Ikatan Kovalen Polar Dan Non Polar

of 14 /14
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Materi Pokok Sub Materi Alokasi waktu : SMA Negeri 1Sukoharjo : Kimia : X-MIA 6 / X-IIS 3 : Ikatan Kimia : Ikatan Kovalen Polar dan Non Polar : 1 × 45 menit I. KOMPETENSI INTI KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban, terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan II. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR A. KOMPETENSI DASAR 1.1 Menyadari adanya keteraturan struktur partikel materi sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang struktur partikel materi sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif 2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur, objektif, terbuka, mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti,

description

RPP IKATAN KOBALEN POLAR DAN NON POLAR

Transcript of Ikatan Kovalen Polar Dan Non Polar

  • RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

    (RPP)

    Sekolah

    Mata Pelajaran

    Kelas/Semester

    Materi Pokok

    Sub Materi

    Alokasi waktu

    : SMA Negeri 1Sukoharjo

    : Kimia

    : X-MIA 6 / X-IIS 3

    : Ikatan Kimia

    : Ikatan Kovalen Polar dan Non Polar

    : 1 45 menit

    I. KOMPETENSI INTI

    KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

    KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,

    peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif dan

    pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai

    permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial

    dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam

    pergaulan dunia

    KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,

    prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,

    teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,

    kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban, terkait penyebab fenomena dan

    kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang

    spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

    KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak

    terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara

    mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

    II. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR

    A. KOMPETENSI DASAR

    1.1 Menyadari adanya keteraturan struktur partikel materi sebagai wujud

    kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang struktur partikel materi

    sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif

    2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur,

    objektif, terbuka, mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti,

  • bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam

    merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam

    sikap sehari-hari

    2.2 Menunjukkan perilaku kerjasama, santun, toleran, cinta damai dan peduli

    lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam

    2.3 Menunjukkan perilaku responsif dan pro-aktif serta bijaksana sebagai wujud

    kemampuan memecahkan masalah dan membuat keputusan

    3.6 Menganalisis kepolaran senyawa.

    4.6 Mengolah dan menganalisis perbandingan proses pembentukan ikatan ion,

    ikatan kovalen, ikatan kovalen koordinasi, dan ikatan logam serta interaksi

    antar partikel (atom, ion, molekul) materi dan hubungannya dengan sifat fisik

    materi

    B. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

    1.1.1 Menyadari kebesaran Tuhan melalui fenomena materi yang tersusun dari

    atom-atom yang berikatan kovalen

    2.1.1 Menunjukkan sikap rasa ingin tahu dalam menganalisis pembentukan

    ikatan kovalen

    2.1.2 Menunjukkan sikap terbuka dalam berdiskusi

    2.1.3 Menunjukkan sikap bertanggung jawab dalam berdiskusi

    2.1.4 Menunjukkan sikap kritis dalam berdiskusi selama proses pembelajaran

    berlangsung

    2.1.5 Menunjukkan sikap komunikatif dalam berdiskusi

    2.2.1 Menunjukkan sikap peduli lingkungan dalam penggunaan sumber daya alam

    2.3.1 Menunjukkan sikap responsif dalam memecahkan masalah selama proses

    pembelajaran berlangsung

    2.3.2 Menunjukkan sikap pro-aktif selama proses pembelajaran berlangsung

    3.6.1 Menjelaskan pengertian ikatan kovelen polar dan non polar.

    3.6.2 Menjelaskan bagaimana terjadinya ikatan polar dan non polar.

    3.6.3 Menentukan senyawa polar dan non polar

    4.6.1 Menyimpulkan dan menyajikan hasil pengamatan video uji kepolaran

  • III. TUJUAN PEMBELAJARAN

    Tujuan Afektif:

    2.1.1.1 Siswa dapat menunjukan sikap rasa ingin tahu dalam menganalisis pembentukan

    ikatan kovalen selama pembelajaran berlangsung

    2.1.2.1 Siswa dapat menunjukan sikap terbuka selama diskusi berlangsung

    2.1.3.1 Siswa dapat menunjukkan sikap bertanggung jawab selama proses diskusi

    berlangsung

    2.1.4.1 Siswa dapat menunjukkan sikap kritis dalam berdiskusi selama pembelajaran

    berlangsung

    2.1.5.1 Siswa dapat menunjukan sikap komunikatif dalam berdiskusi selama proses

    pembelajaran berlangsung

    Tujuan Kognitif:

    3.6.1.1 Menjelaskan pengertian ikatan kovelen polar dan non polar melalui diskusi

    kelompok yang dituangkan dalam LKS.

