Ilana tan spring in london

download Ilana tan   spring in london

of 160

  • date post

    31-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    40
  • download

    1

Embed Size (px)

Transcript of Ilana tan spring in london

1. Spring in LondonIlana Tan 2. To the one who showed me Moonlight...thank you... 3. PrologADA sesuatu yang ingin kukatakan padamu sejak dulu. Sampai sekarang akubelum mengatakannya karena... yah, karena berbagai alasan. Dan alasan utamanyaadalah karena aku takut.Kalau aku mengatakannya, reaksi apa yang akan kauberikan?Apakah kau akan menerima pengakuanku?Apakah kau akan percaya padaku?Apakah kau masih akan menatapku seperti ini?Tersenyum padaku seperti ini?Atau apakah justru kau akan menjauh dariku?Meninggalkanku?Tapi aku tahu aku harus mengatakannya padamu. Aku tidak mungkinmenyimpannya selamanya. Entah bagaimana reaksimu nanti setelahmendengarnya, aku hanya berharap satu hal padamu.Jangan pergi dariku.Tetaplah di sisiku. 4. Bab SatuSeoul, Korea SelatanAKHIRNYA kaujawab juga teleponmu. Aku sudah mencoba menghubungimuberkali-kali selama tiga hari terakhir.Kata-kata itu menerjang gendang telinga Danny Jo bahkan sebelum ia sempatberkata Halo. Ia bahkan juga belum sempat benar-benar menempelkan ponselnyake telinga. Mengenali suara sahabatnya di ujung sana, Danny tertawa dan berkata,Jung Tae-Woo, aku tahu kau rindu padaku, tapi tolong kecilkan sedikit suaramu.Aku tidak mau orang-orang yang ada di dekatmu berpikir kita pacaran atausemacamnya. Kau mungkin sudah terbiasa dengan gosip gay1, tapi aku tidak.Jung Tae-Woo tertawa hambar. Lucu sekali, katanya datar.Danny berdiri menghadap kaca jendela besar di kantor itu, menatap jalananApgujeong-dong di bawah sana. Jalanan cukup ramai, orang-orang dalam balutanjaket tebal beraneka warna berjalan di sepanjang trotoar dan mobil-mobilberseliweran di jalan raya. Pemandangan yang sangat biasa. Pemandangan sehari-hari yang sering kali diabaikan kebanyakan orang. Namun Danny menyukainya. Iasuka mengamati keadaan di sekitarnya, setiap pejalan kaki dan setiap mobil yanglewat.Sebenarnya aku tahu kau meneleponku, kata danny ringan, dan aku mintamaaf karena tidak sempat membalas teleponmu. Kau sendiri penyanyi terkenal, jadikau tentu tahu bagaimana rasanya saat jadwal kerjamu begitu padat sampai kaubahkan tidak punya waktu untuk memikirkan hal lain. Aku harus berangkat keLondon minggu depan, jadi semua pekerjaanku di sini harus selesai sebelum itu.Aku tahu kau mau pergi ke London, sela Tae-Woo. Karena itulah akumeneleponmu. Aku butuh bantuan.Tentu, sahut Danny tanpa ragu, katakan saja.Aku ingin kau tampil dalam video musikku.Video musikmu?1 Baca Summer In Seoul 5. Syutingnya akan dilakukan di London. Kau tahu siapa yang sudah setujumenjadi sutradaranya? Tanpa menunggu jawaban, Tae-Woo melanjutkan, BobbyShin. Dan karena aku tahu kau akan pergi ke London untuk bekerja dengannya,kupikir kami tidak perlu mencari model pria lagi. Kau model pria yang sempurna.Bagaimana menurutmu?Danny mendesah, pura-pura pasrah. Apakah aku punya pilihan lain?Tidak, kata Tae-Woo sambil tertawa. Oke. Berarti kita sudah sepakat. Oh ya,Danny, asal kau tahu, wajahmu tidak akan terlihat sepanjang video musik itu.Hanya model wanitanya yang akan disorot.Alis Danny terangkat. Apa? Kenapa?Secara pribadi, menurutku kau terlalu tampan untuk video musikku, gurauJung Tae-Woo. Tapi tenanglah, walaupun hanya punggungmu