IMUNISASI DPT 3 - IKA.doc

download IMUNISASI DPT 3 - IKA.doc

of 26

  • date post

    26-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    239
  • download

    11

Embed Size (px)

description

jhfghfhyftyhfcyhcgh

Transcript of IMUNISASI DPT 3 - IKA.doc

ASUHAN KEBIDANAN

wASUHAN KEBIDANAN

PADA BAYI C DENGAN IMUNISASI DPT III

DIPUSKESMAS GRIBIG, MADYOPURO

MALANG

OLEH

IKA NURMANIAH

0403.48

AKADEMI KEBIDANAN WIDYAGAMA HUSADA

MALANG

2006

LEMBAR PENGESAHAN

Laporan studi kasus ini telah mendapat persetujuan dan pengesahan oleh pembimbing kami selama melaksanakan Praktek Klinik di Puskesmas

Gribig Malang

Laporan studi kasus ini disusu oleh:

Nama

Nim

Disahkan dan disetujui pada:

Hari

Tanggal

Pembimbing Institusi

Pembimbing Klinik

(_________________)

(_________________)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang mana telah memberi rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan Asuhan Kebidanan di Puskesmas Gribig Malang.

Penyusunan makalah ini dibuat dalam rangka memenuhi tugas praktek Klinik Kebidanan dimana kasus ini dibuat, 6 Januari 2006. Asuhan Kebidanan ini terbuat berkat bantuan dan bimbingan serta kerjasama dari berbagai pihak yang terkait, untuk itu dikesempatan kali ini kami selaku penulis mengucapkan terima kasih kepada:

1. Kepala Puskesmas Dr. Elly Herawati, yang telah memberikan ijin.

2. Direktur AKBID Widyagama Husada Malang Ibu. Yulianik SKM, yang telah memberikan kebijaksanaan.

3. Pembimbing lapangan Ibu. Endah Tri Agustin, S. Sit, yang langsung terjun dalam memberikan bimbingan.

4. Pembimbing ruangan Ibu. Sugiarti di Puskesmas Gribig

5. Kepada semua pihak yang terkait dan rekan-rekan yang ikut membantu dalam pembuatan Asuhan Kebidanan ini.

Penulis menyadari, bahwa penulisan ini masih jauh dari sempurna, karena kitu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun. Semoga penulisan Asuhan Kebidanan ini bermanfaat bagi penulis pada khususnya dan bagi pembaca pada umumnya.

Malang, 6 Januari 2006

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL

LEMBAR PENGESAHAN

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

B. Tujuan

1. Tujuan Umum

2. Tujuan Khusus

C. Rung Lingkup

D. Metode Penulisan

E. Pelaksanaan

F. Sistematika Penulisan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

A. Konsep Imunisasi

B. Konsep Manajemen Kebidanan

BAB III TINJAUAN KASUS

A. Pengkajian Data

B. Identifikasi Diagnosa Dan Masalah

C. Identifikasi Diagnosa Dan Masalah Potensial

D. Identifikasi Kebutuhan Segera

E. Intervensi

F. Implementasi

G. Evaluasi

BAB IV PEMBAHASAN

BAB V PENUTUPAN

A. Kesimpulan

B. Saran

DAFTAR PUSTAKA

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Penyakit yang disebabkan oleh infeksi masih banyak berkecamuk di negara berkembang. Dewaasa ini keadaan di negara yang sudah maju sangatlah berlainan, yaitu penyakit infeksi telah dapat ditekan serendah-rendahnya dan bukan lagi merupakan masalah utama kesehatan anak. Keberhasilan peningkatan derajat kesehatan anak ini dapat tercapai antara lain dengan dilaksanakannya imunisasi selain adanya perbaikan nilai sosial dan ekonomi.

Imunisasi di Indonesia dimulai pada tahun 1856 dengan pelaksanaan imunisasi cacar dipulau Jawa. Kegiatan ini telah berhasil membasmi penyakit cacar di Indonesia, sehingga pada tahun 1974 Indonesia dinyatakan bebas cacar oleh WHO. Pengembangan program Indonesia secara resmi dimulai tahun 1977, yang mencakup 6 jenis antigen yaitu BCG, DPT, Polio, Campak, TT, dan DT. Sejak tahun 1991 secara bertahap hepatitis B dimasukkan ke dalam program imunisasi setelah selama 4 tahun (1987 1990) dilakukan uji coba di Lombok.

Imunisasi DPT terutama bertujuan untuk menimbulkan dan meningkatkan kekebalan seseorang terhadap penyakit diphteri, perpusi dan tetanus, dimana angka kematian tetanus masih sangat tinggi, yaitu pada bayi baru lahir sebesar 80 90%. Saat ini seluruh Puskesmas di Indonesia telah melayani imunisasi melalui pelayanan Puskesmas, dan mengisi kegiatan posyandu yang ada di masyarakat, maka semua unit pelayanan kesehatan baik pemerintah maupun swasta, serta praktek perorangan yang dilakukan oleh profesi kesehatan (Dr, spesialis kandungan, bidan) hendaknya memberikan pelayanan imunisasi. Disamping itu perlu dilakukan upaya untuk mempertahankan mutu vaksin yang optimal, sterilisasi alat suntik yang dipergunakan serta cara pemberian yang sesuai agar tujuan pencegahan penyakit dapat tercapai.

B. Tujuan

1. Tujuan Umum

Melalui penulisan laporan ini diharapkan mahasiswa dapat menerapkan dan melaksanakan pelayanan/asuhan kebidanan sehingga dapat menambah pengetahuan dan ketrampilan dalam proses belajar praktek klinik kebidanan yang masih banyak membutuhkan bimbingan, pengetahuan dan pengalaman.