    3.6.2.1 Menjelaskan bagaimana terjadinya ikatan polar dan non polar melalui diskusi

    kelompok yang dituangkan dalam LKS

    3.6.3.1 Menentukan senyawa polar dan non polar melalui diskusi kelompok yang

    dituangkan dalam LKS

    Tujuan Psikomotor:

    4.6.1.1 Menyimpulkan dan menyajikan hasil pengamatan video uji kepolaran

    IV. MATERI PEMBELAJARAN

    Ikatan Kovalen Polar dan Non Polar

    Senyawa Kovalen Nonpolar

    Jika dua atom nonlogam sejenis (diatomik) membentuk suatu senyawa kovalen,

    misalkan H2, N2, Br2, dan I2 maka ikatan kovalen yang terbentuk memiliki

    keelektronegatifan yang sama atau tidak memiliki perbedaan keelektronegatifan. Ikatan

    kovalen tersebut dinamakan ikatankovalen non polar.

    Ikatan kovalen nonpolar adalah ikatan kovalen yang Pasangan Elektron Ikatannya

    (PEI) tertarik sama kuat ke arah atom-atom yang berikatan. Senyawa kovalen nonpolar

    terbentuk antara atom-atom unsur yang mempunyai beda keelektronegatifan nol atau

    mempunyai momen dipol = 0 (nol) atau mempunyai bentuk molekul simetri. Dalam

    pembentukan molekul I2, kedua elektron dalam ikatan kovalen digunakan secara

  • seimbang oleh kedua inti atom iodin tersebut. Oleh karena itu, tidak akan terbentuk

    muatan (tidak terjadi pengutuban atau polarisasi muatan)

    Senyawa Kovalen Polar

    Senyawa kovalen dikatakan polar jika senyawa tersebut memiliki perbedaan

    keelektronegatifan. Dengan demikian, pada senyawa yang berikatan kovalen terjadi

    pengutuban muatan. Ikatan kovalen tersebut dinamakan ikatan kovalen polar.

    Ikatan kovalen polar adalah ikatan kovalen yang Pasangan Elektron Ikatannya

    (PEI) cenderung tertarik ke salah satu atom yang berikatan. Senyawa kovalen polar

    biasanya terjadi antara atom-atom unsur yang beda keelektronegatifannya besar,

    mempunyai bentuk molekul asimetris, mempunyai momen dipol (= hasil kali jumlah

    muatan dengan jaraknya) 0.

    Dalam pembentukan molekul HF, kedua elektron dalam ikatan kovalen digunakan

    tidak seimbang oleh inti atom H dan inti atom F sehingga terjadi pengutuban atau

    polarisasi muatan.

    V. STRATEGI PEMBELAJARAN

    Pendekatan : Scientific

    Model Pembelajaran : Group Investigation (GI)

    Metode Pembelajaran : Ceramah, Diskusi, Tanya Jawab

    VI. MEDIA DAN SUMBER BELAJAR

    1. Media

    a. LKS (Lembar Kerja Siswa)

    b. Alat tulis menulis (spidol, whiteboard, buku tulis, pulpen)

    c. Slide power point ikatan kovalen polar dan non polar, video pembelajaran ikatan

    kovalen polar dan non polar, dan flash

    2. Sumber Belajar

    Purba, Michael. 2009. Kimia Jilid 2 untuk SMA Kelas XI. Jakarta: Erlangga

    Sudarmo, Unggul. 2013. Kimia Untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Erlangga.

