How to Use Staad Pro

download How to Use Staad Pro

of 61

  • date post

    27-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    299
  • download

    10

Embed Size (px)

description

cara cara

Transcript of How to Use Staad Pro

  • 12/17/13 MY SUMMARY: BELAJAR STAAD PRO

    asiyahku.blogspot.com/2012/06/belajar-staad-pro.html 1/61

    MY SUMMARY

    WEDNESDAY, JUNE 6, 2012

    BELAJAR STAAD PRO

    Repost: http://kampustekniksipil.blogspot.com

    STAAD adalah salah satu program analisa program analisa struktur yang pada saat ini telah banyak dipakai diseluruh

    dunia. STAAD menggunakan teknologi yang paling modern dalam rekayasa elemen hingga, dengan metode input data

    berbasis object oriented. Program ini dikembangkan oleh tim dengan pengalaman lebih dari 20 tahun riset yang

    diadakan di USA, Kanada, dan eropa dalam merumuskan metode ini. Dengan ketepatan numerik dan efisiensi

    perhitungan, metode ini memberikan hasil yang lebih baik daripada metode lain yang diketahui pada semua aplikasi

    rekayasa strukutur.

    Kelebihan yang sangat dominan yang dimilki oleh STAAD adalah adalah kemudahan dalam penggunaannya. GUI

    (Graphical User Interface) dirancang sedemikian rupa agar user/pengguna lebih mudah menggunakan aplikasi dari

    program ini. Untuk lebih jelasnya, bila anda membuka program STAAD maka anda akan mendapat tampilan GUI

    seperti dibawah ini.

    gambar diatas adalah GUI (elemen interface) dari program STAAD, dimana fungsi dari elemen-elemen tersebut adalah

    sebagai berikut :

    1. Menu Pulldown

    Bisa juga disebut sebagai menu bar, letaknya disebelah pojok kiri atas layar, tepatnya diatas menu toolbar, fungsi dari

    menu ini adalah untuk memberikan akses ke semua fasilitas dari STAAD

    2. Menu Toolbar

    Terletak tepat dibawah menu pulldown. Menu ini berguna untuk mengakses perintah yang sering anda gunakan, jadi

    anda tidak perlu repot-repot lagi untuk mengakses perintah dari menu pulldown. Keberadaan dari menu toolbar akan

    sangat membantu sekali ketika anda bekerja dengan banyak pengeditan atau modifikasi rancang bangun struktur,

    sehingga pekerjaan anda akan semakin efektif dan tidak membuang-buang waktu karena harus mondar-mandir di

    menu pulldown. Selain itu anda juga bisa membuat customized toolbar sendiri.

    3. Menu Halaman

    Terletak disamping kiri layar. Menu halaman adalah sekumpulan tab yang mana setiap tab dari kumpulan tab

    tersebut memiliki page control didalamnya, dimana didalam page control tersebut terdapat tool-tool yang

    berguna untuk memberikan perintah spesifik yang akan memudahkan dalam pemodelan dan verifikasi hasil

    analisa. Organisasi dari tab-tab tersebut menggambarkan operasi yang berurutan dari atas ke bawah,

    sehingga betul-betul akan mengarahkan anda pada pemodelan yang sistematis (berurutan mulai dari

    pemodelan analisa hingga verivikasi ), sehingga akan memudahkan pekerjaan anda. Tidak hanya itu saja,

    setiap tab dirancang dengan nama yang spesifik dan icon tool tersendiri, sehingga betul-betul memanjakan dan

    memudahkan anda ketika bekerja pada program ini.