2. Tujuan Khusus

Dengan disusunnya penulisan laporan ini, diharapkan:

a. Mahasiswa mampu mengkaji dan menganalisa data

b. Mahasiswa mampu mengidentifikasi dioagnosa dan masalah

c. Menentukan masalah potensial

d. Mengidentifikasi kebutuhan segera

e. Mengumpulkan intervensi yang komprehensif

f. Menentukan implementasi

g. Evaluasi

C. Ruang Lingkup

Ruang lingkup masalah dalam laporan ini hanya pada Asuhan Kebidanan pada Bayi R umur 5,5 tahun. Dengan imunisasi DPT 3 diruang KIA Puskesmas Gribig Malang.

D. Metode Penulisan

Metode yang penulis gunakan dalam laporan ini adalah:

1. Metode kepustakaan

Dengan membaca literatur yang berkaitan dengan topik masalah

2. Praktek langsung

Dengan memberi asuhan dan pendekatan

3. Data sekunder

Melalui status kesehatan/rekan medis klien

4. Bimbingan dari pembimbing ruangan dan akademik

E. Pelaksanaan

Badan pengelola Puskesmas Gribig Malang tanggal 19 Desember 2005.

F. Sistematika Penulisan

BAB I: Pendahuluan

a. Latar Belakang

b. Tujuan

1. Tujuan Umum

2. Tujuan Khusus

c. Rung Lingkup

d. Metode Penulisan

e. Pelaksanaan

f. Sistematika Penulisan

BAB II: Tinjauan Teori

BAB III: Tinjauan Kasus

a. Pengkajian Data

1. Data Subyektif

2. Data Obyektif

3. Identifikasi Diagnosa Dan Masalah

4. Identifikasi Diagnosa Dan Masalah Potensial

5. Identifkasi Kebutuhan Segera

6. Intervensi

7. Implementasi

8. Evaluasi

BAB IV: Pembahasan

BAB V: Penutupan

a. Kesimulan

b. Saran

Daftar Pustaka

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

A. KONSEP IMUNISASI

1. Pengertian

Imunisasi adalah tindakan untuk memberikan perlindungan (kekebalan) didalam tubuh bayi dan anak.

(HTTP : // www. Depkes. Go. Id)

imunisasi adalah upaya untuk memperkuat sistem pertahanan tubuh.

(Petunjuk Pelaksanaan Imunisasi)

2. Tujuan Imunisasi

Untuk meningkatkan kekebalan seseorang terhadap penyakit atau untuk mencegah penyakit dan kematian bayi serta anak yang disebabkan oleh wabah yang sering terjangkit.

3. Macam Imunisasi Ada 2 Yaitu

a. Imunisasi Aktif

Tubuh anak sendiri membuat zat anti yang akan bertahan bertahun-tahun.

b. Imunisasi Pasif

Tubuh anak tidak membuat sendiri zat anti, si anak mendapatkan dari luar tubuh dengan cara menyuntikkan bahan atau serum yang telah mengandung zat anti dari ibunya semasa dalam kandungan.

4. Sasaran Imunisasi

a. Bayi umur 0 11 bulan

b. Murid SD kelas 1

c. Murid wanita kelas 6 SD

d. Calon pengantin wanita

e. Wanita hamil

5. Pemberian imunisasi bayi yang lahir di rumah sakit/rumah bersalin

UmurAntigen

0 Bulan

1 Bulan

3 Bulan

4 Bulan

7 Bulan

9 BulanHb1, BCG, Polio1Hb2, DPT, Polio2DPT2, Polio3DPT3, Polio4Hb3 (bersamaan dengan campak pada usia 9 bulan)

Campak

6. Jadwal Pemberian Imunisasi

NoVaksinPemberianSelang waktu pemberianUmur

1

2

3

4

5

6

7

8

9BCG

DPT (1, 2, 3)

Polio

Campak

Hepartitis B (Hb1, Hb2, Hb3)

DT (1, 2)

TT (1, 2)

TT Ibu Hamil

TT Calon Pengantin1 x

3 x

4 x

1 x

3 x

2 x

2 x

2 x

2 x4 Minggu

4 Minggu

-

1 Bulan/5 Bulan

4 Minggu

4 Minggu

4 Minggu

4 Minggu0 11 Bulan

2 11 Bulan

0 11 Bulan

9 11 Bulan

0 11 Bulan

Anak SD kelas 1

Anak SD kelas 6

Selama hamil

Selama hamil

7. Imunisasi DPT (Diptheria, Pertusis, Tetanus)

Fungsinya

Memberikan kekebalan secara simultan terhadap penyakit Diptheria, Pertusis, Tetanus.

Susunannya

Tiap mL mengandung 40 if Diptheria, 15 if tetanus toxoid yang telah dimurnikan dan diabsorbsikan pada 3 minggu diminum phospat 32 miliyard, kuman B.

Penyimpanannya

Dalam lemari es pada suhu 2 0 8 0C

Kadaluarsa

2 tahun setelah tanggal pengeluaran yang dapat dilihat pada tabel.

Dosis

0,5 IU untuk tiap suntikan dan diberikann 3 kali suntikan dengan interval minimum 4 minggu.

Cera pemberian

Intra muskular (IM) dari bagian luar

Kemasan

Flacon 5 mL, dosis efektif perflakon : 8 dosis

Kontra Indikasi

a. Anak diatas umur 7 tahun

b. Panas tinggi 37 0 38 0C

c. Riwayat berat pada pemberian DPT dosis sebelumnya seperti syok, kejang, penurunan kesadaran, gejala neorologis lain.

d. Untuk dosis selanjutnya kasus ini di