  • VII. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

    No Kegiatan Pembelajaran Alokasi Waktu Karakter

    1. Pendahuluan

    a. Siswa menjawab salam pembuka yang

    diucapkan oleh guru.

    b. Siswa berdoa sebelum memulai

    proses pembelajaran.

    c. Siswa menginformasikan temannya

    yang tidak hadir.

    Apersepsi

    Memberikan apersepsi dengan

    menanyakan tentang fenomena

    dalam kehidupan sehari-hari yang

    berkaitan dengan sifat kepolaran

    suatu senyawa, misalnya bau pesing

    kencing yang hilang jika disiram

    dengan air.

    Orientasi

    Memfokuskan perhatian siswa dengan

    menyampaikan informasi tentang

    indikator dan tujuan pembelajaran.

    Motivasi

    Dengan mempelajari materi ini kita

    dapat mengetahui senyawa yang

    bersifat polar dan non polar dalam

    kehidupan sehari-hari seperti air, urea,

    alcohol, dll.

    1 menit

    2 menit

    1 menit

    1 menit

    Religious

    Responsif

    2. Kegiatan Inti

    Mengamati (Observing)

    Memberikan identifikasi topik tentang

    kegiatan mengamati video tentang uji

    kepolaran pada larutan.

    a. Peserta didik dikoordinasikan

    10 menit

    Responsive

  • kedalam kelompok-kelompok

    untuk kegiatan pengamatan oleh

    guru.

    b. Peserta didik diberi pengarahan

    oleh guru untuk mengamati

    video tentang uji kepolaran pada

    larutan.

    c. Setiap kelompok akan

    mengimplementasikan

    penyelidikan atau inkuiri

    Menanya (Questioning)

    Mengajukan pertanyaan- pertanyaan

    berkaitan dengan masalah yang tengah

    diselidiki atau dianalisis.

    Peserta didik menanyakan tentang

    hal-hal yang belum paham dalam

    pengamatan kepolartan senyawa.

    Mengumpulkan data (Demonstrasi)

    Mengumpulkan informasi tentang

    ikatan kovalen polar dan non polar.

    a. Peserta didik diberi kesempatan

    untuk melakukan diskusi dengan

    kelompoknya sesuai pengarahan

    dari guru.

    b. Peserta didik mengumpulkan

    informasi, seputar kepolaran

    pada senyawa.

    Mengasosiasi (Associating)

    Mendiskusikan tentang kepolaran

    senyawa dan menuliskan hasil

    pengamatan dan mencocokannya.

    Siswa berdiskusi dalam kelompok

    masing-masing.

    Mengkomunikasikan (Communicating)

    2 menit

    5 menit

    10 menit

    Kritis

    Responsif, Terbuka

    Bertanggung Jawab

    Terbuka,

    Komunikatif

  • Mempresentasikan hasil pengamatan

    video tentang uji kepolaran pada

    senyawa.

    a. Setiap kelompok

    mempresentasikan hasil

    pengamatan dan diskusi mereka

    b. Diskusi interaktif dan tanya

    jawab antara penyaji dengan

    peserta.

    c. Guru membahas hasil diskusi

    (meralat, mengurangi,

    menambah) materi yang di

    presentasikan.

    d. Guru mengulas kembali

    pertanyaan yang muncul dari

    siswa sampai dirasa cukup jelas.

    e. Guru memberi penguatan

    tentang hasil diskusi

    f. Peserta didik diberikan post test

    g. Guru dan peserta didik

    menyimpulkan materi yang telah

    di pelajari hari ini

    10 menit

    Komunikatif

    Kritis

    3. Penutup

    a. Peserta didik dengan dibantu guru

    melakukan refleksi (materi apa yang

    sudah/belum dikuasai).

    b. Guru mendorong peserta didik untuk

    selalu bersyukur atas karunia Tuhan

    berupa keteraturan dan kompleksitas

    ciptaan Tuhan tentang aspek fisik.

    c. Guru menyampaikan informasi

    materi pada pertemuan berikutnya,

    5 menit

    Responsif

  • yaitu ujian.

    d. Guru memberikan tugas untuk untuk

    pertemuan berikutnya.

