Hipertensi Resisten

download Hipertensi Resisten

of 38

  • date post

    08-Aug-2015
  • Category

    Documents

  • view

    32
  • download

    4

Embed Size (px)

Transcript of Hipertensi Resisten

Hipertensi Resisten : Diagnosis, Evaluasi, dan Terapi : Sebuah pernyataan ilmiah dari Komite Dewan Pendidikan Profesional American Heart Association untuk penelitian tekanan darah tinggi (terjemahan dari AHA)

http://satriaperwira.wordpress.com/200 9/08/23/hipertensi-resisten-diagnosisevaluasi-dan-terapi-sebuahpernyataan-sains-dari-komite-dewanpendidikan-profesional-americanheart-association-untuk-penelitiantekanan-darah-tinggi-terjemahan-d/ AbstractHipertensi resisten merupakan masalah klinis yang paling sering dihadapi baik oleh dokter umum spesialis. Sementara prevalensi pasti dari hipertensi resisten tidak diketahui, ujicoba klinis mendukung bahwa hal tersebut tidak jarang melibatkan kemungkinan 20 hingga 30% peserta populasi studi. Umur yang lanjut dan obesitas merupakan dua hal resiko terkuat untuk hipertensi yang tidak terkontrol, insiden hipertensi resistens akan tampak semakin meningkat sebagaimana populasi menjadi lebih tua dan lebih berat. Prognosis dari hipertensi resisten tidak diketahui, tetapi resiko kardiovaskular tidak meragukan lagi akan meningkat sebagaimana pasien seringkali mempunyai riwayat uang lama, komplikasi hipertensi yang berat dengan factor resiko kardiovaskular lain yang multiple seperti obesitas, sleep apnea, diabetes, dan penyakit ginjal kronis. Diagnosis dari hipertensi resisten membutuhkan teknik pengukuran tekanan darah yang baik untuk mendukung peningkatan kadar tekanan darah yang meningkat persisten. Pseudoresisten, termasuk kurangnya control tekanan darah sekunder hingga pemberian medikasi yang buruk atau hipertensi terselubung, harus disingkirkan. Hipertensi resisten seringkali hamper multifaktorial dalam etiologinya. Terapi yang sukses membutuhkan identifikasi dan pengembalian factor gaya hidup yang dapat mempengaruhi resisten terapi; diagnosis dan terapi yang diperlukan untuk penyebab sekunder dari hipertensi; dan penggunaan regimen multi obat yang efektif. Sebagaimana subkelompok pasien dengan resisten hipertensi belum dipelajari secara luas. Penilaian observasi telah dapat mengidentifikasikan demografis dan karakteristik gaya hidup yang dikaitkan dengan hipertensi resisten, dan peranan penyebab sekunder dalam terapi yang membuat resisten sangat baik didokumentasikan; bagaimanapun; identifikasi dari mekanisme yang lebih luas terbatas.

Rekomendasi untuk terapi farmakologis dari hipertensi resisten tetap besar secara empiris dikarenakan kurangnya penilaian sistematis dari kombinasi 3 hingga 4 obat. Studi dari hipertensi resisten terbatas dengan tingginya resiko kardiovaskular dari pasien yang berada dalam subkelompok ini, dimana secara umum mengeluarkan tolerasi medikasi; adanya proses penyakit yang multiple (seperti sleep apnea, diabetes, penyakit ginjal kronis, penyakit atherosclerosis) dan mereka dikaitkan dengan terapi medis, dimana membingungkan interpretasi dari hasil studi, dan kesulitan dalam mengatur sejumlah besar studi dari peserta. Meningkatkan pemahaman kita tentang penyebab dari hipertensi resisten dan untuk itu secara potensial membuat akan lebih efektif pencegahan dan atau terapi yang akan diperlukan untuk meningkatkan managemen klinis jangka panjang untuk gangguan ini, Kata kunci : AHA Scientific Statements, Hipertensi, Tekanan darah Hipertensi resisten didefinisikan sebagai tekanan darah yang tetap diatas tujuan dengan penggunaan 3 agen antihipertensi dari kelas yang berbeda. Secara ideal, satu dari 3 agent harus diuretic; dan semua agen harus diresepkan pada jumlah dosis yang optimal. Meskipun penggunaan terhadap sejumlah medikasi diperlukan, maka hipertensi resisten didefinisikan untuk mengidentifikasi pasien yang berada pada resiko tinggi untuk mempunyai penyebab hipertensi yang reversible dan atau pasien yang, karena tekanan darah yang persisten, dapat menguntungkan dari diagnosis khusus dan pertimbangan terapetik. Sebagaimana didefinisikan, hipertensi resisten termasuk pasien yang tekanan darahnya terkontrol dengan penggunaan lebih dari 3 obat. Yaitu, pasien yang tekanan darahnya terkontrol tetapi membutuhkan 4 atau lebih medikasi dipertimbangkan digolongkan kedalam resisten terhadap pengobatan.

PrevalensiPrevalensi dari hipertensi resisten tidak diketahui. Studi cross sectional dan studi hasil hipertensi mendukung, bagaimanapun, bahwa hal ini tidaklah tidak biasa. Dalam analisis saat ini, peserta National Health and Nutrition Examination Survey (NHANES) ditangani untuk hipertensi, hanya 53% yang terkontrol hingga