atau bagianbelakang kepalamu yang terlihat, seluruh Korea akan tahu bahwa Danny Jo yangmembintangi video musik Jung Tae-Woo. Kalau kau keberatan, silakan bicarakandengan Sutradara Shin. Dia yan gmembuat konsep video musiknya.Danny kembali mendesah berlebihan, namun mulutnya tersenyum. Jung Tae-Woo, aku ini orang sibuk, baik di sini maupun di London nanti. Jadi katakanpadaku, kenapa aku harus meluangkan waktuku yang berharga untuk tampil dalamvideo musikmu kalau wajahku tidak akan terlihat?Mengabaikan pertanyaan Danny, Jung Tae-Woo malah balas bertanya, Sibuk?Maksudmu sibuk pacaran? Lalu ia terkekeh. Kapan kau akan mengenalkanpacarmu kepadaku?Alis Danny terangkat heran. Apa maksudmu? Pacar apa?Gadis yang kulihat keluar dari restoran di Gangnam bersamamu kemarinmalam. Apakah gaids itu yang membuatmu sibuk akhir-akhir ini?Mata Danny menyipit begitu teringat kejadian kemarin malam. Dan beberapakejadian sebelum kejadian kemarin malam. Dia bukan pacarku.Oh, yang benar saja.Dia... bukan... pacarku, ulang Danny, menekankan seitap kata. Lagi pulaapa-apaan ini? Kau sudah beralih profesi menjadi wartawan atau apa?Jung Tae-Woo tertawa. Hei, aku hanya bertanya.Saat itu pintu kantor terbuka dan Danny berbalik. Matanya terarah pada wanitabertubuh langsing dan berambut pendek yang berdiri di ambang pintu dan yangmenatap Danny dengan alis terangkat. Danny yakin kakak perempuannya heran iamuncul di sini tanpa pemberitahuan. Ia mengangkat sebelah tangan, tanpa suaramenyapa kakaknya, dan tersenyum singkat, senyum yang sudah membuat banyakgadis penggemarnya luluh lantak.Aku harus pergi sekarang. Nanti kita bicara lagi, kata Danny di ponsel. Tanpamenunggu jawaban Tae-Woo ia menutup ponsel, menjejalkan benda itu ke saku 6. celana jinsnya, lalu berpaling ke arah kakaknya. Nuna2 harus bicara dengan Ibu,katanya langsung tanpa basa-basi.Anna Jo, yang sedang melepaskan topi, menghentikan gerakannya dan menatapadiknya dengan heran, lalu tersenyum. Selamat pagi juga, adikku sayang, katanyasambil menyisir rambutnya yang berpotongan modis dengan jari. Dan apa yangharus kubicarakan dengan Ibu?Anna tiga tahun lebih tua daripada Danny. Wajah kedua kakak beradik itu tidakmirip, tetapi mereka sama-sama memiliki wajah menarik yang disukai parafotografer, sama-sama memiliki bentuk tubuh jangkung dan ramping yang disukaipara perancang busana, sama-sama memiliki kepandaian berbicara yang membuatmereka disenangi orang-orang yang bekerja sama dengan mereka. Semua itulahyang menjadikan mereka model terkenal.Dulu Anna Jo adalah model fashion yang menghabiskan waktunya berjalan diatas catwalk di seluruh penjuru dunia. Namun sejak lima tahun lalu ia mulai dikenalsebagai perancang busana dan butik-butiknya kini tersebar di Seoul dan Tokyo.Danny mengerang dan menjatuhkan dirinya di kursi berlengan di depan mejakerja kakaknya. Nuna, aku benar-benar harus bicara dengan Ibu, katanya lagi, kaliini dengan suara yang terdengar tertekan. Ibu tidak bisa terus berusahamenjodohkan aku dengan anak perempuan sahabatnya, atau saudara perempuankenalannya, atauseperti yang terjadi kemarin malamkeponakan perempuanorang yang baru dikenalnya di salon! Ini sudah kelewatan. Kenapa tiba-tiba saja Ibubegitu bersemangat ingin menjodohkan aku? Dan asal Nuna tahu, akhir-akhir akusangat sibuk dan tidak punya waktu untuk main-main.Kalau kakaknya lebih dikenal sebagai model catwalk, maka Danny lebih dikenalsebagai model