:

10Base2, 10Base5, 10BaseT, 10BaseF)

b) 100 Mbit/detik, yang sering disebut sebagai Fast Ethernet (standar yang digunakan:

100BaseFX, 100BaseT, 100BaseT4, 100BaseTX)

Rony Heri Irawan

c) 1000 Mbit/detik atau 1 Gbit/detik, yang sering disebut sebagai Gigabit Ethernet (standar

yang digunakan: 1000BaseCX, 1000BaseLX, 1000BaseSX, 1000BaseT).

d) 10000 Mbit/detik atau 10 Gbit/detik. Standar ini belum banyak diimplementasikan.

Kecepatan Standar Spesifikasi IEEE Nama

10 Mbit/detik 10Base2, 10Base5, 10BaseF, 10BaseT

IEEE 802.3

Ethernet

100 Mbit/detik 100BaseFX, 100BaseT, 100BaseT4, 100BaseTX

IEEE 802.3u

Fast Ethernet

1000 Mbit/detik 1000BaseCX, 1000BaseLX, 1000BaseSX, 1000BaseT

IEEE 802.3z

Gigabit Ethernet

10000 Mbit/detik 11mm/.ll

Cara kerja

Spesifikasi Ethernet mendefinisikan fungsi-fungsi yang terjadi pada lapisan fisik dan lapisan

data-link dalam model referensi jaringan tujuh lapis OSI, dan cara pembuatan paket data ke

dalam frame sebelum ditransmisikan di atas kabel.Ethernet merupakan sebuah teknologi

jaringan yang menggunakan metode transmisi Baseband yang mengirim sinyalnya secara

serial 1 bit pada satu waktu. Ethernet beroperasi dalam modus half-duplex, yang berarti setiap

station dapat menerima atau mengirim data tapi tidak dapat melakukan keduanya secara

sekaligus. Fast Ethernet serta Gigabit Ethernet dapat bekerja dalam modus full-duplex atau

half-duplex.

Ethernet menggunakan metode kontrol akses media Carrier Sense Multiple Access with

Collision Detection untuk menentukan station mana yang dapat mentransmisikan data pada

waktu tertentu melalui media yang digunakan. Dalam jaringan yang menggunakan teknologi

Ethernet, setiap komputer akan mendengar terlebih dahulu sebelum berbicara, artinya

mereka akan melihat kondisi jaringan apakah tidak ada komputer lain yang sedang

mentransmisikan data. Jika tidak ada komputer yang sedang mentransmisikan data, maka

setiap komputer yang mau mengirimkan data dapat mencoba untuk mengambil alih jaringan

untuk mentransmisikan sinyal. Sehingga, dapat dikatakan bahwa jaringan yang menggunakan

Rony Heri Irawan

teknologi Ethernet adalah jaringan yang dibuat berdasrkan basis First-Come, First-Served,

daripada melimpahkan kontrol sinyal kepada Master Station seperti dalam teknologi jaringan

lainnya.

Jika dua station hendak mencoba untuk mentransmisikan data pada waktu yang sama, maka

kemungkinan akan terjadi collision (kolisi/tabrakan), yang akan mengakibatkan dua station

tersebut menghentikan transmisi data, sebelum akhirnya mencoba untuk mengirimkannya

lagi pada interval waktu yang acak (yang diukur dengan satuan milidetik). Semakin banyak

station dalam sebuah jaringan Ethernet, akan mengakibatkan jumlah kolisi yang semakin

besar pula dan kinerja jaringan pun akan menjadi buruk. Kinerja Ethernet yang seharusnya 10

Mbit/detik, jika dalam jaringan terpasang 100 node, umumnya hanya menghasilkan kinerja

yang berkisar antara 40% hingga 55% dari bandwidth yang diharapkan (10 Mbit/detik). Salah

satu cara untuk menghadapi masalah ini adalah dengan menggunakan Switch Ethernet untuk

melakukan segmentasi terhadap jaringan Ethernet ke dalam beberapa collision domain.

6. Hub

Hub adalah sebuah perangkat jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan

peralatan-peralatan dengan ethernet 10BaseT atau serat optik sehingga menjadikannya dalam

satu segmen jaringan. Hub bekerja pada lapisan fisik (layer 1) pada model OSI.