    4. Menu Data Area

    Terletak disamping kanan layar. Menu ini adalah menu tampilan dari operasi yang anda lakukan pada menu

    Select Language

    Pow ered by Translate

    TRANSLATE

    2013 (4)

    2012 (30)

    September (1)

    July (5)

    June (24)

    PERHITUNGAN STRUKTURJEMBATAN

    APLIKASI EXCEL UNTUKTEKNIK SIPIL

    DESAIN PONDASI TELAPAK

    DIESEL HAMMER

    KOMPONEN POKOK RUNWAY

    FENDER & ALAT PENAMBAT

    MENGGAMBAR CEPATPOTONGAN JALAN

    MENGGAMBAR KONTURDENGAN AUTOCAD LD

    MENGGAMBAR KONTUR 3D

    PASANG SURUT

    SURVEY HYDRO-OCEANOGRAFI

    PONDASI TIANG BOR

    HAMMERING PILE

    JALAN BETON &TULANGANNYA

    ANALISIS STRUKTURJEMBATAN BETON PORTALLENGKUNG (...

    LAPIS PONDASI JALAN

    JENIS-JENIS PERKERASAN

    BANGUNAN ATAS JEMBATAN

    BANGUNAN BAWAHJEMBATAN

    PONDASI CAKAR AYAMORIGINAL

    KOLOM ATAU DINDING

    METODE KONSTRUKSIJEMBATAN SURAMADU

    ANALISA RANGKA ATAP BAJARINGAN

    BELAJAR STAAD PRO

    LIBRARY

    Lainnya Blog Berikut Buat Blog Masuk

  • 12/17/13 MY SUMMARY: BELAJAR STAAD PRO

    asiyahku.blogspot.com/2012/06/belajar-staad-pro.html 2/61

    halaman. Jika anda menjalankan program STAAD dan anda mengoperasikan fungsi menu halaman,

    maka penjelasan dan menu apa saja yang terkandung didalamnya akan ditampilkan pada menu data

    area. Sebagai contoh, jika anda memilih general > support page pada menu halaman, maka pada

    menu data area akan menampilkan informasi support-node dan description-support (jenis

    perletakan/restraint) yang akan digunakan, seperti jepit, sendi, roll, atau anda bisa mendefinisikannya

    sendiri.

    5. Menu Window

    Sebelum kita akan membahas cara mengoperasikan STAAD lebih lanjut, maka ada baiknya kita perlu tahu dulu 7

    (tujuh) tahapan dalam rancang bangun pemodelan struktur pada STAAD.

    1. Menentukan geometri model struktur

    2. mendefinisikan data2

    - Jenis & kekuatan bahan

    - Menentukan dimensi penampang elemen struktur

    - Macam beban (load) yang bekerja

    - Kombinasi pembebanan (load combination)

    3. Menempatkan (Assign) data yang sudah didefinisikan ke model struktur yang direncanakan, ini meliputi :

    - Data beban

    - Data penampang

    4. Cek input data (memeriksa kembali input data)

    - Apakah jenis materialnya sudah didefinisikan dan sudah ditempatkan (assign) dengan benar ?

    - Apakah dimensinya elemen penampang yang di input sudah sesuai dengan yang direncanakan?, apakah sudah di

    tempatkan (assign) dengan benar?

    - Apakah beban-beban sudah ditempatkan dengan benar ?

    - Apakah kombinasi pembebanan sudah didefinisikan dengan benar ?

    5. Analisa Struktur ( Mekanika Teknik)

    6. Desain model struktur (baja, beton atau jenis bahan yang lain) dengan aturan-aturan ada (yang berlaku di

    negara kita seperti SKSNI, PBI)

    7. Modifikasi struktur / re-design

    Catatan : khusus untuk yang nomor 6, STAAD tidak menyediakan menu/tool untuk mengedit reduksi kekuatan

    bahan (untuk menyesuaikan dengan peraturan beton yang berlaku SKSNI/PBI 91) seperti yang kita dapat kalau kita

    memodel struktur dengan menggunakan SAP ( yahini adalah salah satu kelemahan STAAD), tapi jangan khawatir,

    kelemahan ini bisa disiasati kok yaitu dengan memanipulasi faktor kombinasi beban

    Perlu diketahui, khusus untuk desain struktur beton bertulang, dalam menetapkan kombinasi pembebanan sebaiknya

    berhati hati dan tidak hanya melihat dari segi faktor pembebanan saja, sebab untuk metode tertentu semisal SKSNI 91

    tidak dikenal dalam STAAD, sehingga jika hanya melihat dari faktor pembebanan sesungguhnya yang sesuai dengan

    SKSNI 91 hanya beban rencananya, sedang desain strukturnya tidak sesuai dengan SKSNI 91.