    VIII. PENILAIAN HASIL PEMBELAJARAN

    1. Mekanisme dan prosedur

    Penilaian dilakukan dari proses dan hasil. Penilaian proses dilakukan melalui

    keaktifan (aktif berdiskusi, mengkomunikasikan dan bertanya). Sedangkan penilaian

    hasil dilakukan melalui tes tertulis.

    2. Contoh Instrumen (Terlampir)

    Mengetahui, Sukoharjo, September 2014

    Kepala SMA N 1 Sukoharjo Guru Mata Pelajaran

    Drs.Darno Suyanti, S.Pd., M.Pd.

    NIP.19620911 198703 1 010 NIP. 19720810 200604 2 024

  • IX. LAMPIRAN

    A. Instrumen Penilaian Afektif

    1) Kisi-Kisi Penilaian Afektif

    Karakter Indikator

    Rasa Ingin Tahu

    Memperhatikan penjelasan guru

    Mengumpulkan sumber informasi

    lain dari buku ajar lain dan

    penjelasan guru

    Tertarik mempelajari kimia

    Mengajukan pertanyaan kepada

    teman atau guru

    Terbuka Siap menerima kritik/ saran dari

    teman sekelas

    Tanggung Jawab

    Mengerjakan tugas individu dengan

    baik

    Mengerjakan tugas kelompok

    dengan sungguh-sungguh

    Komunikatif

    Menerima kritik dan saran dari

    teman maupun guru

    Tidak memotong pembicaraan

    teman maupun guru

    Menyampaikan pendapat dengan

    jelas

    Kritis Mengemukakan pendapat

    berdasarkan literatur yang dibaca

  • No Nama

    Aspek yang Dinilai

    Bertanya Berpendapat

    Menghargai

    pendapat orang

    lain

    1 2 3 1 2 3 1 2 3

    1

    2

    Dst

    2) Pedoman Penilaian

    No Aspek yang dinilai Skor Penjabaran

    1 Bertanya

    3 Jika siswa bertanya dengan jelas

    2 Jika siswa bertanya dengan cukup jelas

    1 Jika siswa bertanya dengan kurang

    jelas

    2 Berpendapat

    3 Jika siswa dapat mengemukakan

    pendapat dengan jelas.

    2 Jika siswa dapat mengemukakan

    pendapat dengan cukup jelas.

    1 Jika siswa dapat mengemukakan

    pendapat dengan kurang jelas.

    3 Menghargai

    pendapat orang lain

    3 Jika siswa menghargai pendapat

    orang lain.

    2 Jika siswa cukup menghargai

    pendapat orang lain.

    1 Jika siswa kurang menghargai

    pendapat orang lain.

  • LEMBARAN OBSERVASI

    Nama Penilai :

    Nama peserta didik yang dinilai :

    Kelas :

    Hari/ tanggal penilaian :

    No. Pernyataan

    Respon

    Selalu Sering Jarang Tidak

    pernah

    1 Siswa hadir tepat waktu

    2 Siswa memperhatikan penjelasan guru

    3 Siswa mengumpulkan sumber informasi lain dari

    buku ajar lain dan penjelasan guru

    4 Siswa bertanya kepada teman atau guru

    5 Siswa mengumpulkan tugas tepat waktu

    6 Siswa mengerjakan pekerjaan lain di luar

    kegiatan pembelajaran

    7 Siswa menyontek saat ujian

    8 Siswa mendiskusikan hasil pengamatan dengan

    teman kelompok

    9 Siswa berinteraksi dengan teman kelompok

    10 Siswa mengerjakan tugas kelompok dengan

    sungguh-sungguh

    11 Siswa menuliskan data pengamatan apa adanya

    12 Siswa menerima kritik dan saran dari teman dan

    guru

    13 Siswa mencantumkan sumber rujukan

    14 Siswa memotong pembicaraan teman maupun

    guru

    15 Siswa menyampaikan pendapat dengan jelas

    16 Siswa mengerjakan tugas individu dengan baik

  • 3) Kriteria penskoran

    Pernyataan Positif Pernyataan Negatif

    4 = Selalu 4 = tidak pernah

    3 = Sering 3 = Jarang

    2 = Jarang 2 = Sering

    1 = tidak pernah 1 = Selalu

    Nilai =

    100

    B. Instrumen Penilaian Kognitif

    1) Indikator :

    No. Indikator Jumlah

    Butir

    Soal

    Nomor

    Butir

    Soal

    Jenjang

    Kognitiff

    1. Menjelaskan pengertian ikatan

    kovelen polar dan non polar.

