Hygiene Personal

download Hygiene Personal

of 15

  • date post

    22-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    45
  • download

    3

Embed Size (px)

Transcript of Hygiene Personal

MAKALAHMK. SANITASI DAN HYGIENESanitasi dan Hygiene Perorangan dalam Pengolahan Industri dan Rumah Tangga

Dosen Pengampu : Ir.Rabiatul Adawyah,MP

Oleh :

NIKEN CITRA NILAM SARI ( G1A111204 )

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAANUNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURATFAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTANBANJARBARU2013

KATA PENGANTARDengan mengucapkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT karena atas rahmat-Nya jualah kami dapat menyelesaikan makalah ini yang berjudul Sanitasi dan Hygiene Perorangan dalam Pengolahan Industri dan Rumah Tangga yang merupakan tugas dari Sanitasi dan Hygiene.Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Ir.Rabiatul Adawyah,MP selaku dosen pengampu yang telah memberikan bimbingan dan petunjuk dalam pembuatan makalah ini. Kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi kesempurnaan makalah ini.Kami berharap semoga makalah ini berguna dan dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

Banjarbaru, November 2013Penulis

BAB IPENDAHULUAN

A. Latar BelakangKata Higiene berasal dari Bahasa Yunani "hygieine" (artinya healthfull = sehat), yang diambil dari nama seorang dewi kesehatan di Yunani (Hygieia). Pengertian higiene menurut Depkes adalah upaya kesehatan dengan cara memelihara dan melindungi kebersihan individu subyeknya. Hygiene adalah usaha kesehatan yang preventif yang menitik beratkan kegiatannya pada usaha kesehatan individu maupun usaha kesehatanpribadi hidup manusia. Higiene adalah ilmu yang berkaitan dengan pencegahan penyakit dan pemeliharaan kesehatan (the sciene concerned with the prevention of illness and maintanance of health).Sanitasi adalah usaha kesehatan preventif yang menitikberatkan kepada kegiatan usaha kesehatan hidup manusia.Sanitasi makanan adalah salah satu usaha pencegahan yang menitik beratkan kegiatan dan tindakan yang perlu untuk membebaskan makanan dan minuman dari segala bahaya yang dapat menganggu atau memasak kesehatan, mulai dari sebelum makanan diproduksi, selama dalam proses pengolahan, penyimpanan, pengangkutan, sampai pada saat dimana makanan dan minuman tersebut siap untuk dikonsumsikan kepada masyarakat atau konsumen.Salah satu kegiatan dari sanitasi makanan adalah penyehatan makanan dan minuman. Kegiatan ini merupakan upaya untuk mengendalikan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan kuman pada makanan dan minuman. Faktor-faktor tersebut berasal dari proses penanganan makanan, minuman, lingkungan dan perorangan sehingga makanan dan minuman yang disajikan tidak menjadi mata rantai penularan penyakit (Ditjen PPM & PLP dan ditjen Yanmedik,Depkes RI.Jakarta 1988) Secara garis besar perbedaan yang dapat ditarik antara hygiene dan sanitasi adalah bahwa hygiene lebih mengarah kepada manusia atau individu (marsyarakat) sedangkan sanitasi lebih menitik beratkan pada faktor-faktor lingkungan hidup.Kegiatan-Kegiatan yang dilakukan dalam Usaha Sanitasi tersebut meliputi:1. Keamanan makanan dan minuman yang disajikan.2. Hygiene perorangan dan pengamanan makanan oleh keryawan yang bersangkutan.3. keamanan terhadap penyediaan air4. pengolahan pembuangan air limbah dan kotoran.5. Perlindungan makanan terhadap kontaminasi selama dalam proses pengolahan, penyajian dan penyinpanan.6. Pencucian, kebersihan dan penyimpanan alat-alat perlengkapan pengolahan makanan. Karyawan terutama yang bekerja langsung dengan bahan pangan atau pangan dapat mencemari bahan pangan atau pangan tesebut, baik berupa cemaran fisik, kimia maupun biologis. Oleh karena itu, kebersihan karyawan dan higienen karyawan merupakan salah satu hal yang sangat penting yang harus diperhatikan industri pangan agar produk pangannya bermutu dan aman untuk dikonsumsi.

B. TujuanAdapun Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah untuk mengetahui metode penerapan hygiene pada karyawan pada industri dan rumah tangga.

