Index

Click here to load reader

  • date post

    21-Dec-2014
  • Category

    Travel

  • view

    1.383
  • download

    1

Embed Size (px)

description

 

Transcript of Index

  • 1. KEBIJAKAN UMUM ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH KABUPATEN KENDALTAHUN ANGGARAN 2011

2. NOTA KESEPAKATAN ANTARA PEMERINTAH KABUPATEN KENDAL DENGAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAHKABUPATEN KENDAL NOMOR : 910 / 47 / 2010 TANGGAL : 21 JUNI 2010 TENTANGKEBIJAKAN UMUM ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAHTAHUN ANGGARAN 2011Yang bertanda tangan di bawah ini : 1.Nama : Dra. Hj. SITI NURMARKESI Jabatan: Bupati Kendal yang melaksanakan tugas dan kewajibanBupati Kendal Alamat Kantor: Jl. Soekarno Hatta No. 193 KendalBertindak selaku dan atas nama Pemerintah Kabupaten Kendal. 2. a. Nama : Hj. ANIK KASIYANI Jabatan: Ketua DPRD Kabupaten Kendal Alamat Kantor: Jl. Soekarno Hatta No. 218 Kendalb. Nama : dr. Hj. WIDYA KANDI SUSANTI, MM Jabatan: Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kendal Alamat Kantor: Jl. Soekarno Hatta No. 218 Kendalc. Nama : H. PAMUDJI WIDO UTOMO, A.Md Jabatan: Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kendal Alamat Kantor: Jl. Soekarno Hatta No. 218 Kendald. Nama : SYAEFUDIN, A.Md Jabatan: Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kendal Alamat Kantor: Jl. Soekarno Hatta No. 218 KendalSebagai Pimpinan DPRD bertindak selaku dan atas nama Dewan Perwakilan RakyatDaerah (DPRD) Kabupaten Kendal.Dengan ini menyatakan bahwa dalam rangka penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) diperlukan Kebijakan Umum APBD yang disepakati bersama antara DPRD dengan Pemerintah Daerah untuk selanjutnya dijadikan sebagai dasar penyusunan Prioritas dan Plafon Anggaran sementara APBD Tahun Anggaran 2011. ~i~ 3. Berdasarkan hal tersebut di atas, para pihak sepakat terhadap kebijakan umum APBD yang meliputi asumsi-asumsi dasar dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2011 dan dalam hal terjadi pergeseran asumsi yang melandasi penyusunan KUA akibat adanya kebijakan pemerintah, dapat dilakukan penambahan/pengurangan program serta pagu anggaran indikatif.Secara lengkap Kebijakan Umum APBD Tahun Anggaran 2011 disusun dalam lampiran yang menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan Nota Kesepakatan ini.Demikian Nota Kesepakatan ini dibuat untuk dijadikan dasar dalam penyusunan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2011. Kendal, 21 Juni 2010PIMPINANBUPATI KENDALDEWAN PERWAKILAN RAKYATSelaku,DAERAH KABUPATEN KENDALPIHAK PERTAMASelaku, PIHAK KEDUA Dra. Hj. SITI NURMARKESI Hj. ANIK KASIYANI KETUAdr. Hj. WIDYA KANDI SUSANTI, MM WAKIL KETUAH. PAMUDJI WIDO UTOMO, A.Md WAKIL KETUA SYAEFUDIN, A.MdWAKIL KETUA ~ ii ~ 4. DAFTAR ISIHALAMANI. 1PENDAHULUAN ....A. Latar Belakang ...... 1B. Tujuan Penyusunan Kebijakan Umum APBD . 1C. Dasar Penyusunan Kebijakan Umum APBD .... 2 II. KERANGKA EKONOMI MAKRO DAERAH .2A. Kondisi Perekonomian ... 2B. Prospek Ekonomi Tahun 2011 ........ 5 III. ASUMSI-ASUMSI DASAR DALAM PENYUSUNAN RANCANGAN ANGGARANPENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH (RAPBD)7 IV. KEBIJAKAN PENDAPATAN, BELANJA DAN PEMBIAYAAN DAERAH 7A. Pendapatan Daerah .. 8 B. Belanja Daerah ....... 10 C. Pembiayaan Daerah .16 V. PENUTUP .... 