Hidrologi (Debit Sungai)

download Hidrologi (Debit Sungai)

of 25

  • date post

    14-Aug-2015
  • Category

    Documents

  • view

    842
  • download

    18

Embed Size (px)

Transcript of Hidrologi (Debit Sungai)

LAPORAN PRAKTIKUM HIDROLOGI

BAB I PENDAHULUAN

1.1

latar belakang Salah satu sumber daya alam yang penting bagi manusia

adalah

air.

Sebagai

salah

satu

sumber

daya

alam,

air

merupakan faktor yang sangat penting dan mutlak untuk sumber kehidupan. Air bergerak mengikuti daur hidrologi dan terbagi secara tidak merata menurut geografi maupun musim, sehingga air yang tersedia terutama yang terdapat di atas bumi dari waktu ke waktu besarnya tidak tetap. Kebutuhan air menyangkut dua hal yaitu : Pertama air untuk kehidupan kita sebagai makhluk hayati, misalnya air digunakan dalam pertanian sebagai sarana irigasi, air untuk keperluan industri, air sebagai tenaga pembangkit listrik ( PLTA), dan lain-lain. Kedua air untuk kehidupan kita sebagai makhluk yang berbudaya, misalnya air digunakan dalam kehidupan seharihari yaitu : untuk kebutuhan rumah tangga, mandi, mencuci pakaian, dan lain-lain. Proses adalah gambaran fenomena yang mengalami perubahan terus menerus, terutama terhadap waktu karena semua fenomena hidrologi berubah menurut waktu, maka disebut proses hidrologi. Jika perubahan variabel selama proses dibarengai dengan hukum kepastian proses tersebut tidak tergantung merupakan kepada contoh peluang. proses Maka dinamakan proses liran deterministik. aliran air tanah merupakan aliran air tanah deterministik. Karena laju

1

LAPORAN PRAKTIKUM HIDROLOGI

sebanding dengan gradien hidrolik. Proses determinasi juga merupakan yang tidak berubah karena waktu. Tetapi jika perubahan variabel merupakan faktor peluang, prosesnya dinamakan statistik atau probabilistik. Pada umumnya proses statistik sebagai proses yang tidak tergantung waktu. Lengkung durasi aliran merupakan contoh proses probalistik dan kebanyakan proses hidrologi termasuk termasuk proses statistik. Proses hidrologi terdiri dari kompnen-komponen deterministik dan statistik . besarnya kadar masing-masing komponen tersebut dapat diselesaikan secara dinamistik dan ststistik. Karena proses-proses non stasioner secara matematis sangat sulit, maka proses-proses hidrologi diselesaikan secara stasioner. Atas dasar klasifikasi proses-proses hidrologi, maka ilmu hidrologi dapat dibagi menjadi hidrologi paramatik dan hidrologi stakastik. Hidrologi dan parmatik analisis didefenisikan anrata sebagai parameterhidrologi pengembangan hubungan studi dan

parameter fisik yang dimasukan kedalam kejadian sintesa kejadian-kejadian hidrologi penelitian parametrik dapat melibatkan penggunaan model-model fisik analog dan digital atau analisis fisik tradisional. Hidrologi stokastik didefenisikan sebagai manipulasi karakteristik statistik dari variabel-variabel hidrologi untuk menyelesaikan persoalanpersoalan hidrologi atas dasar stokastik dari variabel-variabel tersebut. Salasatu penerapan yang penting adalah penataan kembali urutan waktu kejadian-kejadian hidrologi yang historik dan usaha menghasilkan urutan nonhistorik yang representatik.