    1 1

    C1

    2. Menjelaskan bagaimana terjadinya

    ikatan polar dan non polar

    1 2

    C4

    3. Menentukan senyawa polar dan non

    polar

    2 3,4

    C3

    Jumlah 4

    2) Soal Uraian:

    1. Apa yang dimaksud dengan ikatan kovalen polar dan non polar?

    2. Jelaskan secara singkat bagaimana proses pembentukan ikatan kovalen polar dan non

    polar pada HF dan metana!

    3. Diketahui harga keelektronegatifan unsur: H = 2,1; 0 = 3,5; C = 2,5; N = 3,0; CI =

    3,0. Tentukan pasangan senyawa kovalen non polar dan senyawa kovalen polar!

    4. Urutkan senyawa berikut berdasarkan kepolarannya!

    CO, NO, dan HCl (C = 2,5; O = 3,5; N = 3,0; Cl = 3,0; H = 2,1)

  • 3) Rubrik Penilaian

    No. Kunci Jawaban Skor

    1. Ikatan Kovalen polar merupakan ikatan kovalen yang memiliki perbedaan

    kelektronegatifan, sehingga pasangan elektron ikatan akan lebih tertaik ke

    atom yang lebih elektronegatif.ikatan kovalen non polar merupakan ikatan

    kovalen yang mempunyai kekuatan gaya tarik elektron yang sama,

    mempunyai nilai kelektronegatifan yang kecil atau sama dengan nol atau

    mempunyai momen dipole nol.

    2

    2. a. Dalam molekul HF, atom yang mempunyai kelektronegatifan yang

    tinggi adalah atom F sedangkan atom H lebih kelektropositif. Oleh

    karena itu, pasangan elektron pada atom H akan tertarik oleh atom F. HF

    merupakan molekul yang memiliki ikatan kovalen polar.

    b. Pada molekul metana (CH4) disusun oleh empat ikatan C-H yang

    berbentuk tetrahedral mengelilingi atom karbon. Setiap ikatan memiliki

    kepolaran yang tidak begitu kuat. Akan tetapi, ikatan tersebut disusun

    secara simetris maka tidak ada momen dipole dalam molekul. Maka,

    CH4 merupakan molekul yang memiliki ikatan kovalen non polar.

    2

    Ikatan kovalen non polar jika pasangan elektron yang dipakai bersama

    tertarik sama kuat dan mengandung jenis atom yang sama dan simetris.

    Contoh : CH4 ; CCl4.

    Ikatan kovalen polar terbentuk antara atom yang berikatan mempunyai beda

    keelektronegatifan besar : H - CI

    3

    CO, NO, dan HCl (C = 2,5; O = 3,5; N = 3,0; Cl = 3,0; H = 2,1)

    CO 3,5-2,5 = 1

    NO 3,5 3,0 = 0,5

    HCl 3,0 2,1 = 0,9

    Jadi, urutan tingkat kepolarannya adalah CO > HCl > NO

    2

    Skor Maksimum 9

    Nilai = Jumlah Skor yang Diperoleh

    X 100 Skor Maksimum (9)

    KKM Minimal = 70

  • C. Instrumen Penilaian Psikomotor

    1) Instrumen Penilaian Keterampilan

    Evaluasi keterampilan diambil hasil diskusi kelompok menggunakan format sbb :

    Berikan Tanda () sesuai prestasi kerja peserta didik!

    No

    Kegiatan

    Kualitas kerja

    Baik(3) Sedang(2) Kurang(1)

    1 Membaca buku Kimia

    Kelas X untuk mencari

    informasi dengan

    serius.

    2 Menyimpulkan dan

    menyajikan hasil

    pengamatan video uji

    kepolaran

    2) Pedoman Penilaian

    Nilai = Jumlah

    6 100