India sejarah politik dan pergerakan kebangsaan,1952.pdf

Click here to load reader

download India sejarah politik dan pergerakan kebangsaan,1952.pdf

of 316

  • date post

    19-Jan-2017
  • Category

    Documents

  • view

    316
  • download

    37

Embed Size (px)

Transcript of India sejarah politik dan pergerakan kebangsaan,1952.pdf

  • ,
  • I N D I A

  • BOOK* Ci.RD

    i O G" 0X3iij i o . o t b ,

    JUDUL : .*.5.

    J2.LL G-Ax J- G

    ^6 wAt0 j/.1Q7'7 1

    K EPA D A QENERAS1 PENGHA-

    R A P A N B A N G SA IN D O N E S IAC

  • INDIASEDJARAH POLITIK DAN PERGERAKAN KEBANGSAAN

    OLEH

    Dr T. S. 0. M U L I A

    TJETAKAN KEDUA

    B A L A I P U S T A K A D J A K A R T A I 952"

  • RENTJANA KULIT

    B A H A R U D I N

    Kulit biasa Rp 14,25 Kulit tebal 16,

    3 . P. N o . 17 19

    HAK PEN GARAN G d i l i n d u n g i o l e h

    UNDANG-UNDANG

  • MAHATMA GANDHI.

  • , PENDAHULUAN UNTUK TJETAKAN PERTAMA

    I n d i a dalam arti janq hia*

    Pakistan sekarang-adalah suatu h ! ^

    dan berpengaruh besar dalam h " , 7 ^. i , hampir segala lapangan, terlebih-lebih

    dimasa ,ang akan datag. Negeri ^ .(u k M

    gilang-gemilang jang menakdjubkan serta menarik hati barang siapa angmempeladiarmja. Akan tetani i i ,

    qiengandung penuh pe .- ten taLnA* adala\ d^ a s ^ nc9eri >an9 dari djurusan alam dan sudut k e m a ^ P*rbe an^ ikalau dipandang

    bandingan dalam negeri it7 berl T u ^ UkUran ^j 2 . erlaku setjara besar-besaran. Oleh sebab

    ltu pemandangan2 atau kesimnnlaT,2 dapat diutaikan diatas dasar das ^ engenai negeri itU hanja

    mentjari pertalian mesra diantara s ' T 7 ^ Pnj'elidika* luar. Karena dengan djalan do ^ perbedaan ian9 namPak dari

    kemAgkinan untuk melukiskan J . Sadjalah klta daPat ^ndekati

    itu, lagi pula jang penuh aneka J 7 Sed,arah ^ j3n9 SUHt narik j5erhatian kita. na akan tetaPx jan9 sangat^me-

    4 .0^U000Bkr2natau9leb irraad 3 2 adalah lebih kurang

    Pamir ditapal Utara dan Tandiun r 7 ^ f3400 km dan antara batas disebel' I, dlsebelah SeIatan adalahkuiang 3700 km. arat dan dlsebelah Timur lebih

    Penduduk India berdjumlah kira-kira 389 djuta menurut perhitungan

    d,,wa (Census) ,ang diadakan ditahun 1941. Dari 389 djuta itu 90*djuta masuk rakjat keradjaan2 (Indian States) j hid

    dalam beberapa provmsi-provinsi dan daerah-daerah jang mempunjai

    peraturan pemerintahan lstimewa. Provinsi-provinsi itu umumnja luas

    dan penduduknja penuh sesak. Provinsi Benggala misalnja sebelum

    dipisah dalam bagian Barat dan Timur mempunjai penduduk 60 djuta,

    Provinsi Gabungan (United Provinces) 55 djuta, Madras 50 djuta dan Bombay 21 djuta. o o

    Perbandingan djuta, diantaranja 50r djuta jang masuk go-

    longan jang terbawah dan tidak mempunjai kasta ; jang beragama Islam

    92 djuta beragama- %iddha 10.5 djuta, beragama Kristen terutama di

    India* Selatan 7 ^ djuta,o kaum Sikh 6 djuta dan jang beragama lain 17,5 djuta. Djumlah* orang Inggeris adalah 220.000 dan peranakan (Anglo Indians) 150.000 orang. 1