    Sebagai contoh pada SKSNI 91 ingin dilakukan kombinasi sebagai berikut :

    U = 1.2 DL + 1.6 LL .(1)

    U = 1.05 (DL + LLr E ).(2)

    U = 0.9 DL E..(3)

    Nahjika kita ingin mendesain beton bertulang dengan menggunakan program STAAD, maka mau ndak mau kita

    harus menggunakan metode (code) ACI, BS8007, BS8110, Canadian, Chinese, EC2, French, Jerman, Indian, atau

    Japanese, yang mana sudah kita ketahui bahwa metode (code)2 tersebut memiliki parameter yang berbeda denagn

    SKSNI 91 terutama faktor reduksinya.

    Untuk menyiasatinya supaya desain beton sesuai dengan parameter yang ada pada SKSNI, maka dapat dilakukan

    dengan memanipulasi faktor kombinasi beban. Sebagai contoh jika analisa strukturnya menggunakan metode ACI,

    maka perbedaan faktor reduksinya dengan SKSNI 91 adalah sebagai berikut

    - Lentur balok

    ACI = 0.9 sedangkan SKSNI = 0.8

    - Aksial kolom

    ACI = 0.7 sedangkan SKSNI = 0.65

    - Geser balok & kolom

    ACI = 0.8 sedangkan SKSNI = 0.6

  • 12/17/13 MY SUMMARY: BELAJAR STAAD PRO

    asiyahku.blogspot.com/2012/06/belajar-staad-pro.html 3/61

    contoh :

    Jika faktor reduksi yang dipakai sebagai dasar perhitungan konversi dari ACI ke SKSNI 91 adalah faktor reduksi lentur

    balok, maka faktor konversi dari ACI ke SKSNI 91 = (0.9/0.8) = 1.125. Nah..faktor konversi ini kita masukan ke faktor

    kombinasi pembebanan sehingga:

    - U = 1.2 (1.125) DL + 1.6 (1.125) LL

    - U = 1.05 (1.125) (DL + LLr E)

    - U = 0.9 (1.125) DL E

    .sehinga kesemua faktor pembebanannya menjadi

    - U = 1.35 DL + 1.8 LL

    - U = 1.81 (DL + LLr E)

    - U = 1.01 DL E

    Sebagai tambahan, contoh diatas hanyalah salah satu penyesuaian dari satu parameter yaitu parameter faktor reduksi

    lentur balok. Sedangkan parameter lain belum dipertimbangkan dalam konversi ini.

    PERENCANAAN RUKO 2 LANTAI DENGAN STAAD PRO 2004

    Tampak Depan

    Denah LT 1

  • 12/17/13 MY SUMMARY: BELAJAR STAAD PRO

    asiyahku.blogspot.com/2012/06/belajar-staad-pro.html 4/61

    Denah LT 2

    Rencana Balok LT 2

  • 12/17/13 MY SUMMARY: BELAJAR STAAD PRO

    asiyahku.blogspot.com/2012/06/belajar-staad-pro.html 5/61

    Rencana Balok Atap

    Untuk menjaga agar postingan tidak terlalu memanjang kebawah. Pembahasan perencanaan ruko dua lantai dengan

    program bantu STAAD Pro 2004, saya bagi menjadi empat bagian, sebagai berikut :

    1. Perencanaan ruko dua lantai dengan program bantu STAAD Pro 2004 (Part 1) membahas cara memodel

    struktur

    2. Perencanaan ruko dua lantai dengan program bantu STAAD Pro 2004 (Part 2) membahas cara mendefiniskan

    material dan profil penampang

    3. Perencanaan ruko dua lantai dengan program bantu STAAD Pro 2004 (Part 3) membahas cara mendefinisikan

    beban dan assign pembebanan

    4. Perencanaan ruko dua lantai dengan program bantu STAAD Pro 2004 (Part 4) membahas analisa struktur,

    design struktur dan verifikasi des