17 Kebijakan Umum APBD Tahun Anggarana 2011~i~ 5. KEBIJAKAN UMUM ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAHTAHUN ANGGARAN 2011 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penyusunan kebijakan umum APBD (KUA) mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). RKPD merupakan rencana kerja tahunan daerah disusun berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara dan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Dalam Undang-Undang tersebut setiap pemerintah daerah wajib untuk menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Kebijakan umum APBD pada dasarnya adalah rencana tahunan yang bersifatmakro merupakan bagian dari rencana jangka panjang daerah dan rencana jangkamenengah daerah disusun dengan memperhatikan dan mengacu pada agendaPembangunanNasional, Kebijakan Pemerintah Pusat serta Rencana KerjaPemerintah Daerah (RKPD). Kebijakan Umum APBD Kabupaten Kendal Tahun Anggaran 2011 memuatprogram-program yang akan dilaksanakan oleh pemerintah daerah untuk setiapurusan pemerintahan daerah yang disertai dengan proyeksi pendapatan daerah,alokasi belanja daerah, sumber dan penggunaan pembiayaan yang disertai denganasumsi yang mendasarinya.B. Tujuan Penyusunan Kebijakan Umum APBD Tujuan penyusunan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerahadalah : 1. Memberikan arah bagi pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan padatahun 2011 agar berdayaguna dan berhasilguna ;Kebijakan Umum APBD Tahun Anggaran 2011~1~ 6. 2. Mengoptimalkan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ; 3. Meningkatkan koordinasi antara eksekutif dan legislatif dalam memantapkanpenyusunan perencanaan anggaran yang transparan dan akuntabel. C. Dasar Penyusunan Kebijakan Umum APBDDasar penyusunan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2011 adalah :1. Undang Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara ;2. Undang Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara;3. Undang Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional ;4. Undang Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah;5. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang- Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah ;6. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah; 7. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang PedomanPengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah dengan PeraturanMenteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas PeraturanMenteri dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman PengelolaanKeuangan Daerah. 8. Peraturan Daerah Kabupaten Kendal Nomor 11 Tahun 2007 tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Kendal sebagaimana telahdiubah dengan Peraturan Daerah Kabupaten Kendal Nomor 3 Tahun 2008tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Kendal Nomor 11 Tahun2007 tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Kendal.Kebijakan Umum APBD Tahun Anggaran 2011~2~ 7. II. KERANGKA EKONOMI MAKRO DAERAHA. Kondisi Perekonomian Kondisi perekonomian di Kabupaten Kendal berdasarkan indikator PDRB, terlihat semakin membaik. Nilai PDRB terus mengalami peningkatan dari tahun 2006 sampai dengan tahun 2009 dengan pertumbuhan rata-rata sebesar 11,37 % untuk PDRB berdasarkan harga berlaku dan 4,08 % untuk PDRB atas dasar harga konstan. PDRB berdasarkan harga berlaku pada tahun 2006 sebesar Rp. 6.914.938,90 juta dan