  • Perbedaan ternjata djuga dari beberapa hakhal jang lain, ^nisalnja

    dari bahasa2 jarg banjakjija lebih kurang 200 matjam. Bahasa per-^ satuan ialah bahasa Hindustani terbagi atas dua tjabang, bahasa

    . Hindi dan Urdu. Jang satu memakai huruf jang berasal dari aksara

    Sangsekerta dan jang lain memakai huruf Arab. Bahasa2 lain, jang penting ialah bahasa Benggali, Punjabi, Marathi da,n Tamil. Orang India

    jang mengerti bahasa Inggeris adalah kira-kira 4 djuta.

    Hal jang mempengaruhi keadaan dalam segenap lapangan hidup

    sosial, politik, ekonomi dan kebudajaan ialah pembagian masjarakat

    dalam beberapa golongan atau kasta. Dari susunan kasta ini tim-

    bullah soal kemasjarakatan jang sulit dan jang menghambat hampir

    segala penjelesaian dalam hal pemerintahan, pemilihan setjara demokra-

    tis, persamaan hak dan ketnerdekaan dalam pergaulan. Diantara rakjat

    India terdapat golongan2 jang kaja raja, kaum modal pemindjamkan uang, saudagar-saudagar besar bangsa Parsi, pemimpin-pemimpin bank

    dan industri, tuan-tuan tanah (talukhdar dan zamindar) jang memungut

    padjak dari ratus ribuan orang jang menj

  • pula dengan agama orang India sangat mementingkan peternakan.

    Djenis2 Tiewan, bukan djawi sadja, melainkan kamblng dan domba djuga, sudah terkenal di India dan negeri-negeri lain dibenua Asia.

    Logam-logam dan hasil-hasil tambang seperti besi, emas, ^perak,

    timah, bismuth, mangaan, thorium (salah satu dari bahan-bahan untuk

    bom atom) ; lagi pula intan, batu arang dan minjak tanah tjukup terda-

    pat disana. Bahan2 mentah dan logam-logam jang tersebut memudahkan timbulnja industri besar. Sedjak purbakala bangsa India telah masjhur

    dalam pekerdjaan tangan dan keradjinan jang dituntut oleh segala

    lapisan rakjat. Dimasa modern bermatjam-matjam fabrik-fabrik besar

    telah didirikan orang India sendiri disamping perusahan ketjil-ketjil.

    Fabrik-fabrik tenun tidak kalah lagi dengan fabrik-fabrik di Inggeris,

    fabrik-fabrik karung gv'ni mempunjai monopoli diseluruh dunia. Dengan

    ?erdapatnja besi dan batu arang berdekatari timbnllah industri wadja

    (perusahaan Tata). Untuk menjelenggarakan kekuatan didirikan dibebe-

    rapa tempat perusahaan tenaga listrik jang dipergunakan dalam industri

    kimia berrf, gelas, sutera buatan dll. Perkembangan industri masih pada

    tingkat pertama, akan tetapi kemungkinan dalam lapangan ini hampir

    tidak bei&atas.

    Firgandingan dengan perusahaan tanah dan industri perniagaan

    India, baik didalam maupun diluar negeri, luas sekali. Alat-alat telah

    disiapkan untuk melebarkan sajap perdagangan itu dipasar-pasar dunia.

    Mesk'pun berabad-abad dalam genggaman imperialisme Barat, India

    tetap* menakdjubkan dunia dengan kebudajaannja, dengan roh jang

    murni, kesusasteraan jang kaja, filsafat jang dalam, semuanja ditjurah-

    kannja untuk mempertinggi deradjat peradaban dan keselamatan

    dupia semendjak purbakala sampai sekarang. Roh Ibu India memper-

    satukan dan memadu bangsa India dalam batin, meskipun dari luar

    nampak perlawanan dan pertentangan jang luar biasa. Roh itulah jang

    m^mantjarkan sinarnja dan membawa ilham dalam zaman gelap

    gulita jang satu-satu kali meliputi India, tetapi pada achirnja

    mengembalikan kemerdekaannja selaras dengan tempat dan panggilan-

    nja dalam sedjarah manusia.