2

LAPORAN PRAKTIKUM HIDROLOGI

1.2

Maksud dan Tujuan Praktikum yang dilakukan dimaksudkan untuk pengukuran

kecepatan lintasan, pengukuran luas penampang sungai dan pengukuran debit sungai melakukan pengamatan langsung di lapangan tentang debit sungai sedangkan tujuan dari obserfasi lapangan ini: a. untuk melakukan pengamatan langsung dilapangan b. untuk dapat mengukur debit sungai secara lansung c. untuk menumbuhkan sikap kerja sama antar mahasiswa d. untuk mengetahui arah pergerakan aliran sungai 1.3 Nama Acara dengan maksud dan tujuan dari kegiatan yaitu :

Pengamatan atau penelitian yang dilakukan ini dinamakan sesuai 1.4 pengukuran debit sungai. Manfaat Dari praktikum yang telah dilaksanakan memiliki manfaat: a. Dapat mempraktekkan secara langsung penukuran debit sungai b. Dapat menumbuhkan sikap kerja sama antar mahasiswa c. Dapat mengetahui arah pergerakan aliran sungai Dapat mengetahui dampak maupun manfaat dari adanya aliran sungai. 1.5 Waktu dan Lokasi pelaksanaan praktikum hidrologi pengukuran debit sungai dilaksanakan pada tanggal 18 juli 2010 yang berlokasi di sungai limbongo tepatnya pada lokasi dengan koordinat 0032`200 LU dan 12310643 BT

3

LAPORAN PRAKTIKUM HIDROLOGI

1.6 Kesampean Daerah Daerah pusat penelitian debit sungai dilaksanakan di limbongo.Dengan jarak tempuh sekitar 1 jam. Kondisi jalan menuju pusat penelitian masih harus melewati jalan yang berliku dan bergunung-gunung serta adapula jalan yang belum teraspal. Lokasi penelitian debit sungai tidak jauh dari permukiman warga jalan aliran sungai sedikit banyak dimanfaatkan oleh warga dan lokasi penelitian sangat dekat dengan jalan umum. 1.7 Alat dan Bahan digunakan untuk mengadakan penelitian dan

Kegiatan praktikum ini membutuhkan alat dan bahan yang akan pengamatan diantaranya: Roll meter Pelampung Kompas StopWacth Tongkat berskala. GPS. Alat tulis menulis

4

LAPORAN PRAKTIKUM HIDROLOGI

BAB II Teori singkat 2.1 Dasar Teori 2.1.1 gambaran umum hidrologi Hidrologi adalah cabang geografi fisis yang berurusan

dengan air dibumi dengan tekanan khusus pada sifat-sifat, fenomena, distribusi dan tempat terdapatnya air dumuka bumi. Sorotan khusus pada propertis, fenomena dan distribusi air diodaratan. deskripsi terhadap kehidupan. Menurut liasley et al, 1949. Hidrologi adalah cabang Khususnya dan mempelajari mempelajari kejadian hubungan air air didarat, fisik air dengan pengaruh daratan bumi terhadap air, pengaruh

geografi fisis yang berurusan dengan air dibumi. Sorotan khusus pada propertis, fenomena dan distribusi air didaratan. Khususnya mempelajari kejadian air didarat, deskripsi pengaruh bumi terhadap air, pengaruh fisik air terhadap daratan dam mempeljari hubungan air dengan kehidupan dimuka bumi. Hidrologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari a. Tecatanya air, distribusi dan gerakan kuantitas dan sifat air, meliputi dan sifat fisik air b. Hubungan timbal balik antara kehidupan dibumi khususnya manusia c. Air sebagi unsur lingkungan fisik dan sumberdaya Ruang lingkup hidrologi mencakup antara lain: a. Pengukuran mencatat dan publikasi data besar b. Deskripsi propertis fenomena dan distribusi air di darat