7. Switch

Switch jaringan adalah sebuah alat jaringan yang melakukan bridging transparan

(penghubung segementasi banyak jaringan dengan forwarding berdasarkan alamat

MAC).Switch jaringan dapat digunakan sebagai penghubung komputer atau router pada satu

area yang terbatas, switch juga bekerja pada lapisan data link, cara kerja switch hampir sama

seperti bridge, tetapi switch memiliki sejumlah port sehingga sering dinamakan multi-port

bridge.

Cara Kerja Switch

Switch dapat dikatakan sebagai multi-port bridge karena mempunyai collision domain dan

broadcast domain tersendiri, dapat mengatur lalu lintas paket yang melalui switch jaringan.

Cara menghubungkan komputer ke switch sangat mirip dengan cara menghubungkan

komputer atau router ke hub. Switch dapat digunakan langsung untuk menggantikan hub

yang sudah terpasang pada jaringan.

Rony Heri Irawan

8. Repeater

Repeater adalah sebuah peranti yang mempunyai dua port penguat isyarat. Ia digunakan

untuk memanjangkan sambungan rangkaian (kabel atau wayarles) yang melebihi dari had

maksima yang dibenarkan. Kekuatan isyarat akan semakin menyusut apabila ia melalui kabel

yang panjang, sekiranya ia melebihi dari had yang dibenarkan kemungkinan isyarat tersebut

akan terus menyusut dan hilang. Repeater akan menerima isyarat digital dari salah satu

portnya kemudian menguatkan isyarat tersebut sebelum menghantar isyarat tersebut keluar.

Fungsi

Fungsi repeater ini sama dengan Stereo Amplifier di rumah di mana isyarat dari pemain CD,

atau pemain Kaset akan memasuki amplifier, isyarat tersebut kemudian dikuatkan sebelum

dihantar keluar ke pembesar suara.Fungsi repeater sebagai penguat isyarat hampir sama

dengan sistem stereo di rumah

Repeater akan menguatkan dan mengulang semula apa saja isyarat yang diterima sebelum ia

dihantar keluar. Repeater tidak melihat pada kualiti data sebaliknya ia hanya melihat denyut

data digital secara individu dan terus menguatkannya. Ia tidak mempunyai kepintaran

memilih data. Sekiranya isyarat tersebut mengandungi frame data yang tidak baik atau

hingar, ia juga turut dikuatkan.

9. Bridge

Jembatan jaringan (bahasa Inggris: Network bridge) adalah sebuah komponen jaringan yang

digunakan untuk memperluas jaringan atau membuat sebuah segmen jaringan. Jembatan

jaringan beroperasi di dalam lapisan data-link pada model OSI. Jembatan juga dapat

digunakan untuk menggabungkan dua buah media jaringan yang berbeda, seperti halnya

antara media kabel Unshielded Twisted-Pair (UTP) dengan kabel serat optik atau dua buah

arsitektur jaringan yang berbeda, seperti halnya antara Token Ring dan Ethernet. Jembatan

akan membuat sinyal yang ditransmisikan oleh pengirim tapi tidak melakukan konversi

terhadap protokol, sehingga agar dua segmen jaringan yang dikoneksikan ke jembatan

tersebut harus terdapat protokol jaringan yang sama (seperti halnya TCP/IP). Jembatan

jaringan juga kadang-kadang mendukung protokol Simple Network Management Protocol

(SNMP), dan beberapa di antaranya memiliki fitur diagnosis lainnya.

Rony Heri Irawan

Terdapat tiga jenis jemabatan jaringan yang umum dijumpai:

Jembatan Lokal: sebuah Jembatan yang dapat menghubungkan segmen-segmen jaringan

lokal.

Jembatan Putar: dapat digunakan untuk membuat sebuah sambungan (link) antara LAN

untuk membuat sebuah Wide Area Network.

Jembatan Nirkabel: sebuah bridge yang dapat menggabungkan jaringan LAN berkabel dan

jaringan LAN nirkabel.

10. Modem (MOdulator DEModulator)

Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa

(carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan

sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima sehingga

informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-

duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak

jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut modem, seperti VSAT,

Microwave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal

sebagai Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada komputer.

Data dari komputer yang berbentuk sinyal digital diberikan kepada modem untuk diubah

menjadi sinyal analog. Sinyal analog tersebut dapat dikirimkan melalui beberapa media

telekomunikasi seperti telepon dan radio.Setibanya di modem tujuan, sinyal analog tersebut

diubah menjadi sinyal digital kembali dan dikirimkan kepada komputer. Terdapat dua jenis

modem secara fisiknya, yaitu modem eksternal dan modem internal.