    Dengan pembentukan negara India dan Pakistan kedudukan itu

    sekarang telah npta dan pasti. Negara-negara itu keduanja telah men-

    duduki tempatnja masing-masing diantara negara-negara jang merdeka

    dan telah mengambil 'fjagian dalam pergaulan internasional menurut

    kehendaknja sendiri. Keduanja mendjalankan politik luar negeri sen

    diri dengan perantaraan djabatan-djabatan diluar negeri jang semang-

    kin bertambah lengkap. Tanda-tanda telah njata bahwa India akan

    mempunjai pengaruh jang, penting diantara negara-negara di Asia.

    India tidak dapat disia-siakan lagi dalam pertjaturan internasional

    seperti dulu, waktu negeri itu masih koloni. Meskipun negara itu bclum

    dapat merebut kedudukan sebagai negara pemimpin, negeri-negeri jang

  • masih penuh atau sebagian dikuasai oleh ^alah satu da^i kera-

    djaan Barat hepdaklah memperhitungkan kemungkinan perdjalanan

    sedjarah kearah itu. Oleh sebab itu lapisan diantara bangsa Indonesia

    jang merasa bertanggung djawab dan hendak menginsjafkan pertu-

    karan sedjarah di Asia, baiklah kiranja mengikuti tanda-tanda itu dengan teliti.

    Maksud kitab ini tidak lain dari pada membuka perhatian tentang

    pergerakan di India dalam perkembangannja sampai 15 Aug. tahun 1947.

    Isinja dibagi atas 5 bagian. Bagian I-III berisi sedjarah politik India

    setjara ringkas dan agak sistematis, perlu untuk menindjau perdjalanan

    sedjarah itu dalam garis-garis besarnja. Ini dianggap perlu djuga bagi

    peladjaran pada sekolah2 menengah dan tinggi, sebab sampai sekarang kitab-kitab jang dipakai pada sekolah2 jang tersebut tidak mementingkan sedjarah India, selaiu dari pada jang mengenai masa Hindu kuno.

    Bagian IV dan V melukiskan sedjarah baru ja^tu masa penguasaan

    Inggeris dengan perubahan-perubahan pemerintahan jang didjalankan

    di India, pergerakan kebangsaan dan masa jang membawa kenierdekaan.

    Dipentingkan pula didalamnja usaha-usaha, perdfuangan dan pengor-

    banan serta perlawanan dan kesulitan-kesulitan jang dihadapi oleh

    pergerakan dalam tuntutan itu. Tidak diharapkan disini bahwa ufaian-

    uraian jang diberikan oleh penulis akan memuaskan seluruhnja, terlebih-

    lebih, djika dipikirkan bahwa dalam soal2 politik jang diperbintjangkan kemungkinan tentang perselisihan paham dan penghargaan berar sekali.

    Untuk mereka jang ingin mempeladjari sedjarah pergerakali itu lebih

    landjut disebut beberapa nama-nama buku jang termuat pada halaman

    penghabisan dalam karangan ini.

    Djakarta, Okt

  • b a g i a n

  • Z A M A N IN D IA LA M A

    Sumber-sumber pengctahuan tcntang sedjaiah India Lama

    J

  • 4. Kitab^kitab jang ditfjlis oleh pudjangga-pudjangga, atjap kali atas

    o penntah seorang radja tentang jang terdjadi berturut-turut selama radja itu memerintah (tarich atau kroniek).

    Sekarang sedikit keterangan tentang sumber-sumber itu.

    Dalam kekawin-kekawin jang tertua Mahabhrata dan Ramayana

    banjak terdapat keter^angan-keterangan tentang agama dan keadaan

    masjarakat, akan tetapi diuraikan oleh penulis dengan tidak mengin-

    dahkan waktu atau masa dalam mana itu semuanja terdjadi. Peristiwa

    jang disebut didalamnja susah djuga menentukan waktu terdjadinja.

    Naskah jang paling tua dari Mahabhrata ditulis dizaman Gupta, djadi

    kira-kira diabad jang ke-4 tarich Masehi, dan naskah Ramayana d