iklan. Wajahnya sering terpampang di majalah-majalah dan iklantelevisi. Menurut survei salah satu majalah remaja populer, Danny Jo adalah salahsatu bintang iklan paling diminati di Korea Selatan, walaupun akhir-akhir ini iamulai memfokuskan diri pada impiannya yang lain, yaitu menjadi sutradara videomusik.Anna tersenyum lebar dan memeriksa surat-surat yang diletakkan sekretarisnyadengan rapi di atas meja kerja. Kurasa kencan buta yang diatur Ibu untukmukemarin malam tidak berjalan mulus? Kau tidak suka gadis itu?Danny mencondongkan badan ke depan, wajahnya serius. Apakah Nunapercaya kalau kubilang gadis itu baru lulus SMA?Mata Anna melebar menatap adiknya, lalu tertawa terbahak-bahak. Astaga,Ibu benar-benar sudah kelewatan kali ini.Danny mendesah berat dan bersandar ke kursinya kembali. Apa yang Iburencanakan? Kenapa Ibu ingin aku segera menikah? Aku tidak mengerti. Nuna harusmembantuku menyadarkan Ibu. Kalau tidak, aku bisa gila.Kenapa bukan kau sendiri yang bicara dengan Ibu? 7. Aku sudah mencobanya, tapi Ibu tidak mau mendengarkanku, sahut Danny.Ibu beralasan bahwa dia hanya ingin membantu, karena aku terlalu sibuk bekerjasampai tidak sempat bersosialisasi. Katanya siapa tahu di antara gadis-gadis yangdikenalkannya kepadaku itu ada yang cocok untukku. Katanya dia hanyabermaksud baik dan aku seharusnya menghargai usahanya. Danny terdiam, lalumenatap kakaknya dengan mata disipitkan. Jangan-jangan Nuna dulu menikahjuga karena dijodohkan Ibu?Jo In-Ho, jangan sampai kakak iparmu mendengar itu, Anna Jomemperingatkan sambil tertawa. Dia sangat gencar mengejarku dulu.Danny tersenyum masam. Aku tahu.Anna Jo memandang adiknya yang sedang tertekan itu dengan perasaan gelibercampur kasihan. Setelah tiga kali mencoba dan gagal, kurasa Ibu akanmenyerah.Danny menggeleng cepat. Oh, kurasa tidak. Kemarin Ibu bertanya padakuwanita seperti apa yang kusuka. Untuk memudahkannya mencari wanita yang tepatuntukku, begitu katanya. Aku yakin dia masih belum menyerah.Lalu apa yang kaukatakan padanya?Kali ini Danny tersenyum kecil. Kukatakan padanya kami akan melanjutkanpembicaraan itu setelah aku kembali dari London.Anna mengangkat alis. Oh, kau jadi pergi ke London?Danny memang pernah bercerita pada kakaknya bahwa ia akan pergi keLondon untuk bekerja dengan Bobby Shin, salah seorang sutradara video musikterkenal di Korea. Walaupun Sutradara Shin sudah menetap di London bersamakeluarganya, kadang-kadang ia masih aktif bekerja di Korea. Danny sudah beberapakali bekerja sama dengan Sutradara Shin dalam pembuatan video musik dan iasnagat mengagumi pria yang lebih tua itu. Sekarang Danny kembali ditawari olehSutradara Shin sendiri untuk bekerja sama dengannya di London. Bukan sebagaimodel, tetapi sebagai asisten sutradara. Danny tidak mungkin melepaskankesempatan sebesar itu.Aku akan berangkat minggu depan, kata Danny.Ibu pasti uring-uringan, kata Anna smabil tersenyum kecil dan menyandar-kan tubuh ke sandaran kursi. Dia tidak pernah merasa tenang kalau kau pergi keluar negeri. Apalagi kali ini kau akan bekerja dengan Sutradara Shin. Kau pasti akancukup lama tinggal di sana. Kau sudah memberitahu Ibu tentang ini?Danny tersenyum lebar. Oh, ya. Ibu mengeluh panjang-lebar dan terdengarsangat kecewa. Tapi tidak apa-apa. Yang penting aku bisa melarikan diri darinyauntuk sementara.* * * 8. London, InggrisSatu minggu kemudianNaomi Ishida membuka matanya yang terasa berat, l