Ikatan atom terikat dengan berbagai cara struktur elektron berbeda-beda Linda Windia Sundarti Ikatan...

download Ikatan atom terikat dengan berbagai cara struktur elektron berbeda-beda Linda Windia Sundarti Ikatan Ion • Ikatan yang dihasilkan dari perpindahan e- dari satu atom ke atom yang

of 21

  • date post

    13-Apr-2018
  • Category

    Documents

  • view

    220
  • download

    2

Embed Size (px)

Transcript of Ikatan atom terikat dengan berbagai cara struktur elektron berbeda-beda Linda Windia Sundarti Ikatan...

  • Ikatan Kimia

    Linda Windia Sundarti

  • Linda Windia Sundarti

    Aturan Oktet

    Unsur yang paling stabil adalah unsur yang termasuk dalam golongan gas mulia.

    Semua unsur gas mulia di alam ditemukan dalam bentuk gas monoatomik dan tidak ditemukan bersenyawa di alam.

    Kestabilan unsur gas mulia berkaitan dengan konfigurasi elektron yang menyusunnya seperti yang dikemukakan oleh Gibert Newton Lewis dan Albrecht Kossel.

    Dilihat dari konfigurasi elektronnya, unsur-unsur gas mulia mempunyai konfigurasi penuh yaitu konfigurasi oktet yang berarti mempunyai delapan elektron pada kulit terluar kecuali untuk unsur helium yang mempunyai konfigurasi duplet (dua elektron pada kulit terluarnya)

    Aturan pengisian jumlah maks e-perkulit:

    2n2

    n = kulit atom

    eV=maks. 8

  • Menurut G. N. Lewis dan W. Kossel (1916) ada beberapa teori ikatan :1. Ikatan Ion2. Ikatan Kovalen3. Konfigurasi gas mulia-aturan Oktet

    C H O

    molekul

    atom

    terikat denganberbagai cara

    struktur elektron berbeda-beda

    Linda Windia Sundarti

  • Ikatan Ion

    Ikatan yang dihasilkan dari perpindahan e- dari satu atom ke atom yanglain

    Ikatan terjadi akibat tarikan elektrostatik antara ion yang berlawananikatan

    Satu atom memberikan e- atau lebih e- dari e- terluarnya ke atom lain

    + + e-Ion positif (kation)

    Atom netral

    Atom netral

    + e- -

    Ion negatif (anion)

    Linda Windia Sundarti

  • Satu elektron dipindahkandari Na ke Cl

    Sekarang tiap atom mempunyai oktet lengkap dalam kulit terluarnya (Kulit terluar terisi dari Na+ tak ditunjukkan

    Na + Cl Na Cl atau Na Cl

    Linda Windia Sundarti

  • Terbentuk oleh penggunaan bersama sepasang e- antara dua atom e- yang saling digunakan dihasilkan dari penggabungan orbital atom menjadi

    orbital yang saling digunakan (orbital molekul)

    Ikatan Kovalen

    Cl

    H + H H H

    Cl +ClCl

    Ikatan kovalen

    C + 4 H C HH

    HH

    Empatikatan kovalen

    Linda Windia Sundarti

  • C HH

    HH

    H H

    Ikatan tunggal

    CH

    HC

    H

    HC

    HH

    O

    Ikatan rangkap

    N N

    Ikatan ganda tiga

    Linda Windia Sundarti

  • Latihan Soal 1

    Linda Windia Sundarti

  • C + 4 H C HH

    HH

    membentuk 4 ik. kovalen

    membentuk 1 ik. kovalen

    C + 4 Cl Cl ClCl

    ClClmembentuk 4 ik. kovalen membentuk 1 ik. kovalen

    Linda Windia Sundarti

  • Latihan Soal 2

    Linda Windia Sundarti

  • Rumus Kimia dalam Kimia Organik

    Rumus empirik menggambarkan jenis atom dan perbandingan numeriknya dalam suatu molekul

    RE. Etana C:H = 1:3 = CH3

    Rumus molekul menggambarkan jumlah atom yang nyata dalam molekul dan bukan perbandingannya saja.

    RM. Etana = C2H6

    Rumus struktur menunjukkan struktur dari molekulnya, muatan dari kaitan atom-atomnya.

    C

    H

    H C

    H

    H

    H

    H

    Rumus struktur etana

    Linda Windia Sundarti

  • Latihan Soal 3

    Linda Windia Sundarti

  • Panjang dan Sudut Ikatan

    Panjang ikatan adalah jarak yang memisahkan inti dari dua atom yang terikat kovalen

    Sudut ikatan adalah sudut yang dibentuk dari dua atau lebih atom dalam molekul

    H

    O

    H

    sudut ikatan, 104,5 A

    Panjang ikatan, 0.96 A

    Linda Windia Sundarti

  • Senyawa Siklik & Rumus Poligon

    Senyawa alifatik adalah senyawa karbon berantai terbuka. Senyawa siklik adalah senyawa karbon yang mengandung satu atau lebih cincin.

    atau

    Struktur siklik dinyatakan oleh rumus poligon (segi banyak):