BAB IITINJAUAN PUSTAKA

BAB IIIISI

A. Hygiene Perorangan pada Pengolahan IndustriCara higiene karyawan yang baik adalah upaya yang dilakukan untuk mencegah tercemarnya pangan oleh campuran fisik, kimia maupun biologis dari tubuh karyawan. Upaya yang dapat dilakukan adalah memupuk kebiasaan karyawan yang baik dan melatih karyawan untuk meninggalkan kebiasaan karyawan yang buruk. Kebiasaan-kebiasaan yang perlu diperhatikan untuk mencapai hygiene perorangan meliputi pada pengolahan industri adalah : 1. Tangan Cucilah tangan sebelum mulai bekerja dan setelah kembali dari toilet. Kuku harus dijaga dan dipotong sependek mungkin. Perhiasan seperti cincin, gelang, dan jam tangan tidak boleh digunakan pada waktu bekerja. Menggunakan sarung tangan plastik. Jangan meraba-raba hidup, mulut, rambut dan bagian tubuh lainnya saat mengolah makanan. Jangan merokok selama bekerja di daput, karena tangan akan memindahkan bakteri dari mulut ke makanan.2. KukuKotoran yang biasanya berada diantara kuku yang panjang dan kulit adalah tempat yang biak bagi bakteri dan kuman yang akan berkembangbiak. Dengan demikian maka : Kuku harus dipotong pendek dan dibersihkan. Kuku sebaiknya tidak dicat/dikutek.3. Rambut Hendaknya selalu rapi dan tidak boleh panjang. Biasanya selalu mencuci teratur agar selalu bersih. Gunakan topi atau penutup kepala yang cocok pada waktu bekerja/memasak. Potongan rambut yang terdapat pada makanan adalah sangat mengerikan bagi pelanggan, betapa joroknya juru masak tersebut dan itu berarti pula makanan tidak sehat.4. Wajah Wajah dirias seperlunya dan untuk menjaga kesehatan, maka jangan menggunakan kosmetik yang berlebihan. Jangan menyeka wajah dengan tangan pada waktu mengolah makanan, pergunakan sapu tangan/tissu.5. Hidung Jangan memegang hidup saat bekerja, sebab pada lubang hidung terdapat kotoran yang dapat menimbulkan penyakit. Pada waktu bersin hendaknya jangan menghadap ke makanan, gunakan sapu tangan untuk menutupinya. Bagi yang sedang sakit batuk/pilek harus menggunakan sapu tangan.6. MulutJagalah kesehatan mulut dan gigi dengan baik, biasakan menyikat gigi sehabis makan secara teratur. Menggunakan masker. Jangan merokok selama di dapur. Jangan batuk, berludah di dekat makanan dan tutuplah dengan sapu tangan pada saat batuk. Mencicipi makanan harus menggunakan alat yang bersih seperti; sendok/piring kecil.7. TelingaHendaknya dibersihkan secara teratur agar selalu dalam keadaan bersih dan jangan pegang-pegang telinga selama bekerja di dapur.8. Kaki Gunakan sepatu yang bertumit pendek atau sepatu boot. Gunakan kaos kaki yang bersih. Kuku harus dipotong pendek.9. Kesegaran JasmaniManusia mempunyai keterbatasan dalam bekerja secara efektif dan efisien. Jasmani yang sangat segar mempunyai kegairahan kerja. Untuk itu perlu menjaga kesegaran jasmani dengan jalan : Meminum air putih pada waktu haus. Istirahat dan tidur yang teratur dalam waktu yang cukup. Berolahraga secara teratur. Hindari rasa cemas.

B. Hygiene Perorangan di Pengolahan Rumah Tangga1. Tangancuci tangan sebelum mengolah pangan dan sesering mungkin selama mengolah pangan. cuci tangan sesudah dari toilet. Dan cuci dan sanitasi seluruh permukaan yang kontak dengan pangan dan alat pengolah pangan2. .RambutSebelum memasak ikatlah rambut terlebih dahulu dan lebih baik lagi menggunakan penutup kepala agar tidak terjadi kontaminasi fisik pada makanan yang nanti akan diolah.

3. PakaianMenggunakan cook uniform atau apron pada proses pengolahan makanan yang berfungsi untuk melindungi pekerja dari noda pada saat mengolah makanan.4. KukuKuku sebaiknya dipotong pendek karena kotoran yang biasanya berada diantara kuku yang panjang dan kulit adalah tempat yang biak bagi bakteri dan kuman yang akan berkembangbiak.5. Kebersihan Diria) Mandi dan keramas secara teraturb) Rajin menggosok gigic) Rajin merawat kulit

BAB IVPENUTUP

A. KesimpulanB. Saran

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN

Sumber : www.google.com/images/hygienekaryawan

Sumber : www.google.com/images/hygienekaryawan

Sumber : www.google.com/images/hygienekaryawan

Sumber : www.google.com/images/hygienekaryawan

Sumber : www.google.com/images/hygienekaryawan

Sumber : www.google.com/images/hygienekaryawan