5

LAPORAN PRAKTIKUM HIDROLOGI

c. Analisa data untuk mengembangkan teori-teori pokok yang ada pada hidrologi d. Aplikasi teori-teori hidrologi untuk memecahkan masalah praktis. Menurut the Internnational assocition of scientific hidrologi, hidrologi dapat dibagi menjadi: a. Patamologi khususnya mempellajari aliran permukaan b. Limnologi khususnya mempelajari air danau c. Geohifrologi khusus mempelajari air yang ada dibawah permukaan tanah d. Kriolog khusus mempelajari es dan salju e. Hidrometeorologi khusus mempelajari problema yang ada diantara dan meteorologi. Hidrologi bukanlah ilmu yang berdiri sendiri, tetapi ada hubungannya dengan ilmu lain, seperti meteorolgi, klimatologi, geologi, agronomi kehutanan, dan ilmu tanah dan hidrolika. Siklus hidrologi juga merupakan salah satu aspek penting yang diperlukan pada proses analisis hidrologi. Siklus hidrologi menurut suyono (2006), adalah air yang menguap keudara kepermukaan tanah dan laut, berubah menjadi awan sesudah melalui beberapa proses dan kemudian jatuh sebagai hujan atau salju kepermukaan laut atau daratan sedangkan siklus hidrologi menurut soemarto (1987) adalah gerakan air laut keudara, yang kemudian jatuh kepermukaan tanah lagi sebagai hujan suatu bentuk presipitasi lain, dan akhinya mengalir kelaut kembali. Hidrologi ini terdapat beberapa proses yang saling terkait antara peoses:

6

LAPORAN PRAKTIKUM HIDROLOGI

a. Presipitasi Hujan atau presipitasi merupakan masukan utama dari daur hidrologidalam DAS dampak kegiatan pembangunan terhadap proses hidrologi sengat dipengaruhi intesitas, lama berlangsungnya dan lokasi hujan, karena itu perencanaan dan pengelola DAS harus memperhitungkan presipitasi dan sebaran geografisnya. b. Infiltraasi dan perkolasi Proses berlangsungnya air masuk kepermukaan tanah kita infiltrasi sedang perkolasi adalah proses bergeraknya air melalui profil tanah karena tenaga grafitasi. Laju infiltrasi depengaruhi oleh tekstur dan struktur, kelengasan tanah, kadar meteri trersuspensi dalam air juga waktu. c. Kelengasan tanah Kelengasan tanah sangat dinamis, hal ini disebabkan oleh penguapan melalui permukaan tanah, transpirasi dan perkolasi. Pada saat kelengasan tanah, dalam keadaan kondisi tinggi, infiltrasi air hujan lebih kecil daripada saat kelengasan tana rendah. kemampuan tanah menyimpan air tergantung pada porositas tanah. d. Simpanan permukaan Simpanan permukaan ini terjadi pada depresi pada permukiaan tanah, pada perakara pepohonan atau dibalakang pohon-pohon yang tumbang. Simpanan permukaan menghambat atau menunda bagian hujan ini mencapai limpasan permukaan yang memberi kesempatan bagi air untuk melakukan infiltrasi dan evavorasi.

7

LAPORAN PRAKTIKUM HIDROLOGI

e. Runoff-Runoff Adalah bagian curahan hujan (curah hujan dikurangi

evapotranspiri dan kehilangan air lainnya), yang menglir dalam air sungai karena gaya grafitasi : airnya berasal dari permukaan maupun sub permukaan. Runoff dapat dinyatakan sebagai tebal runoff debit aliran, dan volume runoff. f. Limpasan permukaaan Limpasan permukaan adalah bagian curah hujan setelah dikurangi infiltrasidan kehilangan air lainnya. Limpasan permukaan ini berasal dari overlendflow yang segera masuk kedalam air sungai. Aliran ini merupakan komponen aliran banjir yang utama utama. g. Alirah bawah permukaan Alirah bawah permukaan merupakan bagian presipitasi yang mengalami infiltrasi dalam tanah yang kemudian menglir dibawah permukaan tanah dan menuju alur sungai sebagai rembesan maupun mata air. 2.1.2 PENGERTIAN DEBIT AIR Karena pengertian debit sangat luas maka dalam makalah ini saya memberi batasan sedikit supaya ti