meningkat menjadi Rp. 9.316.508,91 juta pada tahun 2009. PDRB atas dasar harga berlaku menunjukkan kemampuan sumberdaya ekonomi yang dihasilkan oleh suatu daerah, peningkatan nilai PDRB tersebut menunjukkan peningkatan sumberdaya ekonomi di Kabupaten Kendal. Sedangkan PDRB atas dasar harga konstan menunjukkan laju pertumbuhan ekonomi dari tahun ke tahun. Data secara lengkap dapat dilihat pada Tabel 2.1 berikut ini.Tabel 2.1 Produk Domestik Regional Bruto dan Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Kendal Tahun 2006-2009Harga Berlaku Harga Konstan Tahun Pertumbuhan (Jutaan Rupiah) Pertumbuhan (%) (Jutaan Rupiah) (%) 2005 6.062.457,284.277.605,53 2006 6.914.938,9014,06 4.434.408,17 3,67 2007 7.697.675,5511,32 4.625.455,58 4,31 2008 8.699.639,5113,02 4.822.465,28 4,26 2009 9.316.508,91 7,09 5.020.087,37 4,10 Sumber data : BPS Kabupaten Kendal, *) angka sangat sementara Empat sektor utama yang memberikan kontribusi terhadap PDRB Kabupaten Kendal adalah sektor industri pengolahan, sektor pertanian, sektor perdagangan, hotel & restoran, serta sektor jasa-jasa. Sektor industri pengolahan merupakan sektor yang memberikan kontribusi terbesar pada nilai PDRB di Kabupaten Kendal, dimana pada tahun 2006 sampai dengan tahun 2009 kontribusi sektor tersebut terhadap nilai PDRB berkisar antara 35,56% pada tahun 2006 dan pada tahun 2009 menjadi sebesar 34,95 %. Penurunan persentaseKebijakan Umum APBD Tahun Anggaran 2011~3~ 8. kontribusi sektor industri pengolahan tersebut dibarengi dengan peningkatan kontribusi sektor jasa-jasa dan sektor keuangan, persewaan & jasa perusahaan. Dimana sektor jasa-jasa persentasenya terus mengalami peningkatan dari 9,67% pada tahun 2006 menjadi 10,27% pada tahun 2009. Sedangkan sektor sektor keuangan, persewaan & jasa perusahaan pada tahun 2009 kontribusinya mencapai 3,20%. Sedangkan kontribusi sektor pertanian cenderung konstan dari tahun ke tahun, dengan proporsi 24-25% dari PDRB atas dasar harga berlaku. Hal tersebut menunjukkan bahwa struktur perekonomian di Kabupaten Kendal berbasis pada sektor industri pengolahan dan pertanian, namun sektor-sektor informal perdagangan dan keuangan juga tumbuh tiap tahunnya. Kontribusi sektor PDRB Atas Dasar Harga Berlaku di Kabupaten Kendal tahun 2006 sampai dengan tahun 2009 dapat dillihat pada Tabel 2.2 berikut ini.Tabel 2.2Kontribusi Sektor Produk Domestik Regional BrutoAtas Dasar Harga Berlaku Kabupaten Kendal Tahun 2006-2009 No Lapangan Usaha 2005 2006 2007 2008 2009*)1 Pertanian1.419.016,16 1.721.487,89 1.917.346,55 2.149.845,29 2.271.396,992 Pertambangan dan Penggalian 63.578,4076.435,1092.427,28 105.295,92 116.460,71 3Industri Pengolahan2.278.843,17 2.459.051,68 2.728.472,51 3.076.225,13 3.256.161,69 4Listrik, Gas, & Air Minum89.837,23 107.185,92 131.818,72 147.737,10 154.441,04 5Bangunan225.552,96 271.349,21 285.025,89 311.125,50 357.305,91 6Perdagangan, Hotel & 1.072.344,36 1.191.663,89 1.333.648,35 1.497.457,44 1.586.171,31Restoran 7Pengangkutan dan174.674,93 225.348,04 253.537,11 293.682,01 319.369,40Komunikasi 8Keuangan, Persewaan & Jasa167.945,84 194.074,14 218.784,82 251.547,90 298.418,73Perusahaan 9Jasa-jasa 570.664,23 668.343,03 736.614,32 866.723,22 956.783,13PDRB 6.062.457,28 6.914.938,90 7.697.675,55 8.699.639,51 9.316.508,91Sumber data : BPS Kabupaten Kendal Pendapatan perkapita yang ditunjukkan dengan nilai PDRB per