    H2C

    CH2H2C

    H2C CH2

    H2C CH2

    H2C CH2

    atau

    Ikatan C-C

    C dengan dua H

    H3C

    Cl

    Cl

    C dengan satu H

    C tanpa H

    H2C CH2

    H2C NH

    H2C CH2

    atau NH

    HC CH

    H2C NH

    H2C CH2

    atau

    HC CH

    H2C C

    H2C CH2

    O Oatau

    Linda Windia Sundarti

  • Energi Disosiasi Ikatan

    Jika dua atau lebih atom saling berikatan membentuk molekul maka akan dilepaskan energi (cahaya/kalor) Energi Asosiasi

    Pemberian energi diberikan agar molekul terdisosiasi Ada dua cara agar ikatan dapat terdisosiasi, yakni:

    Pemaksapisahan heterolitik (hasil berupa sepasang ion) :

    Pemaksapisahan homolitik/ pembelahan homolitik (atom yang secara listrik netral atau gugus atom) :

    Linda Windia Sundarti

    H H H + H

    H Cl H + Cl

    H H +H H

    H +HCl Cl

    Radikal bebas, bereneri tinggi, sangat rekatif & tdk stabil

  • Energi Disosiasi Ikatan

    Perubahan entalpi H (perubahan kadar kalor atau energi)

    Linda Windia Sundarti

    CH4 CH3 + H

    H = 104 kkal/mol untuk pemaksapisahan satu atom hidrogen dari setiap atom karbon dalam satu mol CH4 memerlukan 140 kkal/mol

  • Ikatan Kovalen Polar

    Ikatan Kovalen nonpolar ikatan antar atom dengan keelektronegatifan yangsama atau hampir sama, dimana kedua atommenerapkan tarikan yang sama atau hampir samaterhadap elektron ikatan.

    Contoh yang paling umum : ikatan antara C-C, C-H

    Linda Windia Sundarti

    H H N N C H

    H

    H

    H

    C C

    H

    H

    H

    H

    H

    H C C

    H

    H

    H

    H

  • Ikatan Kovalen Polar

    Ikatan Kovalen polar ikatan antar atom dengan keelektronegatifan yangsubstansial lebih besar daripada yang atom lain.

    Semakin elektronegatif suatu atom,semakin besar tarikannya terhadap elektronikatan sehingga rapat elektronnya tidak merata. Polarizabilitas yakni kemampuan awan elektron untuk distorsi (diubah

    bentuknya) sehingga mengimbas kepolaran. Atom berukuran besar lebih dapat dipolarkan (polarizable) dibandingkan atom

    kecilContoh yang paling umum : ikatan pada H2O, HCl, CH3OH atau H2C=O

    Linda Windia Sundarti

    Ikatan yang lebih polar mengalami gaya yang lebih besar daripada ikatan yangkurang polar.

    Momen Ikatan adalah ukuran kepolaran ikatan, dapat dihitung dari nilai gayayang dialami oleh gaya tersebut.

    Momen Ikatan (Debye) = e x d

    e = muatan (satuan elektrostatik)d = jarak antara muatan (dalam )

  • Ikatan Kovalen Polar

    Linda Windia Sundarti

    Momen dipol adalah jumlah vektor dari momen ikatan dalam molekul. Adisi vektor menyangkut arah maupun besarnya momen ikatan, maka momen

    dipol adalah ukuran kepolaran molekul secara keseluruhan.

    CCl

    Cl

    Cl

    Cl

    = 0

    O C O H

    O

    H

    = 0 = 1.84 D

  • Tarikan Antara Molekul

    Linda Windia Sundarti

    A. Antaraksi dipol-dipolTarikan dan tolakan timbul dari antaraksi dipol-dipol, tarik-menarik antaramuatan berlainan tanda dan tolak-menolak anatara muatan yang sama tanda

    Gaya London Molekul nonpolar saling ditarik oleh antaraksi dipol-dipol yanglemah

    + _ + _+ _+ _

    e- tertarik terhadapinti lainnya

    Dipol terinduksi

    Gaya van der Waals antaraksi dipol-dipol (tarikan dan tolakan) secarakolektif

  • Tarikan Antara Molekul

    Linda Windia Sundarti

    B. Ikatan Hidrogen Jenis antaraksi dipol-dipol yang teristimewa kuat terjadi antara molekul yang

    mengandung atom H yang terikat pada N,O, atau F. Ketiga unsur tersebut adalah elektronegatif dan mempunyai ev menyendiri.

    Ikatan Hidrogen ikatan yang terjadi antara atom hidrogen parsial positif dari satu molekul ditarik oleh pasangan e- menyendiri dari atom suatu molekul lain yang elektronegatif

    H O

    H

    CH3 O

    H

    H N

    H

    H CH3 N H

    H

    H F

    H O

    H

    H

    OH

    Ikatan hidrogen

    H3C O

    H

    CH3

    OH

    Ikatan hidrogen

    Slide Number 1Slide Number 2Slide Number 3Slide Number 4Slide Number 5Slide Number 6Slide Number 7Slide Number 8Slide Number 9Slide Number 10Slide Number 11Slide Number 12Slide Number 13Slide Number 14Slide Number 15Slide Number 16Slide Number 17Slide Number 18Slide Number 19Slide Number 20Slide Number 21