Modem Internal 56kbps PCI slot modem.

Jenis-jenis modem

Modem 3GP

Modem GSM

Modem analog yaitu modem yang mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital

Modem ADSL

Modem kabel yaitu modem yang menerima data langsung dari penyedia layanan lewat TV

Kabel

Modem CDMA

Rony Heri Irawan

11. Coaxial (Kabel Koaksial)

Kabel Koaksial adalah media penyalur atau transmitor yang bertugas menyalurkan setiap

informasi yang telah diubah menjadi sinyal sinyal listrik. Kabel ini memiliki kemampuan

yang besar dalam menyalurkan bidang frekuensi yang lebar, sehingga sanggup mentransmisi

kelompok kanal frekuensi percakapan atau program televisi. Kabel koaksial biasanya

digunakan untuk saluran interlokal yang berjarak relatif dekat yakni dengan jarak maksimum

2.000 km.

Keunggulan

Kabel jenis ini mempunyai kemampuan dalam menyalurkan sinyal sinyal listrik yang lebih

besar dibandingkan saluran transmisi dari kawat biasa. Selain itu kabel koaksial memiliki

ketahanan arus yang semakin kecil pada frekuensi yang lebih tinggi. Perambatan energi

elektromagnetiknya dibatasi dalam pipa dan juga sekat dari pengaruh interfensi atau

gangguan percakapan silang luar karena bentuknya yang sedemikan rupa. Pada

perkembangannya, pemakaian pesawat telepon yang semakin meningkat menyebabkan

adanya keterbatasan penampungan spektrum yang tersedia pada mikrowave. Hal ini

berdampak pada peningkatan

Kelemahan

Walaupun kabel koaksial pada dasarnya memiliki tingkat keandalan yang tinggi dalam proses

transmisi, dari sisi ekonomi, sistem penyaluran informasi menggunakan kabel ini memiliki

kelemahan yakni dalam hal investasi dan biaya pemeliharaan yang mahal. Lebar bidang

frekuensi dalam kabel koaksial hanya terbatas oleh gain ( pengerasan ) yang dikehendaki,

yang diperlukan untuk mempertahankan mutu sinyal yang baik. Dalam suatu jarak tertentu,

transmisi sinyal sinyal elektromagnetik harus diangkat dengan serangkaian repeater yang

terbuat dari tabung elektron pada jalur tersebut agar penyampaian komunikasi terjalin lebih

baik. Satu kelemahan yang juga melanda kabel koaksial yakni adanya pengaruh yang besar

dari variasi temperatur. Hal ini dapat berpengaruh pada mutu dan kualitas dari sistem

koaksial tersebut. Masalah kemudian ini ditanggulangi dengan adanya penanaman kabel di

dalam tanah dan juga mengandalkan bantuan repeater yang bertugas sebagai penyeimbang

tambahan terhadap perubahan variasi temperatur yang terjadi dalam kabel.

12. Twisted pair

Kabel Twisted pair (pasangan berpilin) adalah sebuah bentuk kabel di mana dua konduktor

Rony Heri Irawan

digabungkan dengan tujuan untuk mengurangi atau meniadakan interferensi elektromagnetik

dari luar seperti radiasi elektromagnetik dari kabel unshielded twisted pair (UTP) cables, dan

crosstalk di antara pasangan kabel yang berdekatan.

Unshielded twisted-pair

Unshielded twisted-pair (disingkat UTP) adalah sebuah jenis kabel jaringan yang

menggunakan bahan dasar tembaga, yang tidak dilengkapi dengan shield internal. UTP

merupakan jenis kabel yang paling umum yang sering digunakan di dalam jaringan lokal

(LAN), karena memang harganya yang rendah, fleksibel dan kinerja yang ditunjukkannya

relatif bagus. Dalam kabel UTP, terdapat insulasi satu lapis yang melindungi kabel dari

ketegangan fisik atau kerusakan tapi, tidak seperti kabel Shielded Twisted-pair (STP),

insulasi tersebut tidak melindungi kabel dari interferensi elektromagnetik.

13. Connector

Connector adalah Perangkat keras yang digunakan untuk menghubungkan kabel dengan

komputer , untuk jaringan komputer dikenal dengan Istilah RJ45 yang merupakan konektor

standar untuk kabel Ethernet Categori 5, serta biasanya digunakan untuk Kabel UTP.

14. Tower

Tower adalah menara yang terbuat dari rangkaian besi atau pipa baik segi empat atau segi

tiga, atau hanya berupa pipa panjang (tongkat), yang bertujuan untuk menempatkan antenna

dan radio pemancar maupun penerima gelombang telekomunikasi dan informasi.

Tower BTS (Base Transceiver System) sebagai sarana komunikasi dan informatika, berbeda

dengan tower SUTET (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi) Listrik PLN dalam hal

konstruksi, maupun resiko yang ditanggung penduduk di bawahnya. Tower BTS komunikasi

dan informatika memiliki derajat keamanan tinggi terhadap manusia dan mahluk hidup di

bawahnya, karena memiliki radiasi yang sangat kecil sehingga sangat aman bagi masyarakat

di bawah maupun disekitarnya.

Tipe Tower jenis ini pada umumnya 3 macam,

Tower dengan 4 kaki, atau tower pipa besar (diameter pipa 30 cm keatas) (tanpa kawat

spanner).

Tower segitiga yang dikokohkan dengan tali pancang/spanner.

Rony Heri Irawan

Pipa besi yang dikuatkan dengan tali spanner.

15. Antena

Antena adalah elemen sistem komunikasi radio yang berfungsi untuk mentransfer energi

listrik ke bentuk radiasi elektromagnetik melalui udara dan sebaliknya untuk menerima

radiasi elektromagnetik di udara ke bentuk sinyal listrik. Antena merupakan perangkat

perantara antara saluran transmisi dan udara, maka antena harus mempunyai sifat yang sesuai

(match) dengan saluran pencatunya.

Dari definisi diatas antena dapat diterapkan dalam beberapa fungsi sebagai berikut :

Antena pemancar broadcast untuk memancarkan sinyal ke area yang sangat luas, misalnya

antena pemancar radio FM, antena pemancar TV, antena GPS dan sebagainya.

Antena komunikasi point-to-point untuk mentransfer sinyal dari satu tempat ke tempat yang

lain, misalnya antena sistem transmisi terrestrial, antena sistem satelit, dan sebagainya.

Antena penerima yang difungsikan untuk menerima sinyal, baik dari pemancar buatan

manusia (dalam kasus broadcast ataupun point-to-point) atau menerima sinyal bebas dari

langit (dalam kasus radiometer, pengukur noise temperatur atmosfer atau radio sonde untuk

mencari bintang dilangit).

Secara umum, antena dibedakan menjadi antena isotropis, antena omnidirectional, antena

directional, antena phase array, antena optimal, dan antena adaptif.

16. Storm Stick (Penangkal petir)

Penangkal petir adalah rangkaian jalur yang difungsikan sebagai jalan bagi petir menuju ke

permukaan bumi, tanpa merusak benda-benda yang dilewatinya. Ada 3 bagian utama pada

penangkal petir:

1. Batang penangkal petir

2. Kabel konduktor

3. Tempat pembumian

Cara kerja

Saat muatan listrik negatif di bagian bawah awan sudah tercukupi, maka muatan listrik positif

di tanah akan segera tertarik. Muatan listrik kemudian segera merambat naik melalui kabel

konduktor , menuju ke ujung batang penangkal petir. Ketika muatan listrik negatif berada

cukup dekat di atas atap, daya tarik menarik antara kedua muatan semakin kuat, muatan

Rony Heri Irawan

positif di ujung-ujung penangkal petir tertarik ke arah muatan negatif. Pertemuan kedua

muatan menghasilkan aliran listrik. Aliran listrik itu akan mengalir ke dalam tanah, melalui

kabel konduktor, dengan demikian sambaran petir tidak mengenai bangunan. Tetapi

sambaran petir dapat merambat ke dalam bangunan melalui kawat jaringan listrik dan

bahayanya dapat merusak alat-alat elektronik di bangunan yang terhubung ke jaringan listrik

itu, selain itu juga dapat menyebabkan kebakaran atau ledakan. Untuk mencegah kerusakan

akibat jaringan listrik tersambar petir, biasanya di dalam bangunan dipasangi alat yang

disebut penstabil arus listrik (surge arrestor).

17. LAN (Local Area Network biasa disingkat )

Local Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya

mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah,

sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3

Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100,

atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut

Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan

koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.

Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda

dengan konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada

di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa data

atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi

dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai.

Berbeda dengan Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN), maka LAN

mempunyai karakteristik sebagai berikut :

a) Mempunyai pesat data yang lebih tinggi

b) Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit

c) Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi

Biasanya salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server

yang mengatur semua sistem di dalam jaringan tersebut.

Rony Heri Irawan

18. WAN (Wide Area Network)

WAN adalah singkatan dari istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris: Wide Area

Network merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu

jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga

sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.

WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang

lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan

pengguna dan komputer di lokasi yang lain.

19. MAN (Metropolitan Area Network)

Metropolitan area network atau disingkat dengan MAN. Suatu jaringan dalam suatu kota

dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti

kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari

beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan

jaringan yang tepaMetropolitan area network atau disingkat dengan MAN. Suatu jaringan

dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai

lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah

gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini

merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu

kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya.

20. TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol)

TCP/IP adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam

proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet.

Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan

protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak

digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak

(software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP

stack.

Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dekade 1970-an hingga awal 1980-an sebagai

sebuah protokol standar untuk menghubungkan komputer-komputer dan jaringan untuk

membentuk sebuah jaringan yang luas (WAN). TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan

terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang

Rony Heri Irawan

digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja. Protokol ini menggunakan skema

pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan

hingga beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di

Internet. Protokol ini juga bersifat routable yang berarti protokol ini cocok untuk

menghubungkan sistem-sistem berbeda (seperti Microsoft Windows dan keluarga UNIX)

untuk membentuk jaringan yang heterogen.

Protokol TCP/IP selalu berevolusi seiring dengan waktu, mengingat semakin banyaknya

kebutuhan terhadap jaringan komputer dan Internet. Pengembangan ini dilakukan oleh

beberapa badan, seperti halnya Internet Society (ISOC), Internet Architecture Board (IAB),

dan Internet Engineering Task Force (IETF). Macam-macam protokol yang berjalan di atas

TCP/IP, skema pengalamatan, dan konsep TCP/IP didefinisikan dalam dokumen yang disebut

sebagai Request for Comments (RFC) yang dikeluarkan oleh IETF.

Definisi INFRASTRUKTUR INTRANET

Dapat didefinisikan sebagai kumpulan dari beberapa komputer yang saling berhubungan

antara satu dengan lainnya, yang dapat melakukan akses secara bersama-sama terhadap

resources yang tersedia. Resources tersebut dapat berupa aplikasi program, data, peripheral,

dll. Sebagai jaringan komputer yang secara khusus disediakan untuk digunakan pada batasan

suatu organisasi tertentu,

for examples : warnet, kantor, labkom.

Teknologi Jaringan :

Intranet

Internet

Extranet

Rony Heri Irawan

MODEL INFRASTRUKTUR INTRANET (DEDICATED SERVER)

PENDUKUNG INFRASTRUKTUR INTRANET

Server

Client

NIC

Kabel & Konektor

HUB

SERVER PENDUKUNG INFRASTRUKTUR INTRANET

DHCP Server

DNS Server

FTP Server

MAIL Server

WEB Server

PC Router (optional)

Rony Heri Irawan

KONSEP DHCP SERVER

KONSEP DNS SERVER

IP request

IP offer

IP selection

IP acknowledgement

DHCP Server DHCP Client

DNS

Server Lain

DNS

Server

DNS

Client

query recursive

query

iterative

query

Rony Heri Irawan

KONSEP FTP SERVER

KONSEP MAIL SERVER

FTP Client

FTP Server

FTP Server

FTP Server

FTP Client

FTP Client

listening pada port 21 (TCP)

connection

21 1028

connection

21 1028

20 1029

upload

MAIL Client A MAIL Server MAIL Client B

get

(via POP3/IMAP) send

(via SMTP)

Rony Heri Irawan

KONSEP WEB SERVER

MANFAAT INTRANET

Akses terhadap informasi yang up to date

Komunikasi yang lebih cepat, efektif, dan efisien

Sharing terhadap sumber daya yang tersedia

THANKS

WEB Server WEB Client

client menghubungi server,

request sebuah home page

server merespon client,

send home page yang diminta